Share

3. Pembantaian, klan Shi 1.

Penulis: Al_Fazza
last update Terakhir Diperbarui: 2025-08-22 16:23:09

Sepasang mata mereka mulai bertemu, Yao Chen menatap Shi Yin yang sama sekali tidak terlihat memiliki niat jahat.

“Nona harganya tidak begitu mahal... Seratus ribu koin emas, itu sudah cukup untuk membelinya?!” Tuan Juzi mengetahui satu hal. Shi Yin tidak tertarik pada seorang budak selama dia menjadi nona besar.

Saat ini menginginkan seorang budak, pasti Shi Yin tidak akan keberatan dengan penawaran yang baru saja dia lontarkan.

“Berikan dia sejumlah uang yang telah ditawar...”

Semua terkejut mendengarnya. Bagaimana bisa Shi Yin tak menawar sama sekali? Ratusan ribu koin emas itu sangat mahal. Menjadi seorang budak dengan harga setinggi itu, Yao Chen harus bersiap menerima apapun perintah dari Shi Yin.

Tidak ada negosiasi, tapi Yao Chen telah kembali ke kediaman Shi Yin.

“Kau sekarang adalah budakku, seluruh perintah... Kamu harus mengikuti ungkapanku?!”

Waktu berjalan dengan begitu cepat, kedekatan hubungan Yao Chen dengan Shi Yin bukan lagi sebuah hubungan tuan dengan budak. Akan tetapi, keduanya mulai menaruh perasaan masing masing!

“Tak kusangka gadis ini benar benar tulus padaku... Bahkan trauma yang ku alami, secara perlahan mulai memudar... Sayang sekali, aku tidak bisa berkultivasi...” Sembari ,menatap dimana Shi Yin tengah menyerap sumber daya yang diberikan oleh para tetua klan Shi.

Beberapa saat setelahnya.

Hao Yu yang setiap harinya menindas Yao Chen mengetuk pintu. Niat kedatangannya, sudah bisa ditebak oleh Yao Chen. Namun dia dengan santai membuka pintu dan menyapanya.

“Ada apa datang kemari? Nona besar tengah berlatih...”

“Kau kira aku memiliki keberanian untuk menganggu pelatihannya? Datangku kemari, hanya satu... Membawamu menemui Patriak klan Shi! Ikut denganku, maka nyawamu tidak akan dalam bahaya!”

Yao Chen tahu, undangan ini merupakan sesuatu yang buruk. Tapi selalu melibatkan Shi Yin itu tak terlalu baik. Dia mengangguk, dan segera menyetujuinya.

Didalam aula pertemuan.

“Yao Chen... Kamu sudah tiga tahun menumpang di kediaman ini... Menurutmu, bagaimana caraku menagih hutang budi ini?”

Yao Chen mengangguk, “Patriak Yao Chen tahu diri, aku akan bersumpah setia melayani nona besar, dan juga melindungi klan Shi dengan seluruh kemampuan ku...”

Semua tetua, bahkan pelayan Hao Yu menahan tawa mendengar janji dari Yao Chen. Melayani itu hal yang mudah, tapi bagaimana dengan ungkapan melindungi klan Shi?

“Hahahaha?! Melindungi klan Shi? Apa aku tak salah dengar? Bola meridians saja kau tak puna!”

“Tciiih! Kami sengaja memaksa membuat Yin’er berlatih itu agar kamu bisa memutuskan hubungan... Sayang sekali, kamu malah tak tahu diri...”

Yao Chen terdiam sejenak, namun patriak Shi Yu menganggukan kepalanya.

“Yang ku maksud tentang balas hutang budi itu adalah, kamu segera pergi dari klan Shi... Maka semua masalah ini akan selesai. Dan status budak itu, juga akan dihapuskan... Yao Chen, bukankah permintaan ini adalah keinginan bagi semua budak?”

Yao Chen tidak bisa menerimanya. Dia menggelengkan kepalanya, dan segera menolak secara halus.

“Kontrak tuan dan budak, ada ditangan nona besar... Aku tidak bisa memutuskannya sendiri...”

“Ka-kamu...” Semua terkejut dengan keputusan Yao Chen.

Namun suara berat, dan hawa dingin mulai menyebar.

“Ternyata kamu budak yang tak tahu diri itu?!” Seorang pemuda, memiliki satu tanduk berwarna merah. Dengan aura membunuh yang mencolok segera memasuki ruangan aula pertemuan.

