Partager

Bab 53

Auteur: Major_Canis
"Apa yang yang dia bilang tadi? Reputasi?"

Dimas bergumam dengan pelan, lalu tertawa pahit sambil bersandar di kursinya dan memejamkan mata untuk meredakan rasa nyeri. "Itu yang dia pedulikan. Reputasi. Setiap momen yang kita habiskan bersama hanya untuk publisitas dan sekarang dia bilang dia meluangkan waktu untukku?"

Dia tahu jelas siapa yang dinikahinya. Vera di selebritas yang selalu bersinar dibalut gemerlap dan sorotan media. Namun, kadang-kadang dia berharap pernikahan mereka bisa menjadi
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (1)
goodnovel comment avatar
Yuyun Yuni
lanjutkan ceritanya menarik
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati   Bab 520

    "Nggak," jawab Kaleb tenang. "Tapi niatnya patut dicurigai."Anisa mengepalkan kedua tangannya. "Siapa dia?" Dia mengembalikan ponsel itu kepada Kaleb.Kaleb melirik layar ponselnya yang kini kembali menampilkan halaman utama sebelum menjawab, "Seorang jurnalis. Cukup terkenal. Dia sudah menulis beberapa artikel yang menyudutkan Dimas."Fitria mendengus tajam. "Jadi, dia datang untuk mencari bahan baru?""Sepertinya begitu," jawab Kaleb. "Petugas keamanan menghentikannya sebelum dia bisa masuk lebih jauh."Anisa tidak habis pikir ada orang yang bersedia melakukan sejauh itu hanya untuk menjatuhkan suaminya. Cara mereka sangat penuh perhitungan, bahkan kejam.Apa sebenarnya yang telah dilakukan oleh Dimas? Sepengetahuannya, Dimas tidak melakukan kesalahan apa pun, terutama dalam hal perusahaannya.Grup Cokro dipercayakan kepadanya oleh mendiang ayahnya, dengan harapan perusahaan itu dikelola dengan baik dan terus dikembangkan, bahkan hingga ke luar negeri jika memungkinkan. Jadi, tidak

  • Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati   Bab 519

    Suasana di paviliun sebelah kanan terasa jauh lebih tenang dibandingkan dengan di rumah utama. Fitria berdiri di dekat jendela besar dengan tangan terlipat di depan dada, mondar-mandir tanpa henti. Setiap beberapa detik, dia menggelengkan kepala, rasa kesalnya sama sekali tidak bisa disembunyikan.Berbeda dengan Fitria, Anisa langsung menuju dapur untuk menyiapkan teh lemon. Dia yakin tidak lama lagi Daniel dan Riana akan bergabung dengan mereka di sana."Aku benar-benar nggak mengerti," gerutu Fitria. "Gimana mungkin mereka mengizinkan wanita seperti Selly masuk ke rumah ini?"Anisa meletakkan nampan di atas meja, membawa teko besar berisi teh lemon. Dia kemudian menatanya bersama beberapa cangkir agar siapa pun bisa mengambilnya sendiri dengan mudah, lalu menambahkan sepiring penuh irisan kue. Setelah merasa semuanya sudah cukup, dia duduk di sofa dan menyandarkan tubuh dengan nyaman. Wajahnya menunjukkan tanda-tanda kelelahan, tetapi matanya tetap tenang."Aku yakin mereka nggak per

  • Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati   Bab 518

    Saat itu juga, Selly memutuskan untuk memberi Jevan pelajaran, membuatnya memahami posisinya dan mengingatkannya bahwa di rumah ini, dia adalah orang luar. Tidak seperti dirinya. Selly merasa dirinya memiliki jauh lebih banyak hak di rumah ini, terlebih lagi karena sekarang Eli telah diakui sebagai cucu Keluarga Bunawan.Selly tidak kembali ke taman. Sebaliknya, dia memilih menunggu Eli di kamar gadis itu.Dia langsung menuju ke sana. Setelah memastikan pintunya tidak terkunci, dia mendorongnya hingga terbuka. Kamar itu gelap. Selly masuk dan menyalakan lampu meja di sudut ruangan.Dia duduk di kursi dekat jendela dan menunggu.Beberapa menit kemudian, terdengar langkah kaki dari luar. Gagang pintu berputar perlahan. Eli masuk, lalu langsung terdiam ketika melihat Selly sudah berada di dalam."Ibu?" Eli menghentikan langkahnya. "Kenapa Ibu ada di sini? Sejak kapan?"Selly menoleh kepadanya, ekspresinya sulit dibaca. "Sejak kapan aku dilarang masuk ke kamarmu?"Dia bangkit perlahan, tat

  • Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati   Bab 517

    "Sialan," gumam Selly, kedua tangannya mengepal. Napasnya memburu dan tidak teratur saat dia berusaha menahan amarahnya.Pintu ruang makan tertutup di belakangnya dengan bunyi yang keras. Dia berjalan menjauh dengan cepat, napasnya masih tersengal-sengal. Rahangnya mengeras setiap kali mengingat tatapan Daniel dan Riana kepadanya, seolah-olah dialah sumber dari semua masalah. Cara mereka menghakiminya. Mereka seharusnya menyadari bahwa apa yang dia katakan adalah kebenaran."Mereka terlalu buta," gumam Selly, wajahnya memerah karena emosi. "Aku akan membuktikan bahwa aku benar. Tunggu saja. Kalian akan menyesal karena sudah memperlakukanku seolah-olah aku nggak berarti."Kukunya menekan telapak tangan hingga rasa perih dari goresan yang tidak sengaja dibuatnya terasa semakin tajam dan nyata. Dia tidak langsung menuju kamarnya. Dia perlu menenangkan diri. Kepalanya berdenyut, pikirannya kusut. Di mana dia bisa mendapatkan segelas anggur untuk sedikit meredakan ketegangannya?Namun, lebi

  • Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati   Bab 516

    Langkah Jevan melambat. Dia jelas tidak menyangka akan menemukan Eli di sana. Salah satu tangannya masuk ke saku, keraguan berkilat di matanya, tetapi kakinya tetap melangkah, seolah bergerak tanpa sadar, mendekati gadis yang duduk sendirian di sana.'Apa yang dia lakukan di sini? Bukankah Nenek menyuruhnya masuk ke kamar?' pikir Jevan."Aku nggak tahu kamu ada di sini," katanya setelah cukup dekat, tetapi tetap menjaga jarak.Eli segera berdiri. "Maaf. Aku ... aku cuma ingin menikmati malam sedikit lebih lama sebelum kembali ke kamar." Jemarinya saling meremas dengan gugup dan dia tidak sanggup menatap Jevan lebih lama.Jevan mengangguk singkat. "Nggak apa-apa. Kamu nggak perlu minta maaf."Eli semakin menundukkan kepala. "Aku tetap ingin minta maaf."Jevan mengernyit. "Untuk apa?"Eli menarik napas pendek, mengumpulkan keberanian untuk berbicara. "Untuk semuanya. Terutama tentang apa yang terjadi di ruang makan. Tentang apa yang ibuku lakukan, dan juga karena ... keberadaanku di sini

  • Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati   Bab 515

    Selly menatap mereka berdua bergantian, lalu mengulas senyuman tipis yang terasa getir. "Kalian berdua memang pandai sekali membuat seseorang terlihat seperti penjahat.""Nggak ada yang membuatmu terlihat seperti itu selain dirimu sendiri," jawab Riana dengan tenang.Selly mengangkat dagunya. "Aku hanya memperjuangkan hak anakku.""Kamu benar. Aku nggak akan menyangkalnya. Kami juga menyambutmu," kata Daniel. "Bahkan ketika kamu sudah melanggar batas kesabaran keluarga ini, kami masih berusaha menerimamu. Tapi apa yang kamu lakukan sebagai gantinya? Kamu malah makin menyakiti anakmu sendiri."Keheningan menyelimuti mereka selama beberapa detik.Selly menarik napas panjang, lalu meraih tasnya."Baiklah," katanya akhirnya. "Sepertinya percakapan ini nggak akan pernah adil bagiku."Sesaat, dia hanya berdiri di sana. Dadanya naik turun dengan cepat, sementara matanya bergantian menatap Daniel dan Riana. Tatapannya menyiratkan rasa tersinggung yang enggan dia akui.Dia berbalik tanpa menung

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status