Beranda / Pendekar / Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi! / 4. Pembantaian Klan Shi 2. Keputusan Yao Chen Menjadi Iblis!

Share

4. Pembantaian Klan Shi 2. Keputusan Yao Chen Menjadi Iblis!

Penulis: Al_Fazza
last update Terakhir Diperbarui: 2025-08-22 16:23:51

“Sudah dimulai...” Yao Chen bergumam, dia menatap kearah tempat dimana Shi Yin berada.

“Maafkan aku...” Membalikan tubuhnya. Yao Chen berjalan keluar dari klan Shi dengan langkah berani.

Dia tidak memperdulikan apapun. Hingga di pertengahan jalan.

“To-tolong aku..”

“Hahahaha! Inilah akibatnya jika menolak keinginan tuan muda?!”

Para Iblis raksaksa memulai Pembantaiannya. Mereka mulai membunuh, menyerap darah, dan juga aura kehidupan semua anggota klan Shi tanpa belas kasih.

Suara pertempuran pun pecah. Hingga ditengah perjalanan Yao Chen yang tak membuat para iblis tertarik.

“Bunuh dia...”

“Tciiih! Membunuh sampah tidak akan meningkatkan kultivasi... Baiknya aku memilih menyerap yang lain!”

Para Iblis raksaksa tidak ada yang tertarik satupun. Mereka melewati Yao Chen seolah mereka tidak melihatnya.

Namun.

Bruuuuuk!

Langkah Yao Chen terhenti. Dia menatap seorang gadis remaja dengan tubuh berlumuran darah didepannya.

“Tu-tuan Chen tolong aku... Ka-kamu itu pelayan dari nona Yin... Kenapa anda hanya diam tak bergerak menyelamatkan anggota klan Shi?!”

Terdiam, Yao Chen menatap kearah sekitarnya. Pandangannya dingin, hingga trauma yang selama ini terkubur tiba tiba bangkit.

“Akkkkh!” Pikiran Yao Chen terasa sangat kacau.

Semua ingatan pembantaian klan Yao dipikirannya muncul. Hingga gadis remaja yang ada didepannya mulai gemetar ketakutan.

“Pe-pelayan nona besar, anda kenapa?!”

Yao Chen mencoba menenangkan pikirannya. Namun semua kacau, seolah pikirannya berkata.

“Tidak menjadi Dewa... Jadilah Iblis... Kamu masih bertahan hidup itu bukan tanpa alasan, hanya ada satu tujuan... BALAS DENDAM!” Kedua bola mata Yao Chen memerah dengan sendirinya.

“Whahahaha?!” Yao Chen tertawa gila.

Dia akhirnya menyentuh keningnya sendiri. Sejumlah segel ingatan yang sengaja dia kubur sendiri didalam ingatannya hancur dengan sendirinya.

Kraaaack!

“Teknik Kaisar Iblis Surgawi?!”

Sejumlah warisan besar, semua teknik Iblis muncul dipikirannya. Hingga Yao Chen menatap kembali kearah kediaman milik klan Shi.

“Kehancuran ini, disebabkan olehku... Dan apa yang kamu katakan memang benar... Aku harus bertanggung jawab!” Yao Chen memapah gadis itu agar dapat berdiri tegak.

“Bertindak? Hahahaha! Bukankah kamu pelayan yang disukai oleh nona Yin? Bagus sekali, aku akan mengantarkan tubuhmu sebagai persembahan untuk tuan muda!”

Iblis itu melesat, tubuhnya bagaikan sebuah bayangan yang kabur. Namun, Yao Chen dengan santainya menggeser sedikit tubuhnya. Hingga sang prajurit Iblis yang meremehkan Yao Chen hanya bisa menyerang udara kosong.

BANNG!

Jleeeeeeb!

Namun hal yang sangat mengejutkan terjadi. Tangan Yao Chen langsung menembus perutnya.

“Ka-kamu...”

“Hanya para iblis kecil, bola meridiansmu sekarang menjadi milikku...”

Kraaaack!

Yao Chen menarik bola meridians. Hingga iblis itu terjatuh dan tak sadarkan diri sesaat.

Menatap bola meridians dengan pandangan mata yang sangat tajam. Yao Chen segera menyentuh keningnya sendiri.

“Dara Dewa Kuno... SERAP!”

Swuuuuuuung!