Semua pandangan mata mulai tertunduk, siapa yang tak mengenal pemuda yang tengah memasuki ruangan?

Tuan muda klan Iblis Raksaksa, Huang Li!

“Tu-tuan muda Huang Li?” semua menyapa dengan nada penuh ketakutan.

“Mengurus seorang budak saja tak bisa... Setelah melihat cara kalian, aku jadi ingin mengurusnya sendiri...” Dia mulai merenggangkan otot tubuhnya.

Mendengar keputusan itu, siapa yang berani membantahnya? Klan Iblis Raksaksa sangat kuat, bahkan pondasi kekuatannya menyamai negara Shuan.

“Tuan muda Li ingin bertindak, aku jadi merasa tak enak, setelah merepotkan anda...”

Huang Li tersenyum dingin, hanya sekian detik, dia telah berada di hadapan Yao Chen.

Tangannya mulai bergerak, daya hisap kuat mencoba menarik aura kehidupan, bahkan menyerap darah didalam tubuh Yao Chen.

“Mungkin menyerap darah, dan aura kehidupan mu itu tak terlalu berguna... Tapi kematianmu itu lah yang lebih berguna...”

Yao Chen memelototkan matanya, dia tak menyangka takdirnya memang begitu buruk. Hidup di benua Kultivasi tanpa bola meridians, memang sangat menderita. Saat ini apa yang dia harapkan? Keberuntungan? Sayang sekali, Shi Yin tengah berlatih tertutup.

“Mati...,”

BOOOOOOMS!

Pada detik terakhir, kelebatan bayangan memasuki aula. Sosok Shi Yin tiba tiba memasuki ruangan dengan memancarkan aura kultivasi yang tidak stabil.

“Nona Besar...”

“Yin’er..” Sapa Huang Li terkejut.

Shi Yin tak memperdulikan apapun, dia memapah Yao Chen dan menyetabilkan aura kehidupan yang mulai kembali kedalam tubuhnya.

“Menyentuh budakku, itu sama dengan mati...” suara Shi Yin terdengar cukup dingin.

Swuuuuung!

Gulungan aura yang sangat kuat mulai berputar putar disekeliling tubuh Shi Yin. Semua orang, bahkan ayah Shi Yin sangat terkejut dengan kenaikan tingkat secepat ini yang dialami oleh putrinya.

“Ba-bagaimana bisa pelatihannya meningkat pesat secepat ini?”

“Di-dia...” Huang Li terdiam.

“Bukankah kamu menginginkan aura kehidupan dan darahnya? Bagaimana jika kamu menyerap semua itu yang ada pada tubuhku?” Shi Yin mulai menantang.

“Yin’er apa yang kamu lakukan? Dia hanyalah sampah! Membelanya dihadapan semua orang ketika berhadapan denganku, apa kamu tahu resikonya?!” Huang Li mencoba meredakan emosinya.

“Disini wilayah klan Shi, bukan klan Iblis raksaksa... Berbuat seenaknya karena klan Iblis terkenal akan kekuatannya? Aku tidak mengizinkannya!” niat membunuh terpancar.

Huang Li berpikir keras, dia memang bisa mengalahkan Shi Yin. Tapi jika hal itu terjadi, bukankah para tetua, dan Patriak klan Shi tidak akan tinggal diam?

“Baiklah... Ku harap keputusanmu ini sudah sangat bijak.. Shi Yin, masih ada waktu dimana kamu akan berlutut dihadapanku... Aku akan menunggunya..,”

Melihat ekspresi Huang Li sangat marah. Shi Yu segera menatap tajam putrinya.

“Yin’er apa kamu tahu apa yang telah kamu lakukan itu dapat membahayakan keberadaan klan Shi?!”

“Itu urusan kalian... Keputusanku masih tetap sama, tidak ada satupun yang dapat memisahkan hubungan kita?!” Shi Yin membawa Yao Chen keluar dari ruangan aula pertemuan.

Hingga setelah tiba di kediaman pribadi.

“Yao Chen, tidak perlu kamu pikirkan masalah tadi... Uhuuuuk!” Shi Yin muntah darah, dia akhirnya tak sadarkan diri didalam pelukan Yao Chen.

Hal ini membuat Yao Chen yang pernah mencapai puncak kultivasi menarik nafasnya dalam dalam.

“Memaksa menyerap semua sumber daya... Shi Yin, kamu benar benar wanita yang begitu nekat...”

