Share

Mengambil Alih

Author: Stary Dream
last update Huling Na-update: 2025-12-27 20:29:30

"Lama sekali baru dibuka. Papa sudah tidur?" Gerutu Andri saat Heru membuka pintu kamarnya.

"Kamu pulang? Lalu siapa yang menjaga mama?"

"Cipta dan Dyandra." Dahi Andri langsung mengernyit melihat tubuh papanya yang bersimbah peluh. "Papa olahraga di dalam?"

"Oh." Heru terkesiap. "Acnya mati. Baru saja papa nyalakan."

"Kenapa bisa mati? Rusak?"

"Papa nggak sengaja memakai timer. Mau apa kamu nemuin papa?"

"Aku cuma mau ngasih tahu besok mama dioperasi jam 10. Kalau bisa papa datang."

"Lihat saja nanti. Besok ada jadwal meeting."

Andri mengangguk dan memperhatikan Heru sekali lagi.

"Papa.." Andri tampak berpikir hingga membuat degup jantung Heru hampir berlari. "Bau khas minyak zaitun."

"Benarkah? Mungkin ini bau sabun yang papa pakai. Hari sudah malam, lebih baik kamu istirahat."

"Selamat malam." Ucap Andri.

Heru pun buru-buru menutup pintu. Sial! Yang tadi hampir saja!

"Bagaimana, Tuan?" Tanya Maria. Dia tadi sampai bersembunyi di bawah tempat tidur saking paniknya.

"Kau keluarlah. A
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Magda
lanjut......
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Maaf, Andri

    Dyandra terbungkam oleh ucapan Nadira barusan. Tak mau memiliki hutang budi katanya, sungguh membuat air mata Dyandra terus beranak pinak.Melihat Dyandra yang menangis, Cipta menegur."Duduklah, Dya. Mau aku ambilkan minum?"Dyandra menggeleng sembari menatap suaminya yang masih memejamkan mata. Hanya ada tiga orang ini di ruangan karena Yasmine menemani Nadira untuk mendonorkan darah.Memberanikan diri, Dya duduk di kursi samping tempat tidur suaminya. Sejak tadi, Dya memilih menepi dan sedikit menjauh.Dya menyentuh tangan suaminya dan tak sengaja membangunkan Andri yang langsung mengaduh."Mas Andri.." Cipta ikut mendekat ketika Andri terbangun.Andri meneguk ludahnya hingga mengerjap beberapa kali untuk mengembalikan kesadarannya."Mas Andri mau minum?" Tawar Dya yang langsung mendapatkan perhatian Andri.Perlahan, Dya membantu suaminya untuk minum."Sudah." Ucap Andri masih serak."Syukurlah.. aku pikir tidak bisa bertemu dengan mas Andri lagi!" Seru Cipta."Aku ini hebat, janga

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Penyesalan Dyandra

    Heru diringkus secepatnya oleh Polisi atas terbongkarnya kejahatan dirinya selama ini. Begitu juga dengan Effendi dan punggawa perusahaan lainnya yang membelot dan berkhianat kepada perusahaan.Tak tertinggal Laura yang ikut dibawa karena harus dimintai keterangan. Mungkin saja status Laura akan naik satu tingkat karena dia terbukti bekerja sama untuk menjebak Andri. Dari sanalah ada satu nama lagi yang dikantongi oleh Polisi, yaitu Maria.Maria malah menjadi otak penjebakan Andri di hotel. Dengan cara yang sama yaitu mencampurkan sesuatu pada minuman Andri hingga pria itu tak sadarkan diri. Memudahkan Laura untuk melancarkan aksinya.Nadira menatap Maria yang baru saja tiba di kantor polisi dengan tangan yang sudah terikat borgol. Maria yang tak kooperatif di dudukkan secara paksa dan di cecar banyak pertanyaan. Salah satunya adalah kepemilikan senjata api ilegal."Jadi kamu ingin sekali menjadi nyonya, Maria?" Tanya Nadira dingin.Maria menatap tajam mantan majikannya itu lalu terta

