Share

Bab 753: Ribut Lagi….!

Penulis: mrd_bb
last update Tanggal publikasi: 2026-04-02 19:52:52

“Hmm aku mau bicara soal kita,” bisik Alice lagi, hingga Mante pun kembali terdiam, hatinya mulai tak nyaman, padahal dia sudah tenang dikit Alice tak singgung soal ini.

“Kamu mau bicara soal apa Alice?” tanya Mante menahan suaranya, agar tak terdengar kakek dan neneknya juga nenek Loli.

“Benarkah kamu sudah punya istri dan anak?” tanya Alice dan menatap tajam wajah Mante.

“Ini…eee…ja-jadi begini kisahnya!” sahut Mante dengan suara agak gelagapan, dia lalu ajak Alice pindah ke teras samping yan
mrd_bb

BERSAMBUNG

| 14
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Adi Handi
nanggung hihihii
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 753: Ribut Lagi….!

    “Hmm aku mau bicara soal kita,” bisik Alice lagi, hingga Mante pun kembali terdiam, hatinya mulai tak nyaman, padahal dia sudah tenang dikit Alice tak singgung soal ini.“Kamu mau bicara soal apa Alice?” tanya Mante menahan suaranya, agar tak terdengar kakek dan neneknya juga nenek Loli.“Benarkah kamu sudah punya istri dan anak?” tanya Alice dan menatap tajam wajah Mante.“Ini…eee…ja-jadi begini kisahnya!” sahut Mante dengan suara agak gelagapan, dia lalu ajak Alice pindah ke teras samping yang kini sudah berubah dan bersih.“Nggak usah bertele-tele, cerita saja, aku akan dengarkan!” sungut Alice makin tak sabaran.“Aku…minta maaf Alice, ceritanya begini!” dan Mante yang agak gugup pun tak ada yang di tutupi lagi, ia ceritakan semuanya ke calon bininya ini.Mulai awal kenal Sofia, lalu lanjut hubungan mereka menjadi lebih serius dan akhirnya menikah siri, sebagai bentuk tanggung jawabnya pada Sofia.Alice terlihat berubah wajahnya, lalu tarik nafas panjang, tapi sama sekali tidak me

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 752: Si Nenek Itu Ternyata...?

    Kini keduanya duduk berhadapan dengan si nenek ini, yang ternyata tinggal seorang diri di sini. Duduk di kursi lama tahun 1980 an yang terbuat dari jati sehingga masih kokoh dan kuat.“Dulu ada pembantu, tapi aku tak mampu lagi nge gaji, sebab uang tabunganku hanya cukup buat makan sehari-hari, dia pamit 5 bulan yang lalu, aku kasih sebuah motor buatnya, sebagai pengganti gaji. Nah, sekarang kalian dulu mulai cerita, siapa kalian berdua ini?” si nenek ini mulai bertanya serius pada keduanya.Alice lalu towel lengan Mante dan mulailah pemuda ini jelaskan siapa dia, termasuk siapa itu Pangeran Rukmono yang merupakan kakek leluhurnya. Sampai di sini, si nenek ini terlihat pucat dan matanya kontan berkaca-kaca.“Jadi…kamu adalah keturunan Pangeran Rukmono, kakekmu mendiang Aron Talang dan Raymond Razak?” kata si nenek ini dengan suara bergetar.Tanpa ragu Mante pun mengangguk, lalu dia juga ceritakan siapa Alice ini, kembali si nenek menganggukan kepala.“Baiklah…aku kini lega, kalian berd

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 751: Sama-sama Pusing

    “Beatrice, bangun, kita sudah sampai di jalan raya,” kata Mante perlahan, lalu turunkan si cantik Beatrice ini dari pondongannya.“Udah sampai tuh, eh tadi kamu bilang apa Mante, Beatrice, siapa itu? Aku Alice tauu, kamu punya kekasih lainkah?” sentak si cantik ini.Kini gantian Mante yang kontan mangap bin melongo, masa Beatrice berubah jadi Alice? Pakaiannya masih sama persis, tapi wajahnya memang Alice 100 persen.“K-kamu bukan nya bibi nenek buyut Beatrice?” kata Mante lagi, yang kini bak orang linglung, masa iya ini Alice, bukannya dia kini masih di London?“Nenek buyut, hehh Abang Mante, pandang wajahku baik-baik, apakah aku ini Alice tunanganmu ataukah Beatrice yang kamu bilang nenek buyut itu?” Alice sampai muter-muter di depan Mante yang masih terbengong - bengong ini.“Kok bisa berubah yaah, sejak kapan kamu berubah? Dueeh, jangan-jangan aku lagi benaran stress ini!” keluh Mante, Alice yang ikutan bingung langsung rentak tangan Mante dan masuk ke taksi, yang mampir di dekat m

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 750: Beatrice Bakal Jadi Alice di Masa Depan?

