LOGINIstriku adalah orang yang mendalami ajaran agama. Hal yang paling tabu baginya adalah menuruti nafsu. Urusan suami istri hanya boleh dilakukan setiap tanggal 16 setiap bulan, bahkan semua hal harus dia kendalikan dengan ketat. Begitu aku melampaui batas, dia akan tanpa ragu menghentikan semuanya dan pergi. Sudah lima tahun kami menikah. Meskipun aku punya banyak ketidakpuasan, karena mencintainya, aku terus mengalah. Aku sempat mengira bahwa meskipun dia adalah seorang "dewi" yang tidak berperasaan, setidaknya dia mencintaiku. Sampai suatu hari, saat aku mengikuti tim ke sebuah hotel yang terbakar untuk melakukan misi penyelamatan, barulah aku sadar betapa salahnya aku selama ini. Saat menemukannya, istriku sedang bersandar di pelukan pria lain. Di antara mereka, bahkan ada seorang anak kecil.
View More"Mungkin seorang bos besar yang sudah pensiun di balik layar. Karena bisa menjadi guru Hamid, setidaknya usianya sudah lewat 60 tahun, 'kan?""Nggak sia-sia aku datang hari ini!"Semua orang di tempat itu berseru, seolah-olah ini adalah acara temu penggemar.Bahkan Nindy dan tiga orang di sampingnya pun tidak terkecuali. Wajah mereka memerah, bertepuk tangan sekuat tenaga.Di saat yang sama, mereka juga tak lupa menyindirku."Pecundang, apa artinya penilaianmu itu? Penilaian guru Pak Hamid barulah yang benar-benar kata-kata mutiara!""Hehe, jangan-jangan ada orang yang cuma nonton beberapa video motivator sukses, lalu benar-benar menganggap dirinya ahli bisnis? Konyol!""Bu Nindy, sebaiknya cerai saja. Orang seperti ini bukan cuma nggak becus, tapi juga penipu. Saranku kirim saja ke rumah sakit jiwa, disetrum sedikit, mungkin baru sadar realitas!"Begitu kata-kata itu selesai, Nindy sama sekali tak sempat menanggapi mereka. Dia menatap tanpa berkedip ke arah podium, menantikan kemuncul
Ketiganya seperti sudah dijatuhi hukuman mati, duduk kaku di kursi masing-masing. Kemudian, mereka memaksakan senyuman pucat ke arah Nindy."Ini ... kalian benar-benar percaya pada dia yang cuma orang luar?"Saat ini, Nindy juga benar-benar tercengang. Masalah-masalah yang barusan disebutkan Ray, setelah dia pikirkan kembali dengan saksama, baru dia sadar bahwa celah-celah itu memang ada.Ray sama sekali tidak asal bicara!Namun, harga diri yang terbangun selama lima tahun pernikahan membuat Nindy sulit memercayai bahwa suami yang selama ini dia anggap biasa-biasa saja ternyata memiliki insting investasi setajam itu. Maka tanpa sadar, dia memilih menghindar."Aku bisa menjamin pada kalian, dia nggak pernah bersentuhan dengan industri investasi apa pun. Dia benar-benar cuma seorang pemadam kebakaran, sehari-hari cuma tahu memadamkan api!""Lagi pula, proyek kita sama sekali nggak berada di bidang yang sama. Sekalipun dia mengerti, mana mungkin dia tahu semuanya dan bisa menilai dalam wa
"Kalau kamu benar-benar bisa menunjukkan celah dalam proyek kami, aku akan menampar wajahku sendiri seratus kali dan mengakui aku memang sudah meremehkan orang!"Abian mencibir dingin, lalu melanjutkan, "Tapi kalau kamu nggak bisa menyebutkan masalahnya, bahkan cuma asal bicara, jangan salahkan aku kalau nanti aku nggak memberi muka pada Bu Nindy."Melihat tiga berkas proyek yang diletakkan di depanku, sudut bibirku terangkat dingin. Tak kusangka, di zaman sekarang masih ada orang yang sengaja mencari malu? Baiklah, akan kupenuhi keinginan mereka."Yang ini milikmu, terlihat mewah tapi kosong. Sekilas memang tampak sudah melakukan analisis pasar dan evaluasi risiko secara menyeluruh, tapi kenyataannya keuntungan dan risikonya sama sekali nggak sebanding.""Tingkat pengembalian investasinya terlalu rendah, bahkan jauh melampaui rata-rata periode tahunan industri ini. Untuk proyek seperti ini, uang yang ditanamkan bahkan nggak akan kembali modal. Anak tiga tahun pun nggak akan mempertimb
"Buka lebar-lebar matamu dan lihat dengan jelas, seberapa bagus proyek Grup Karya!" Saat itu, Nindy tiba-tiba merasakan ketidakberdayaan yang mendalam.Perusahaannya sedang terjerat krisis. Sebagai suami, Ray bukan saja tak bisa membantu sedikit pun, malah terus bersikap kekanak-kanakan karena cemburu, bahkan merendahkan dan mengutuknya.Dalam amarah sesaat, Nindy langsung membuka berkas proyek, lalu membantingnya di depan Ray, ingin membuatnya melihat betapa konyol dirinya.Aku sedikit mengernyit, menatap Nindy seperti melihat orang bodoh. Adapun berkas proyek yang dia lemparkan ke hadapanku, aku hanya melirik sekilas dan langsung melihat masalah terbesarnya. Masalah besar yang cukup untuk memastikan kegagalannya!Saat itu, Nindy menarik kembali berkas proyeknya, lalu tersenyum mengejek diri sendiri. "Aku benar-benar gila, sampai ingin membuatmu sadar diri?""Aku lupa kamu cuma seorang pemadam kebakaran biasa yang nggak becus, tapi penuh amarah. Kamu sama sekali nggak mengerti proyek.
Aku mengernyit. Setelah mengalami sendiri betapa tidak tahu malunya Nindy hari ini, aku sengaja mengambil perjanjian cerai yang sudah ditandatangani itu dan memeriksanya dengan teliti.Terutama bagian pembagian harta.Awalnya aku pikir, karena Nindy sudah menandatanganinya, dia seharusnya tidak akan
"Aku siap-siap dulu."Sampai di titik ini, Chicco benar-benar ingin melarikan diri saking malunya. Di wajahnya terukir senyum yang masam, lalu dia berbalik dan pergi."Kalau sudah siap, kasih tahu aku. Aku benar-benar sedang terburu-buru. Tolong ya, Chicco!"Saat Chicco melangkah keluar dari kantor,
"Nindy, kalau kamu masih punya hati nurani, kamu seharusnya tahu bahwa dalam pernikahan ini, aku jauh lebih banyak berkorban dibanding kamu.""Dan meskipun nggak membahas soal pengorbanan, hanya membahas soal aset, aku tetap berhak atas setengahnya. Karena vila itu memang setengah milikku. Jangan pu
Beberapa detik kemudian, Nisha berkata dengan hati-hati untuk memastikan, "Maksudmu soal berpura-pura menemaniku dan menjadi pacarku?""Iya, benar."Sebenarnya aku tidak seharusnya bersikap sedingin ini pada Nisha, tapi entah kenapa hatiku terasa canggung."Tentu saja masih berlaku!""Ya Tuhan, Ray,






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews