Share

Haus

Author: PlutoPen
last update publish date: 2026-07-29 18:14:45

Tidak lama setelah Serena tertidur, Arkana memutuskan untuk keluar dari apartemen. Berniat untuk berlari. Sebenarnya, di apartemen tersedia gym. Ada treadmill di sana. Namun karena, Arkana sedang ingin menghirup udara segar, Arkana memutuskan untuk keluar dari apartemen.

Tidak terlalu jauh, supaya Arkana bisa kembali ke unit apartemen dengan cepat jika memang ada hal buruk terjadi. Sebelum pergi pun, dia sudah menaruh kamera tersembunyi di lorong apartemen sehingga ia bisa memantau s
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menikah Dengan Asisten Suami   Belum Terbiasa

    Malam hari yang tenang. Serena dan Arkana memutuskan untuk menghabiskan waktu di taman yang letaknya tidak terlalu jauh dari apartemen setelah membeli beberapa keperluan di mini market. Tidak lupa dengan es krim untuk Serena dan kopi kaleng untuk Arkana.Mungkin karena malam minggu, ada banyak orang di sana. Duduk berpasang-pasangan di setiap bangku taman yang tersedia. Pasangan muda. Jika dilihat dari postur tubuh dan wajar mereka, Serena menyakini bahwa umur mereka masih di bawah 30 tahun, atau mungkin di bawah 25 tahun."Banyak sekali yang datang ke sini," gumam Serena memandangi setiap pasangan yang ada di sana."Bukankah ini normal? Malam Minggu. Sekolah besok libur, sehingga mereka memilih untuk datang ke taman untuk menghabiskan waktu berdua," balas Arkana mendengar dengan jelas gumamam Serena."Apa menurutmu mereka masih seorang siswa?" tanya Serena beralih menatap ke arah Arkana."Yaa, jika melihat dari wajar mereka, aku rasa mereka masih seumuran denganku. Mereka masih berse

  • Menikah Dengan Asisten Suami   Persahabatan Yang Retak (2)

    Shopia tidak mengerti, mengapa Arkana belum menyampaikan fakta yang ada pada Serena. Namun mengetahui ini, membuat Shopia bisa mengguncang hati sahabat baiknya itu. Dengan fakta itu, Serena bisa kehilangan seluruh pijakan pastinya saat ini. Mengetahui bahwa suaminya telah berselingkuh, akan membuat Serena kembali ke titik terbawahnya. "Menurutmu, kenapa Arkana tidak memberitahumu? Apakah dia merasa kasihan padamu? Atau mungkin, dia merasa bahwa Vito lebih penting dari dirimu? Maka dari itu, dia menjaga ketat rahasia itu?" tanya Shopia tersenyum lebar. "Kenapa kamu mengatakan seakan kamu memiliki bukti akan hal itu?" tanya Serena balik dengan wajah serius. "Aku tidak peduli jika memang kamu tidak mempercayaiku, tapi memang itulah fakta yang ada. Arkana, dia yang akan membantumu menyelesaikan ini. Dan dia juga yang akan menutupi seluruh kebusukan Vito darimu. Tanpaku, kamu tidak akan tau betapa busuknya suamimu di belakangmu selama ini," jawab Shopia. Serena benar-benar kebingu

  • Menikah Dengan Asisten Suami   Persahabatan Yang Retak(1)

    Shopia mendapatkan panggilan dari Serena. Sebelumnya, Shopia berpikir bahwa Serena akan mengundangnya untuk makan malam dan menginap di apartemennya. Namun saat bertemu dengan Serena dan melihat tatapan sahabat perempuannya itu, Shopia sadar bahwa pertemuan kali ini bukan untuk melepaskan rasa rindu di antara mereka.Serena tidak membawa Shopia ke dalam unit apartemennya. Pertemuan mereka terjadi di sky garden yang di mana pada jam itu, tidak akan ada seorang pun datang ke sana. Sehingga Serena bisa mengatakan apapun yang ada di pikirannya tanpa harus menahan diri ataupun khawatir merendahkan harga diri Shopia di hadapan orang lain."Bagaimana aku harus memulainya? Aku khawatir melukai perasaanmu," ujar Serena kebingungan."Bagaimana kalau begini? Menjauhlah dari kehidupan kekasihku," jawab Serena menatap serius wajah Shopia."Aku tidak mengerti apa yang sedang kamu bicarakan," jelas Shopia memaksakan senyumannya supaya suasana tidak terlalu mencekam untuknya."Saat kamu mengatakan in

