Home / Fantasi / Legenda Kultivator Abadi / BAB 35 | Masalah Yang Terbongkar

Share

BAB 35 | Masalah Yang Terbongkar

Author: Bad_Romance
last update Last Updated: 2025-10-24 19:38:25
Kediaman Tuan Kota

Wang Wei berdiri di depan gerbang kediaman bersama beberapa pelayan yang menemaninya. Dengan wajah penuh senyuman dan semangat yang tinggi, dia tengah menunggu kedatangan Tian Fan.

Setelah pemuda itu menolong kakeknya, Wang Wei nampaknya benar-benar jatuh hati kepada Tian Fan.

Pemuda itu tampan, berbakat, baik hati, dan ahli dalam pengobatan. Bagaimana mungkin wanita tidak tergila-gila kepadanya, bahkan Wang Wei yang selama ini dikenal cukup tertutup juga ada di dalamnya.

"Itu, bukankah itu adalah kereta kuda dari Klan Su?" gumam gadis cantik itu tatkala melihat kereta kuda yang biasa Su Yixian gunakan datang mendekat ke arahnya.

"Apa jangan-jangan Nona Muda Su juga ikut dengannya?"

Dan benar saja, sesuai dugaan Wang Wei, Su Yixian memang ada di sana. Padahal gadis itu tak diundang, tapi entah bagaimana dia bisa datang bersama Tian Fan.

Wang Wei kehilangan sedikit senyumannya, kedatangan Su Yixian berada di luar perkiraannya.

"Tuan Muda! Selamat datan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
Makin seru
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Legenda Kultivator Abadi   BAB 124 | Masakan Yang Mematikan

    Kediaman Klan Su - Ruang MakanMeja makan telah dipenuhi dengan berbagai hidangan yang tampak tidak menggiurkan. Di atas sana ada lebih dari 5 jenis masakan, tapi hampir semuanya terlihat tidak layak untuk dimakan.Ikan bakar yang gosong, ayam panggang yang seperti dipanggang api neraka, dan beberapa jenis makanan lain yang sulit untuk dijelaskan semuanya ada di sana.Alih-alih terlihat seperti makanan yang pantas untuk mengisi perut kosong, semua hidangan itu malah lebih layak dianggap sebagai hidangan untuk meracuni orang yang memakannya.Para pelayan yang menghidangkan semua makanan itu bahkan sampai merinding sendiri. Tidak bisa mereka bayangkan kalau salah satu masakan itu mereka makan, mungkin esok pagi mereka tidak akan melihat cahaya matahari lagi.Namun siapa yang berani mencemooh dan menghina semua masakan itu? Tidak ada. Masakan gagal di atas meja adalah buah karya Su Yixian, sang Nona Muda dari Klan Su. Kalau ada yang berani berkomentar, hidup mereka tidak akan aman ke dep

  • Legenda Kultivator Abadi   BAB 123 | Sosok Yang Harus Dihormati

    Patriak Han melihat seseorang terbaring tak sadarkan diri di tengah lapangan. Saat ia melihat baik-baik, pak tua itu sadar kalau sosok yang terbaring tak sadarkan diri adalah cucunya. "Han Lubao! Apa yang terjadi kepadanya?" Wajah pria tua itu tampak mengeras. Melihat cucunya terbaring tak sadarkan diri di tengah lapangan tanpa ada orang yang mau membantunya, pria tua itu pun segera berjalan mendekat. Di tempat yang sama, ia juga mendapati ada seorang pemuda dengan hanfu hitam bercorak biru berdiri memunggunginya. Dari apa yang pak tua itu simpulkan, sosok itulah yang membuat cucunya jatuh tak sadarkan diri. Patriak Han berdiri satu langkah di belakang sosok yang menggunakan hanfu hitam bercorak biru tersebut. Dengan tampang penuh kekuasaan dan sedikit tidak suka, sebuah pertanyaan pun dilontarkan."Kau! Apa yang sudah kau lakukan kepada cucuku?!" Nada Patriak Han yang sedikit membentak dan marah membuat semua orang yang ada di sana merasa gugup. Tetapi, lain dari orang-oran