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Alasan Kebencian Maria

    Sudah berapa lama Dyandra berkeliling pasar? Oh, Dya sampai lupa tujuan utamanya. Kini di tangannya ada jepitan rambut yang cantik, sebuah jepitan kecil dengan gambar boneka di atasnya.Melihat pasar tradisional ini, kenangan indah Dyandra melintas begitu saja. Kenangan ketika papanya mengajak Dyandra setiap hari libur untuk berkeliling pasar dan membeli jepitan rambut ini untuknya."Andai saja papa masih hidup.." Dyandra sampai berandai-andai. Dengan seperti itu, Dyandra mungkin tidak akan terluka seperti sekarang.Setelah puas berkeliling, Dya kembali ke rumah sewa milik Maria. Tapi kembali dilihatnya tak ada jejak manusia disana. Beberapa kali pintu diketuk tapi tak ada jawaban. Sebenarnya kemana Maria ini?Sebuah mobil taksi akhirnya turun tak jauh dari depan rumah sewa. Dyandra sampai memperhatikan seseorang yang baru saja turun dari sana."Mama?" Mata Dyandra sampai memicing. Maria menggunakan setelan yang berbeda.Hari ini Maria memakai setelan formal dengan jas berwarna ungu.

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Heru Kembali

    Sekitar 3 jam kemudian, Andri sampai ke rumahnya. Cukup mudah karena Andri kooperatif. Terlebih pria ini sudah menyusun rencana dibalik rencana. Laura menantangnya ke jalur hukum maka jangan salahkan Andri jika dia bisa membalas berkali-kali lipat."Bagaimana, nak?" Tanya Nadira yang langsung memeluk anaknya. Sungguh, dia khawatir jika terjadi sesuatu pada anak semata wayangnya."Ya begitulah. Laura berniat memenjarakanku karena menolak segala tuduhan." Jawab Andri menarik diri."Lalu apa rencanamu selanjutnya?""Belum kupikirkan." Sahut Andri sambil memandangi Dyandra yang ikut menunggunya. Istrinya masih terduduk di sofa keluarga. "Tadi siang aku bertemu dengan pembeli saham kita. Tiga hari lagi kita akan menjualnya kepada mereka. Termasuk seluruh aset kantor.""Andri.. terlalu mudah bagi kita melepaskan perusahaan. Kenapa tidak mencari cara lain saja?" Tanya Nadira mengsedih. Dia belum ikhlas jika warisan ayahnya terjual begitu saja.Andri lalu menggenggam tangan ibunya."Kita bica

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Ditangkap Polisi

    Selesai urusan di restoran, Andri menemui Effendi dan seorang pria berdasi di sebuah tempat. Tujuannya adalah untuk melakukan negosiasi."Perkenalkan ini Pak Alex, tangan kanan Tuan Marco yang akan mengakusisi saham kita." Effendi memperkenalkan pria di sebelahnya."Senang bertemu dengan anda. Apa Tuan Marco tidak bisa datang untuk membicarakan soal ini?""Kebetulan Tuan sedang ada kegiatan di luar negeri. Jadi segala urusannya dilimpahkan pada saya." Timpal Alex."Langsung saja kalau begitu, berapa kalian ingin membayar saham yang kalian inginkan?"Baik Effendi dan Alex sama-sama tergelak. Apakah Andri begitu takut jatuh miskin atau malah putus asa karena tak mampu mempertahankan perusahaan?"Apa Tuan Andri yakin ingin menjual seluruh saham kita? Sebenarnya, semua ini masih bisa dipertahankan. Saya yakin kejadian anda dengan Laura hanya akal-akalan dari wanita itu." Seru Effendi.Andri hanya mengangkat tangannya sebagai tanda menyerah."Semenjak kepergian papa dari perusahaan, jujur

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Celah Untuk Adit

    Sudah dua hari ini pemberitaan mengenai Andri tak berhenti. Terakhir, Laura menunjuk kuasa hukum untuk melanjutkan kasus pelecehan ini ke ranah hukum.Begitu juga dengan saham perusahaan yang demikian turun, bahkan ada perusahaan lain yang berniat untuk mengakusisi perusahaan milik Nadira itu."Mama masih menyimpan sertifikat perusahaan, kan?" Tanya Andri ketika Nadira tengah menunggu pelayan menata meja makan."Buat apa?""Ada yang ingin membeli perusahaan kita."Nadira terperangah. "Yang benar saja, Andri!"Andri hanya tersenyum dan ingin kembali ke ruang kerja. Namun, ia berpapasan dengan Dyandra. Keduanya saling menatap dengan Andri yang memilih mengabaikannya."Dya.. makan malam dulu." Tegur Nadira. Ketika makan malam, mereka bertiga baru bisa bersama. Itu karena pada siang hari, ketiganya memiliki kesibukan masing-masing.Dyandra duduk di kursi makan bersama Nadira. Tak lama, Andri muncul dengan menggunakan setelan jaket kulit."Aku pergi dulu, ma.""Ya. Jangan terlalu malam pul

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status