Beranda / Romansa / Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif / Bab 31. Tak Sepenuhnya Kalah

Share

Bab 31. Tak Sepenuhnya Kalah

Penulis: Angsa Kecil
last update Terakhir Diperbarui: 2025-07-12 20:46:51

Bisik-bisik di balik meja pantry.

"Yakin kamu mau ngelakuin ini?"

"Aku yakin seratus persen." Wanita itu mendesis pelan, wajahnya terukir jelas kebencian. "Tujuh turunan aku nggak terima kalau Amber yang jadi istrinya Pak Reyvan. Siapa sih dia? Anak haram yang nggak diakui, wajah biasa aja, sok cantik, sekarang malah makin sombong."

"Kamu gila. Kalau sampai Pak Rey tahu—"

"Emang Pak Rey segitu pedulinya sama dia? Kalau Amber nggak jadi maling pelaminan, Pak Rey nggak bakal jadi nikah. Kita juga udah kena SP gara-gara dia. Manajer dipindah dan jadi karyawan biasa. Aku nggak peduli kalau harus dipecat. Yang penting Amber harus kena batunya duluan."

Salah satu menarik napas pelan. "Terserah kamu aja, tapi aku nggak mau ikut campur."

"Pokoknya serahin semua sama aku. Dia nggak akan berani ngadu. Kali ini, aku yang main halus. Tujuanku kali ini, kasih pelajaran sama dia dan buat dia nggak ngadu sama Pak Rey."

----

Amber masuk ruangannya, langsung dihampiri salah satu teman kerja. Wajah yan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
No Signal
di sini amber goblok apa gimana sih ...
goodnovel comment avatar
Lilis
Suka ceritanya,bkin geregetan
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 434. Tante Hamil?

    "Vid, jangan menakutiku. Kenapa kamu malah nangis?" Air mata Irish mulai luruh. David menatap kertas di tangannya dengan tangan bergetar hebat. Napasnya tercekat.Lalu, pelan dia menatap Irish yang sudah menangis ketakutan.Mulut David sudah terbuka, ingin mengeluarkan kata-kata, tapi suaranya seolah terkunci oleh rasa haru yang meluap-luap. Dia belum pernah merasa tidak berdaya seperti ini sebelumnya. Bahkan saat menemui pasien hampir mati sekali pun.Irish semakin gelisah, tubuhnya yang lemas mencoba bangkit. "Vid, bicaralah. Ada apa sama hasilnya? Aku sakit apa?"David menarik napas dalam-dalam, mencoba menetralkan rasa. "A-aku ... aku akan jadi ayah, Irish. Kamu hamil."Seketika Irish terdiam. Matanya yang sembab kini melebar, menatap David dan mencari kebenaran di balik mata pria itu. "A-aku ... hamil?" Irish mengangguk kecil, memastikan.David mengedip mata dengan senyum haru."Kamu hamil, Sayang. Ada anak kita di perutmu ...." David langsung mendekap tubuh istrinya erat.Seda

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 433. Dokter? Tapi--

    "Sebenarnya siapa yang salah? Kalian merasa benar, tapi kami juga nggak salah. Komunikasi itu bukan cuma soal bicara, tapi biar nggak salah asumsi. Masalah ini dimulai dari salah paham karena kalian malas buat jelasin. Jangan pernah ngerasa pasanganmu sudah tahu apa yang kamu pikirkan. Kita itu pasangan suami istri, bukan lagi main game tebak-tebak perasaan dan pikiran," ucap Irish. Membuat David menoleh dan tersenyum kaku pada Irish. "Andai kalian bicara sama kamu sejak awal, semua nggak akan kacau seperti ini," ucap Amber menatap dua pria itu. Reyvan diam menatap wajah istrinya. "Komunikasi itu jembatan agar dua hati terus saling memahami, tapi kalau nggak ada ada omongan, hal kecil saja bisa jadi masalah besar karena gagal paham." Irish menajamkan tatapannya pada suami. Amber menaikkan sedikit dagunya. "Benar. Memangnya kami ini cenayang, bisa langsung paham dengan apa yang kalian lakukan?" Reyvan dan David saling lirik. "Setelah aku simak dari tadi, sepertinya kalian memang