Meski Yao Chen tidak bisa berkultivasi, mengumpulkan energi Qi layaknya seorang kultivator. Tapi dia masih memiliki berjuta juta pengetahuan selama dia menjadi seorang legenda begitu lama. Mengetahui apa yang harus dia lakukan, Yao Chen mulai melakukan metode penyatuan jiwa!

“Selama ini, aku hanya bisa membantumu secara diam diam... Bahkan selalu merepotkan mu...” setelah selesai mengobati Shi Yin. Yao Chen menikmati tenangnya suasana malam. Dia menatap langit yang dipenuhi ribuan Bintang bertaburan dengan situasi yang hampir sama ketika pembantaian klan Yao terjadi.

“Sepertinya, klan Iblis Raksaksa memang sangat berkuasa... Ingin membantai sebuah klan, sayang sekali... Aku harus melihat hal yang sama seperti di masalalu...” Yao Chen hanya bisa pasrah.

BOOOOOOM!

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   290. Ending.

    Melihat, dan mendengar ancaman nyata semua kultivator mulai bersikap waspada. Beberapa patriak klan mulai mengecam cara kultivator asing ingin meraih kesempatan."Kalian benar benar kurang ajar!""Benar berani sekali memanfaatkan kelemahan ini..."Pria muda, yang tak lain penguasa tata Surya sebelah menaikan salah satu alisnya. Dia tak merasakan ancaman kecuali keberadaan Chen Hao."Ku kira yang membuat perisitwa besar ini adalah kamu... Ternyata orang lain..."Chen Hao yang tak merasa terancam hanya bisa menggelengkan kepalanya.Namun pandangan penguasa itu segera tertuju kearah para kultivator gadis, bahkan kearah Jiang Qin, Chen Li, dan juga gadis misterius."Wah wah... Ternyata di tata surya kalian langit melahirkan begitu banyak bidadari ya?!"Jiang Qin, dan Chen Li tak menjawab. Namun hal itu membuat para kultivator di tata surya langit segera memasang badan."Jika ingin bertarung... Kami akan meladeni kalian!""Hanya dengan kalian?"Dia menatap semua kultivator dengan tatapan r

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   289.

    "Me-menjadi tahap puncak dalam satu waktu... Gi-gila. Ti-tidak mungkin..."Yao Chen menyeringai dingin, dia mengibaskan aksesoris nyata yang terbentuk dari energi murni yang keluar dari tubuhnya."Apa aku perlu menjawabnya?""Tidak perlu... Jika begini, mari kita akhiri semua ini dalam satu tindakan..."WUUUUUSH!Zhen Tianyang menyentuh keningnya sendiri. Seketika dia meraung keras, hanya dengan suara. Ia mampu menghancurkan seluruh planet di beberapa tata surya sekitar mereka.BOOOOOOOM! BOOOOOM! BOOOOOM!"PENGORBANAN TUBUH DEWA!"Jirah perang muncul di tubuh Zhen Tianyang. Jirah itu terbentuk dari darahnya, seluruh energi Qi didalam tubuh, dan umurnya membentuk sebuah pedang, dan mahkota.Meski tampilannya mencolok, tapi Yao Chen tahu. Teknik itu memiliki waktu tersendiri."Namanya pengorbanan, meski lebih kuat, tapi tetap terbatas. Dan memiliki waktu, Zhen Tianyang... Kau terlalu naif...""Naif? Kau bisa mengatakannya jika telah membunuhku..."WUUUUUUUSH!BLAAAAR! BLAAAAR! BLAAAAAA

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   288.

    Ledakan maha dahsyat membuat tubuh Zhen Tianyang terpental begitu jauh. Meski tidak mati, tapi cukup untuk meninggalkan bekas luka ditubuhnya.Saat tubuh itu kembali melayang dihadapan Yao Chen sejauh seribu kilometer. Raut wajah tak meremehkan terjadi."Menyatukan seluruh kemampuan dalam satu serangan... Memang meninggalkan bekas luka padaku tapi kulihat... Kau saja tidak mampu untuk berdiri diatas udara dengan kokoh setelah melancarkan serangannya... Yao Chen, terima kematianmu..."WUUUUUUUSH! KRAAACK! WUUUUUSH! WUUUUSH!Ruang hancur, diikuti oleh munculnya rantai rantai emas yang keluar dari retakan ruang, mengikat lalu menancap diseluruh tubuh Yao Chen.JLEEEEEB! JLEEEEB! JLEEEEEB!Tidak ada reaksi yang terlihat diwajah Yao Chen. Namun matanya terpejam, hal itu membuat Zhen Tianyang tertawa penuh kemenangan."HAHAHAHAHA?! YAO CHEN.... AKHIRNYA KAU MATI JUGA..."BOOOOOOOM!Mengepalkan tangannya. Seketika tubuh Yao Chen berubah menjadi kabut darah.*Di dua perbatasan tata surya.C

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   287. Yao Chen vs Zhen Tianyang.

