LOGIN"Anak haram itu? Wanita yang bahkan tak diakui keluarga, malah mau dinikahkan denganku?" Satu sudut bibir CEO angkuh itu terangkat. "Jangan mendekat! Dan jangan berani jatuh cinta padaku! Wanita sepertimu bukan seleraku!" Sorot mata elang itu menajam membuat peringatan keras. Amber, wanita yang selalu dikatakan anak haram terpaksa jadi istri dadakan pria dingin dan sombong. Namun, kehidupannya setelah menikah tidaklah mudah. Dia bahkan diharuskan bercerai dalam jangka waktu tertentu. Tapi, takdir berkata lain. Justru pria itu tak bisa hidup tanpa Amber. Akankah Reyvan mampu membuat Amber terus berada di sisinya?
View MoreBab 606 Ekstra Part Beberapa bulan setelah pernikahan megah itu. Kesibukan di rumah sakit tempat Willona bekerja tidak pernah surut. Willona baru saja menyelesaikan pemeriksaan pasien terakhirnya. “Dokter Lona, Anda makin pucat.” Ya, karena sebenarnya sudah tadi sudah beberapa kali mereka bilang kalau wajah Willona pucat. “Aku tidak apa-apa.” Saat Willona beranjak. Dunia seolah berputar-putar. “Akhh!” Pandangannya mengabur. Belum dia sempat meraih tepian meja, tubuhnya limbung dan jatuh pingsan di ruang praktiknya. “Dokter!” – Di belahan kota yang lain, Galaxy sedang memimpin rapat. Ponselnya yang diletakkan di atas meja bergetar hebat. Galaxy biasanya tidak pernah mengangkat telepon saat rapat, tapi melihat nama rumah sakit muncul di layar, perasaannya mendadak tidak enak. “Ya?” Mendengar laporan dari seberang sana, wajah Galaxy yang tadinya kaku mendadak pucat pasi. Dia langsung berdiri, sambil membanting dokumen. “Rapat selesai!” teriak Galaxy tanpa peduli
Detik berikutnya, sebuah lampu sorot tunggal menyala di tengah panggung, memperlihatkan sosok Reyvan yang berdiri tegak dengan mikrofon di tangan. Dia menarik napas panjang dan mulai bicara dengan suara baritonnya. “Saat sedang berburu di tengah hutan belantara, aku bertemu dengan harimau terkuat dan gagah berani. Harimau yang tak takut dengan kobaran api. Yang ada dalam benaknya saat itu adalah, melindungi kawanannya, menjaga kehormatan dan harga diri, dan melawan musuh kejam.” Betrand mengedip-ngedipkan matanya, dia paham calon mertuanya itu sedang bicara apa. Reyvan membuang napas sesal. “Tapi saat itu, kondisinya sangat mengenaskan. Dia terluka parah, kehilangan arah, dan seolah-olah sedang menunggu ajalnya tiba.” Suasana ballroom menjadi sangat haru. “Aku tidak membiarkannya mati. Menyuruh seseorang untuk merawat dan melatihnya kembali hingga dia menjadi kuat seperti sedia kala. Namun, ternyata harimau itu masih menjadi incaran para pemburu ganas yang ingin menghancurkannya
“Aluna, kamu tahu kenapa aku membangun bengkel ini di samping rumah kita?” tanya Betrand pelan. “Karena aku tak bisa jauh-jauh darimu. Saat ini hanya kamu yang menjadi alasanku untuk bermimpi soal masa depan, bermimpi soal kebahagiaan. Hanya kamu yang tersisa saat ini dalam hidupku. Dan cuma kamu tujuan hidupku.”Aluna berkaca-kaca. Tak bisa berkata-kata lagi.Betrand menatap dalam ke mata Aluna. “Terima kasih sudah mencintai pria rusak yang dulu hampir menyerah. Kamu tidak hanya menyembuhkan hatiku, tapi memberiku alasan untuk menjadi laki-laki yang lebih baik. Aku mencintaimu, Aluna. Sangat mencintaimu.”Aluna tersenyum, air matanya menetes pelan. Dia berdiri dan langsung memeluk erat pinggang Betrand, menyandarkan kepalanya di dada bidang pria itu. “Aku juga mencintaimu. Aku tidak hanya butuh pahlawan super, aku juga butuh kamu yang selalu ada buat menyuapin kalau aku manja. Jangan pernah pergi dari sisiku.”Betrand mendekap Aluna semakin erat, mencium puncak kepalanya dengan tulus.
Malam hari.“Hah! Om Bet!” Mata Aluna terbuka dan sontak melotot melihat sekitarnya. Dia merasa aneh karena dia berada dalam bengkel. Aneh. Dahinya berkerut saat mengedarkan pandangan dan merasa tempat itu tak asing baginya. Tapi karena kewarasannya belum terkumpul sepenuhnya, masih belum sadar di mana saat ini dia berada.“Astaga!” Lalu dia cepat-cepat berdiri dan memeriksa dirinya kalau-kalau saja sudah berkurang secuil atau …. sudah kehilangan sesuatu. Huffff …. Dia merasa aman karena kehormatannya sepertinya masih utuh, tapi … merasa aneh saat melihat penampilannya. Aluna saat ini memakai tahun berwarna putih elegan dengan rambut Curly. Dia juga memakai heels mewah elegan. Lalu, dia memegang pipi, kelopak mata dan lainnya. Rasanya sedikit berat dan dia paham kalau wajahnya sudah di make up. “Jangan-jangan!” Adegan film action saat penculikan seorang mafia itu langsung melintas dalam benaknya. Matanya melotot tegang, bulu-bulu harusnya langsung tegak. “Jangan-jangan. Jangan-jan
"Begitukah, Tuan Galaxy? Lalu, bagaimana dengan hasil USG ini?"Semua pasang mata dan kamera beralih ke arah pintu masuk.Cintya berdiri di sana dengan dagu terangkat, didampingi Febi yang menatap seisi ruangan dengan tatapan menantang.Tubuh Willona menegang, matanya tak berkedip menatap tajam lem
Sekilas di balik tembok kediaman Kalingga. Amber dan Irish duduk di ruang tengah. Wajah mereka tegang dan sama-sama gelisah, cemas. "Irish, bolduzer loh. Bukan gerobak. Bagaimana ini? Aku akui Galaxy salah. Tapi suamimu? Apa bisa ditahan?" Irish menggeleng dengan tatapan kosong. "Willona mematika
"Ya nggak jelek-jelek amat sih. Dan dia itu sebenarnya masih punya perasaan. Kalian ingat nggak waktu aku sakit saat ujian masuk kedokteran? Dia tidak tidur dua malam." Willona memajukan wajahnya ke depan agar suaranya jelas di telinga Aluna dan Zayn. Aluna dan Zayn saling lirik dan mengangguk bers
"Sekarang, katakan padaku di mana Willona?" tanya Galaxy, suaranya berubah menjadi sedikit serak saat menyebut nama itu."Nona Willona dibawa oleh Nona Aluna dan Tuan muda Zayn, Pak. Tapi tidak terlacak."Mata Galaxy memicing tajam dan meraih ponselnya, mencari nama Aluna dan menekan tombol panggil


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore