Share

Bab 311

Penulis: Musim Gugur
Sonia menatap Yandi dengan tenang, lalu berkata, “Aku tahu apa yang kamu pikirkan. Kamu merasa kita berdua seharusnya mati bersama dengan T-rex, ‘kan? Kita berdua masih hidup, makanya kamu merasa bersalah, dan sengaja hidup dengan sengsara. Dengan hidup seperti ini, kamu pun tidak lagi merasa bersalah terhadap T-rex dan yang lainnya!”

Mata Yandi memerah, dan wajahnya berubah muram. “Bukannya seharusnya seperti itu? Kita bertujuh seharusnya senasib sepenanggungan. Tapi hanya mereka berlima saja y
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Kayak Kucing ... ketemu Anjing ... Wkwkwk ...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2832

    Julia berusaha menahan air matanya, tetapi malah menetes. “Morgan, apa aku masih bisa menemukan Jeje?”Pada saat ini, Julia seolah-olah kembali ke masa Jeje baru saja menghilang dari sisinya. Morgan yang berusia belasan tahun itu datang ke Kota Jembara. Julia yang menangis dengan tersedu-sedu itu bertanya padanya dengan putus asa, “Morgan, apa aku masih bisa menemukan Jeje?”“Bisa!”Hari ini, Morgan juga memberinya jawaban yang sama. Tatapannya kelihatan tegas. “Kita lakukan tes DNA sekali lagi, ya?”Julia menatap Morgan dengan kaget. “Apa?”Aska juga seolah-olah menemukan harapan saja. Dia segera bertanya, “Apa ada kelalaian dengan tes DNA itu, apa hasilnya akan lebih akurat setelah melakukan tes ulang?”“Bukan!” Morgan menoleh melihat Theresia. Dia meraih pergelangan tangannya, lalu membawa Theresia berjalan keluar bayangan gelap. Dia berjalan ke hadapan Julia. “Bibi Julia, kali ini kamu lakukan tes DNA dengan Theresia.”Begitu Morgan menyelesaikan omongannya, semua orang pun terbeng

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2831

    “Untung saja kamu sendirian hari ini!” kata Morgan dengan nada tidak hangat dan juga tidak dingin.Theresia pun terdiam.Sementara itu, Morgan juga tidak bermaksud untuk berbasa-basi. Dia langsung meraih pergelangan tangan Theresia, lalu memasuki mobil.Theresia berlari untuk mengejar langkahnya. “Ke mana?”Begitu datang langsung masuk ke topik utama? Apa waktu itu dia sudah beri sinyal yang salah kepada Morgan? Atau Tuan Morgan merasa bisnis ini sangat menguntungkan, jadi dia ingin mencari uang yang lebih banyak lagi?Seandainya transaksi akan lunas seperti itu, Theresia juga … bisa mempertimbangkannya ….Tentu saja Morgan tidak tahu imajinasi di dalam benak Theresia. Dia membuka pintu mobil samping pengemudi mempersilakan Theresia masuk ke dalam, lalu berkata dengan nada datar, “Ketemuan sama Bibi Julia!”Imajinasi Theresia langsung berhenti sampai di situ. Mata indahnya sedikit terbelalak. “Bukannya Bibi Julia … sudah kembali ke Kota Jembara?”“Emm,” jawab Morgan dengan singkat, lal

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2830

    Sonia dan Rose sama-sama memapah Julia ke lantai atas, membiarkannya untuk istirahat sejenak. Reza pun menghubungi dokter. Dokter segera kemari.Aska yang berada di lantai bawah juga merasa syok ketika melihat Julia jatuh pingsan. Untung saja ada Jemmy yang menemani, dia pun merasa lebih tenang.…Di lantai atas, Vanz sedang berdiri di depan ranjang dengan kening berkerut. Terlihat ekspresi penuh rasa khawatir di atas wajahnya. “Julia, kamu jangan begini. Aku akan bantu kamu untuk cari putrimu. Aku pasti akan menemukannya.”Julia memejamkan matanya dan berkata dengan nada rendah, “Kamu keluar dulu. Aku mau tenangkan diri sebentar.”Sonia menyuruh semuanya untuk keluar. Dia menuangkan segelas air untuk Julia, lalu duduk di samping ranjang. Kelopak matanya diturunkan. Dia pun berkata, “Maaf, Bibi Julia.”Julia kelihatannya tidak peduli dengan Hallie. Sikapnya sangatlah dingin. Hanya saja, mana mungkin Julia tidak peduli dengan putrinya sendiri? Julia hanya tidak berani mengekspresikannya

