FAZER LOGINLembu Dewa telah tiba. Dengan kekuatannya yang luar biasa, dia menyegel ruang itu secara paksa dan mengurung kapal terbang yang sedang menerobos ruang hampa dengan cepat untuk melarikan diri. Kapal terbang raksasa itu terkurung di ruang angkasa yang luas.Kemudian, sosok Lembu Dewa muncul. Dia berdiri melayang di udara, sambil memandang kapal terbang di depannya. Dia mengangkat tangannya, lalu muncul cap tangan yang tampak seperti ilusi muncul, terus membesar dan menghantam kapal terbang. Beberapa prajurit kuat di kapal terbang itu segera melawan. Penasihat Kerajaan dan tetua juga tidak tinggal diam. Mereka segera melancarkan serangan balik.Sebuah kekuatan dahsyat datang dari dalam kapal terbang. Namun, kekuatan itu tertekan sepenuhnya oleh kekuatan Lembu Dewa. Telapak tangan ilusi turun, langsung menghancurkan kapal terbang itu. Banyak prajurit kuat di dalamnya langsung tewas.Penasihat Kerajaan dan tetua juga terluka. Padahal Penasihat Kerajaan juga seorang prajurit kuat Alam Kekais
Selain itu, Chandra juga memiliki 3000 Teknik yang diciptakan oleh penguasa Hemel Kuno. Semua itu lebih dari cukup bagi Chandra. Oleh karena itu, dia tidak tertarik lagi dengan Keberuntungan di tempat ini.“Pergilah.” Chandra mengibaskan tangannya sambil berkata, “Apa yang bisa kalian temukan dan dapatkan di sini tergantung keberuntungan kalian sendiri.”Setelah mendengar jawaban CHandra, Merzia langsung berkata dengan gembira, “Terima kasih,Senior.”Tanpa berlama-lama lagi, Merzia langsung pergi. Dia mulai mencari Keberuntungan yang ada di wilayah itu.“Senior Chandra, aku juga pergi lihat-lihat.”Banyu pun tak tinggal diam. Setelah memberi salam kepada Chandra, dia langsung pergi dan memulai pencariannya akan Keberuntungan di wilayah itu. Sementara itu, Chandra duduk di pintu masuk sebuah aula besar di puncak gunung. Tempat itu dulunya merupakan sekte yang kuat. Namun, tempat itu sudah ditinggalkan begitu saja. Meskipun banyak bangunan yang masih terawat dengan baik, Sekte Senyirong
Setelah Chandra membuka formasi Gunung Seratus Gua, gunung itu menghilang dan muncul sebuah ngarai di area tersebut. Kabut putih berputar-putar di dalam ngarai tersebut. Meskipun tertutup kabut putih, samar-samar terlihat beberapa gunung dan sungai yang indah.Chandra dan yang lainnya memasuki ngarai. Setelah menempuh perjalanan selama sekitar sepuluh menit, mereka tiba di depan sebuah tebing. Di depan terbentang serangkaian pegunungan dan sungai yang indah. Pegunungan yang tak terhitung jumlahnya berkumpul di satu area, dengan sebuah sungai mengalir di tengahnya.Tempat ini kaya akan Energi Leluhur, juga memiliki pemandangan yang sangat indah. Setibanya di sana, Lembu Dewa merasakan lokasi Air Tian. Tanpa berlama-lama, tubuhnya melesat dan menghilang dalam sekejap.Pada saat ini, suara Kaisar Ceptra datang dari dalam Istana Abadi. “Di depan sana, Chandra.”Chandra langsung bergerak. Di bawah bimbingan Kaisar Ceptra, Chandra memasuki wilayah Sekte Senyirong, melintasi beberapa gunung d
Merzia dan Banyu tidak ragu akan kekuatan Chandra. Mereka sudah terbiasa melihat Chandra yang memancarkan aura seorang prajurit kuat Alam Kekaisaran. Saat ini, Chandra berjalan ke depan. Tubuhnya melesat cepat, dalam sekejap dia sudah melayang di udara. Sewaktu dia menggerakkan tangannya, muncul rune misterius di telapak tangan Chandra.Itu adalah Rune Formasi. Semua formasi di dunia dibentuk dari Rune Formasi. Semakin dalam pemahaman seseorang tentang Rune Formasi, semakin kuat formasi yang dapat diciptakannya. Satu per satu, Rune Formasi yang magis muncul dari tangan Chandra dan menghilang di depannya.Pada saat ini, beberapa gunung tengkorak juga berubah secara bertahap. Gunung-gunung itu mulai bergerak. Bahkan, pergerakannya sangat cepat. Seiring bergeraknya gunung, muncul sebuah formasi super besar.Chandra menggunakan Rune Formasi untuk menghancurkan formasi satu per satu. Di bawah kekuatan penghancur Rune Formasi yang magis, formasi Gunung Seratus Gua menghilang secara bertahap.