    "Lalu rasa takut yang kau rasakan memang berasal dari mana? Kultivasi kita sebanding, tapi garis darah yang membedakan...""No-nona maaf aku tidak mengenal identitas anda sebelumnya...""Tak perlu minta maaf... Kau guru dari orang yang ku sayangi sejak generasi para Dewa Kuno ada... Dan sebagai generasi ke dua, berusaha mempertahankan garis Dewa Kuno... Aku yang harus berterimakasih padamu..."Jiang Qin terdiam, tangannya mengepal. Bahkan Chen Li bereaksi yang sama. Meski dikatakan mereka generasi pertama di dua tata surya. Kenyataannya berbeda, banyak cerita yang telah terkubur dan hanya orang orang tertentu yang tahu."Aku mengira, Yao Chen tak pantas untukku... Tapi sekarang, mendengar identtiasnya... Akulah yang tak pantas untuknya..."Pandangan gadis misterius kembali memandang kearah perdebatan yang belum pecah menjadi pertarungan."Sebagai pemilik garis darah dewa kuno... Amarah, kebencian, dendam, dan ambisi malah semakin membuatnya lebih cepat berkembang... Kamu tidak perlu k

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   286.

    "Baik terimakasih... Jaga dia untukku..."Gadis itu mengangguk, namun Chen Hao, dan Zhen Tianyang merasa gadis yang menangkap tubuh Jiang Qin itu sangat familiar."Dia..."Gadis misterius itu hanya tersenyum tipis, namun mundur membawa tubuh Jiang Qin disisi Yao Chen.*Menarik nafasnya pelan. Yao Chen segera maju lagi selangkah.Dia mulai menarik pedang balok dari balik punggungnya."Mari mulai... Sekarang kau bisa menunjukan semua kartu trufmu..."Kaisar Langit menatap sekilas Yao Chen. Lalu api Penghancur Dewa, yang memiliki eksistensi tertinggi pada tingkatan api Surgawi langsung meledak hebat dari dalam tubuhnya.BOOOOOOOOOOOOOM!Ledakan itu memicu dua kekuatan api penghancur saling bertabrakan hawa panasnya."Senior lihatkan itu... Yao Chen akhirnya menepati janjinya..." Toushen yang ingin ikut campur, namun sadar akan kekurangannya sedikit memerah matanya.Hingga, satu tarikan nafas.Dua kelebatan bayangan melesat. Dan Yao Chen tidak menggunakan bendera jiwa. Dia menyambut laju

  • Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!   285.

    Jiang Qin meludah, "berbicara seolah kau perduli pada kenyataan.... Semua kultivatorpun sudah tahu niat busuk kalian... Masih bersembunyi dikata kebenaran itu?!""Begini, kamu bisa bertarung hanya dengan kemampuan dasar saja... Jurus, dan tanpa melibatkan penciptaan atau kehancuran...""Baik..."Jiang Qin memutar pedangnya tanpa ragu. Hingga, keduanya kembali melesat kearah berlawanan arah.KRAAACK! BOOOOOM! BOOOOOOM!Dua cahaya saling bentrokan diatas langit. Tapi terlihat disisi Kaisar Langit, dia tidak bertarung sendirian, dibantu oleh jutaan jiwa. Mereka mengkeroyok Jiang Qin secara brutal.Slaaaash! Slaaash!Satu persatu luka terlihat, namun Yao Chen telah memejamkan matanya. Dia tengah menembus pemahaman keenam dari pertempuran singkat dari pemahaman penciptaan.Hingga satu jam, Jiang Qin bertarung. Dan sekujur tubuhnya dipenuhi luka, membuat Kaisar Langit menatap ayahnya secara lekat."Permaisuri ini, benar benar naif... Mengira, dia begitu kuat tapi nyatanya hanya gadis lembut

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status