MATED TO THE CURSED LYCAN KING

MATED TO THE CURSED LYCAN KING

last updateLast Updated : 2025-07-13
By:  Naughty QuillsCompleted
Language: English
goodnovel16goodnovel
Not enough ratings
73Chapters
2.5Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

, Simone seizes a dark bargain with the Lycan king: marry him for a year, gain power, and unleash her thirst for vengeance. As she’s pulled deeper into his shadowed world, Simone realizes she’s more than a pawn to him. But things take a twisted turn as she finds out he had been cursed and yet —a passionate, dangerous pull binds them together… “stop groveling, you'll hurt your knees.” She complained, worried about me; her little action and sensitivity had caused my cock to throb harder in my pants, I loved dominant women. “I like it this way, I'm where I ought to be.” I whispered, sending trails of kisses from her feets to her laps once more. “Where is that?” She asked with a smug grin, yanking me by the hair, causing me to flinch backwards, “On my knees,” I whispered. Parting her thighs, my fingers sliding through. “On my knees, before you. Mi amor.”

View More

Chapter 1

1

Matahari pagi menyinari gerbang megah keluarga Xiao di kota Jingchuan. Xiao Fan berdiri di halaman depan dengan pakaian sederhana yang sudah memudar warnanya, sangat kontras dengan kemewahan kediaman keluarganya. Di tangannya hanya sebilah pedang tua warisan dari kakek buyutnya yang merupakan, satu-satunya benda berharga yang masih ia miliki.

"Kau sudah siap, Xiao Fan?" tanya Lao Zhang, kepala prajurit bayaran keluarga Xiao. Nada bicaranya datar, tanpa kehangatan yang biasanya diberikan kepada anggota keluarga bangsawan.

Xiao Fan mengangguk pelan. Ia sudah terbiasa dengan perlakuan seperti ini. Sejak ia berusia sepuluh tahun dan perkembangan kultivasinya stagnan di tingkat bawah, sementara adiknya Xiao Tian, sudah menembus tahap jauh lebih tinggi di usia yang lebih muda, seluruh keluarga mulai mengabaikannya.

Kini di usia dua puluh tahun, ia masih terjebak di tahap bawah, pencapaian yang memalukan bagi keluarga kultivator terhormat seperti keluarga Xiao.

"Dengar baik-baik," Lao Zhang melanjutkan sambil menatap tajam Xiao Fan dan sepuluh prajurit lainnya. "Kali ini kita mengawal peti berisi Batu Giok Roh Ungu menuju kota Fengming. Perjalanan memakan waktu tiga hari melewati hutan Qingshan. Kalian tahu hutan itu dipenuhi binatang buas dan perampok. Jaga barang ini dengan nyawa kalian."

Salah satu prajurit, seorang pria bertubuh besar bernama Guo Ming, melirik Xiao Fan dengan senyum meremehkan. "Apa gunanya membawa bocah lemah ini? Dia hanya akan memperlambat kita."

"Ini perintah dari tuan muda Xiao Tian sendiri," jawab Lao Zhang sambil mengangkat bahu. "Katanya kakaknya perlu belajar menghargai kerja keras."

Xiao Fan mengepalkan tinjunya, tetapi tidak berkata apa-apa. Ia tahu ini hanyalah cara halus keluarganya untuk menyingkirkannya dari rumah. Sejak adiknya menjadi bintang yang bersinar, kehadirannya hanya dianggap sebagai noda hitam yang memalukan.

Karena itu, mungkin mereka akan membiarkan dia mati dalam tugas pengawalan barang ini.

Rombongan berangkat saat matahari mulai naik. Kereta kayu yang ditarik dua kuda membawa peti berharga di tengah formasi. Lao Zhang memimpin di depan, sementara Xiao Fan ditempatkan paling belakang, posisi yang dianggap paling tidak penting.

Saat melewati pasar kota, Xiao Fan sempat melihat adiknya, Xiao Tian, sedang berjalan dengan angkuh dikelilingi pelayan.

Pakaian sutra mewahnya berkilauan di bawah sinar matahari. Di pinggangnya tergantung pedang spiritual tingkat tinggi, hadiah dari ayah mereka untuk merayakan terobosan kultivasinya bulan lalu.

Mata mereka sempat bertemu sejenak. Xiao Chen tersenyum tipis, senyum yang penuh dengan kesombongan dan penghinaan. Kemudian ia berpaling seolah Xiao Fan hanyalah orang asing di jalanan.

Hanya seorang gadis pelayan bernama Su MinCheng yang melepas kepergian Xiao Fan dengan air mata.

Xiao Fan pun merasa berat meninggalkan pelayan itu tetapi dia harus melakukan tugas ini.

"Menyedihkan bukan?" Guo Ming tiba-tiba berjalan di samping Xiao Fan. "Dulu kau adalah putra sulung yang seharusnya mewarisi segalanya. Sekarang lihat dirimu, bahkan prajurit bayaran seperti kami diperlakukan lebih baik darimu."

Xiao Fan tidak menjawab. Ia sudah mendengar ejekan serupa berkali-kali. Setiap pil peningkat kultivasi, setiap manual teknik, setiap kesempatan untuk belajar dari para tetua, semuanya diberikan kepada Xiao Chen. Ia hanya mendapat sisa-sisa, bahkan makanannya pun lebih sederhana dari para pelayan.

Keluarga Xiao memiliki motto yang kejam namun tegas: yang kuat mendapat segalanya, yang lemah kehilangan segalanya. Di dunia kultivator, aturan itu adalah kebenaran mutlak.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

No Comments
73 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status