Share

Bab 2467

Author: Angin
Dorsi begitu misterius. Dia bahkan tahu siapa yang akan menjadi kaisar pertama di masa depan.

chandra pun mengungkapkan keraguan di dalam hatinya. “Dorsi, sebenarnya apa Keberuntungan setelah bencana keempat di Bumi? Aku pernah dengar siapa pun yang bisa buka segel bumi akan menerima hadiah dari Langit. Apakah hadiah dari Langit itu adalah Keberuntungan dari bencana keempat?”

“Bukan. Mereka yang buka segel memang akan menerima hadiah dari Langit, tapi itu bukan Keberuntungan terakhir. Konon, Keb
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
opiq wrc
elsa adalah Sonia yg dibawa ke alam iblis
goodnovel comment avatar
Safri Speedy
masa cm 2 bab bonus perhari tambah dong
goodnovel comment avatar
Mulyadi Koto
Bab nya tambahin dong
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jenderal Naga   Bab 2941

    Chandra tidak menyembunyikan keberadaannya. Dia pun berjalan dengan penuh percaya diri. Begitu melihat Chandra, ketiga orang tersebut bisa merasakan tingkat kekuatan Chandra.Salah satu dari mereka, seorang pria berjubah emas yang tampak berusia sekitar 40 tahun. Pria itu melirik Chandra, lalu berkata, “Anak muda, di sini Belantara Liar. Kamu baru di tingkat kesepuluh Alam Ajaib. Kamu ke sini sama saja dengan cari mati.”Chandra berjalan mendekat sambil mengepalkan kedua tangannya sebagai salam. Kemudian, dia menyapa mereka, “Kakak-kakak sekalian.”Usai menyapa Chandra berkata, “Aku belum bertemu monster di sepanjang perjalanan ke sini. Belantara Liar ini nggak seberbahaya seperti yang orang-orang ceritakan.”“Kamu tahu apa?” tukas si pria berjubah emas. “Itu karena semua monster di Belantara Liar sudah bersembunyi.”Chandra duduk di atas batu di dekatnya. Dia melihat kedua pria dan satu perempuan itu, lalu dia bertanya, “Bersembunyi? Kenapa mereka bersembunyi?”Si pria berjubah emas m

  • Jenderal Naga   Bab 2940

    Belantara Liar sangatlah luas. Bagi Chandra, bisa menemukan Dewi adalah hal yang sama sulitnya seperti naik ke atas Langit. Dia berdiri sambil merenung di puncak gunung. Hal pertama yang harus dilakukan Chandra agar bisa menemukan Dewi adalah mencari tahu alasan utama Dewi pergi ke Belantara Liar. Dia sempat mendengar percakapan Dewi dan Gutar yang menyebut tentang ibu. “Apa mungkin Dewi Kurniawan datang ke Belantara Liar karena ingin mencari ibunya?”Chandra seketika sangat bersemangat. Berdasarkan perkiraannya, Dewi Kurniawan adalah putrinya, jadi ibu dari Dewi pasti adalah Nova. Nova berada di Belantara Liar? Chandra seketika merasa gembira sekaligus bingung karena dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya saat ini. Dia berharap, semuanya sesuai dengan dugaannya kalau Nova memang berada di Belantara Liar. Dengan begitu, Chandra tidak perlu repot lagi mencari Nova. Sekarang, Chandra tidak tahu harus pergi ke mana. Namun, dia merasa kalau semuanya akan baik-baik saja, sekalipun di

  • Jenderal Naga   Bab 2939

    Di saat yang bersamaan, Chandra juga melontarkan pertanyaan kepada Roh Penunggu.“Roh Penunggu, apa mungkin Dewi adalah anakku?” tanya Chandra kepada Roh Penunggu yang berada di dalam Istana Abadi. Cara berpikir Chandra benar-benar aneh. Namun, dia bisa merasakan ikatan darah ketika berada di dekat Dewi. Cara berpikirnya juga terhitung tidak masuk akal. Karena dirinya dan Nova sudah cukup lama tidak berhubungan intim. Terlebih lagi, Chandra dan Nova sempat mengasingkan diri untuk mempelajari Kitab Langit sebelum masuk ke dalam Dunia Tawang. Mereka juga membutuhkan waktu selama beberapa saat untuk berkultivasi selama pengasingan diri. Setelah itu, mereka berdua langsung pergi menuju Dunia Tawang. Dari sisi waktu kelahiran Dewi, gadis itu tidak cocok untuk menjadi putrinya. Roh Penunggu mengetahui semua yang dialami Chandra, jadi dia berpikir sejenak lalu berkata, “Mungkin saja.”“Sungguh?” tanya Chandra dengan raut wajah gembira. Roh Penunggu kembali berkata, “Masa kehamilan selama

