Share

Chapter 62

Author: Nananailalala
last update Last Updated: 2025-12-31 16:52:19

Belakangan ini Zhao Tian tidak memiliki kesempatan untuk pergi ke kota dan menemuinya. Selain karena situasi, Zhao Tian masih belum bisa menghapus rasa bersalahnya yang menguasai hatinya sejak ia kembali dari harem. Bahkan dalam hatinya Zhao Tian memutuskan untuk tidak lagi memasuki harem kedepannya, lagipula keturunannya sudah memenuhi seluruh istana.

Tang Hua membungkukkan badannya dan memberi salam. "Salam Yang Mulia Kaisar, saya datang atas perintah nona Xiao Zhi untuk mengantarkan ini pada
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 102

    "Suami, salju pertama tahun ini sudah turun." Ucap Xiao Zhi dengan nada bahagia. Zhao Tian juga menoleh menatap langit di luar paviliun dan ikut tertawa bersamanya. Zhao Tian merasa bahwa ia melewati akhir tahun dan musim dingin kali ini dengan penuh kebahagiaan. Entah itu karena ia menikmati salju pertama yang turun tahun ini bersama Xiao Zhi, atau karena Xiao Zhi yang memanggilnya dengan sebutan 'Suami'."Kenapa kamu tidak datang lagi ke istana?" Tanya Zhao Tian dengan sedikit cemberut, mencubit hidung Xiao Zhi dengan jahil."Tidak lagi, aku takut ketahuan. Terakhir kali, aku datang dan membuat keributan yang sangat besar kan? Apa kamu ingin membuat keributan besar lainnya?" Ucap Xiao Zhi dengan nada kesalnya. Zhao Tian tidak bisa berkata apapun untuk membela diri. Begitu Zhao Tian tiba di paviliun, ia memfokuskan seluruh mata, perhatian dan energinya pada Xiao Zhi. Sementara Tang Hao, Zhao Tian dan Kasim Cao makan di ruangan lainnya agar dapat memberi ruang bagi Zhao Tian dan Xiao

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 101

    Desain pakaian ini terbagi menjadi dua jenis untuk pria dan wanita. Terutama pesona elegan dan kemewahan yang diberikan, para bamgsawan itu akan sangat menyukainya. Namun Xiao Zhi tidak berhenti menggambar disitu, ia menggambar sepasang jenis pakaian lagi, dan dengan bahan yang lebih murah dan desain berbeda namun masih sangat elegan. "Sepasang pertama adalah pakaian yang disiapkan untuk para bangsawan, sedangkan sepasang terakhir adalah untuk rakyat jelata. Kamu bisa pilih kainnya, dan atur keuangannya sendiri." Ucap Xiao Zhi dengan tenang. Namun Nyonya Wen sudah memandang Xiao Zhi dengan penuh persembahan. Ahhh, mengikuti orang seperti ini sangat luar biasa!Bahkan Tang Hua yang sudah melihat begitu banyak pakaian mewah masih sangat terkesan dengan pakaian yang Xiao Zhi buat. Ia sudah tidak sabar ingin membelinya satu. Xiao Zhi juga memperjelas bahwa di sudut pakaiannya harus ada lambang namanya, yaitu 'Zhi' yang artinya bahwa semua pakaian ini berasal dari dirinya dan tidak bisa

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 100

    Mengingat apa yang sebenarnya terjadi beberapa jam yang lalu membuat Zhao Tian menghela nafas tak berdaya. "Tidak apa apa, biarkan mereka mencari tahu. Tapi jangan sampai mereka menemukan apapun. Aku akan berhati hati selanjutnya, lebih baik tidak melakukannya di istana." Ucap Zhao Tian dengan ekspresi muram.Kasim Cao dan Zhang Hao terbatuk dan tidak berani berbicara.Namun dalam hatinya, mereka sudah mengumpat gila gilaan. 'Yang Mulia! Anda baru sadar bahwa anda telah membuat keributan? Keributan ini terlalu besar!' Bisik Zhang Hao dalam hatinya.'Yang Mulia oh Yang Mulia apa yang kamu lakukan kali ini seperti melemparkan batu besar ke danau yang tenang. Nona Xiao Zhi memang tidak terkalahkan!' Gumam Kasim Cao yang hampir tidak bisa menahan diri untuk memutar matanya malas.Disisi pain, Tang Hua menatap tubuh Xiao Zhi yang penuh dengan bekas kemerahan. Merasa sedikit bingung, ekspresinya berubah dan ia mengumpati Zhao Tian dalam hatinya. 'Bukankah Yang Mulia sedikit berlebihan? Meng

