LOGINBanyu diam-diam merasa senang. Chandra adalah seorang prajurit kuat tak tertandingi. Jika Danya bersama Chandra, maka mereka akan menjadi saudara. Kelak, siapa yang berani menindas Banyu lagi di dunia luar?”“Silakan, Senior.”Banyu bicara dengan Chandra sambil tersenyum lebar. Chandra tidak mengatakan apa pun. Mereka segera berangkat menuju Kota Pil. Kota Pil telah dipenuhi oleh banyak prajurit kuat. Kedatangan Chandra pun menimbulkan sensasi. Jalanan kota dipenuhi orang. Orang-orang spontan memberi jalan untuk Chandra.“Itu dia.”“Pemuda yang ada di samping Tuan Banyu, prajurit kuat yang kalahkan Yanu dengan mudah.”“Dia prajurit kuat super? Nggak mirip. Auranya sangat lemah.”“Kamu tahu apa? Ini namanya merendah. Merendah. Mengerti?”Suara-suara orang berdiskusi terus berdatangan. Chandra juga mendengar isi pembicaraan mereka. Dia sama sekali tidak menyangka. Kaisar Ceptra hanya turun tangan membantunya membereskan masalah. Namun ternyata hal itu menyebabkan kehebohan sebesar ini. S
Keluarga Kirana tidak diragukan lagi merupakan salah satu keluarga terkemuka di Kota Pil. Bahkan jika ketua Pavilion Pil datang sendiri, keluarga Kirana tidak akan sampai melakukan hal sejauh ini. Pada saat yang sama, seluruh Kota Pil juga membicarakan tentang Chandra.“Kamu nggak lihat, sih. Senior itu kuat sekali. Dia cuma gerakkan tangannya, Yanu langsung kalah. Satu kali gerakan, Segel Durga Yanu langsung retak.”“Aku lihat.”“Senior muda ini terlalu kuat. Gerakan santai saja bisa mengeluarkan begitu banyak kekuatan.”“Dari mana asalnya senior ini?”“Nggak tahu.”Di Kota Pil, prajurit kuat dari Alam Kekaisaran sampai Alam Ajaib pun sedang membicarakan Chandra. Semua sibuk berspekulasi tentang asal-usulnya.Sementara itu, Chandra telah meninggalkan Kota Langit bersama Banyu. Mereka berjalan santai menuju Kota PIl. Merzia juga ikut. Baru keluar dari Kota Langit, mereka muncul di jalan setapak di luar puncak utama Pavilion Pil. Tiba-tiba, seorang perempuan berjalan mendekat.Perempuan
“Kapan?” tanya Chandra.“Malam ini,” jawab Banyu.Chandra mendongak, melihat langit. Hari sudah senja, malam akan segera tiba. Dia pun mengangguk, “Baiklah. Ayo pergi.”“Oke, aku akan segera kabari Yaya biar dia bisa siap-siap dan buat acara ini meriah.”Banyu segera memberitahu Yaya. Setelah acara lelang berakhir, Yaya terus bertanya-tanya tentang identitas Chandra. Dia bahkan mencari Banyu. Untuk pertama kalinya, dia yang berinisiatif mencari Banyu.Berkat Banyu, Yaya akhirnya tahu sedikit latar belakang Chandra. Chandra adalah seorang prajurit kuat super. Kekuatannya boleh dibilang yang terkuat di dunia. Bahkan, mantan ketua Pavilion Pil yang bersembunyi dari dunia selama bertahun-tahun pun bukanlah tandingan Chandra.Setelah mengetahui hal itu, Yaya sangat terkejut. Dia sama sekali tidak menyangka Chandra, pemuda yang tampaknya biasa saja itu ternyata memiliki kekuatan yang begitu dahsyat. Yaya pun mengusulkan untuk mengundang Chandra bertamu ke keluarga Kirana.Banyu melihat kesem
Apa itu Inti Kekuatan Lima Elemen? Apa itu Segel Durga? Chandra baru berada di Alam Ajaib. Dia bahkan belum memiliki Inti Kekuatan, apalagi Segel Durga. Kalau kelima organ dalamnya sudah lama menyatu dengan Sumber Lima Elemen.Tanpa sadar, Chandra memanggil Sumber Lima Elemen. Lima benda pusaka tak tertandingi muncul di hadapannya. Melihat Merzia yang terpelongo, Chandra pun bertanya, “Ini yang kamu maksud?”Merzia diam tercengang. Dia tidak tahu apakah itu Segel Durga. Namun, Chandra merasakan kekuatan yang sangat menakutkan di dalam Sumber Lima Elemen. Chandra juga takut Merzia akan tahu. Dia segera menyimpan kembali Sumber Lima Elemen dengan wajah yang terlihat canggung.“Kamu harus tempuh jalanmu sendiri. Aku nggak bisa ajari kamu apa pun,” ujar Chandra.Merzia baru tersadar dan bergumam, “Seperti yang diharapkan dari Guru. Segel Durga Lima Elemennya begitu luar biasa.”Merzia hanya seorang Kaisar Semu. Bagaimana dia bisa tahu tentang Sumber Lima Elemen? Dia mengira kalau itu Segel
Kaisar Ceptra benar. Selama rencana itu berhasil, selama mereka bisa menghancurkan aturan langit dan memusnahkan prajurit kuat misterius di baliknya. Chandra tidak hanya akan mencapai Alam Leluhur Agung, dia bahkan mungkin melampaui Alam Leluhur Agung dan mencapai tingkat yang belum pernah ada sebelumnya.“Ngomong-ngomong, Kaisar turun tangan bantu aku, nggak takut dengan konsekuensinya?” tanya Chandra penasaran.Saat Chandra masih sangat lemah, Sasa telah berkata kepadanya kalau Sasa tidak akan bertindak gegabah untuk membantunya. Karena Sasa takut akan konsekuensinya.Kaisar Ceptra tertawa pelan, “Apa yang perlu ditakutkan? Saat kamu mewarisi Istana Abadi, kita sudah terikat dalam ikatan karma yang besar. Ini bukanlah apa-apa.”Chandra tidak bertanya lebih lanjut. Dia mengeluarkan Gulungan Naskah Kuno yang dilelangnya dan bertanya, “Apa ini?”Kaisar Ceptra mengambil Gulungan Naskah Kuno itu dan melihatnya dengan serius. Sesaat kemudian, dia baru berkata, “Huruf-huruf di gulungan ini
Yanu langsung tahu ketika Chandra meninggalkan ruangan. Karena dia terus mengawasi setiap gerak-gerik Chandra. Chandra telah merebut Cairan Kesengsaraan yang seharusnya menjadi miliknya. Bagaimana mungkin dia membiarkan Chandra pergi begitu saja?Begitu Chandra keluar dari tempat lelang, seorang pria paruh baya langsung datang mencegatnya. Pria paruh baya itu berusia sekitar 40 tahun. Dia mengenakan jubah abu-abu panjang dan memiliki bentuk wajah bulat dengan ekspresi muram. Chandra spontan mengerutkan kening. Orang yang menghalangi jalannya tidak lain adalah Yanu.Yanu mengulurkan tangannya dan berkata dengan dingin, “Berikan padaku.”Chandra langsung mengenali pria itu. Siapa lagi kalau bukan Yanu. Tepat saat Chandra hendak bicara, tiba-tiba terdengar suara dingin dari belakangnya.“Yanu, kamu anggap tempat apa ini?”Chandra berbalik dan mendapati Yaya sedang berjalan keluar. Yaya berjalan mendekat, lalu berhenti di depan Chandra.“Ini Kota Pil, wilayah kekuasaan Pavilion Pil. Kamu b
Filbert hebat dalam mencari informasi, Chandra merasa sangat terbantu berkat keahliannya itu.Chandra harus menaklukkan Filbert. Bagaimanapun Filbert harus membantu Chandra.Tanpa bantuan Filbert, Chandra harus berhati-hati dan terlalu banyak hal yang terjadi di luar kendalinya."Baik." Johnson mengelu
Tiba-tiba ponsel Chandra berdering.Chandra bangun dan mengambil ponselnya. Dia mengerutkan alis saat mengetahui Toni yang meneleponnya."Ada apa lagi? Ada masalah lagi?" Chandra bergumam, lalu menjawab panggilannya."Kakel, ada apa?" tanya Chandra.Toni menceritakan semuanya kepada Chandra."Baik, tungg
Saat melihat ekspresi Nova yang terkejut, Sandra pun tersenyum dan berkata, "Aku hanya bercanda. Aku nggak akan menyukai pria yang nggak ambisius seperti dirinya. Aku menyukai pria yang teguh dan berwibawa."Nova menghela napas lega. Dia benar-benar mengira bahwa Sandra telah jatuh cinta kepada Chand
Chandra melirik Jefferson sekilas, lalu berkata dengan datar, "Pak Jefferson, apa kamu sedang meragukan keadilan dari konferensi medis kali ini? Ada begitu banyak media dan kamera di lokasi, seratus ribu penonton yang hadir, dan triliunan penonton yang menonton di depan televisi. Kamu bilang aku cur