Chandra akan tinggal di Dunia Tawang selama seratus ribu tahun. Kekuatannya saat ini masih sangat lemah. Selain itu, Kaisar Ceptra hanya memiliki sisa jiwa saja dan tidak dapat memberinya kekuatan yang maksimal. Oleh karena itu, Chandra harus memiliki seorang prajurit super kuat di belakangnya. Karena dia sadar, kalau dia akan menghadapi lebih banyak bahaya ke depannya. Jalannya pasti akan jauh lebih mudah kalau saja dia memiliki Lembu Dewa sebagai pengikutnya. “Seratus ribu tahun?” tanya Lembu Dewa terkejut. Mustahil bagi seorang prajurit super kuat seperti dirinya untuk menjadi pengikut seseorang. Bagaimanapun juga, dia adalah seorang Kaisar Agung tingkat empat. Bagaimana mungkin dia menjadi pengikut orang lain?Namun, dia sangat ingin mendapatkan Air Tian agar keturunannya bisa berevolusi dari Lembu Dewa Lima Darah menjadi Lembu Dewa Sembilan Darah. Selain itu, tingkat kekuatannya juga akan meningkat. Meningkatkan kekuatan adalah hal yang sangat sulit dilakukan setelah berada di A
Lembu Dewa berubah ke wujud asli. Dia langsung mengepakkan sayapnya yang dihiasi garis-garis misterius setelah berubah wujud. Garis-garis itu saling terhubung dan tampak hidup. Kekuatannya yang mengerikan kembali bangkit. Dia mengepakkan sayapnya dan dalam sekejap mata kilat menyambar. Kilat-kilat itu sangat kuat. Bahkan satu sambarannya saja mampu melukai Kaisar Agung biasa. Namun, serangan kilat itu tidak mampu melukai Chandra. Karena kekuatan fisik Chandra terlalu menakutkan. Bahkan Kekuatan yang dikuasai oleh Lembu Dewa tetap tidak berhasil menembus pertahanan Chandra. Chandra hanya terguncang dan darah di dalam tubuhnya mulai bergejolak. Pertempuran sengit kembali terjadi di dunia sepi ini. Lembu Dewa segera melayangkan jurus pamungkasnya, yaitu kekuatan petir. Kekuatan petirnya sangatlah dahsyat. Namun, tetap saja kekuatan petir itu tidak mampu menembus kekuatan fisik Chandra. Lembu Dewa berada dalam kondisi yang menyedihkan setelah mereka melalui pertarungan sengit. Sebagian
Meski tahu bahwa kekuatannya mungkin belum cukup, Chandra merasa ia harus pergi melihat situasi di Gunung Bushu. Mungkin saja Chandra bisa mendapatkan beberapa keuntungan di sana.“Ya, aku ke sana,” katanya dengan tekad kuat. “Bagaimanapun, aku harus melihat keadaan di sana.”Nova mengangguk. Keduanya
Pancaran kesedihan dalam mata Sandra bisa terlihat dengan jelas oleh Chandra. Namun, tidak ada lagi yang bisa Chandra lakukan. Dia hanya bisa berpura-pura tidak menyadarinya sama sekali. Kemudian Chandra berdiri lalu berkata, “Aku akan mentraktirmu. Jadi, silakan pesan apa pun yang kamu mau.”Sandra
Bonar berbalik lalu pergi. Namun, tidak ada satu pun orang yang berani mengikuti Bonar. Sampai akhirnya, Chandra berkata, “Ayo, ikuti dia agar kita bisa menemukan Naga.”Setelah itu, barulah orang-orang mulai mengikuti Bonar menuju Lethran. Tidak lama kemudian, mereka tiba di tepi laut dan tepat di d
Raja Januar akhirnya kembali. Berdasarkan petunjuk yang ditinggalkan Kaisar Pertama, ia pergi ke Negara seberang, memburu dan mengalahkan seekor phoenix. Dari sana, ia berhasil mendapatkan Darah Phoenix dan Esensi Phoenix. Mendengar kabar itu, Chandra merasa sangat bersemangat karena Darah Phoenix j