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 432. Bibit Dominan

    Reyvan dan David berdiri di depan anak yang sedang duduk di sofa itu. Dua suami tampan itu sengaja pakai kemeja digulung pakai siku dengan dua kancing atas dibuka. Gaya mereka cool berkelas. Karena apa? Karena saat di podium mereka dikatakan kurang tampan.Sedang Amber dan Irish duduk di dua kursi samping Galaxy. Dua wanita itu sedikit menahan senyum, tapi masih kesal."Sudah paham sekarang?" Reyvan menatap anaknya tajam. Dia berdiri dengan dua tangan masuk saku.Galaxy tak mau mengangguk. Wajahnya dibuat menyamping, menahan kesal."Kenapa baru tanya sekarang? Aku sudah sangat paham sejak kekacauan di cafe. Tapi karena aku kurang hiburan, dan juga karena ditelantarkan, ya aku buat saja semakin kacau." Sedikit menaikkan dagunya. "Apa kamu bilang? Sengaja buat kacau? Kamu lupa ini Resort punya siapa? Punya papamu. Kamu itu harusnya bagaimana caranya Resort punya nama baik, bukan malah sebaliknya. Ini bukan tempat bermain-main, Laxy!" Reyvan menahan geregetan.Semua dibuat tercengang d

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 431. Siapa yang Menang?

    Di sisi David. Adegan dimulai saat pria itu membawa istrinya bak karung beras ke kamar. "Turunin!" teriak Irish, dua kakinya bergerak berontak. David yang wajahnya merah padam. Dia menurunkan istrinya di sofa. Irish gegas duduk kasar. "Sejak kapan kamu main wanita?" Sedikit menyentak dengan mata merah tajam. "Sejak kapan? Kenapa kamu tanya padaku? Aku nggak suka main wanita. Kalau dekat sama wanita, pasti serius." David membuang napasnya yang berat. Mata Irish berkaca-kaca. Jadi yang dia lihat di kafe itu, semua serius? Bukan cuma main-main cari selingan? Apa mungkin lagi nyari yang sesuai selera buat dipilih? Dia meremas dadanya. Rasanya hancur lebur hatinya saat ini. Tak sadar ada rintik air mata yang lolos dari ujung kelopak matanya. "Ternyata seperti ini rasanya jadi istri orang kaya? Manis di depan, manis juga di belakang." Irish membekap mulutnya. David membuang napasnya dan mengusap wajah kasar. "Kapan aku manis di belakang? Ya, aku tetap tersenyum manis meski wanitaku

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 430. Penyakit Kejiwaan?

    "Dokter, tenangkan dirimu. Di negaraku, kami menghargai wanita cantik. Jika kamu tidak bisa menjaganya dengan baik, jangan salahkan orang lain yang ingin melakukannya."Tak sadar mereka menyiram minyak di bara emosi David. Dan tak tahu kalau pria itu jika sudah kumat jiwa gangster-nya, maka akan habis dilempar ke laut."Apa kamu bilang?!" Pekik David denga suara rendah menekan.David maju selangkah demi selangkah, sorot matanya makin menakutkan. "Dengar!! Aku tahu persis di mana titik syaraf yang bisa membuatmu tidak bisa berjalan lagi hanya dengan satu tekanan jari. Mau coba?" Dia tidak teriak, tapi justru membuat merinding."David! Cukup!" Irish berteriak, mencoba mendorong dada David agar menjauh dari Luca. "Kamu tidak berhak mengancamnya! Tadi kamu sendiri yang asyik dirayu wanita-wanita itu, kenapa sekarang jadi pahlawan kesiangan?!"Mata David melotot tak percaya. Istrinya membela pria lain? Emosinya jadi berasap."Aku tidak menikmatinya, Irish! Mereka yang mengerumuniku. Dan bo

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 429. Ayo, Tante. Goda Mereka!

    Di sisi lain. Amber dan Irish mulai kehilangan kesabaran melihat suami mereka disentuh-sentuh. Antara jengkel dan cemburu. Ego mereka terlalu tinggi untuk menyerah sekarang. Mereka sengaja mengeraskan suara untuk membalas dendam."Oh, Jack! Kamu bilang mau mengajakku ke Paris?" teriak Amber sambil menyentuh bahu pria mancanegara di sampingnya, matanya melirik tajam ke arah Reyvan yang sedang dipegang paksa oleh wanita berbikini. "Yes. Kamu mau?" ujar pria itu."Tentu saja aku mau! Aku butuh udara segar setelah terjebak dengan pria narsis yang seleranya ternyata murahan!" teriak Amber dengan tawa renyah.Irish tidak mau kalah, dia memegang tangan pria Italia di dekatnya dan menatapnya dalam-dalam."Lucas, ceritakan lagi soal vila itu. Sepertinya menginap di sana jauh lebih terhormat daripada berada di resort sama pria yang hobi mengumpulkan wanita. Aku benci pria yang tidak punya harga diri!" Irish menutup mulutnya dengan tawa kecil.David yang mendengar itu benar-benar ingin mengam

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status