Share

Bagian 7

Penulis: Wideliaama
last update Tanggal publikasi: 2026-09-22 13:32:48

“Jadi, karena takut aku menceraikan putrimu, kau memintaku menandatangani perjanjian di atas materai?” Damian menyimpulkan maksud pertemuan mereka hari ini.

Axel Teresha, yang datang jauh-jauh bersama putrinya ke perusahaan di tengah jam kerja, mengangguk mantap.

“Perjanjian itu hanya berlaku sampai kalian memiliki seorang anak. Setelah itu, kau boleh melakukan apa pun yang kau inginkan.”

Damian duduk tenang di hadapan calon istrinya. Jemarinya mengetuk pelan sandaran sofa. Axel benar-ben
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Menggoda Suami Dinginku   Bagian 7

    “Jadi, karena takut aku menceraikan putrimu, kau memintaku menandatangani perjanjian di atas materai?” Damian menyimpulkan maksud pertemuan mereka hari ini. Axel Teresha, yang datang jauh-jauh bersama putrinya ke perusahaan di tengah jam kerja, mengangguk mantap. “Perjanjian itu hanya berlaku sampai kalian memiliki seorang anak. Setelah itu, kau boleh melakukan apa pun yang kau inginkan.” Damian duduk tenang di hadapan calon istrinya. Jemarinya mengetuk pelan sandaran sofa. Axel benar-benar licik. Pria itu sudah memikirkan semuanya dengan matang dan berusaha menyingkirkan segala kemungkinan buruk yang mungkin terjadi. Mungkin Axel berpikir Damian akan menceraikan Alena setelah beberapa bulan menikah. Karena itu, ia sengaja menyiapkan perjanjian tertulis sebagai jaminan. “Dan kalian akan memanfaatkan anak itu sebagai alasan untuk terus berhubungan dengan keluarga kami. Begitu?” Tatapan Damian beralih lurus kepada Alena. Wanita itu tampak tenang dan licik seperti ayahnya. Ju

  • Menggoda Suami Dinginku   Bagian 6

    Di meja makan itu, hanya Axel dan Rosalin yang terlihat antusias membicarakan pernikahan antara Alena dan Damian. “Kita harus segera menentukan tanggalnya,” ujar Rosalin bersemangat. “Bagaimana kalau bulan depan? Waktu persiapannya masih cukup.” “Bulan depan terlalu cepat,” sela Elsa. “Setidaknya beri mereka waktu untuk saling mengenal.” Rosalin tertawa kecil. “Mereka bisa saling mengenal setelah menikah. Bukankah yang terpenting adalah keluarga kita sudah menyetujuinya?” Elsa terdiam. Ia tidak menyukai cara wanita itu berbicara seolah pernikahan tersebut hanyalah kesepakatan semata. “Kalau begitu, bagaimana dengan dua bulan lagi?” Axel ikut menyela. “Saya akan memastikan semuanya dipersiapkan dengan baik.” Julian tidak langsung menanggapi. Ia melirik Damian yang sejak tadi hanya diam. Putranya itu bahkan belum menyentuh gelas di hadapannya. “Damian,” panggil Julian. “Kau tidak keberatan?” Semua mata langsung tertuju kepadanya. Damian meletakkan pisau dan garpu yang

  • Menggoda Suami Dinginku   Bagian 5

    “Selamat datang, Tuan dan Nyonya Teresha.” Rosalin langsung tersenyum lebar mendengar sambutan tersebut. Ia tampak begitu senang mendapat sambutan hangat dari calon besannya yang berasal dari keluarga kaya raya. Dengan langkah cepat, wanita itu menghampiri Elsa lalu menggenggam tangannya. “Terima kasih sudah mengundang kami untuk makan malam, Nyonya Van Houten. Suatu kehormatan bagi kami bisa berkunjung ke kediaman keluarga sebesar ini.” Elsa hanya membalas dengan senyum tipis. Senyum anggun yang biasa diperlihatkan seorang nyonya dari keluarga terpandang. Di belakang Elsa, Julian dan kedua putranya turut menyambut keluarga Teresha. Namun, berbeda dengan Elsa, raut wajah mereka terlihat kaku dan kurang bersahabat. Terutama pria yang mengenakan tuxedo abu-abu. Tatapan matanya begitu dingin hingga membuat Alena sedikit gugup. Axel kemudian memperkenalkan keluarganya. “Tuan dan Nyonya Van Houten, izinkan saya memperkenalkan putra kami, Aaron Teresha. Dan ini putri kami, Alena T