    Mante dan Beatrice yang masih ketakutan terus memegang tangan Mante dan mendekati tubuh yang kini sekarat tersebut.“Siapakah kamu ini,” tanya Mante perlahan dan berjongkok di tubuh yang bersimbah darah di dada kirinya ini, tubuh jelita yang terlihat tak berdaya.Wanita cantik ini tersenyum pahit, dia memejamkan mata, seakan menahan sakit di dadanya, lalu membuka matanya lagi.“Aku Putri Ku Hoe Si, aku adalah saudara kembar Putri Ku In Nyit,” kata wanita ini, Mante langsug kaget dan kini duduk di sisi kepala wanita ini, bagaimana tak kaget, sebab wanita ini saudara kembar Putri Ku In Nyit, istri dari Mamon Mante, ayah kandungnya.Lalu Mante perlahan angkat kepala itu dan menahannya dengan tangannya. “Bibi putri, maafkan aku…!” sahut Mante merasa bersalah dan menyesal sudah membunuh wanita ini.“Tak apa Mante, aku sudah salah jalan, dengan mencintai kakek leluhur kalian, pria baik dan ku bikin jahat. Gara-gara aku di tolak ayahmu Mamon Mante, yang tak mau mencintai aku si siluman seriga

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 749: Sosok Cantik di Serigala Jadi-jadian

    Karena masih curiga, Beatrice tetap di belakang Mante dan ikuti langkah pemuda ini masuk ke dalam hutan yang lebat ini, curiganya tentu saja makin menjadi-jadi."Macam-macam ku piting leher si Mante ini, masa aku di bawa ke hutan, katanya mau ke kuburan kakek leluhur," batin Beatrice saking curiganya.Akhirnya mereka pun di sebuah tempat dan ada batu lumayan besar, yang di batu itu bertulis nama Pangeran Rukmono, lengkap dengan tahun dan sebab kematiannya yang di tulis ‘Pangeran Raka’.“Siapa Pangeran Raka itu Mante?” tanya Beatrice penasaran.“Dia adikku di masa depan bibi, dia juga bisa berpindah alam ke masalalu, nah ceritanya begini,” Mante pun secara ringkas menceritakannya, hingga lagi-lagi Beatrice sulit percaya.Kin hari sudah mulai gelap, Mante pun minta Beatrice duduk di sisinya, karena ia akan segera memanggil roh Pangeran Rukmono, kontan bulu kuduk Beatrice berdiri tegang, tangannya sampai dingin.Seumur-umur, dia belum pernah mengalami hal - hal berbau mistis, sebab dia hi

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 748: Si Bibi Buyut yang Mirip Alice

    “Mante, jangan lupa, Aron Talang itu anak dari Maggi dan Erick Talang, kenapa dia sengaja selingkuhi nenekmu, karena dia dendam ingin rusak orang-orang yang pernah dekat dengan Mante Razak, nah dialah yang akhirnya ambil alih dan kuasai roh aku, untuk balas dendam dengan keluarga ayahmu!” bongkar Pangeran Rukmono.“Ohh…begitu alurnya ya kek, Aron Talang agaknya termakan kisah palsu, dan menuding kakek buyut penyebab ortunya meninggal. Kasian sekali nenek buyut Alina dan nenek aku malah jadi korban balas dendam si Aron Talang,” sahut Mante sambil hela nafas panjang.Yang bikin Mante makin marah, neneknya yang blasteran dan cakep banget itu ternyata kena guna-guna dari Aron Talang, sehingga mau saja di selingkuhi dan membuahkan Bressia Talang.“Kuasa Tuhan memang luar biasa, Aron Talang sebenarnya sangat murka dengan ibumu, sebab malah nggak nyangka terlibat skandal dengan Mamon, lalu melahirkan kamu yang otomatis bermarga Razak, aneh bin ajaib bukan!” cetus Pangeran Rukmono terkekeh.P

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 632: Kalung Di Rampas

    “Mante, ini kata-kata terakhirku, apakah kamu mau tetap membantu Raja Aron ini dan kelak di masa depan membunuh semua keturunan Prabu Rangkabhumi. Ataukah kamu tetap membelot, tentukan pilihan sekarang!” Pangeran Rukmono menatap wajah Mante dengan tajam, menahan kemarahan pada keturunannya ini.Mant

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 620: Tubuh di Isi Ki Puji

    “Aaahh kakek bercanda ajeeeh, emanknya aku pabrik khusus bayi apa?” cetus Raka terkaget - kaget.“Ntar kamu bakalan malas pulang ke alam masa depan, jadi saran kakek nanti kamu jangan keenakan yaa, kamu bakalan kayak ayahmu, akan miliki banyak selir di sini,” sahut Ki Puji terkekeh.“Waaaah si kakek

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 609: Di Bantu Mamon

    Mamon pria penuh perhitungan, dia tak sembarangan turun ke gelanggang pertarungan, ia menatap bagaimana Mante bertarung saat ini.“Hmmm hebat juga si Mante, juga kebal sajam, tapi sembrono, terlalu pede,” batin Mamon saksikan pertarungan tak imbang ini.Saat Anthony akan cabut pistolnya, Mamon langs

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 630: Rejeki Tak Terduga

    “Jangan becanda donk, hanya orang edan yang nolak orang secantik putri permaisuri ini?” ceplos Raka spontan.Maksud Raka hanya bercanda, tapi ia kaget, saat Putri Permaisuri malah menatapnya tanpa malu-malu lagi.“Kalau pangeran mau belah duren…aku juga tidak menolak,” bisik Permaisuri dan Raka seke

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status