مشاركة

Chapter 59 Perangkap Musuh

مؤلف: Tya Prajana
last update تاريخ النشر: 2024-03-01 03:38:30

Pria yang dicurigai itu tiba-tiba saja langsung melarikan diri. Regina secara refleks hendak mengejarnya, tapi Henry menahannya.

"Jangan terpancing. Apa kau tidak ingat apa yang tertulis di ponsel tadi? Jika kau mengikutinya maka kau akan terperangkap dalam jebakan mereka."

Regina kembali duduk. "Kau terlihat sudah terbiasa mengalami ini."

"Regina, apa kau pikir berada di posisi atas memiliki kehidupan yang aman? Kecuali jika bergantung dan menjadi boneka seseorang," sindir Henry.

"Hei, apa k
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 100 Batas Akhir (END)

    "Henry, kau benar-benar memecatku? Apa kau tidak bisa membedakan masalah pribadi dan pekerjaan?" Reina memberikan protes keras. Henry menatap Reina dengan tatapan dingin. "Ini bukan masalah pribadi, Reina. Kau sudah melanggar keprofesionalis dengan mengabaikan tugasmu kemarin. Dan juga, aku ingin kita mengakhiri hubungan ini. Aku berharap kau segera bereskan barangmu dari apartemenku juga." Reina tersenyum pahit. "Kau ingin membuangku begitu saja setelah bosan padaku? Henry, aku akan membongkar kelakuanmu ini ke media." Henry tidak mengubah ekspresi dinginnya. "Lakukan saja!" "Baiklah. Kau pasti akan menyesalinya. " Reina pergi dengan membanting pintu dengan kesal. Henry tidak memedulikannya. Dia masih memiliki banyak hal yang harus dia lakukan. *** Regina merasa kesal melihat pesan yang tidak berhenti datang padanya. Tidak peduli berapa banyak dia memblokirnya. Pria itu tetap saja mengganggunya. "Regina, apa kau sudah menunggu lama? Maafkan aku." Regina mematikan ponse

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 99 Kesempatan Terakhir

    "Kau tidak perlu mengantarku sampai ke dalam," ucap Regina dengan sopan. "Tidak. Aku tidak bisa membiarkanmu sendirian dan juga aku ingin bertemu dengan anakmu. Kau mungkin menolakku saat ini karena anakmu, kan? Jika aku bisa membuatnya menyukaiku, kau juga akan menerimaku, kan?" ucap Harlan dengan percaya diri. Regina menatap dengan serius. "Harlan, jangan membuang waktu untukku. Kau pantas mendapatkan wanita yang lebih baik. Saat ini kehidupanku begitu rumit, kau mungkin akan menyesalinya."Harlan tersenyum lembut. "Tidak masalah. Aku siap menghadapi semuanya. Aku justru akan menyesal jika melepaskanmu."Regina menatap matanya. Dia dapat melihat ketulusan pria ini. "Baiklah. Jika Kau dapat menyayangi putraku, aku akan memperingatkannya, tetapi kau harus benar-benar tulus padanya." Harlan mengangguk. *** "Kevin, kenapa kau berada di luar?" Regina yang tiba di depan pintu apartemen dengan Harlan, menatap Kevin dengan cemas. "Paman Harlan, bawa Mamaku ke tempat lain. Saat ini Pap

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 98 Persaingan Pasangan

    Regina terdiam sejenak, terkejut dengan permintaan Kevin yang tak terduga. "Kevin, ini... bukankah kau tidak menginginkan perpisahan antara aku dan Henry. Kenapa kau menyarankan ini?" "Karena papa tidak peduli dengan perasaan Mama lagi. Aku tidak ingin Mama harus menerima pengkhianatan ini. Jika memang Papa memilih wanita lain, kenapa Mama tidak bisa bersama pria lain yang dapat membahagiakan Mama. Aku hanya ingin melihat Mama bahagia." Regina langsung memeluk Kevin erat. "Kevin, terima kasih telah memikirkanku. Aku akan mencoba bertemu dengan pria lain dan aku janji pria itu juga akan memperlakukanmu dengan baik lebih daripada Henry." Tangan mungil Kevin membalas pelukan Regina. "Mama tidak perlu memikirkanku. Selama Mama menemukan pria yang Mama cintai, aku tidak masalah siapapun pria itu." Regina tersenyum. Dia mengusap lembut rambut Kevin. "Ayo, tidur." Kevin mengangguk. Dia dengan cepat naik ke tempat tidur. Regina tidur di sebelahnya. Meskipun mencoba untuk terlelap,