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2829

    Aska berkata, “Selama ini aku merasa aku tidak bersalah. Semua yang aku lakukan kepadamu juga demi kebaikanmu. Tapi setelah dipikir-pikir kembali, apa selama beberapa tahun ini kamu benar-benar melewati hari-harimu dengan baik? Aku memang pantas dimarah olehmu. Aku selalu bersikap egois dan dominan. Kelak, aku tidak akan ikut campur dengan apa yang kamu lakukan, yang penting kamu merasa gembira saja.”Ketika Julia mendengar ucapan ayahnya, tiba-tiba air matanya mengalir. Dia spontan memalingkan kepalanya.…Waktu ketika menunggu memang sangat menderita, tapi waktu empat jam juga sudah berlalu dengan sangat cepat. Morgan sudah mengendarai mobil pergi ke lembaga forensik. Setelah mendapatkan laporan hasil tes DNA, Morgan langsung memotretnya untuk Julia.Hasil tes DNA menunjukkan bahwa Julia dan Hallie tidak memiliki hubungan darah sama sekali. Julia bukanlah ibu kandung Hallie.Setelah mengambil laporan, Morgan pun mengendarai mobil meninggalkan tempat.Di rumah Aska.Semua orang sedang

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2828

    Hallie tersenyum dan berjalan maju. “Nggak secepat itu. Mesti empat jam baru bisa ada hasilnya. Kakek, kamu jangan buru-buru!”“Perlu selama itu!” Aska duduk, lalu melihat jam sekilas. Setiap detik terasa tersiksa baginya.Vanz bertanya pada Julia dengan perhatian, “Apa sakit ketika diambil darah?”Julia tersenyum datar. “Sedikit saja, tidak sakit.”Jemmy berkata, “Selagi menunggu, ada yang ingin aku katakan.”Semua orang langsung terdiam melihat ke sisi Jemmy.Jemmy berkata dengan perlahan, “Hasilnya cuma dua saja, kemungkinannya setengah-setengah. Kita semua mesti persiapkan mental. Seandainya Hallie adalah anggota keluarganya Aska, semua pun akan ikut berbahagia, tidak ada yang perlu dikatakan lagi. Seandainya bukan, Julia, kamu juga jangan kecewa dan jangan salahkan Aska. Selama bertahun-tahun ini, dia tidak pernah melepaskan Jeje. Saat Jeje hilang waktu itu, dia tidak makan dan tidak minum, hampir saja ikut pergi. Kamu juga melihatnya.”Hidung Julia terasa tidak nyaman. Dia mengan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2827

    Hallie merenung sejenak, lalu mengangguk dengan linglung. “Aku tahu, tapi … aku tetap saja merasa sedikit takut ….”Sonia menatap mata Hallie, lalu langsung bertanya, “Kamu takut kehilangan keluargamu atau takut kehilangan persyaratan mewah dari keluarga Kakek Aska?”Hallie terbengong sejenak, lalu segera menjawab, “Tentu saja nggak merelakan Kakek. Dia memperlakukanku dengan sangat baik. Selama beberapa bulan ini, aku pun sudah menganggapnya sebagai kakek kandungku sendiri!”Sonia berkata, “Kata Pak Guru, meskipun kamu bukan anak kandungnya Bibi Julia, dia juga akan menjagamu seperti dulu, makanya kamu nggak perlu khawatir.”Hallie memaksa dirinya untuk tersenyum. Dia menunduk dan berbisik, “Beda, dong.”Sonia mengerutkan sedikit keningnya. “Hallie, coba kamu pikir saat kamu berada di Hondura, kamu sedang berada di kondisi yang sangat membahayakan dan nggak memiliki apa pun, apa kondisi sekarang jauh lebih buruk daripada waktu itu?”Hallie menatap Sonia dengan terbengong dan tidak ber

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1866

    Celine malah memperhatikan Reza dan Sonia. Pada acara seperti ini, Reza malah memilih untuk berdiri di samping Sonia. Apa hubungan mereka berdua sudah diresmikan?Hati Celine terasa panik. Dia merasa waktu yang tersisa sangatlah sedikit. Namun, dengan sikap arogan Celine, dia tidak bisa menjilat pri

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1957

    Rayden membawa orang-orang untuk berjalan melewati koridor. Pada akhirnya, mereka tiba di sebuah ruangan yang sangat amat luas. Di dalamnya terdapat ruang baca, ruang tamu, ruang makan, dan juga kamar.Saat ini, ada seorang pria berusia sekitar 40-an berpakaian putih dan bermasker sedang duduk di ru

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1824

    Semua orang spontan tertawa. Ranty pun berkata, “Apa yang kamu katakan sebelumnya? Jujur atau tantangan? Kak Jason, silakan hukum mereka!”Jason bertanya pada Tiffany, “Jujur atau tantangan?”Tiffany hanya kenal dengan Sonia. Dia tidak ingin membocorkan masalah pribadinya di hadapan orang banyak. Se

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1912

    Begitu pintu lift terbuka, Sonia melangkah keluar. Di hadapannya, terbentang lorong panjang dengan lampu neon putih yang dingin dan suram menggantung di atas kepala.Sonia keluar dari lift dan melangkah ke koridor. Di kedua sisi koridor, terdapat laboratorium dan ruang penyimpanan. Melalui pintu-pin

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status