MasukBERSAMBUNG
“H-hai Mayang,” sapa Amir dan istrinya yang lagi hamil muda ini juga ikutan berpaling dan menatap wanita cantik jelita yang lagi hamil tua ini.“Ini siapa bang?” tanya istrinya sambil menatap wajah cantik Mayang.“Ini bu Mayang istrinya pa bos Raka!” sahut Amir keceplosan.“Oh yaa…kok beda lagi ya dengan yang lalu saat datang ke resepsi kita?” sahut istrinya polos, hingga Amir kontan gelagapan.“Beda…eh nggak, bini beliau hanya ini kok,” sahut Amir buru-buru, lalu kedipkan mata ke istrinya. Untungnya istri Amir kontan paham dan senyum kecil. Dia mikir, pasti ini bini ke 3 nya, sebab dulu Amir keceplosan bilang kalau Moana dan Alona istrinya Raka.Ehh nggak di nyana, hari ini malah ketemuan di mal mewah ini.Tapi…alis Mayang kini berkerut, awalnya dia heran dengan Amir, jangan – jangan ini bini keduanya, pikir Mayang.Tapi Mayang kini kaget sendiri, dengar ucapan istri Amir barusan, yang bilang 'bini' Raka beda lagi, hatinya mulai penasaran dan curiga pun jalan.“Hmmm…ada yang nggak b
Raka mampu jalankan fungsinya sebagai suami yang adil, dia tetap bisa ‘bersandiwara’ di depan Mayang.Kadang dengan alasan banyak tugas di kantor ia bisa kelonin Alona dan Moana. Tapi jatah buat Mayang amannn…!Sejak menikah, Raka sudah memegang kendali hampir 70 persen Razak Corporation.Sedangkan Mante beda lagi, dia kini sudah pegang 3 perusahaan lainnya sebagai Dirut dan terpisah kantor dengan Raka.Mamon Mante kini lebih banyak menikmati hidup dengan Brigitha dan sering melancong ke LN berdua, kadang di temani Putri Ayu Dyah si bungsu.Hingga akhirnya bulan ke 3 setelah menikah dan Mayang, si cantik ini munteh – munteh tanda ngidam dan di sambut Brigitha dan Tante Astrid dengan suka cita, karena akan segera nimang cucu, dan sampai kini semua masih aman terkendali. Ngidamnya Mayang sangat manja, dia selalu nelpon dan vidcal Raka di kantor, hampir tiap jam, awal-awalnya Raka sih fine-fine saja, tapi kelamaan dia mulai pusing juga.“Jangan malas ngangkat yaa, ini kerjaan anak kam
Perkawinan Raka dan Mayang sukses, sandiwara hebat Amir dan Ihsan dengan gandeng Moana dan Alona lancar tanpa di curigai istri ke tiga si Rangkabhumi 'Raka' Razak ini.Selain mereka-mereka itu, yang tahu akal bulus ini hanya Mamon dan Raymond, anak dan ayah yang sudah 'tobat' ini tertawa berderai, sekaligus ingat masa-masa kenakalan mereka saat muda.Tambah ramai lagi, saat mahluk tak kasat mata muncul, yakni Prabu Rangkabhumi, yang wajahnya persis wajah Mamon saat ini.“Cucuku itu memang memang hebat, bentar lagi Mante juga sama, kalah kalian berdua, hanya berani satu bini he-he-he kaciaan deeeh kalian ini!” olok Prabu Rangkabhumi pada dua keturunannya ini.“Hahh..si Mante iya juga kek?” sahut Raymond kaget.“Iyalah, malah bini pertamanya lagi ngidam tuh, si Mamon bakalan banyak punya cucu dari dua anak bangornya itu!” olok Prabu Rangkbhumi terbahak-bahak.“Dasaarrr….aku pikir hanya si Raka begitu,” sungut Raymond kaget, jadi iri juga si kakek flamboyan ini dengan keberuntungan dua cu
“Kalian itu berdua ini yee…eyke yang nggak tahu apa—apa masa di bawa-bawa sih?” sungut Carmen, sambil menatap Raka, Mante, Amir dan Ihsan, yang sore ini sengaja datang ke butiknya, tiga hari setelah mereka ‘metting’.“Pokoknya lu harus bantu Bang Mante dan wajib jaga rahasia ini, atau aku tarik nih bantuanku,” ancam Raka (pura-pura).“Ladalaaaah, jahat amirrr…bisa metong usaha eyke, ya dehh, kali ini eyke bantu dan tutup mulut, sumpeee bareng eyke juga mau!” sungut Carmen yang terpaksa bersandiwara, mengaku Sofia adalah kekasihnya.Sebab minggu depan Mamon dan Brigitha bersama Mante akan ke London, untuk melamar Alice.“Bagus…kalian bertiga akan dapat bonus gede kelak,” sela Mante kalem dan lega.Mendengar ada bonus, wajah Carmen seketika membulat bahagia. “Pass bingit, eyke mau ganti mobil, cihuyy, bilang donk dari tadi, kan kalau gini persoalan kan beressss!” seru Carmen kegirangan.“Gila ni banci, bonusnya nggak tanggung-tanggung!” sungut Amir, walaupun dalam hati, bersorak juga don
