LOGINKate Ashlan avait renoncé à sa fortune familiale et son statut d'héritière, en se mariant à l'homme qui lui avait sauvé la vie, elle en était tombé amoureuse, ils se sont mariés par la demande de son grand-père sur son lit de mort, pendant que Ryan Miller ignorait sa véritable identité, car elle ne voulait en aucun cas paraître supérieure à son homme, et briser sa fierté, lui qui essayait tant bien que mal de sauver son entreprise qui était en faillite. Après 5 ans de mariage, il s'est avéré que son mari l'avait trompé avec sa meilleure ami, se sentant méprisé et trahi par l'homme qu'il aimait, elle décida de divorcer et reprendre sa vie d'avant, 4 ans plus tard, elle revient en tant qu'unique héritière et PDG du groupe Ashlan. Comment réagirait son ex mari, en apprenant que son ex femme est de retour, et de plus, sur une autre identité ? Leur amour va-t-il se raviver ? va-t-elle lui pardonner son infidélité d'autrefois, ou l'ignorer?
View More“Lahirkan seorang putra untukku.”
Duke Valerius von Drakenhoff, pria yang oleh seluruh kekaisaran dijuluki sebagai “Monster dari Utara”, berdiri memunggungi ranjang kebesaran yang ditutupi kelambu beludru merah tua.
Elara von Astley, yang sebelumnya hanya dikenal sebagai Lady Elara yang terabaikan, mendongakkan kepalanya dengan napas tertahan.
Dia berdiri kaku di tengah ruangan yang luas itu. Hari yang seharusnya menjadi puncak kejayaan keluarga Astley, bagi Elara, hanyalah sebuah awal dari vonis penjara seumur hidup yang tidak pernah dia minta.
Elara tidak pernah membayangkan akan berakhir di kamar ini, di bawah tatapan pria paling ditakuti di kekaisaran. Rencana awalnya sudah disusun dengan sangat rapi oleh sang ayah.
Kakaknya, Lady Seraphina von Astley, sang primadona kerajaan yang memiliki kecantikan luar biasa, seharusnya menjadi sosok yang berdiri di sini.
Seraphina dijadwalkan untuk dinikahkan dengan Duke Valerius dalam sebuah transaksi politik murni yang dingin.
Keluarga Astley, yang selama berabad-abad menguasai jalur perdagangan selatan, kini berada di ambang kehancuran total. Ayah Elara, Count Astley, telah melakukan kesalahan yang sangat fatal.
Dia memberikan kepercayaan penuh kepada seorang bendahara yang ternyata adalah mata-mata musuh. Akibatnya, seluruh perbendaharaan keluarga dikuras habis tanpa sisa dalam waktu singkat.
Di titik nadir itulah, Duke Valerius datang membawa tawaran yang mustahil untuk ditolak.
Dia menawarkan investasi besar untuk menyelamatkan ekonomi Astley dan perlindungan militer dari kavaleri serigala Utara yang termasyhur. Imbalannya sangat spesifik: seorang istri dari garis darah asli Astley.
Namun, sehari sebelum upacara pemberkatan dilakukan, Seraphina menghilang. Dia kabur tanpa pesan, meninggalkan gaun pengantinnya yang tergeletak di lantai begitu saja.
Count Astley, yang didera ketakutan luar biasa akan murka sang Duke, melakukan langkah nekat. Duke Valerius dikenal tidak segan-segan meratakan satu kota jika merasa dikhianati.
Maka, Elara, putri kedua yang selama ini hanya hidup di balik bayang-bayang, diseret paksa.
Elara yang waktunya habis untuk mengurus pembukuan wilayah dan merawat ibunya yang sakit, kini dijadikan tumbal pengganti demi menyelamatkan ribuan nyawa rakyat Astley dari kebangkrutan total.
“Apa maksudmu, Duke Valerius?” tanya Elara dengan suara bergetar seraya menatap pria di depannya dengan sorot mata penuh ketakutan yang belum sempat dia redam sejak upacara selesai tadi sore.
