Share

Bab 84. Paha Tersingkap

Penulis: Angsa Kecil
last update Terakhir Diperbarui: 2025-08-14 15:48:15

Mata Reyvan membeliak tegang. Apa-apaan ini? Malu bicara dengan asistennya, tapi malah mengungkapkan padanya. Artinya, Deandra menganggap pertemuan singkat, sudah seperti relasi lama dan langsung ingin bertindak sesuka hati. Bahasa lain--tak tahu malu.

Lalu, Reyvan mengeratkan rahangnya sambil bergeser menjauh dari wanita itu. "Pram! Kamu jemput sendiri sekretaris Deandra. Suruh dia mau beli pakaian dan harus kembali secepatnya! Atau kamu tanya pada seluruh karyawan kita siapa bawa baju ganti!"
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 556

    Bab 556“Malam ini, biar aku saja yang jaga. Kalau dia ngamuk atau macam-macam, akan kusuntik obat kesurupan atau rabies.” David tiba-tiba datang tanpa diundang. Dia tersenyum lebar pada Reyvan dan itu malah tampak menyeramkan.Reyvan hampir tersedak air minumnya. “Nggak sekalian kamu siapkan obat cepat dapat cucu? Perasaanku nggak enak kalau kamu datang malam begini. Jangan bilang dalam rangka merindukanku dan nggak bisa tidur kalau tidak di sampingku. Cuihhh, rindu menyesatkan.”David melotot. Amber terkekeh. “Kebetulan kalau gitu. Aku mau ambil baju-baju Reyvan juga. Karena dia bilang mau liburan tidur di bangsal vvip rumah sakitmu seminggu.”“Kamu tidur nyenyak saja malam ini dan aku pastikan kalau besok pagi Reyvan akan pergi dari rumah sakitku ini.”Dan Amber benar-benar pergi. Dia sangat paham kalau sebenarnya David ingin membicarakan hal penting.David tersenyum menyerupai malaikat, saat mengantar kepergian Amber.“Katakan saja apa tujuanmu yang sebenarnya, Vid. Kenapa mendad

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 555. Aluna Ngaku

    “Anak itu sudah saya kasih obat tidur dua butir. Saya jamin akan pulas sampai pagi, Kapten. Saya benar-benar tidak tahan dengan teriakan, umpatan, dan manjanya. Masih untung nggak saya pukul kepalanya sampai pingsan pas bilang kalau kita ini cuma anjingnya Papanya dan akan mati kalau sampai gagal bertindak.” Samuel berkeluh kesah penderitaannya.“Saya sudah siapkan racun tikus. Apa perlu anak itu kita habisi saja dan buang ke markas musuh di belakang air terjun itu, Kapten? Dia itu seperti bukan manusia, tapi jelmaan setan.” Keluh satunya lagi yang tak kalah geregetan.“Saya rasa, Matteo itu kita buang saja malam ini. Saya hanya takut kalau Komandan Tedy punya jalan pintas lain untuk menyelamatkan anaknya dan semua usaha Anda gagal, Kapten.” Satunya lagi usul jalan cepat. Karena dia pun sudah tak punya stok sabar lebih banyak lagi untuk Matteo dan komandan Tedy.Betrand menatap semuanya. “Kalau memang harus pakai jalan pintas, cukup tanganku saja yang kotor. Tangan kalian tak pantas u

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 554. Adu Taring

    Galaxy terperanjat, dia berdiri dari duduknya dengan sungut panjang. “Apa kamu bilang? Berbahaya? Aku mencintai Lona lebih dari apa pun! Kamu yang berbahaya, membawa pengaruh buruk pada adikku!”“Mencintai bukan berarti bebas bersikap arogan pada semua orang, Kalingga. Kamu mengacaukan rumah sakit Om David hanya karena tidak bisa mengontrol emosimu sendiri.” Betrand juga berdiri.“Tahu apa kamu soal cinta? Sudah tua saja kalau bukan adikku yang mengejarmu, kamu akan jadi pria tua!” Galaxy tertawa ejek.Zayn ikut berdiri dan bertepuk tangan kecil. Akhirnya keseruannya kembali. David juga berdiri dan bersorak dalam hati. ‘Rey, akhirnya ada yang membalaskan dendamku pada anakmu,’ batinnya.Sedang Willona memegang tangan Laxy. Dan Aluna memegang tangan Betrand.Perdebatan itu semakin memanas, saling serang dengan kata-kata tajam.Aluna terus-menerus memotong dengan pembelaan untuk Betrand, sementara Galaxy terus mengelak dan menyerang balik reputasi militer Betrand.David yang berada di t

