Mag-log inKembali menatap kearah mereka. Yao Chen segera membuka mulutnya."Mungkin pertikaian yang berlangsung lebih dari jutaan tahun masih membekas dihati kalian... Tapi yang harus kalian tahu, aku akan meninggalkan lima benua...""A-apa?!"Semua patriak didalam ruangan terkejut, namun satu diantara mereka. Tidak ada yang berani memasang wajah serakah, dan memikirkan rencana jahat kedepannya."Karena itu, aku tidak bisa selalu disini... Karena musuh dibelakang layar, itu lebih menakutkan dari kemampuan yang saat ini kalian miliki... Bahkan aku itu sendiri.""Musuh yang lebih kuat..."Kekhawatiran terlihat. Namun Yao Chen yang telah memikirkan jalan keluar, sebelum pertemuan diadakan mulai menjentikan jarinya.WUUUUUUUUUSH!Tumpukan kitab misterius muncul menggunung dihadapan Yao Chen. Dan lima kitab memancarkan sinar emas berada disisi lain."Semua kitab ini berisi teknik bertarung kelas Surgawi...""A-apa anda akan memberikannya kepada kami? Bu-bukankah...""Asalku ada di benua ini... Musuh
"Saudaraku, meski caramu ini berlebihan... Tapi apapun resikonya, aku akan tetap ada disisimu..."Menganggukan kepalanya singkat, Yao Chen menatap keatas langit dengan raut wajah seriusnya."Aku tidak ingin tahta, tidak ingin kehormatan sebagai Dewa... Tapi jika orang lain menyinggungku, bahkan menyentuh keluargaku... Aku Yao Chen, akan datang untuk meminta pertanggung jawaban..."Suara itu santai, tapi seperti tak terbantah. Bahkan di sebuah tempat terbesar, termegah di seluruh benua. Seorang pemuda dengan jubah keagungan, dipenuhi oleh selir cantik disisinya mulai membuka mata.Dia mendengar suara itu yang memasuki pikirannya dengan jelas, bahkan akurat."Puluhan juta tahun berlalu, akhirnya ada seorang Dewa kecil berani mengancam kebersihan pikiranku..."Suaranya pelan, hingga ditimpali oleh beberapa selirnya."Dengan satu jarimu, kamu bisa menemukan keberadaannya, bahkan bisa membunuhnya tanpa datang secara langsung.... Kenapa wajahmu terlihat begitu khawatir..."Sorot matanya ber
"TI-TIDAK MUNGKIN!" Jiang Su berteriak gila.Hingga suara Yao Chen yang menggema keseluruh alam bawah sadar menimpal."Aku juga tidak menyangka, selain tubuh milik ayahmu yang abadi... Jiwaku ini juga sama, meski bisa hancur... Tetap saja bisa membentuk jiwa yang baru, bahkan lebih kuat... Jiang Su, keluar sendiri atau aku akan membantumu?"Pikiran Jiang Su sangat kacau, harapan mimpi untuk menguasai lima benua ditangannya musnah. Jiwanya goyah, bukan karena ketakutan. Tapi sudah gila! Benar benar gila!"Mi-mimpiku menjadi penguasa lima benua musnah?! Hahahaha! Takdir, takdir ini benar benar sangat gelap!"Melihat jiwa itu telah gila. Yao Chen segera mengeluarkannya secara paksa. Hingga suasana kembali berubah menjadi hening.Dan ia segera menatap kearah ayah, dan para anggota klan Yao dengan penuh tekad."Menghapus kenangan, lalu untuk apa aku hidup selama ini? Semua itu adalah pengalaman, bukan sebagai hambatan... AKU MENOLAKNYA!"BSSSSST!*Ditengah kekacauan di atas langit Kekaisa
Namun semua itu telah terlambat, karena asap itu telah sepenuhnya masuk kedalam tubuh Yao Chen. Hingga dalam waktu tiga menit berpikir, Shang Guan yang tidak mungkin ikut memaksa masuk tiga jiwa dalam satu tubuh itu menatap para kultivator Iblis yang tidak tahu menahu rencana dari Jiang Su."Saudara saudaraku, iblis tidak bisa dipercaya?! Sekarang, bunuh dan tangkap para petingginya agar mereka mau bertanggung jawab!""Baik!"Wuuuuush! Wuuuuuush!BAAAAANG! BAAAAANG!Pertempuran sekali lagi pecah, para Iblis juga tak tinggal diam. Mereka mencoba membalas untuk bertahan. Karena mereka benar tidak tahu rencana pangeran mereka.*Namun didalam alam bawah sadarnya. Yao Chen terlihat seperti mimpi, ia bertemu dengan ayah, orang tuanya. Hingga banyak anggota klannya yang telah tewas pada pembantaian di masalalu."Putraku, ini memang bukan mimpi...""Roh kami merasa terpanggil, dan kami tidak memiliki alasan untuk menolak...""Jadi Dao Langit meminta kalian agar aku mau melupakan semua kenang
Yao Chen muntah darah, tubuhnya sangat lemas meski ia berhasil menahan serangan hukuman langit yang pertama.Namun, Tousen menyadari sebuah kejanggalan. Ia segera melemparkan tubuh Chen Guang sembari memberi pesan."Lumpuhkan seluruh pergerakannya... Aku merasa bukan sekali hukuman langit akan datang..."WUUUUUSH!Toushen segera tiba disisi Yao Chen sembari memeriksa denyut nadinya."Tidak mungkin...""Kenapa?" Yao Chen yang merasa telah berhasil menembus tahap Dewa Abadi mengernyitkan satu alisnya."Kau belum benar benar menjadi tahap Dewa Abadi... Kecuali kau langsung memahami pemahaman pertama... Maka hukuman langit ini akan berhenti mencoba menghancurkan tubuh dan jiwamu..""I-ini..."Keduanya memandang keatas langit secara bersamaan, hingga Yao Chen membenarkan ungkapan Toushen."Jika begitu, bagaimana bisa aku bertahan serangan kedua ditengah memahami pemahaman pertama?"Dengan penuh tekad dan emosi, Toushen mulai menatap serius kearah Yao Chen."Aku akan menahannya untukmu... P
WUUUUUUUNG!Seketika energi api Kemarahan Langit menciptakan pembatas kubus dengan ukuran lebih dari satu kilometer.Ketika melihat kejadian itu, para kultivator alam surga mulai menyipitkan matanya."Kau mengunci ruang dengan sedemikian kuatnya untuk dijadikan tempat kuburanmu sendiri? Pemuda naif sepertimu sering kami temui, sayang sekali...""Meski kami tahu tubuhmu bisa beregenerasi lagi, tapi pasti ada batas waktunya.. Kami tak menyangka, kau malah melakukan kebodohanmu sendiri!"Yao Chen menyeringai dingin."Kebodohan? Aku hanya melakukan hal bodoh, di saat aku mencintai seseorang yang salah... Selain itu, semua yang aku lakukan... Memiliki alasannya..."Suaranya menguat, hal itu diikuti dengan ribuan rantai tajam yang keluar dari pembatas formasi pengunci ruang.WUUUUUUUSH!"Awas menghindar?!"TRAAAAANK! TRAAAAANK! CTAAAAANG!Benturan pedang terus menggema didalam ruangan kubus itu, meski para kultivator didalamnya bisa menahan, menghindar. Namun fokus mereka dalam menghadapi Y