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 99

    Tentu saja Zhao Tian memiliki pemikiran demikian. Namun ia tidak memiliki pemikiran untuk menyembunyikan identitas Xiao Zhi sejak awal Ia mengetahui dengan jelas, akibat dari ia mengumumkan identitas dan kasih sayangnya yang condong pada Xiao Zhi akan membuat beberapa orang bergerak berani dan menyakiti Xiao Zhi.Namun jangan remehkan Zhao Tian, ia adalah tiran yang sesungguhnya! Bukan hanya nama. Ia telah hidup dalam intrik istana sejak kecil dan mengenal istana lebih dari siapapun.Ia memiliki tingkat kesiapan penuh jika memang ia mengumumkan identitas Xiao Zhi. Zhao Tian memiliki keyakinan penuh bahwa ia mampu melindungi Xiao Zhi dibawah perlindungannya. Bahkan jika Zhao Tian harus bergerak membunuh beberapa orang lagi dan melumuri tangannya dengan darah, ia akan melakukannya!Ia hanya ingin memberi Xiao Zhi identitas yang jelas, membiarkannya berada disisinya secara terang terangan tanpa harus kesulitan menanggung dsn bersembunyi dari semua orang.Namun karena Xiao Zhi tidak mau,

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 98

    Selain Shen Xin Yi, beberapa pelayan yang ikut mendengarnya juga membelalakkan mata tak percaya. Istana memiliki aturan, marayu Kaisar secara terang terangan adalah hal yang tidak diperbolehkan.Disisi lain, bagi Kaisar melakukan hal hal seperti meniduri seorang wanita di siang bolong ketika matahari masih bersinar di atas langit itu juga merupakan hal yang memalukan. Namun hal memalukan ini ternyata dilakukan oleh Yang Mulia Kaisar yang selalu tampil berwibawa, dingin dan tanpa ekspresi di depan mereka.Siapa yang mempercayainya? Hal ini hampir seperti mustahil! Lagipula Shen Xin Yi sendiri yang telah bergaul dengan Zhao Tian begitu lama mengetahui dengan jelas sifat Zhao TianPria yang dingin dan tanpa ekspresi itu, yang hanya memiliki kekaisaran dalam hatinya, selalu sibuk dengan urusan negara dan tidak memiliki favoritisme pada siapapun atau apapun. Shen Xin Yi tahu dengan jelas bahwa Zhao Tian memasuki harem hanya untuk melanjutkan keturunan dan memenuhi tugasnya sebagai Kaisar.

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 97

    Zhao Tian merasa tubuhnya menegang dan nafas panas perlahan menerpa wajah lembut Xiao Zhi. Sorot nata Zhao Tian berubah, api nafsu dalam dirinya bangkit dengan begitu cepat. Tepat ketika Zhao Tian hendak membalas ciuman Xiao Zhi, Xiao Zhi sebenarnya mendorongnya menjauh."Tidak bisa, kamu masih harus memeriksa laporan. Bagaimana jika hadiahnya diganti yang lain?" Ucap Xiao Zhi dengan tegas. Api nafsu yang membara dalam tubuh Zhao Tian seketika membeku dan Zhao Tian menatap Xiao Zhi dengan tak berdaya.Xiao Zhi tersenyum dan bangkit dari pangkuan Zhao Tian. Ia melihat Xiao Zhi berdiri beberapa meter tepat di depannya. Xiao Zhi sedikit melirik ke arah pintu dan bertanya dengan ragu, "Apakah nanti seseorang bisa masuk?" Tanya Xiao Zhi sedikit ragu dan gugup.Zhao Tian menggelengkan kepalanya, "Tidak ada siapapun yang bisa masuk tanpa izinku." Ucap Zhao Tian dengan suara yang sedikit lantang sehingga baik itu Kasim Cao, Zhang Hao atau Tang Hua bahkan kasim dan prajurit di sekitarnya dapat

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status