  • Menikah Dengan Asisten Suami   Amarah Tak Terlihat

    Arkana pulang lebih cepat dari kantor. Bukan karena fisiknya yang masih lemah. Namun karena tiba-tiba saja Serena ingin pulang. Dan sesampainya di apartemen, Serena hanya diam seribu bahasa. Tidak mengatakan apapun, dari perjalanan pulang sampai ke apartemennya.Serena duduk diam di sofa. Menatap ke arah televisi yang sedang menayangkan sebuah berita. Dan tatapannya beralih saat ada sebuah gelas yang melayang tepat di dekat wajahnya.Saat wajahnya berpaling dari televisi, ia melihat Arkana menggunakan kemeja putih sedang mengulurkan sebuah gelas berisikan susu putih hangat ke arah Serena."Minumlah. Kamu sudah bekerja keras hari ini," jawab Arkana dengan tenang."Apa kamu menambahkan gula di dalamnya?" tanya Serena mengambil gelas putih itu."Tidak. Kemarin sebelum tidur, kamu mengatakan ingin mengurangi gula. Jadi aku membuatnya tanpa memberikan gula tambahan," jawab Arkana duduk di samping Serena. Mengisi bagian sofa yang sebelumnya kosong."Aku rasa, otakmu bekerja dengan benar," j

  • Menikah Dengan Asisten Suami   7 Dosa Besar(2)

    Shopia kembali menemui Arkana. Bukan di apartemen ataupun restoran. Melainkan di perusahaan. Shopia berkunjung secara diam-diam. Memastikan Serena tidak mengetahui keberadaannya, karena perempuan itu pasti akan mengacaukan rencananya jika tau maksud dari kedatangannya adalah untuk mencoba mendekati Arkana.Arkana dan Shopia duduk di halaman perusahaan. Di bawah pohon besar yang di sekitar pangkal pohonnya disemen untuk dijadikan sebagai tempat duduk. Arkana dengan sekaleng kopi di tangannya. Dan Shopia dengan sebatang cokelat di tangannya. "Sejauh mana kita bicara malam itu?" tanya Shopia sedikit kebingungan harus mulai bercerita dari mana."Serena yang meredam seluruh kebencianku," jawab Arkana menatap permukaan kaleng kopi miliknya."Ah, sampai sana," jawab Shopia mengangguk pelan."Sebelumnya kamu bergerak atas rasa bencimu. Kamu melakukan apapun untuk bisa mencapai tujuanmu, balas dendam. Kamu bergerak dengan cepat dan hati-hati saat itu. Tapi, sekarang kamu terlihat berjalan ter

  • Menikah Dengan Asisten Suami   7 Dosa Besar (1)

    Pertemuan tidak terjadi di club malam yang telah disiapkan oleh Shopia. Arkana menolak untuk datang ke tempat ini. Namun, Arkana memberikan pilihan tempat lain. Sebuah restoran yang juga menyediakan miras. Shopia sebenarnya tidak tertarik dengan miras yang dijual oleh restoran itu. Namun melihat ini adalah salah satu kesempatan untuk bisa berbicara dan menjalin kesepakatan dengan Arkana, maka Shopia mau menyia-nyiakan."Aku tidak terlalu menyukai tempat seperti ini," keluh Shopia melihat restoran itu jauh dari ekspektasinya."Itu karena kamu selalu menghabiskan hidupmu di tempat mewah," balas Arkana duduk di samping Shopia."Bukankah kamu melakukan hal yang sama? Tidak mungkin, Vito hanya memberikanmu sedikit uang dengan segala banyak pekerjaan yang kamu lakukan," tanya Shopia memandang Arkana."Aku tidak suka mencolok. Aku menjalani kehidupanku dengan sederhana," balas Arkana.Arkana dan Shopia duduk bersebelahan. Menghadap ke arah jendela. Menatap orang-orang yang berlalu lalang de

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status