Home / Urban / Menantu Pahlawan Negara / Bab 2932 Thomas Kalah

Share

Bab 2932 Thomas Kalah

Author: Sarjana
"Plak ...."

Tamparan ini tidak hanya diliputi kekuatan yang sangat besar, tetapi juga melesat sangat cepat seperti bintang jatuh, sampai-sampai terdengar suara gemuruh di udara.

Tamparan yang diliputi dengan kekuatan dan tekanan luar biasa besar ini langsung melesat ke arah Thomas.

Begitu angin ganas itu menerjang ke arahnya, rambut Thomas yang belakangan ini baru memanjang itu pun langsung berantakan.

"Syuuu!"

Tidak punya pilihan lain, Thomas langsung mengangkat kedua tinjunya untuk menahan serangan lawannya tanpa menghindar sama sekali.

"Plak ...."

Detik berikutnya, tinju kedua belah pihak sudah saling membentur. Suara hantaman teredam tersebut membuat jantung orang-orang yang duduk di kursi penonton berdegup dengan kencang.

Ini dinamakan dengan adu kekuatan fisik tanpa menggunakan jurus apa pun.

Hanya saja, dibandingkan dengan Sogri yang memiliki postur tubuh bak menara besi, serta memiliki kekuatan supranatural itu, Thomas yang awalnya juga terkesan mendominasi saat berhadapan deng
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
D6ta
duh ga sabar nunggu bsk.. author kalo blh update lebihan dong...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3406 Bercerai

    "Ardika, apa kamu tahu sekarang kamu membuatku merasa sangat asing dan sangat takut?""Kenapa pembunuh Organisasi Fierchi Tigor mau membunuhmu? Kalau kejadian hari ini bukan terjadi tepat di depan mataku, aku bahkan nggak tahu kamu telah memprovokasi musuh semengerikan itu!""Aku nggak tahu ada berapa banyak hal lagi yang kamu sembunyikan dariku. Sekarang aku bahkan nggak berani memastikan sebenarnya Dhea dan yang lainnya tertabrak mati oleh truk adalah atas instruksimu atau bukan!""Aku memang punya perasaan untukmu, tapi aku tahu keluargaku juga sama pentingnya bagiku.""Aku benar-benar takut, aku takut suatu hari nanti kamu akan mencelakai orang tuaku dan adikku hingga mereka kehilangan nyawa!"Luna melontarkan serangkaian kata-kata itu dalam satu tarikan napas.Awalnya sorot mata marah masih terlihat di mata Ardika, tetapi mata akhirnya api amarah di matanya kian memudar.Dia mengambil pena, menandatangani surat perjanjian perceraian itu, lalu mengambil satu rangkap untuk dirinya s

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3405 Konflik Makin Memanas

    "Jangan coba-coba mengalihkan topik pembicaraan!" Desi tetap mempertahankan opininya dengan keras kepala. "Intinya, aku hanya tahu kamu nggak menyelamatkan mereka, bahkan sengaja mencelakai Nenek Lesti.""Ardika, kamu benar-benar nggak takut mati, ya. Kalau Keluarga Bangsawan Basagita Suraba mempermasalahkan ini, bagaimana kamu menghadapinya?""Apa kamu pikir masalah ini sudah berakhir sekarang? Nenek Lesti sudah mati, Keluarga Bangsawan Basagita Suraba pasti akan menuntut sebuah penjelasan!""Jelas-jelas kamu ingin mencelakai kami sekeluarga!""Cerai! Cepat bercerai dengan putriku sekarang juga!"Desi kembali berteriak, "Tinggal bersama racun beracun sepertimu, tidur pun aku nggak bisa tenang.""Luna, kamu pilih satu sendiri, dia tinggal di sini atau aku pergi!"Hari ini Desi sudah bertekad, dia harus memaksa putrinya untuk bercerai dengan Ardika.Ardika mengalihkan pandangannya ke arah Luna dan berkata, "Sayang, sebaiknya kita pindah saja, beli rumah baru untuk kita tinggal sendiri."

