Beranda / Romansa / Membuatmu Menjadi Milikku / 28. Sang Bon Cabe Telah Tiba

Share

28. Sang Bon Cabe Telah Tiba

Penulis: CacaCici
last update Terakhir Diperbarui: 2025-06-14 09:38:40
"Nyonya, Tuan bilang jika anda ingin sekali bersih-bersih, anda bisa membersihkan ruangan kerja Tuan," ucap bodyguard tersebut, setelah sebelumnya menghubungi tuannya.

Nindi menghela napas berat, cukup lega karena Zeeshan tak marah saat bodyguard tersebut memberitahu kalau Nindi keukeuh ingin masuk ke ruangan misterius ini.

"Yaudah, Pak," jawab Nindi, segera beranjak dari sana sambil membawa alat bersih-bersih.

Bodyguard tersebut geleng-geleng kepala, merasa aneh pada nyonya-nya karena mengidam ingin bersih-bersih.

"Nyonya memang sangat unik," gumam bodyguard tersebut secara pelan.

Sedangkan Nindi, setelah dia berada di ruang kerja Zeeshan, dia tak langsung beres-beres. Namun, dia duduk sambil menatap sekitar ruang kerja suaminya. Dia ingin mencari benda yang bisa ia hancurkan akan tetapi tak akan bisa didapat gantinya.

Tujuan Nindi masih sama, membuat Zeeshan marah!

"Jam pasir." Nindi menatap jam pasir di atas meja kerja suaminya, "kalau aku pecahkan jam pasir itu
CacaCici

Semoga Suka dengan Bab Bon Cabe kita, MyRe. Oh iya, ayo dong, MyRe, kasih ulasan manis di kolom review novel kita (yang ada di luar, jangan di sini yah) supaya bintang novel kita menyala dan author semakin bersemangat untuk up bab selanjutnya. Khusus yang belum kasih ulasan yah, kalau yang udah nggak apa-apa tak ikut memberi ulasan lagi. (⁠╥⁠﹏⁠╥⁠)(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠) Jangan lupa juga taburan gems dan hadiahnya. Sehat selalu untuk kalian semua dan semangat!! IG;@deasta18

| 47
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (14)
goodnovel comment avatar
nonoyy
omaygooottttt nindi hahahaha ngakak brutal sumpah...
goodnovel comment avatar
Ros
Kaya nya Nindi harus baisa2 aja deh sm suami nya…. Ga usah gt2 amat sih…. Cuekkin aja,,,, ladenin seperti biasa2 aja, emang ga bs yaa…. Seemgin diri aja sm yemen2, belanja , cari hiburan, nonton kek, dan terusin kuliah…. Ga usah norak lebayyy gt lah….. istilah bon cabe2 aja…. Bilang aja si Kampret….
goodnovel comment avatar
CacaCici
Nindi: E'eleh, siapa yang suka? Aku benci dia yah ...ಥ⁠‿⁠ಥ
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 53) Happy

    "Jadi begitu," gumam Kendrick pelan, merangkul pinggang Cyra dengan mesra, tiba-tiba mencondongkan wajah ke arah Cyra lalu dengan cepat mendaratkan ciuman singkat di bibir istrinya. Cyra menganggukkan kepala secara singkat, mendongak pada suaminya dengan pipi merah karena salah tingkah dicium oleh Kendrick. "Aku mencintaimu," bisik Kendrick tiba-tiba, membuat pipi Cyra merah dan terasa sangat panas. "Katakan jika kau mencintaiku, Cyra Satiya Azam!" "Pe-pemaksaan!" gumam Cyra gugup. "Katakan saja! Jika tidak, kugigit lehermu," ancam Kendrick. "Ya-yah, aku mencintai Mas Kendrick," jawab Cyra malu-malu dan pelan. "Baik, lehermu tetap kugigit." "Iss! Mana bisa begitu?!" Pada akhirnya Kendrick dan Cyra bercanda ria di sana, di mana kebanyakan Kendrick melancarkan aksi-aksi jahilnya terhadap Cyra. Namun, Kendrick benar-benar bahagia karena akhirnya dia mendapatkan ungkapan cinta dari Cyra–perempuan yang membuatnya percaya akan adanya cinta. Tanpa Kendrick dan Cyra sadari, sep

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 52) Cemburu

    "Sekarang, katakan apa yang kau ketahui tentang keluarga Kiana." Kiana menganggukkan kepala lalu mulai menceritakan hal yang dia ketahui tentang keluarga sahabatnya. Sejujurnya dia tak ingin menceritakan ini pada orang lain, mengingat ini luka bagi sahabatnya dan Kiana. Namun, Zello orang yang dapat dipercayai dan Zello juga orang yang membantu Kiana maupun Devan–beberapa hari ini. "Aku singkat saja yah, Kak. Jadi ayah Kiana dan Devan, memang jahat. Beberapa bulan setelah ibu Kiana dan Devan meninggal, dia menikah lagi dengan seorang perempuan yang bekerja di rumah bordir. Suatu saat ayahnya terlilit utang karena ayahnya gemar berjudi. Istrinya memberi solusi supaya menjual Kiana ke … rumah bordir dan ayah Kiana setuju." Raut muka Zello mendadak kaku, tak menyangka jika ayah Kiana setuju untuk menjual putrinya sendiri. Hell! Ayah macam apa itu?! "Agar rencana mereka berhasil, mereka memanfaatkan waktu ketika Devan masih di kampus. Karena jika Devan di rumah, pastinya Devan ti

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 51) Kiana?