Valerius menoleh perlahan. Wajahnya rupawan namun memiliki garis wajah yang keras. Ada bekas luka tipis yang melintang di dekat pelipisnya, tanda permanen dari pertempuran yang tak terhitung jumlahnya di perbatasan utara.
“Apakah kau tuli, Elara?” ucapnya dengan nada sinis. Kilat matanya yang berwarna abu-abu baja berhasil membuat jantung Elara berdebar liar.
“Keluargamu berutang segalanya padaku. Tanahmu, namamu, bahkan napas ayahmu adalah milikku sekarang. Jadi, kau harus membayarnya dengan melahirkan seorang ahli waris,” lanjut Valerius tanpa perubahan nada sedikit pun.
Elara membeku dengan kening mengkerut dalam. “Utang budi? Itu tidak bisa disebut utang, Duke. Ini adalah aliansi. Kau menanamkan modal di pelabuhan selatan dan kau akan mendapatkan bagi hasil yang besar. Ini adalah murni urusan bisnis!”
Valerius tersenyum miring, sebuah ekspresi yang tampak lebih seperti ancaman daripada keramahan. “Rupanya ayahmu adalah pembohong yang hebat. Dia tidak menceritakan secara detail padamu tentang apa yang sebenarnya aku inginkan dari garis darah Astley?”
Elara menelan ludahnya. “Apa maksudmu?” tanyanya bingung.
Valerius melangkah mendekat. Langkah kakinya yang berat terdengar jelas di atas lantai kayu ek yang dipoles mengilap. Tangannya berada di balik punggung, dan matanya tak lepas mengunci pergerakan Elara yang mulai gemetar.
“Darah Astley dikenal memiliki ketahanan alami terhadap racun dan sihir hitam. Itu adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh garis keturunanku untuk bertahan hidup di wilayah Utara yang keras. Aku tidak butuh emasmu, Elara. Aku butuh rahimmu untuk melahirkan keturunan yang lebih kuat dariku.”
Elara terkesiap mendengar ucapan itu. Selama ini dia mengira pernikahan ini hanya soal menjaga gengsi politik. Dia mengira Valerius akan membiarkannya hidup tenang di salah satu sudut kastil yang jauh sementara dia mengurus urusan wilayah.
“Bagaimana mungkin aku bisa mengabulkan permintaan—”
“Itu bukan permintaan, melainkan perintah!” sentak Valerius memotong ucapan Elara dengan ketegasan yang tak terbantahkan.
Langkahnya kini hanya berjarak satu jengkal dari Elara. “Kau sudah kubayar dengan harga yang sangat mahal. Kau tidak memiliki hak untuk membantah.”
Elara merasa nyalinya menciut, namun kecintaannya pada rakyat dan tanggung jawabnya pada nama keluarga membuatnya tetap berdiri tegak meski kakinya lemas.
“Kalau aku tidak bisa memenuhi perintahmu? Jika aku menolak, apa yang akan kau lakukan?”
“Sederhana saja,” kata Valerius dengan dengusan pendek.
“Aku akan menarik seluruh investasiku malam ini juga. Aku akan membiarkan para bankir kekaisaran menyita rumahmu, dan aku akan menarik pasukan Drakenhoff dari perbatasan selatan.
“Besok pagi, keluargamu akan menjadi gelandangan, atau lebih buruk, mereka akan dieksekusi oleh para pemberontak karena kegagalan membayar utang negara.”
Kalimat itu menghantam Elara dengan telak. Dia tahu ayahnya sudah hancur secara mental, dan beban tambahan ini pasti akan membunuhnya.
Elara memejamkan mata sejenak dan menarik napas panjang yang terasa sangat sesak di dada. Ketika dia kembali membuka mata, sorot matanya telah berubah, menjadi campuran antara kepasrahan dan tekad yang lahir dari keadaan yang terdesak.