Kalau orang lain, semakin dekat pernikahan, pasti makin bahagia, lhaa si Raka kebalikannya. Pusing pala peang dan makin tak karuan rasa dirinya.Dia tak berani jujur ke Mayang, apalagi semakin hari rasa cintanya sangat kuat ke calon bini ke 3 ini.Aneh bin ajaib, Moana dan Alona kedua istrinya malah ‘bersuka cita’ Raka akan menikah yang ke 3X nya. Raka memang sudah terbuka semuanya soal Mayang.Kedua bininya ini benar-benar sudah tahu semuanya, Raka plong saja ceritakan dan keduanya malah senang, dan mendorong agar Raka jangan sampai gagal menikah dengan Mayang.“Aman kita ka Moana, kelak ada ka Mayang ha-ha-ha!” ceplos Alona, yang baru saja lulus SMU dan kini tak mau buru-buru kuliah, inginnya santai dulu seperti Moana.Moana pun ikut terkekeh, sedangkan Raka…bengong!“Bini 1 dan 2 pengertian…Mayang, gimana ini?” batin Raka, ingin jujur takut Mayang ngamuk, tak jujur palanya mau pecah rasanya menjadi jalan keluarnya.Curhat ke ayahnya, Mamon selalu bilang berani berbuat, harus siap d
Mamon Mante menatap anaknya yang hari ini menjadi salah satu eksekutif di perusahaan besar ini. Melihat wajah Raka yang ceria dan selalu tersenyum, pria yang kenyang pengalaman hidup ini tentu saja curiga.Tapi Mamon sengaja membiarkan Raka kerja, dan di lihatnya dari kamera ruangan, Raka memang memiliki bakat besar sebagai penggantinya.Kini sore jelang malam…“Mas Raka, di minta menghadap ke ruangan pa CEO sekarang,” kata seorang wanita cantik yang juga sekretaris papanya.Raka menatap sekretaris papanya ini. “Gilee nih papa, cantik banget sekretarisnya,” batin Raka sumriwing, sambil menatap si cantik ini dan di dadanya ada bed nama. “Mas…kok bengong, di tunggu pa CEO sekarang, soal pa CEO bentar lagi mau pulang,” kata si cantik ini lagi.“Oh…iya, Mellia..!” Mellia sang sekretaris CEO ini lalu jalan duluan di depan Raka, melihat body Mellia yang amboi ini, mata biawak Raka kontan menatap ke sana.Brukkk…!“Aduhhh, eh kalau jalan lihatnya ke depan donk, jangan ke bawah,” tegur se
“Tak apa kan Bang sesekali tidur di hotel kelas melati,” Loli menatap Raymond yang kini melepas jaket dan kaosnya, lalu sepatu ketsnya.Loli sadar, pria di depannya ini seorang CEO yang berharta lebih dari 50 triliunan dan kini terus bertambah besar, seiring mengguritanya perusahaan miliknya.Sehing
Dan 3,5 bulan kemudian, wajah tampan macho Armani terpampang jelas di bilboard iklan perumahan menengah atas PT Property Argomas, juga iklan di layar kaca.Wajahnya yang macho berkharisma mirip bintang iklan sebuah rokok kretek yang terkenal dengan gaya laki-laki gagah, memang jadi magnet buat siapa
Nasib baik Armani benar-benar berpihak padanya, 6 bulan kemudian, atau di bulan ke 8 dia kerja di PT Property Argomas, secara tiba-tiba dia di panggil Loli dan dianugerahi jabatan mentereng, yakni jadi manajer keuangan di perusahaan ini.Sebuah jabatan yang tak pernah sekalipun Armani mimpikan, di t
Hari ini Armani luar biasa bahagianya, janji bonus besar yang Raymond ucapkan sudah berada di rekeningnya.Saran dia dua bulan yang lalu di turuti Raymond dan hasilya…laporan banking di rekeningnya sudah masuk uang cash 25 miliar, inilah bonus besar yang di tepati Raymond.Armani bak mimpi saja dapa







