Share

Chapter 49

Auteur: Dewa Amour
last update Date de publication: 2026-04-06 06:39:32

Aula utama The Eternal Miracle telah mencapai puncak kemegahannya. Lampu kristal raksasa yang menggantung di langit-langit bergetar halus seiring dengan alunan musik waltz yang semakin megah.

Di tengah hiruk-pikuk itu, MC berdiri di atas panggung kecil berlapis beludru, mengumumkan sesi yang paling dinantikan: pemilihan pasangan dansa utama oleh sang tuan rumah.

Tepat saat itu, Edward dan Arthur berlari riang menembus kerumunan menuju meja keluarga Fortman. Wajah mereka memerah, napas tersenga
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 58

    Cahaya matahari pagi menyapu hamparan kebun anggur yang membentang sejauh mata memandang di Ostia. Di pelataran kastil Wilson yang megah, Dave Alen Parker melangkah perlahan di antara deretan tanaman anggur yang sedang ranum, didampingi oleh pamannya, Marquez Wilson, dan sepupunya, Matias Wilson. Angin sepoi-sepoi membawa aroma tanah yang subur dan manisnya buah yang mulai dipanen oleh para buruh tani di kejauhan.Marquez menatap keponakannya dengan gurat penyesalan yang nyata. "Sangat disayangkan kau harus kembali esok pagi, Dave. Padahal aku baru saja ingin mengajakmu berkuda ke perbukitan timur sore nanti."Dave tersenyum tipis, matanya menyapu cakrawala. "Bisnis di Westalis sedang berada di titik krusial, Paman. Aku tidak bisa meninggalkannya terlalu lama.""Kenapa harus Westalis?" Marquez bertanya, suaranya mengandung nada keheranan seorang bangsawan. "Kota kecil itu tidak sebanding dengan kemegahan Roma atau sejarah Ostia. Kau adalah seorang Parker, darahmu adalah darah pengua

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 57

    Matahari pagi di Ostia bersinar dengan kemilau yang berbeda; lebih tajam, lebih megah, seolah-olah cahayanya sendiri tahu bahwa ia sedang menyinari tanah para bangsawan. Suara baling-baling helikopter yang membelah udara menciptakan riuh rendah di helipad luas yang terletak di jantung perkebunan anggur milik keluarga Wilson. Seekor burung elang terbang rendah, mengitari kastil batu kuno yang telah berdiri selama berabad-abad sebagai simbol kekuasaan.Dave Alen Parker keluar dari pintu helikopter dengan gerakan yang luwes namun penuh wibawa. Setelan jas abu-abu arangnya tidak sedikit pun kusut meski ia baru saja menempuh perjalanan bisnis yang melelahkan dari Milan. Luca Cassano, seperti biasa, mengikuti dua langkah di belakangnya dengan tas dokumen kulit yang elegan.Di ujung landasan, tiga sosok telah menunggu dengan senyum yang memancarkan kehangatan sekaligus kebanggaan. Marquez Wilson, sang kepala klan yang berwajah tegas namun karismatik; Jesica Wilson, istrinya yang anggun d

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 56

    Ketegangan di ruang tamu kediaman Fortman mencapai titik didih yang menyesakkan. Dave Alen Parker, sang Serigala Perak yang asli, melepaskan cengkeramannya pada pergelangan tangan Gabriel dengan sentakan yang begitu kuat hingga pria arogan itu terhuyung mundur, menabrak meja hias hingga vas kristal di atasnya bergetar hebat."Beraninya kau menggunakan nama besar Wilson untuk melakukan penipuan murahan di rumah ini," suara Dave berdesis, dingin seperti angin kutub yang menusuk tulang.Keluarga Fortman terpaku dalam kebingungan yang pekat. Theresia menatap bolak-balik antara pria bertopeng perak dan tamu tak diundangnya. Melihat situasi yang mulai carut-marut, Luca Cassano melangkah maju dengan wibawa yang tenang, mengambil alih panggung untuk memberikan penjelasan yang diperlukan."Nyonya Fortman, Tuan-tuan," ucap Luca dengan nada formal. "Keluarga Wilson di Ostia adalah kerabat dekat Keluarga Parker melalui jalur darah. Mendiang ibu kandung Tuan Muda Alen Parker adalah Nona Muda Elsa