  • Legenda Kultivator Abadi   BAB 122 | Hanya Satu Pukulan

    Masih dengan kepercayaan diri tinggi, Han Lubao memandang Tian Fan yang berdiri 10 langkah darinya dengan pandangan yang meremehkan."Kau ingin bertarung dengan apa? Tangan atau pedang?" Tantangan diberikan, Han Lubao yang angkuh dan sombong percaya kalau Tian Fan bisa ia kalahkan baik dengan pertarungan tangan kosong ataupun menggunakan pedang. Tian Fan yang ditantang pun tersenyum. Dengan santainya ia menanggapi keangkuhan Han Lubao."Tangan kosong ataupun pedang, aku tidak peduli." "Hahaha... kau begitu percaya diri, yah. Bocah kampung, kalau begitu kita akan bertarung dengan tangan kosong. Mari kita beradu tinju, tunjukkan siapa yang terbaik di antara kita berdua!" "Baik! Siapa takut!" Han Lubao menyeringai, pertarungan tangan kosong adalah keahliannya, ia pasti akan menang dengan mudah. "Bocah kampung, aku akan sedikit berbaik hati. Karna ranahmu 1 tingkat di bawahku, akan aku biarkan kau menyerangku terlebih dahulu. Ayo, serang aku!" Han Lubao merentangkan kedua tangan

  • Legenda Kultivator Abadi   BAB 121 | Bukan Lawan Yang Setara

    Han Lubao menggepalkan tangannya, merasa marah karna Tian Fan menantang dirinya terang-terangan di kediaman Klan Han."Bagus, bagus sekali, bocah! Kau sungguh membuat aku semakin muak!" Pemuda itu menunjuk Tian Fan, matanya melotot tajam."Kalau kau memang ingin bertarung, baiklah. Aku Han Lubao akan melawanmu hari ini." Han Lubao merupakan salah satu pemuda yang terbilang jenius di ibukota Kekaisaran. Di usianya yang baru menginjak 25 tahun, Tuan Muda Klan Han itu sudah berada di ranah Kenaikan bintang 2. Dari apa yang ia lihat, Tian Fan yang menantang dirinya hanya berada pada ranah Kenaikan bintang 1, pemuda itu lebih lemah darinya. "Bocah, apa kau berani?" "Senior Lubao! Anda tidak bisa seperti ini." Pangeran Qin Fei Hu cemas. Ia tau kalau Han Lubao berada 1 tingkat di atas dirinya dan Tian Fan. Kalau mereka berdua bertarung, Tian Fan pasti dapat dikalahkan dengan mudah. "Pangeran! Kenapa tidak bisa? Jelas-jelas temanmu yang menantang aku lebih dulu. Di sini, aku hanya

  • Legenda Kultivator Abadi   BAB 120 | Han Lubao

    Kediaman Klan Han Tian Fan datang dengan santai. Saat ini ia telah berada di gerbang utama kediaman Klan Han untuk berkunjung seperti yang ia katakan di rumah makan sebelumnya. Pemuda itu tidak datang sendiri. Di sebelahnya, ada Pangeran Qin Fei Hu dan Tuan Putri Qin Shi Mei. Awalnya, Tian Fan berniat untuk datang sendiri, tapi karna Pangeran Qin Fei Hu memaksa untuk ikut, ia pun tidak punya alasan untuk melarangnya. Untuk Putri Qin Shi Mei, ia hanya ikut saja ke mana saudara laki-lakinya pergi. Putri Kaisar Qin itu ingin melihat bagaimana cara Tian Fan menyelesaikan masalah yang sudah ia buat di rumah makan sebelumnya. Saat melihat kedatangan ketiga orang itu, para pengawal yang berjaga di gerbang masuk langsung menyambut mereka dengan ramah. "Pangeran! Tuan Putri! Selamat datang di kediaman Klan Han." Para pengawal menduga kalau kedua orang berpengaruh itu datang untuk berkunjung guna melihat keadaan Han Zuran. Meskipun tidak terlalu dekat, tapi bagaimanapun Pangeran Qin Fei H

  • Legenda Kultivator Abadi   BAB 119 | Kali Pertama

    Kediaman Klan Su Su Yixian kembali dengan wajah riang setelah bertemu sang kekasih di rumah makan sebelumnya. Bersama gadis itu, Bai Hu digendong selayaknya kucing kecil yang manja. Su Yixian masih belum tau kalau kucing kecil yang ia gendong bukanlah kucing kecil biasa. Mahluk kecil itu sebenarnya adalah siluman harimau putih yang sangat kuat, bahkan kekuatannya dapat diadu dengan Jendral besar Kekaisaran Qin. Hari ini perasaan Su Yixian juga sangat bahagia. Tian Fan berjanji akan datang ke Klan Su, ia datang untuk berkunjung sekaligus meminta izin untuk menjadikan Su Yixian sebagai kekasihnya yang sah. "Aku harus bersiap-siap. Kira-kira, Tian Fan suka makan makanan seperti apa?" gumam Su Yixian. Sebelum berpisah, Tian Fan berpesan kepada Su Yixian untuk memasakkan dirinya beberapa masakan yang akan ia makan saat berkunjung nanti. Su Yixian tentu saja setuju, ia akan memasakkan makanan untuk Tian Fan dengan tangannya sendiri. Gadis itu pun langsung berjalan ke arah dapur. D

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status