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3404 Aku Memang Sengaja

    Ardika berkata dengan acuh tak acuh, "Aku nggak ingin membicarakan hal-hal ini lagi denganmu, kamu lanjut hidup saja di duniamu sendiri.""Kenapa? Sudah nggak bisa menyangkal, jadi memilih untuk tutup mulut, begitu?"Namun, Desi malah makin menjadi-jadi. Dia berkata, "Ardika, coba kamu katakan. Pada saat kami semua sudah berlutut, kenapa kamu nggak berlutut? Apa kamu nggak memedulikan hidup dan mati kami?""Apa kamu ingin kami mati saja?"Menghadapi pertanyaan-pertanyaan tajam wanita gila itu, Ardika tidak menunjukkan ekspresi apa pun, malas untuk menanggapinya.Namun, Desi malah makin menjadi-jadi. Dia mendekat dan mempertanyakan Ardika, "Apa kamu sengaja mengucapkan kata-kata itu untuk memprovokasi pembunuh tersebut untuk membunuh Nenek Lesti dan Citra?""Mengenai kamu mencelakai Dhea dan yang lainnya hingga mereka mengalami kecelakaan mobil dan mati sudah nggak bisa disembunyikan lagi. Kamu takut Nenek Lesti mencari perhitungan denganmu, jadi kamu melanjutkan aksi membunuh untuk mem

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3403 Efektivitas Bertindak Keluarga Bangsawan Basagita Suraba

    Baru satu jam berlalu sejak kematian Lesti, tetapi pihak Suraba sudah menyampaikan hasil penanganan.Bahkan Ardika juga harus mengakui efektivitas bertindak Keluarga Bangsawan Basagita Suraba sangat tinggi.Penanganan Keluarga Bangsawan Basagita Suraba sangat sederhana, tetapi juga sangat efektif.Begitu Lesti mati, berbagai cabang Keluarga Bangsawan Basagita Suraba di Provinsi Denpapan sudah kehilangan pemimpin. Pada saat masih belum mengetahui detail kejadian dan adanya konspirasi apa di balik kejadian ini, mengangkat kembali Luna yang paling berkemampuan adalah cara yang paling tepat untuk membereskan situasi dan menenangkan orang-orang.Hal ini juga menunjukkan aturan keluarga besar seperti Keluarga Bangsawan Basagita Suraba saat menangani masalah.Yaitu mengutamakan kepentingan keluarga.Keluarga Bangsawan Basagita Suraba tidak terburu-buru untuk menyelidiki penyebab kematian Lesti, atau membalaskan dendamnya, mempertanyakan Jacky sekeluarga dan yang lainnya, melainkan segera meng

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3402 Permintaan Apa Tidaklah Penting

    "Sekarang kelihatannya keputusan ketua kami sangat bijaksana."Ya, memang kata-kata itu memang enak didengar, tetapi pernahkah Organisasi Fierchi Tigor mempertimbangkan bahaya mengirim Kyoko?Sekarang Ardika bertahan hidup, itu telah membuktikan dia pantas membuat Organisasi Fierchi Tigor menghadapi risiko.Bagaimana kalau dia mati?Paling tidak itu bisa membuat Lesti berutang budi pada Organisasi Fierchi Tigor.Jadi, apa pun hasil akhirnya, dalam aksi kali ini Organisasi Fierchi Tigor tidak akan rugi.Organisasi Fierchi Tigor memang bekerja sama dengan Ardika, tetapi juga tidak sepenuhnya bekerja sama dengannya.Ardika menggelengkan kepalanya. Benar saja, organisasi pembunuh adalah organisasi pembunuh. Mereka selalu bertindak demi kepentingan, tidak pantas untuk dipercaya selamanya.Ardika berkata dengan dingin, "Kalau begitu, beri tahu ketua kalian itu, utang budi yang kusebutkan sebelumnya sudah lunas.""Sekarang kalian yang berutang budi padaku."Kalau orang lain, menghadapi Organi

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3401 Hal yang Bagus Bagi Kita

    Kyoko sudah mati, boleh dibilang Ardika sudah menyingkirkan satu kekhawatiran.Tentu saja ada anggota kepolisian yang mengurus lokasi rumah duka. Sementara itu, di bawah perlindungan anggota kepolisian, Ardika dan Luna sekeluarga meninggalkan tempat tersebut.Anggota Keluarga Bangsawan Basagita Suraba cabang Provinsi Denpapan juga ikut meninggalkan tempat tersebut.Saat ini sekelompok orang itu sudah ketakutan setengah mati. Mereka takut masih ada pembunuh yang akan datang.Selain itu, mereka juga sudah mulai mengerti. Saat ini paling aman kalau mereka mengikuti Luna sekeluarga. Hal itu bisa dilihat dari seberapa seriusnya para anggota kepolisian itu saat melindungi Luna sekeluarga.Sampai-sampai ke mana pun Luna sekeluarga pergi, mereka juga ikut seperti perangko dengan surat saja.Puluhan orang memasuki vila nomor satu Gunung Halfi, membuat vila mewah yang awalnya luas itu menjadi terkesan sempit."Satu sekeluarga hanya beberapa orang tinggal di vila besar semewah ini benar-benar men

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status