“Lalu bagaimana jika ternyata aku melahirkan seorang anak perempuan?”
“Itu urusanmu,” jawab Valerius tanpa sedikit pun belas kasihan. “Aku hanya butuh pemenang, bukan kegagalan. Dan malam ini juga, kita akan memulainya.”
Elara sontak menegang. Dia bahkan belum sempat mencerna kenyataan bahwa ia kini adalah istri sah dari pria yang dijuluki monster ini.
Pria itu menuntut sebuah penyatuan fisik untuk tujuan yang sangat mekanis: mendapatkan pewaris laki-laki.
Namun, sebelum Elara bisa mengambil langkah mundur, Valerius kembali berbicara. Suaranya kini lebih rendah, terdengar seperti peringatan yang sangat berbahaya.
“Tapi, aku harus memastikan satu hal terlebih dahulu.”
Elara menatapnya dengan napas yang memburu. Rasa cemas yang berusaha ia tekan kini kembali naik ke permukaan.
'Apa lagi yang dia inginkan?' pikirnya dengan panik.
Valerius melangkah maju satu tahap lagi, dan memerangkap tubuh kecil Elara di antara tubuhnya yang besar dan tiang ranjang yang kokoh.
“Aku akan membunuhmu jika ternyata kau sudah bukan gadis lagi,” ucapnya dengan nada yang sangat serius.
“Aku tidak akan membiarkan rahim yang akan mengandung pewaris Drakenhoff telah dicemari oleh pria lain sebelum aku.”
“Apa? Tentu saja aku masih murni!” seru Elara dengan nada sengit.
“Aku tidak memiliki waktu untuk menjalin hubungan asmara yang sia-sia seperti yang dilakukan Seraphina! Selama ini aku hanya bekerja, mengurus wilayah yang hampir hancur, dan menjaga kehormatan keluarga yang sekarang justru kau injak-injak ini!”
Valerius menatapnya lekat-lekat, mencoba membaca kejujuran di balik mata cokelat Elara yang mulai berkaca-kaca karena amarah dan kelelahan.
Di dunia Utara yang penuh dengan intrik dan pengkhianatan, Valerius tahu bahwa kepercayaan adalah hal yang sangat mahal.
Dia lalu mendekatkan wajahnya hingga jarak di antara mereka hilang. Sebuah senyum miring yang tampak berbahaya terukir di wajah sang Duke.
“Kita buktikan kebenaran ucapanmu malam ini juga, Elara von Drakenhoff.”
-Mais, Miss R! vous ne pouvez pas prendre de décision hâtive, réfléchis-y bien, si tu achètes des parts dans leurs entreprises, vous serez obligé de rester à Beyrouth, alorsque tu avais juré de ne plus mettre les pieds ici ou même y résider.... Jasmine avait raison, je ne voulais plus mettre les pieds dans cette ville, à présent, je compte affronter mon passé, ma douleur partira lorsque je ferai payer tout ce qui m'ont fait souffrir un jour, cet homme m'avait tant méprisé, comme si je ne valait rien, et cette fille qui prétendait être ma meilleure amie à une époque, m'a poignardé dans le dos, je ne serai en paix que lorsqu'ils réaliseront ce qu'est la douleur de perdre quelques choses, ou même être rejeté par quelqu'un.-Je sais Jas, j'ai bien réfléchi à tout ça, et j'ai changé d'avis, je vais y rester, je vais montrer à ces deux-là qui je suis réellement, ils vont goûter à leurs propres médicine, à ce moment là je serai plus que satisfait.-J'ai peur qu'en essayant de vous venger de