Tubuhnya bergetar hebat. Sensasi tubuh akan penuh energi terjadi sesaat. Namun yang membuat para prajurit iblis terkejut.

“Di-dia bagaimana bisa menggunakan bola meridians klan Iblis Raksaksa... Kultivasi kita menyimpang! Tak mungkin dia dapat menggunakannya!”

“Si-sial pelayan ini...”

Yao Chen memejamkan matanya. Menarik nafas dalam dalam, lalu membuangnya secara perlahan.

Seketika kultivasinya naik tingkat seperti kultivasi milik Prajurit Iblis.

“Dao Jiwa Bintang Tiga!”

Baaaaaams!

“Si-sial penyatuan berhasil...”

Yao Chen mulai menatap kearah prajurit Iblis. Hanya dengan sekelebatan satu tarikan nafas. Dia telah tiba, bahkan mulai menyerap kultivasi para Iblis untuk meningkatkan Kultivasinya sendiri.

“Whahahahaha!”

BOOOOM! BOOOM! BOOOOM!

Lima belas menit sesaatnya. Tepat di aula pertemuan klan Shi berada.

“Patriak klan Shi... Maafkan aku, tidak menghancurkan klan Shi, itu akan menjadi aib bagi klan Iblis Raksaksa ketika seseorang kultivator kuat mendengar penolakan pernikahan ini... Kehancuran klan Shi, harus tetap terjadi...”

Shi Yu yang telah terluka terdiam. Dia menatap semua tetua klan yang kondisinya tak kalah parahnya.

“Ba-bagaimana bisa... Apa kita tidak bisa berunding lagi?” Shi Yu mencoba menenangkan situasi.

“Berunding? Sayang sekali... Semua pasukan klan kami, telah membantai klan Shi... Apa ini masih bisa dirundingkan?” Huang Li tak merasa bersalah sama sekali.

Lutut Shi Yu bergetar hebat. Namun setelahnya, Shi Yin yang telah sadar dan disandera oleh beberapa tetua kedalam aula pertemuan membuat pandangan semua mata tertuju kearah Shi Yin.

“Yin’er jika kamu tidak menolak pernikahan Huang Li. Kehancuran ini tak pernah terjadi! Sekarang bagaimana kamu akan bertanggung jawab!”

“Yn’er kamu benar benar menghancurkan seluruh harapan kami!”

“Bahkan, aku sebagai ayahmu sendiri juga sangat kecewa...”

Shi Yin tidak memperdulikan ungkapan semua itu. Dia mencari dimana keberadaan Yao Chen. Hingga tak lama.

“Dimana Yao Chen?!” Teriak Shi Yin.

“Sudah diambang kehancuran, bisa bisanya kamu masih mencarinya...” Ungkap kesal Shi Yu.

“Si-sial... Apakah otakmu sudah dicuci hingga pikiranmu selalu ada pada Yao Chen!”

“Shi Yin, kamu tenang saja... Sebentar lagi prajuritku akan menangkapnya kemari... Dan di hari ini, pelayan yang kamu sukai itu, pasti akan melihat kita menikah di depan matanya sendiri!” Huang Li tersenyum sinis.

“Tu-tuan muda... Ta-tapi kenapa tidak ada satupun prajurit Iblis kita yang melapor? Ini sangat aneh...” salah satu tetua yang berhasil menyandera Shi Yin sedikit keheranan.

“Benar juga... Harusnya menghancurkan klan Shi, tidak membutuhkan waktu lama...” gumam Huang Li sedikit berpikir.

Hingga ditengah kebingungan itu, sebuah jawaban muncul.

“HUANG LI... KELUARLAH... BUKANKAH KAMU MENCARI DIMANA PARA ANAK BUAHMU BERADA?” Suara yang begitu familiar menggema kedalam aula pertemuan klan Shi.

Sontak wajah Shi Yin, dan juga semua orang didalam aula terlihat sangat terkejut.

“Su-suara ini...”

Semuanya keluar dari dalam aula, menatap keatas langit. Dimana Yao Chen tengah melayang dengan bantuan sayap Qinya menatap semua orang secara tajam..

“I-ini...” Kejutan lebih besar lagi terjadi.

Tumpukan tulang belulang iblis Raksaksa terlihat menumpuk menggunung dibawah pijakan kaki Yao Chen. Hingga para tetua klan Iblis yang menyadari kekalahan ini segera menatap Huang Li.

