FAZER LOGINRoh Penunggu tertawa pelan, lalu berkata, “Bagi seorang kaisar, untuk benar-benar mati sangatlah sulit. Terutama bagi orang yang di level seperti Kaisar Ceptra. Mati sepenuhnya sangatlah sulit. Bahkan Langit pun nggak bisa hancurkan Kaisar Ceptra sepenuhnya.”Chandra spontan bertanya, “Jangan-jangan, Kaisar Ceptra masih hidup?”Chandra berdiri diam di tempat, tidak bergerak sedikit pun. Namun, rohnya sudah berada di dalam Istana Abadi. Roh Chandra menyerupai wujudnya. Dia berdiri di depan Roh Penunggu dan bertanya, “Roh Penunggu, maksudmu Kaisar Ceptra masih hidup?”Roh Penunggu berpikir sejenak sebelum berkata, “Sudah mati.”“Sudah mati. Tapi tadi kamu bilang ….” Chandra sedikit bingung.“Kaisar Ceptra memang sudah mati di Zaman Kuno. Tubuh fisiknya sudah hancur. Jiwanya juga terluka parah dan lenyap sepenuhnya dari dunia ini,” kata Roh Penunggu.Chandra hanya tahu sedikit tentang Kaisar Ceptra. Dia hanya tahu kalau Kaisar Ceptra adalah tokoh dari Zaman Kuno. Di zaman itu, sebelum Dun
Chandra datang ke sini karena khawatir Dewi mengalami sesuatu di kediaman Zanovar. Setelah melihat Dewi baik-baik saja, hatinya pun merasa lebih lega. Kalau dilihat dari situasi saat ini, semua makhluk yang masuk ke kediaman Zanovar baik-baik saja. Mereka terjebak di berbagai bagian dari kediaman. Mereka bisa saja pergi, tapi mereka tidak mau.Setelah melihat Dewi, Chandra pun melihat gambar yang terukir di dinding batu di depannya. Gambar-gambar itu tampak kacau dan tidak beraturan. Selain itu, di bagian tengah ada yang kosong. Itu menunjukkan kalau dinding itu adalah sebuah puzzle.“Jangan-jangan, harus lengkapi gambar ini baru bisa masuk?” gumam Chandra pelan.Kemudian, Chandra berjalan ke arah Dewi dan bertanya, “Bagaimana? Apakah kamu menemukan sesuatu? Apa asal-usul gambar-gambar ini?”Di sekeliling Dewi ada beberapa orang, termasuk Gutar yang pernah bertemu dengan Chandra sebelumnya. Selain itu, ada beberapa orang yang pernah bertarung melawan Dewi sebelumnya. Intinya, mereka
“Tiga puluh ribu tahun yang lalu, Burando sudah jadi kaisar. Tapi saat kepung Zanovar, dia terluka parah. Setelah itu, dia mengasingkan diri selama tiga puluh ribu tahun.”“Untuk singkirkan Zanovar butuh begitu banyak prajurit kuat. Kalau kita benar-benar bisa dapatkan warisan Zanovar, kita akan jadi nggak terkalahkan.”“Ayo, kita juga ke Belantara Liar.”Setelah diadakannya pertemuan dan sejumlah besar prajurit kuat berkumpul di Perguruan Selatan, semua makhluk hidup dari seluruh dunia berbondong-bondong pergi ke Belantara Liar. Pertama, untuk melihat keramaian. Kedua, demi mendapatkan warisan Zanovar.Meskipun peluang untuk mendapatkan warisan itu tipis, makhluk-makhluk itu tetap pergi ke sana selama masih ada secercah harapan.Chandra sama sekali tidak menyadari apa yang terjadi di luar sana. Dia tidak tahu kalau saat ini prajurit kuat Dunia Roh Sejati sedang menuju ke kedalaman Belantara Liar. Chandra menunggu di luar kediaman Zanovar selama sebulan. Selama satu bulan ini, dia meli
Sebulan telah berlalu sejak Chandra keluar dari kediaman Zanovar. Selama satu bulan ini, dia menunggu di pengunungan di luar kediaman Zanovar. Selama satu bulan ini pula, dia melihat banyak sekali makhluk muncul di Belantara Liar dan masuk ke kediaman Zanovar. Akan tetapi, setelah masuk ke dalam, tak satu pun dari mereka keluar dari sana. Taksiran paling rendah sekalipun, hingga detik ini, setidaknya sudah sepuluh juta makhluk yang masuk ke kediaman Zanovar.Chandra menatap deretan pegunungan besar di depannya. Dia bertanya-tanya seberapa luasnya kediaman Zanovar. Mengapa begitu banyak makhluk yang masuk ke sana tapi tidak pernah keluar? Apa mungkin terjadi sesuatu di sana?Pikiran itu tiba-tiba terlintas di benak Chandra. Ada begitu banyak makhluk masuk ke dalam sana, mustahil terjadi sesuatu.Sementara itu, di Gurun Selatan, Perguruan Selatan.Perguruan Selatan merupakan salah satu dari lima perguruan besar di Dunia Roh Sejati, juga merupakan sebuah kekuatan super. Meskipun tidak me