Je suis resté paralysé pendant un moment, n'arrivant pas à croire ce que je voyais, est-ce bien lui ou mes yeux me joue des tours? j'avais juré de ne plus jamais revoir ce visage de toute ma vie, de ne plus croisé son chemin, de l'enlever de mon cœur et de mes pensées, le revoir aujourd'hui me donne une sensation étrange, je n'arrive pas à l'expliquer ce que je ressens en ce moment, je sens mon cœur battre à tout allure, j'ai l'impression qu'il va sortir de ma poitrine, j'ai envie de l'approcher, en même temps j'ai envie de m'enfouir très loin en m'éloignant, il s'approcha vers moi, nos yeux se sont croisés, son regard était si Intense, il souri en coin, c'était la première fois que je voyais son sourire, ou peut-être qu'il ne l'a pas fait, pourquoi suis-je en train d'imaginer des choses ?-Katie!!! c'est bien toi?.... sa voix, qui m'était si rare à une époque, entendre mon prénom dans sa bouche, j'avais l'impression de rêver debout.-Euh Ryan, je veux dire Mr. Miller, ça fait longte
-En fait, je connais l'identité de la personne qui t'a envoyé le mail, c'est la PDG actuelle de Aitech Jewerly entreprise, Léticia Roland ! lui ai-je répondu.-Quoi!!! ta meilleure amie de l'époque !!! êtes-vous sûr Miss R? s'exclama Jasmine.-Bien-sûr!!!-Mais, pourquoi nous contacte-elle ? est-ce qu'elle sait que tu es Miss RJ?-Non! je ne crois pas ! il insiste depuis quelques temps pour faire des affaires avec l'entreprise de mon père, elle insinue même que je vais investir dans sa compagnie, je veux dire Miss RJ.-Elle veut donc signer un contrat avec Ashlan company même en sachant que c'est l'entreprise de ta famille, je ne comprends rien dutout.-Elle sait qu'en ce moment mon père et moi n'êtes pas dans le pays, mais nous savons tout ce qui se passe, elle prend quand même le risque... lorsque j'y pense plus à ce sujet, elle doit sûrement cacher quelque chose, mais quoi?-Mais pourquoi exactement cette compagnie ? pourquoi pas un autre? a demandé Jas.-C'est ce que j'aimerais sa
-Vous les connaissez Mlle Ashlan... a demandé Georges.-Pas exactement ! vous pouvez arranger une rencontre avec eux aujourd'hui même si possible ?... je dois savoir ce qui les poussent à insister pour faire des affaires avec nous.Léticia savais que c'était l'entreprise de mon père, pourquoi parmi tant d'entreprises, elle avait choisi nous en particulier ? je dois la rencontrer pour avoir une réponse.-Oui Mlle, je vais les contacter tout de suite.-Merci Georges... une pensée m'est soudainement parvenue.-Quel rapport à Miller construction avec la Aitech Jewerly ?-Ils sont en collaboration depuis des années, et vont se fusionner....-Ah je vois ! vous pouvez disposer !... je n'étais pas surpris, je savais que ces deux-là étaient ensemble, cet homme s'est joué de moi pendant longtemps, je n'avais rien remarqué, s'il m'avait dit qu'il en aimait une autre, je ne me serai jamais embarqué dans ce mariage farfeluDans plus d'une quinzaine de minutes, j'avais reçu un mail concernant l'arr


















Bienvenue dans Goodnovel monde de fiction. Si vous aimez ce roman, ou si vous êtes un idéaliste espérant explorer un monde parfait, et que vous souhaitez également devenir un auteur de roman original en ligne pour augmenter vos revenus, vous pouvez rejoindre notre famille pour lire ou créer différents types de livres, tels que le roman d'amour, la lecture épique, le roman de loup-garou, le roman fantastique, le roman historique et ainsi de suite. Si vous êtes un lecteur, vous pouvez choisir des romans de haute qualité ici. Si vous êtes un auteur, vous pouvez obtenir plus d'inspiration des autres pour créer des œuvres plus brillantes. De plus, vos œuvres sur notre plateforme attireront plus d'attention et gagneront plus d'adimiration des lecteurs.