  • Jenderal Naga   Bab 2938

    Tidak lama kemudian, Dewi sudah berada di gerbang utama Perguruan Selatan . Di sana, ada banyak sekali prajurit jenius dari berbagai sekte dan keluarga terpandang yang ada di Kota Gurun Selatan.Banyu juga sudah tiba di gerbang utama Perguruan Selatan. Dia secara khusus datang dari Dunia Suci untuk menemui Dewi Kurniawan.Dewi menatap orang-orang yang ingin menemuinya dengan raut wajah jijik. Di saat yang bersamaan, Chandra juga berada di gerbang utama menunggu kemunculan Dewi. Dia segera berusaha melangkah maju ketika melihat kemunculan Dewi. Namun, ada kekuatan yang tiba-tiba menghentikan langkahnya. Chandra menatap ke depan dan mendapati kalau kekuatan yang menghalanginya untuk melangkah maju adalah kekuatan Banyu dari Pavilion Pil. Tubuh Banyu memancarkan kekuatan dahsyat yang mencegah orang-orang untuk mendekat. Banyu melangkah maju dan muncul beberapa meter di depan Dewi dalam sekejap mata.Dia menatap Dewi dengan senyuman puas lalu berkata, “Seperti rumor yang beredar, kamu mem

  • Jenderal Naga   Bab 2937

    Kekuatan mereka telah mencapai Alam Dewara. Bahkan beberapa di antaranya sudah mencapai Trinitas Dewa Agung yang selangkah lagi untuk mencapai Alam Kaisar Semu. Chandra langsung mengerutkan keningnya setelah melihat begitu banyak prajurit hebat yang muncul di pintu gerbang. Apakah reputasi Dewi Kurniawan sehebat itu sampai mampu menarik perhatian para prajurit hebat seperti ini? Di saat yang bersamaan, seorang pemuda dari kejauhan tiba-tiba mendekat. Pemuda itu terlihat berusia sekitar dua puluhan dengan jubah bertuliskan ‘Pil’ dan lencana yang berkilau di dadanya. Chandra seketika menyadari kalau lencana itu adalah lencana seorang peramu pil. Ayu segera berbisik kepada Chandra, “Tuan Chandra, pemuda itu berasal dari Pavilion Pil. Lencana yang digunakannya adalah lencana yang khusus diperuntukkan untuk Peramu Pil tingkat tiga Alam Dewara. Lencana seperti itu adalah barang langka, bahkan di Dunia Tawang.”Chandra menatap sosok laki-laki itu dengan tatapan penuh keterkejutan. Ternyata

  • Jenderal Naga   Bab 2936

    Chandra benar-benar ingin mengetahui kebenarannya. Namun, Chandra tidak bisa masuk. Bagaimanapun juga, tempat ini adalah kediaman Perguruan Selatan di mana para murid yang menjaga gerbang saja memiliki kekuatan dengan tingkat tiga puluh tiga Alam Ajaib. Mereka hampir mencapai Alam Dewara. Masuk ke dalam mansion ini sama sulitnya seperti naik ke Langit dengan penjagaan seketat ini. Sekarang, satu-satunya cara yang bisa Chandra lakukan adalah menunggu di luar. “Tuan, kita menyerah saja,” bujuk Ayu tanpa lelah. “Kita akan menunggu di sini. Aku menolak menyerah untuk bisa bertemu dengan Dewi Kurniawan,” balas Chandra bersikeras sambil berdiri di depan gerbang utama Perguruan Selatan. Akhirnya, Chandra menunggu di depan pintu gerbang bersama Ayu. Tidak lama kemudian, ada banyak makhluk yang bermunculan di depan pintu gerbang. Mereka semua berseru ingin bertemu dengan Dewi Kurniawan, tapi para penjaga dengan sigap menahan mereka.Di sisi lain, di aula utama Perguruan Selatan. Gutar duduk

  • Jenderal Naga   Bab 510

    Yani berjalan ke depan pintu dengan berkacak pinggang. Dia mengomel, “Kalau kamu nggak jujur, kamu nggak usah tinggal di sini lagi.”Chandra berkata dengan ekspresi tidak berdaya, “Ibu, itu bukan salah aku. Polisi sudah salah tangkap orang. Kalau aku sudah melakukan kejahatan, apa mungkin mereka hany

  • Jenderal Naga   Bab 491

    Nova juga sangat berinisiatif. Dia memeluk Chandra, lalu bersandar di dalam pelukan Chandra.Kali ini, Chandra tidak bisa mengendalikan perasaan dan pikirannya lagi. Dia membalikkan badannya untuk membalas ciuman Nova.“Ahh!”Tiba-tiba Nova berteriak langsung mendorong Chandra.Chandra menjilat bibirnya

  • Jenderal Naga   Bab 500

    Chandra mengusap hidungnya, lalu bertanya, “Kenapa kamu lihat aku seperti ini?”“Siapa kamu sebenarnya?” tanya Sandra sekali lagi.Identitas Chandra sudah melampaui dugaannya. Dia sungguh tidak bisa menerimanya.Siapa sangka, seorang lelaki yang dijuluki menantu pecundang oleh Keluarga Kurniawan adalah

  • Jenderal Naga   Bab 541

    Bersamaan dengan itu, beberapa kilometer dari desa, ada sebuah rumah di tempat tersebut. Sebelum fajar muncul, Ular Hitam sudah berpindah ke tempat ini dengan sangat cepat. Saat ini, ponsel Ular Hitam berdering, dia lalu mengangkatnya."Ular Hitam, aku sudah mengantar Alex di desa yang kita sepakati

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status