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 55

    Langit Westalis perlahan berubah menjadi kelabu pekat, menandakan senja telah usai dan malam mulai mengambil alih. Di dalam kediaman Fortman, suasana awalnya tenang. Silvester, dengan sarung tangan putihnya, sedang menata peralatan makan perak di atas meja mahoni panjang. Denting porselen halus beradu dengan keheningan, sebelum akhirnya suara bel pintu yang berat memecah suasana.Nyonya Theresia Fortman, yang sedang sibuk tertawa kecil di telepon bersama teman-teman sosialitanya, memberikan isyarat tangan pada Silvester. "Buka pintunya, Silvester. Mungkin Celina atau Edward sudah pulang," ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari ponsel pintarnya.Namun, saat pintu ganda jati itu terbuka, Silvester tidak mendapati wajah anggota keluarga Fortman. Di ambang pintu berdiri seorang pria muda yang tampak seumuran dengan Edward. Pakaiannya adalah setelan custom-made yang sangat mahal, namun aura yang terpancar darinya jauh dari kata ramah. Wajahnya tidak bisa dikatakan tampan secara klasik

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 54

    Pagi di Westalis menyapa dengan cahaya keemasan yang menembus jendela kaca patri kediaman Fortman. Di meja sarapan yang biasanya riuh dengan perdebatan bisnis, kini hanya terdengar denting sendok perak yang beradu dengan porselen mahal. Silvester berdiri tegak di sudut ruangan, menuangkan kopi dengan presisi seorang pelayan profesional saat Celina bergabung dengan Edward, Jolie, dan Nyonya Theresia.Suasana seketika berubah tegang saat Jesica muncul sambil memapah Arthur. Menantu favorit Theresia itu tampak seperti bayangan dari dirinya yang dulu; wajahnya pucat pasi, matanya cekung dengan lingkaran hitam, dan ia duduk tanpa sepatah kata pun. Ia menunduk, menatap piringnya seolah-olah makanan di depannya adalah tumpukan duri.Edward, yang tidak tahan dengan ketidakpastian, meletakkan garpunya dengan dentuman kecil. "Arthur, sejujurnya, apa yang terjadi semalam? Kenapa kau berbohong pada Letnan David? Kami semua melihat moncong senjata itu di pelataran rumah kita!"Jolie menyambar,

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 53

    Malam telah jatuh sepenuhnya di Westalis, menyelimuti kota dengan kabut tipis yang merayap di antara lampu-lampu jalan. Namun, di dalam kediaman Fortman, suasana justru mendidih oleh ketegangan. Isak tangis Jesica yang memilukan bergema di ruang tengah yang luas, memantul pada dinding-dinding marmer yang dingin. Seluruh keluarga berkumpul, duduk terpaku dengan wajah-wajah yang didera kecemasan luar biasa.Raungan sirine tiba-tiba membelah keheningan. Sebuah mobil patroli polisi berhenti tepat di depan gerbang. Letnan David Eve Dallas, seorang penyidik senior dengan tatapan mata yang setajam elang, melangkah masuk didampingi dua personel bersenjata. Edward segera menyambut mereka dengan gurat keletihan yang nyata.David melirik ke arah Jesica yang masih sesenggukan dalam pelukan ibunya, lalu menatap Edward dengan saksama. "Tuan Edward, laporkan secara rinci. Apa yang sebenarnya terjadi pada adik ipar Anda?"Edward menceritakan kronologi penculikan itu dengan suara yang sesekali berge

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 41

    Fajar di pertengahan Februari menyapa Westalis dengan pelukan yang amat dingin. Kabut tebal turun dari pegunungan Alpen, menyelimuti dermaga dengan selubung putih yang misterius. Di tengah keremangan pagi, deretan mobil mewah—Bentley, Rolls-Royce, dan Maybach—mulai memadati area parkir VIP. Suara

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 39

    Pagi itu, Westalis seolah terbangun dari tidurnya yang kelabu. Sinar matahari jingga yang hangat menerpa fasad putih megah kediaman Fortman, membiarkan embun musim dingin berjatuhan dari kaca jendela seperti butiran berlian yang mencair. Di dalam rumah, aroma lelehan mentega dan roti panggang yang

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 38

    Pagi itu, langit Westalis dibalut mendung yang berat. Kabut musim dingin merayap rendah, menyentuh jendela-jendela kaca Bungalow Fortman yang megah. Di dalam ruang makan, suasana justru memanas oleh gairah yang meluap. Aroma kopi panas dan sosis panggang memenuhi udara, namun perbincangan di meja

  • LELAKI PALING DIINGINKAN    Chapter 40

    Menjelang siang di Westalis, udara musim dingin yang menusuk seolah kalah oleh panasnya berita yang mendominasi setiap sudut kota. Pesta malam Valentine yang digelar oleh Group Miracle esok malam telah menjadi pusat gravitasi dunia. Sejak awal Februari, stasiun televisi tak henti-hentinya menyiark

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status