“Dia siapa? Kenapa seorang iblis, bisa membunuh sesama iblis? Tuan muda sepertinya niat pemuda itu tak baik. Bagaimana jika biarkan aku membunuhnya!”

“Di-dia bagaimana bisa...” Huang Li tidak menjawab, tapi pikirannya masih tidak bisa menerima kenyataan.

Hingga Yao Chen dengan santai segera menciptakan formasi tangan.

“Rantai Jiwa...”

Swuuuuuung! Swuuuuuung!

Langit bergetar secara tiba tiba, dibarengi dengan hal itu. Puluhan lingkaran formasi muncul diatas langit. Menembakan ribuan tali berwarna emas kehitaman yang melesat kearah Shi Yin lalu menangkap tubuhnya dan menarik ke dalam pelukan Yao Chen.

Semua masih terpaku dengan adegan itu, namun suara Shi Yin menyadarkan semua lamunan.

“Bu-bukankah kamu tidak bisa berkultivasi sama sekali?!”

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   290. Ending.

    Melihat, dan mendengar ancaman nyata semua kultivator mulai bersikap waspada. Beberapa patriak klan mulai mengecam cara kultivator asing ingin meraih kesempatan."Kalian benar benar kurang ajar!""Benar berani sekali memanfaatkan kelemahan ini..."Pria muda, yang tak lain penguasa tata Surya sebelah menaikan salah satu alisnya. Dia tak merasakan ancaman kecuali keberadaan Chen Hao."Ku kira yang membuat perisitwa besar ini adalah kamu... Ternyata orang lain..."Chen Hao yang tak merasa terancam hanya bisa menggelengkan kepalanya.Namun pandangan penguasa itu segera tertuju kearah para kultivator gadis, bahkan kearah Jiang Qin, Chen Li, dan juga gadis misterius."Wah wah... Ternyata di tata surya kalian langit melahirkan begitu banyak bidadari ya?!"Jiang Qin, dan Chen Li tak menjawab. Namun hal itu membuat para kultivator di tata surya langit segera memasang badan."Jika ingin bertarung... Kami akan meladeni kalian!""Hanya dengan kalian?"Dia menatap semua kultivator dengan tatapan r

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   289.

    "Me-menjadi tahap puncak dalam satu waktu... Gi-gila. Ti-tidak mungkin..."Yao Chen menyeringai dingin, dia mengibaskan aksesoris nyata yang terbentuk dari energi murni yang keluar dari tubuhnya."Apa aku perlu menjawabnya?""Tidak perlu... Jika begini, mari kita akhiri semua ini dalam satu tindakan..."WUUUUUSH!Zhen Tianyang menyentuh keningnya sendiri. Seketika dia meraung keras, hanya dengan suara. Ia mampu menghancurkan seluruh planet di beberapa tata surya sekitar mereka.BOOOOOOOM! BOOOOOM! BOOOOOM!"PENGORBANAN TUBUH DEWA!"Jirah perang muncul di tubuh Zhen Tianyang. Jirah itu terbentuk dari darahnya, seluruh energi Qi didalam tubuh, dan umurnya membentuk sebuah pedang, dan mahkota.Meski tampilannya mencolok, tapi Yao Chen tahu. Teknik itu memiliki waktu tersendiri."Namanya pengorbanan, meski lebih kuat, tapi tetap terbatas. Dan memiliki waktu, Zhen Tianyang... Kau terlalu naif...""Naif? Kau bisa mengatakannya jika telah membunuhku..."WUUUUUUUSH!BLAAAAR! BLAAAAR! BLAAAAAA

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   288.

    Ledakan maha dahsyat membuat tubuh Zhen Tianyang terpental begitu jauh. Meski tidak mati, tapi cukup untuk meninggalkan bekas luka ditubuhnya.Saat tubuh itu kembali melayang dihadapan Yao Chen sejauh seribu kilometer. Raut wajah tak meremehkan terjadi."Menyatukan seluruh kemampuan dalam satu serangan... Memang meninggalkan bekas luka padaku tapi kulihat... Kau saja tidak mampu untuk berdiri diatas udara dengan kokoh setelah melancarkan serangannya... Yao Chen, terima kematianmu..."WUUUUUUUSH! KRAAACK! WUUUUUSH! WUUUUSH!Ruang hancur, diikuti oleh munculnya rantai rantai emas yang keluar dari retakan ruang, mengikat lalu menancap diseluruh tubuh Yao Chen.JLEEEEEB! JLEEEEB! JLEEEEEB!Tidak ada reaksi yang terlihat diwajah Yao Chen. Namun matanya terpejam, hal itu membuat Zhen Tianyang tertawa penuh kemenangan."HAHAHAHAHA?! YAO CHEN.... AKHIRNYA KAU MATI JUGA..."BOOOOOOOM!Mengepalkan tangannya. Seketika tubuh Yao Chen berubah menjadi kabut darah.*Di dua perbatasan tata surya.C

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   287. Yao Chen vs Zhen Tianyang.