Dengan raut wajah tak percaya, Burando berkata, “Dulu, aku lihat dia mati dengan mata kepalaku sendiri. Dia mati tepat di depan mataku. Bagaimana mungkin dia masih hidup?”“Sungguh, tetua agung Perguruan Selatan sendiri yang bawa para tetua pergi ke Belantara Liar. Mereka bahkan sempat bertarung dengan Zanovar, tapi Zanovar melukai mereka. Sekarang tetua agung Perguruan Selatan sudah berada di Sekte Bela Diri Sejati.”“Beliau datang ke Sekte Bela Diri Sejati atas perintah Nardo, berharap agar Ketua turun tangan mengumpulkan para prajurit kuat di Belantara Liar lagi untuk kepung Zanovar.”Setelah mendengar hal itu, raut wajah Burando menjadi serius. Dia tahu betul betapa menakutkannya Zanovar. Burando sendiri adalah seorang prajurit tingkat Alam Kekaisaran. Kekuatannya sudah termasuk yang tak tertandingi. Namun, dalam pertarungan waktu itu, Zanovar yang dikepung oleh banyak prajurit kuat pun tetap berhasil melukainya hingga terluka parah.Jika Zanovar masih hidup, maka itu akan menjadi
Tetua Agung Perguruan Selatan memiliki kekuatan tingkat kedua Kaisar semu. Tingkat kekuatannya setara dengan Dewi Kurniawan. Kekuatan tingkat ini dianggap sebagai kekuatan teratas, bukan hanya di Dunia Roh Sejati, tapi juga seluruh Dunia Tawang.Dia langsung mengirim pesan kepada empat perguruan lainnya setelah mendapat perintah dari Nardo. Dia mengundang para ketua sekte dan perguruan untuk berkumpul di Perguruan Selatan guna membahas masalah penting. Di saat yang bersamaan, Tetua Agung juga pergi menuju Sekte Bela Diri Sejati. Sekte Bela Diri Sejati. “Saudara Herza,” sapa Tetua Sekte Bela Diri Sejati yang merupakan guru dari Dewi Kurniawan. Tetua Agung Sekte Bela Diri Sejati bernama Jioda, sedangkan Tetua Agung Perguruan Selatan bernama Herza. Kekuatannya Jioda saat ini berada di tingkat delapan Alam Kaisar Semu.Aula utama Sekte Bela Diri Sejati. Seorang laki-laki tua berusia enam puluh tahunan duduk di ujung meja. Laki-laki tua itu adalah Jioda. Jioda menatap Herza sambil ters
Arya tidak tahu apa yang ingin Chandra lakukan, tetapi dia tetap memilih untuk membantu."Baiklah, aku akan membawamu keluar dulu," kata Arya.Chandra melambaikan tangannya dengan pelan dan berkata, "Sudah kubilang, diam-diam mencari pengganti untukku. Aku tidak bisa keluar dengan terang-terangan sepe
Chandra melirik Jefferson sekilas, lalu berkata dengan datar, "Pak Jefferson, apa kamu sedang meragukan keadilan dari konferensi medis kali ini? Ada begitu banyak media dan kamera di lokasi, seratus ribu penonton yang hadir, dan triliunan penonton yang menonton di depan televisi. Kamu bilang aku cur
Benda yang diinginkan Chandra adalah benda yang biasa dipakai ilmu pengobatan tradisional sehingga bisa disiapkan dengan sangat cepat. Dalam waktu belasan menit, semua benda itu sudah terkumpul. Saat ini, staf membawa racun yang dibuat oleh Chandra dan Kimin, lalu menyerahkannya kepada satu sama lai
Dia sama sekali tidak menyangka ternyata orang yang sudah melecehkan putrinya adalah Naga Hitam. Dia adalah pendekar yang melindungi Someria dan juga Dokter Sakti Someria. Dia sudah menjaga perbatasan dan melindungi keamanan negara. Kali ini, kehadirannya di konferensi medis pengobatan tradisional j