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 97 Memperingatkan Suami

    Regina mengepalkan tangannya melihat foto yang tersebar di Internet. Regina dapat mengenali wajah wanita itu, meskipun harus kembali. "Jadi mereka bersama lagi?" Ponselnya langsung direbut oleh Rey. "Tidak perlu melihat gosip yang menganggu pekerjaanmu. Jika kau tidak bisa berkonsentrasi, lebih baik tidak perlu bekerja. Masih baik aku masih memberimu kesempatan bekerja dengan posisi pimpinan." "Aku tahu. Aku hanya kebetulan melihat foto itu." Regina kembali mengetik sesuatu. Rey meletakkan ponsel Regina. "Haruskan aku menyingkirkan wanita itu? Henry terlihat lebih bahagia dengan wanita itu daripada denganmu." Regina menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan dirinya dari gelombang emosi yang melanda. "Tidak perlu, Kak. Aku tidak ingin ikut campur masalah pribadinya.".Rey mencibirnya, "Bukankah kau sampai menentang Papa untuk menikah dengannya dan kau juga begitu keras kepala menolak kerja sama denganku dan Papa hanya karena pria itu. Apa cintamu sekarang sudah luntur?""Aku

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 96 Mama Pasti Dijebak

    "Regina akan menjadi CEO perusahaan menggantikanku!" Tuan Tan menegaskan. "Regina, bisakah kau mengatakan sesuatu kepada para kolega kita?"Regina mengalihkan pandangan. Dia mencoba untuk menenangkan perasaan dan pikirannya. Namun, suara keras tiba-tiba terdengar. "Aku tidak memberimu izin!" Pria yang tidak lain adalah Henry langsung naik ke panggung dan menarik tangan Regina. "Ikut denganku!" Rey dengan cepat menahan tangan Regina. "Hanya karena kau suaminya, kau bisa seenaknya saja membatasi apa yang Regina lakukan?" Henry menatap pria itu dengan tajam. "Kau hanya orang luar, lebih baik tidak ikut campur!""Orang luar?" Rey tersenyum pahit. "Aku adalah kakaknya. Aku berhak untuk membela adikku.""Cukup!" Tuan Tan menghentikan perdebatan kedua pria itu. "Henry Jian, lepaskan tanganmu dari putriku." Henry justru tertawa. "Sekarang kau menganggapnya putrimu hanya karena dia menurut padamu? Kau lupa bagaimana kau memukulinya?""Jangan bicara sembarangan. Aku bisa meminta security unt

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 95 Tidak Pulang Ke Rumah

    "Nyonya, Anda mau kemana?" agen properti itu menahan Regina."Aku tidak jadi menyewa tempat ini!" Regina dengan cepat melarikan diri. Agen properti itu mengambil ponselnya. "Tuan, Nyonya sudah melarikan diri. Saya sudah berhasil mengelabuinya. " Senyum licik terukir di bibir wanita itu. ***Regina berusaha untuk membuka pintu mobilnya, tetapi dengan tubuh gemetar membuatnya kesulitan. Bahunya merasakan sesuatu yang menyebutnya. Regina dengan gugup berbalik. "Kau? Apa yang kau lakukan di sini?" Regina terkejut melihat keberadaan Henry. Bukannya menjawab, Henry justru mengejeknya. "Apa kau begitu tidak punya uang sampai datang ke apartemen kecil ini? Kau tidak akan mendapatkan rumah yang layak."Regina mulai menyadari sesuatu. "Apa kau yang selama ini mengatur agak aku tidak bisa menemukan rumah. Jika kau ingin balas dendam bukan begitu caranya!" Regina merasa marah dan tertekan. "Berhentilah mencampuri urusanku!"Henry hanya tersenyum sinis. "Kau pikir bisa pergi begitu saja dariku

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 64 Pelaku (1)

    Regina menyambut Henry dengan pandangan tajam. Henry yang sedang melepaskan dasinya, mengerutkan keningnya, "Kenapa kau menatapku seperti itu?""Henry, apa kau merencakan sesuatu di belakangku? Kau mengirimkan Amelie bukan hanya sebagai asisten dan bodyguardku, kan?"Henry mengelak, "Tidak. Aku hanya

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 63 Menjaga Rahasia dengan Syarat

    Pria itu menatap layar ponsel Henry dengan perasaan campur aduk. "Apa maksudnya anda ingin menuntut Tuan Tan ke pengadilan? Saya tidak yakin dapat melakukannya?"Henry mengerutkan keningnya, "Kenapa? Aku yakin saat kau menyelidiki dokumen ini, kau menemukan tentang keterlibatan Tuan Tan dalam hal ini

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 62 Ingin Tahu Kebenarannya

    Regina diam-diam mendengarkan percakapan antara ayahnya dan sekretarisnya. Hatinya berdegup kencang, mencoba mencerna setiapv kata yang mereka ucapkan. "Tidak semudah itu, jika kita membongkar mereka berdua sebagai penyebab kasus itu, maka kita harus membiarkan mereka melihat rekaman dan kita akan-

  • Kontrak dengan CEO: Memiliki Anak Dalam Semalam    Chapter 61 Wanita yang Dia Bawa Ke Rumah

    "Mama?" Kevin menoleh ke arah Regina yang membuka pintu. "Sudah saatnya bagimu untuk istirahat dan juga apa yang dikatakan oleh Henry benar, kau tidak seharusnya terlibat lebih dalam."Kevin tetap bersikeras, "Tapi Mama--""Bagiku keselamatanmu adalah hal yang utama. Henry, ayo kita keluar dan biarka

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status