    "Lalu rasa takut yang kau rasakan memang berasal dari mana? Kultivasi kita sebanding, tapi garis darah yang membedakan...""No-nona maaf aku tidak mengenal identitas anda sebelumnya...""Tak perlu minta maaf... Kau guru dari orang yang ku sayangi sejak generasi para Dewa Kuno ada... Dan sebagai generasi ke dua, berusaha mempertahankan garis Dewa Kuno... Aku yang harus berterimakasih padamu..."Jiang Qin terdiam, tangannya mengepal. Bahkan Chen Li bereaksi yang sama. Meski dikatakan mereka generasi pertama di dua tata surya. Kenyataannya berbeda, banyak cerita yang telah terkubur dan hanya orang orang tertentu yang tahu."Aku mengira, Yao Chen tak pantas untukku... Tapi sekarang, mendengar identtiasnya... Akulah yang tak pantas untuknya..."Pandangan gadis misterius kembali memandang kearah perdebatan yang belum pecah menjadi pertarungan."Sebagai pemilik garis darah dewa kuno... Amarah, kebencian, dendam, dan ambisi malah semakin membuatnya lebih cepat berkembang... Kamu tidak perlu k

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   286.

    "Baik terimakasih... Jaga dia untukku..."Gadis itu mengangguk, namun Chen Hao, dan Zhen Tianyang merasa gadis yang menangkap tubuh Jiang Qin itu sangat familiar."Dia..."Gadis misterius itu hanya tersenyum tipis, namun mundur membawa tubuh Jiang Qin disisi Yao Chen.*Menarik nafasnya pelan. Yao Chen segera maju lagi selangkah.Dia mulai menarik pedang balok dari balik punggungnya."Mari mulai... Sekarang kau bisa menunjukan semua kartu trufmu..."Kaisar Langit menatap sekilas Yao Chen. Lalu api Penghancur Dewa, yang memiliki eksistensi tertinggi pada tingkatan api Surgawi langsung meledak hebat dari dalam tubuhnya.BOOOOOOOOOOOOOM!Ledakan itu memicu dua kekuatan api penghancur saling bertabrakan hawa panasnya."Senior lihatkan itu... Yao Chen akhirnya menepati janjinya..." Toushen yang ingin ikut campur, namun sadar akan kekurangannya sedikit memerah matanya.Hingga, satu tarikan nafas.Dua kelebatan bayangan melesat. Dan Yao Chen tidak menggunakan bendera jiwa. Dia menyambut laju

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   285.

    Jiang Qin meludah, "berbicara seolah kau perduli pada kenyataan.... Semua kultivatorpun sudah tahu niat busuk kalian... Masih bersembunyi dikata kebenaran itu?!""Begini, kamu bisa bertarung hanya dengan kemampuan dasar saja... Jurus, dan tanpa melibatkan penciptaan atau kehancuran...""Baik..."Jiang Qin memutar pedangnya tanpa ragu. Hingga, keduanya kembali melesat kearah berlawanan arah.KRAAACK! BOOOOOM! BOOOOOOM!Dua cahaya saling bentrokan diatas langit. Tapi terlihat disisi Kaisar Langit, dia tidak bertarung sendirian, dibantu oleh jutaan jiwa. Mereka mengkeroyok Jiang Qin secara brutal.Slaaaash! Slaaash!Satu persatu luka terlihat, namun Yao Chen telah memejamkan matanya. Dia tengah menembus pemahaman keenam dari pertempuran singkat dari pemahaman penciptaan.Hingga satu jam, Jiang Qin bertarung. Dan sekujur tubuhnya dipenuhi luka, membuat Kaisar Langit menatap ayahnya secara lekat."Permaisuri ini, benar benar naif... Mengira, dia begitu kuat tapi nyatanya hanya gadis lembut

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status