  • Menggoda Suami Dinginku   Bagian 4

    Plak!Tamparan keras mendarat di pipi putra bungsu keluarga Van Houten. Suara yang menggema di seluruh ruangan itu membuat Elsa ikut tersentak.Christian memegangi pipi kirinya yang terasa perih dan panas. Matanya berkaca-kaca saat menatap sang ayah.“Aku tidak membunuh orang itu, Ayah! Percayalah padaku!”“Kau boleh menyangkal semua tuduhan itu, tetapi bukti yang ada mengarah padamu, Christian!” hardik Julian dengan nada penuh amarah.“Ibu, percayalah padaku. Aku tidak membunuh siapa pun.” Christian beralih meminta dukungan kepada ibunya.Elsa percaya pada putra bungsunya. Namun, di hadapan bukti-bukti yang ada, ia tidak tahu bagaimana membela Christian.“Kak Damian...” Christian menatap kakaknya dengan tatapan penuh harap. “Apa Kakak juga tidak percaya padaku?”Damian terdiam. Ia menatap wajah adiknya yang kini dipenuhi keputusasaan.Tidak ada seorang pun di ruangan itu yang benar-benar ingin percaya bahwa Christian adalah pembunuh. Mereka semua mengenal sifatnya. Christian Van Hout

  • Menggoda Suami Dinginku   Bagian 3

    Aaron merangkak naik ke atas ranjang mendekati Alena. Matanya yang bulat dipenuhi kabut gairah yang selalu muncul setiap kali melihat tubuh Alena yang indah. “Kau sangat beruntung adikku, kau akan menjadi menantu dari keluarga terkaya di kota ini.”Jemarinya menggerayangi pelipis Alena dengan penuh nafsu. Aaron benar-benar sudah tergila-gila pada adik tirinya itu. “Tapi membayangkan dirimu disetubuhi pria lain membuatku sedikit kesal.”Saat Aaron hendak mencium bibir Alena, gadis itu membuang wajah ke samping. Hal itu membuat Aaron berdecih. “Berhentilah bersikap keras kepala, adikku.” Pria itu meremas payudara Alena hingga gadis itu merintih kesakitan. “Bukankah harusnya kau bersyukur? Sial, ini sangat tidak adil. Padahal aku yang sudah merawatmu dengan kedua tanganku sampai sebesar ini, tapi bisa-bisanya justru pria lain yang akan merasakan keperawananmu.”Alena sungguh muak dengan perilaku kakak tirinya. Ia muak dijadikan budak nafsu oleh pria itu sampai berkali-kali mencoba u

  • Menggoda Suami Dinginku   Bagian 2

    Dua bulan lalu, perusahaan Van Houten kembali memenangkan sebuah proyek besar dengan nilai fantastis. Keberhasilan itu bahkan mendapat apresiasi langsung dari gubernur yang mengundang keluarga Van Houten untuk menghadiri jamuan makan malam di kediaman pribadinya. Namun, di tengah kebahagiaan itu Julian justru mendapat kabar buruk soal putra bungsunya. Saat makan malam berlangsung, ponsel Julian berdering. Nama Axel Teresha, kepala kepolisian kota, muncul di layar. Julian segera mengangkatnya.“Tuan Julian, Putra kedua Anda, Christian Van Houten ditemukan di sebuah lokasi yang sedang kami gerebek malam ini. Di tempat itu ditemukan narkoba dalam jumlah besar dan ada seorang pria yang ditemukan tewas di lokasi tersebut.”Kabar itu bagaikan petir di tengah langit cerah. Namun, Julian berusaha mempertahankan ketenangannya. Ia masih berada di kediaman gubernur dan tidak ingin membuat siapa pun curiga.“Ada apa, Julian?” tanya Elsa pelan. Ia mengenal suaminya dengan baik. Melihat rahang Ju

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status