    "Humm." Zello berdehem sambil menganggukkan kepala secara kecil. Setelah dokter memeriksa kondisi Devan, di mana depan baik-baik saja, dokter dan perawat langsung pergi. Namun, perawat datang lagi dengan membawa kompres air dingin. Setelah kompres datang, Zello membawa Kiana ke sofa. Tanpa mengatakan apa-apa, dia mengompres pipi Kiana yang tampak merah. Kemudian beralih mengobati luka di sudut bibir Kiana. "Siapa pria tadi?" tanya Zello. Entah kenapa mendadak dia penasaran. "Ayahku, Tuan," jawab Kiana gugup, menundukkan kepala karena takut bersitatap dengan Zello. Tiba-tiba saja, Zello menghapit dagunya–memaksanya supaya mendongak dan menatapnya. "Jangan menunduk! Aku sedang mengobati lukamu," peringat Zello, di mana Kiana hanya berani menganggukkan kepala. Sejujurnya dia tak enak diobati oleh Zello, akan tetapi dia takut menolak pria ini. "Ayah tirimu?" tanya Zello kembali. Kiana menggelengkan kepala, "Ayah kandungku, Tuan." Zello mengerutkan kening, menarik

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 50) Ayah Jahat

    "Wah, putriku tersayang ternyata bersembunyi di sini. Kiana sayang, kau semakin cantik!" Deg-deg-deg' Jantung Kiana berdebar kencang, menatap sosok pria yang pernah menjadi mimpi buruknya tersebut. Pria paruh baya itu menyeringai padanya, menggosokkan tangan sambil menatap buas pada Kiana. "Kamu telah berani menjebloskan ayahmu sendiri ke dalam penjara, dan … selama Ayah di penjara, kemana kamu, Nak?" tanya Indra, merupakan ayah dari Kiana dan Devan. Indra menoleh ke arah ranjang rumah sakit, seketika tersenyum mengejek melihat siapa yang berbaring di sana. "Ouh, hahaha … ternyata anak durhaka dan bajingan itu sedang sekarat, Heh?!" "Ke-kenapa Ayan datang ke sini?" tanya Kiana dengan nada gugup, berdiri kaku dan penuh ketakutan di sebelah kakaknya. "Hahaha … tentu saja untuk menjemput putri Ayah yang cantik. Ada pengusaha kaya yang sedang mencari istri ke lima, dan Ayah yakin dia pasti suka padamu," ujar Indra tanpa merasa bersalah sedikitpun, terus mendekat ke arah Kiana d

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 49) Siapa Orang Yang Kau Suka Cyra?

    Cyra mengetik sesuatu di handphone, mengganti nama kontak suaminya. Namun, karena pria itu melirik ke arahnya, Cyra sedikit gugup sehingga sering salah ketik. Hingga tiba-tiba saja Kendrick merampas HP-nya lalu mengetik sendiri namanya pada kontak Cyra. Setelah selesai, Kendrick segera mengembalikan HP tersebut pada Cyra. [Mas Kendrick yang Kucintai ⁠♡] Nama kontak yang Kendrick ganti sendiri, lengkap dengan emoji hati pada belakang nama. Cyra seketika mendongak dan menatap konyol ke arah Kendrick, dalam hati dia menjulidi suaminya sendiri. Aih, Cyra tak menyangka, lelaki sedingin dan semisterius ini ternyata alay bin aneh. "Jangan coba-coba mengganti nama kontakku di HPmu, atau kulempar kau ke kandang macan," ancam Kendrick sambil melayangkan tatapan tajam pada Cyra, memperingati perempuan ini supaya tak berani mengganti nama kontak di HP-nya. "Hehehe …." Cyra cengengesan, buru-buru menoleh ke arah lain lalu mendumel pelan, "nggak usah repot-repot melemparku ke kandang

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 48) Pertengkaran yang Manis

    "Tidak mungkin aku menyukai perempuan lain, Cyra. Aku tidak akan bisa menyukai perempuan!" tegas Kendrick. Dia berniat melanjutkan ucapannya, akan tetapi tiba-tiba saja Cyra menoleh cepat padanya sambil menatap konyol ke arahnya. Cyra buru-buru duduk lalu segera turun dari ranjang. Raut mukanya campur aduk, antara geli dan horor secara bersamaan. "Mas … gai?" "Mau kujahit mulutmu, Humm?" Kendrick mengambil posisi duduk, melayangkan tatapan ke arah Cyra yang menuduhnya sebagai kaum lucknut. Damn it! "Ta-tapi … tidak suka perempuan? Trus su-sukanya apa dong? Laki-laki? Gai berarti," gumam Cyra, lagi-lagi menatap horor dan konyol pada sang suami. "Iiiii …." "Menurutmu kau bisa hamil karena apa, Hum?" Ekspresi Kendrick semakin tak bersahabat. "Mas biseksual?" Cyra memicingkan mata, "ta-tapi Mas tidak suka perempuan …," cicit Cyra lagi, ragu kalau suaminya seperti dugaan keduanya. "Bagus!" Kendrick turun dari ranjang lalu mendekat ke arah Cyra. Cyra mencoba kabur,

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status