Masuk“Bagaimana, ya?”Chandra juga tidak tahu harus bagaimana. Kaisar Ceptra memintanya untuk menghentikan pembentukan Formasi Kebangkitan. Namun, kekuatannya masih terlalu lemah. Terlebih lagi, kali ini lawannya adalah istrinya sendiri.Chandra membayangkan jika Nova berdiri tepat di sampingnya, melawan makhluk-makhluk yang masuk ke dunia ini. Apa yang harus dia lakukan? Haruskah dia membantu makhluk-makhluk itu membunuh Nova, atau membantu Nova membunuh mereka dan mengaktifkan Formasi Kebangkitan?Chandra tidak tahu harus bagaimana baiknya. Dengan kekuatannya saat ini, dia juga tidak bisa melakukan apa-apa. Yang bisa dia lakukan sekarang hanyalah melangkah selangkah demi selangkah.“Ayo, kita juga pergi lihat-lihat,” ujar Chandra setelah berpikir sejenak.“Hmm.” Dewi mengangguk setuju.Kemudian, keduanya bergegas meninggalkan puncak bukit. Mereka asal memilih arah dan pergi ke sana. Dunia ini sangat besar. Akan tetapi, banyak makhluk yang datang dari dunia luar. Dari Dunia Roh Sejati send
Chandra juga tercengang dan bertanya, “Apa ini? Apa yang sudah kamu mengerti?”“Formasi Kebangkitan adalah formasi yang menakutkan, sebuah teknik terlarang. Formasi ini butuh saripati energi makhluk hidup untuk mengaktifkannya. Begitu aktif, formasi ini akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa di dalamnya. Jika kekuatan ini dikombinasikan dengan benda pusaka lainnya, dia dapat membangkitkan orang mati,” ujar Kaisar Ceptra.Kaisar Ceptra terdiam sejenak, lalu menambahkan, “Aku bisa merasakannya. Seluruh dunia ini diselimuti oleh Formasi Kebangkitan. Formasi sebesar itu pasti untuk membangkitkan makhluk yang sangat kuat. Setidaknya tingkat lima Kaisar Agung.”“Apa?” seru Chandra kaget.“Chandra, kamu harus hentikan semua ini. Mengaktifkan formasi ini butuh banyak saripati energi prajurit kuat. Dalang di balik ini sudah beraksi. Dia mulai bantai semua makhluk hidup yang masuk ke dunia ini,” perintah Kaisar Ceptra.Setelah menerima informasi ini, ekspresi Chandra berubah menjadi serius.
Di bagian terdalam dunia yang diselimuti kekuatan kutukan. Sebuah istana hitam yang aneh melayang di udara. Di sekeliling istana itu dipenuhi dengan monster buas. Ada monster buas yang terbang, jalan, semua ada di sana. Semuanya memiliki satu ciri khas. Yaitu, tubuh mereka semua memancarkan aura hitam yang membuat mereka terlihat sangat jahat.Tepat saat ini, seorang perempuan cantik dengan mata tanpa ekspresi terbang keluar dari aula istana. Dia melayang di udara sambil memegang sebilah pedang panjang berwarna hitam. Bilah pedang itu sedikit melengkung dan memancarkan aura hitam yang membawa kekuatan jahat dan menakutkan.Perempuan itu mengayunkan pedang panjang hitam di tangannya hingga mengeluarkan energi hitam. Kemudian, energi itu membentuk aksara-aksara misterius. Itu seperti semacam perintah. Begitu aksara hitam itu muncul, monster buas yang mengelilingi istana seketika meraung marah.Seketika, langit berubah warna. Setelah itu, monster buas menyebar ke segala arah. Sedangkan No
Tepat saat ini, awan gelap perlahan berkumpul di depan Nardo dan membentuk sosok hitam. Nardo tidak dapat melihat sosok hitam itu dengan jelas.“Aku sudah lakukan seperti yang kamu perintahkan. Sekarang sudah banyak prajurit kuat yang tertarik ke dunia ini. Bagaimana dengan apa yang kamu janjikan padaku?” tanya Nardo.“Hmph ….”Sosok hitam itu tertawa pelan. Kemudian, sosok itu melambaikan tangannya. Pada detik berikutnya, muncul beberapa aksara misterius di telapak tangannya.“Ini Prasasti Kutukan. Kamu ambil dan latih baik-baik. Setelah kau kuasai Jurus Kutukan, kamu bisa abaikan kekuatan kutukan tempat ini. Kamu juga bisa menguasai kekuatan kutukan yang dahsyat. Gunakan kekuatan kutukan untuk kendalikan prajurit kuat di dunia.”Nardo menerima aksara-aksara misterius itu dan bertanya, “Kamu susah payah tarik begitu banyak prajurit kuat ke dunia ini. Sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan?”“Kamu nggak perlu tahu.”Usai berkata, sosok hitam itu langsung menghilang. Kemudian, awan hita
