Share

Bab 46

"Enggak, Pah. Kebetulan, istrinya Mas Haikal sedang dirawat di rumah sakit ini juga."

"Oh."

"Dia habis kehilangan calon anak mereka, juga kehilangan rahim istrinya."

Papa menoleh ke arahku dengan tatapan kaget. "Serius?" tanyanya kemudian.

"Iya. Tadi subuh Alina tidak sengaja bertemu di depan ruangan istrinya. Dia terlihat sangat kacau dan kehilangan."

"Itu balasan karena dia telah menyia-nyiakan cucuku. Heh, dekat sekali ternyata karma yang dia terima," ujar Papa menyeringai.

Aku tidak lagi menjawab. Hanya diam seraya melihat Papa yang kembali fokus menatap wajah putriku yang masih terlelap.

Orang tua mana yang rela jika anaknya disakiti. Begitu juga dengan Papa. Dia sangat marah dan benci pada Mas Haikal. Hingga tidak aku lihat rasa kasihan sedikit pun saat tahu mantan suamiku itu terkena musibah.

"Papa tidak bisa lama, Al. Mungkin sampai pukul tujuh saja Papa di sini. Hari ini Papa ada acara."

"Ya, tadi pun Mama sudah mengatakannya."

"Sebelumnya Papa sudah meminta Rindu untuk m
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (7)
goodnovel comment avatar
silvia Rosalinda
ceritanya bertele-tele klo ktm mantan nya
goodnovel comment avatar
Dapor Wiwit
ceritanya menarik mg aja g terlalu panjang
goodnovel comment avatar
Ismariyani
menarik tapi ribet
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status