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 553. Cerminan David vs Reyvan

    [Terjadi keributan yang sangat seru dan melibatkan, Kak Laxy, Aluna, dan Om kapten itu di basement. Di mana saat ini mereka sedang digiring Papa ke ruangannya. Entah siapa yang bisa keluar hidup-hidup kali ini.] Zayn mengirim pesan untuk Kakaknya, Willona.Di ruang direktur.David duduk dengan punggung tegak di sofa tunggal yang berada di tengah, membelah dua kubu yang sedang dalam kobaran api. Hening sekejab. Mencekam, hanya suara detak jam dinding yang terdengar. Dan hanya ada bahasa sorot mata tajam.Aluna dengan keras kepala memilih duduk mepet di sebelah Betrand. Sementara Galaxy duduk sendirian di sofa seberang dengan wajah lebam samar.Zayn memilih duduk di kursi kebesaran David di balik meja kerja, memilih jadi penonton saja.Pintu ruangan terbuka kasar. Willona masuk dengan napas memburu dan wajah yang pucat pasi. Begitu mendapat pesan darurat dari Zayn, dia langsung berlari secepat kilat tanpa mempedulikan tatapan perawat lain. Tanpa permisi, dia langsung mengambil tempat

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 552. Ketahuan David

    BRAKKK! BRAKKK! BRAKKK! BRAKKK!“Buka pintunya, Brengsek!”“Betrand, keluar kamu dari sana dan lepaskan adikku!” teriak Galaxy dengan suara menggelegar. Wajahnya merah padam, urat-urat di lehernya menonjol saat dia terus menggedor kaca mobil.Betrand yang duduk di kursi kemudi tetap tampak tenang. Dia justru menyandarkan punggungnya dengan santainya, lalu menarik sudut bibirnya hingga membentuk senyuman miring yang sangat tipis. Tatapan tajamnya lurus ke arah luar. “Om Kapten! Ayo jalan! Kenapa malah diam saja?” Aluna merengek, badannya gemetar dengan jantung yang rasanya mau copot. Dia mulai menangis tanpa air mata, tangannya mengguncang lengan Betrand. “Nggak usah pikirin Kak Laxy! Demi takdir cinta kita, Om, bodo amat sama singa ngamuk itu! Ayo pergi sekarang!”Betrand menoleh pelan, menatap Aluna dengan tatapan yang sangat tajam hingga membuat rengekan gadis itu terhenti di tenggorokan.“Diam, Aluna. Aku nggak punya waktu buat mengurus hal gila seperti ini lagi,” ujar Betrand dat

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 551. Kapten itu Lagi!

    Betrand terdiam. Dia melihat ke sekeliling, di mana kerumunan orang mulai memperhatikan interaksi mereka yang cukup mencolok. Gengsinya sebagai seorang kapten terancam runtuh jika Aluna benar-benar membuat keributan di sana.Dia menghembuskan napas panjang, mencoba meredam emosinya yang hampir meledak. Hingga akhirnya Betrand akhirnya menyerah sementara.“Hanya sepuluh menit. Setelah itu kamu harus kembali ke dalam, atau aku sendiri yang akan memborgol tanganmu di bed rumah sakit.”Aluna langsung bersorak dalam hati, dia berhasil menyeret pria kaku itu menjauh dari keramaian koridor.–Di sisi lain rumah sakit, Zayn berdiri mematung di depan ranjang yang sudah kosong melompong. Dia melotot. Dompetnya masih ada, tapi uang cach-nya sudah ludes tanpa sisa.“Gila itu bocah,” gumam Zayn tak percaya. Dia segera menghubungi Galaxy dengan tangan gemetar.“Hem. Apalagi? Apa Aluna sudah menyerah?”“Kak, Aluna kabur. Dia ... dia juga nyopet duitku pas aku ke kamar mandi sebentar tadi,” lapor Zayn

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status