Setelah Chandra membuka Formasi Gambar Bunga Durga, banyak makhluk memasuki dunia yang diselimuti oleh kekuatan kutukan. Segera setelah itu, Nardo juga membawa banyak prajurit kuat masuk ke kediaman Zanovar. Karena semua formasi di kediaman Zanovar telah lenyap, Nardo dan yang lainnya bisa masuk dengan mudah. Mereka tiba di bagian terdalam kediaman tersebut dengan mudah.Sesampainya mereka di sana, mereka melihat Formasi Gambar Bunga Durga yang telah dipecahkan. Nardo jadi sedikit ragu. Dia menatap prajurit kuat lainnya dan berkata, “Burando dan yang lainnya pasti sudah masuk ke dalam. Zanovar juga pasti di dalam sana. Kita juga pergi ke sana. Kali ini, kita harus bunuh Zanovar.”Prajurit kuat lainnya juga tidak banyak berpikir lagi. “Kami dengar apa kata Ketua Nardo,” celetuk salah satu prajurit kuat.“Betul. Kita harus kepung dan musnahkan Zanovar.Banyak prajurit lainnya ikut menjawab. Nardo tersenyum tipis, lalu membawa pasukan masuk. Prajurit lainnya juga langsung mengikuti. Semen
Karena dulunya Kaisar Ceptra adalah seorang Kaisar Agung tingkat sembilan. Namun sekarang, dia hanyalah jiwa yang tersisa. Kekuatannya saat ini setara dengan tingkat dua Kaisar Agung. Bagaimana dia menghadapi dalang yang sudah ada sejak Zaman Antigo? Bagaimana dia menghadapi plot yang dibuat oleh Langit Zaman Antigo?“Lantas, apa yang harus kita lakukan sekarang, Kaisar Ceptra?”Pada saat ini, Kaisar Ceptra juga sedang termenung. Dalam keadaannya yang seperti ini, dia tidak bisa menyelesaikan masalah ini. Sekarang, satu-satunya cara yaitu dengan membentuk kembali tubuh fisiknya dan memulihkan kekuatannya.Namun, Kaisar Ceptra adalah seorang Kaisar Agung. Di bawah kuasa Langit, begitu tubuh fisiknya terbentuk kembali dan rohnya kembali ke tubuh, itu akan menarik perhatian Langit. Langit pun akan langsung memusnahkannya.“Kehendak Langit. Semuanya karena kehendak Langit,” ujar Kaisar Ceptra sambil menarik napas dalam-dalam.Sepertinya, Kaisar Ceptra bisa bertahan hidup karena memang suda
Chandra muncul di depan Pedang Naga Terbalik, memandang pedang emas sepanjang dua meter yang tampak seperti naga emas. Saat mendekati pedang ini, dia merasakan kekuatan yang sangat kuat. Dia mengulurkan tangan untuk mengambilnya."Pedang itu milikku."Terdengar suara teriakan dari kejauhan. Titan munc
Dia pun melepaskan secarik kertas yang terikat di kaki burung itu. Kemudian dia mengambilnya dan membacanya perlahan. “Apa? Chandra sudah mati?” ujarnya dengan penuh keterkejutan. Dia mengetahui dengan baik, bagaimana kondisi kekuatan Chandra. Sekarang, pemuda itu sudah berada di Tangga Langit Kesem
Chandra langsung memutar matanya lalu berkata, “Kalau kamu tanya sama aku lalu aku harus tanya siapa?”Si laki-laki aneh berbulu itu masih terus mengoceh. Namun, Chandra dan Akasa sama sekali tidak mengerti semua kata-katanya. Chandra sempat berpikir cukup lama sampai akhirnya dia mendapat ide dan be
Titan, sosok yang angkuh dan sombong, kini berdiri di puncak Tangga Langit Enam, mendekati Alam Sembilan. Di antara semua yang hadir, hanya Robi yang bisa menandinginya. Yang lain tak sepadan. Tanpa Robi menghalangi, mungkin tak ada yang bisa mengalahkannya. Saat ini, Titan tengah bertarung sengit m







