author-banner
Nananailalala
Nananailalala
Author

Novels by Nananailalala

Aku Jatuh Cinta Dengan Ayah Sahabatku

Aku Jatuh Cinta Dengan Ayah Sahabatku

“Bukankah kamu bilang ayahmu orang yang baik?” “Ya. Ayahku memang dingin dan jarang bicara, tapi dia selalu menuruti semua keinginanku. Dia tidak akan marah tanpa alasan.” Gadis muda berambut pendek itu menaiki tangga sambil tersenyum yakin pada sahabatnya. Namun malam itu, semua keyakinannya runtuh. “Luar biasa, Rhea. Kamu benar-benar luar biasa!” Elroy mencengkeram kedua tangan Rhea, menahannya di atas kepala. Tatapannya dalam, membuat gadis itu tercekat. “Kamu sungguh mengira tidak ada yang terjadi malam itu?” bisiknya. Apakah Rhea terjebak? Atau justru sejak awal, dialah yang sengaja mendekati pria itu? Karena bagi Elroy, sekali dia menginginkan sesuatu… Maka itu akan menjadi miliknya. Selamanya. WARNING 21+
Read
Chapter: Chapter 160 Tamat
"Sindrom Couvade atau kehamilan simpatik? Bisakah anda menjelaskan lebih detail?" Tanya Rhea dengan raut wajah khawatir. "Tidak perlu terlalu khawatir nyonya. Sindrom Couvade adalah kondisi di mana calon ayah mengalami gejala fisik dan perilaku yang mirip dengan istrinya yang sedang hamil. Termasuk mual dan muntah, atau perubahan suasana hati yang intens. Lebih tepatnya suami merasakan apa yang istrinya rasakan ketika sedang hamil." Ucap dokter tersebut dengan tawa di bibirnya. Elroy menatap Rhea dengan tenang. Ia bisa merasakan apa yang Rhea rasakan, hal itu memang sulit di percaya namun itulah yang saat ini tengah terjadi. Karena hal ini pula, ada kelegaan dalam benak Elroy. Setidaknya istrinya tidak harus menderita sendirian. "Lalu bagaimana cara mengatasinya?" Tanya Rhea dengan cemas. Ia baik baik saja mengalami semua hal itu, tapi ia tidak tega jika suaminya ikut merasakan apa yang dirasakannya. "Tidak ada cara spesifik. Tuan Elroy dan Nyonya bisa datang menghadiri kelas prena
Last Updated: 2025-11-12
Chapter: Chapter 159
"Tidak apa apa bu, kemarin aku telat makan. Mungkin hanya masalah lambung." Ucap Rhea menenangkan ibu Elroy. Mendengar ini ibu Elroy tidak lagi memiliki pemikiran tersebut dan hanya menawarkan lebih banyak cemilan dan air hangat pada Rhea.Sementara Elroy terus memijat pinggang dan tengkuk Rhea. Chloe juga datang ke sisi Rhea dan bertanya khawatir. "Apa kamu baik baik saja?" Tanya Chloe khawatir."Tidak apa apa, kamu santai saja dengan Noah. Jangan khawatirkan aku. Ada ayahmu yang merawatku." Ucap Rhea ringan. Ia baru saja selesai berbicara, ketika rasa mual lainnya datang dan membuatnya harus berlarian sekali lagi ke kamar mandi.Elroy menghampirinya dengan raut wajah khawatir. "Bersabarlah sebentar, dokternya hampir tiba." Ucap Elroy menenangkan, ia begitu khawatir hingga wajahnya ikut menjadi pucat. Pada saat ini, suara di luar sedikit ramai. Elroy membawa Rhea keluar dan membiarkannya duduk, dokter pribadi yang baru saja datang segera bergegas dan mendekati Elroy."Dia sudah munt
Last Updated: 2025-11-11
Chapter: Chapter 158
Dua bulan berlalu begitu saja. Di bandara kota, musim dingin perlahan datang. Rhea berjalan turun dari jet pribadinya bersama Elroy.Dua bulan sebelumnya, ia kembali ke luar negeri untuk menyelesaikan program pertukaran pelajarnya. Sementara Elroy terus menempel padanya hingga membuat Rhea merasa sakit kepala. Saat ini Elroy memeluk pinggang Rhea dan terus menerus mengecup bibir Rhea dengan rakus. "Hentikan, kita sudah sampai. Sampai kapan kamu akan menciumku?" Keluh Rhea tak berdaya."Diamlah, biarkan aku menciummu. Rasanya kurang memuaskan." Ucap Elroy dengan suara seraknya. Rhea dengan paksa mendorong Elroy menjauh. Sejak Elroy menyatakan keinginannya untuk memiliki anak, sudah berapa banyak malam Rhea terus bekerja keras sampai pagi. Sedangkan pria ini masih terlihat tampan dan bahkan jauh lebih bersemangat dari sebelumnya.Rhea memutar matanya dan berjalan keluar bandara. Rasa deja vu yang kuat menghampiri. Sudah lewat satu tahun sejak ia menikahi pria ini. Banyak hal sudah berl
Last Updated: 2025-11-10
Chapter: Chapter 157
|Papa berkata bahwa Mama adalah orang yang sangat penuh kasih sayang dan cinta. Jadi Papa dan aku sudah menyiapkan hadiah ini untuk ulang tahun Mama.| Ketika mendengar hal ini, Rhea menatap dengan penasaran. Hologram tiga dimensi itu muncul secara tiba tiba melalui lampu yang ada di benda berbentuk lingkaran itu.Secara mengejutkan Rhea dan Chloe saling berpandangan dengan sorot mata luar biasa. Meski teknologi AI sudah meluas, dan teknologi hologram sudah mencapai penelitian lebih lanjut. Namun sampai saat ini belum ada yang mampu menciptakan hologram sampai ke titik ini.Orang orang di dalam itu nyata dengan seluruh tubuh dan berjalan di seluruh ruangan. Rhea menatap sekelompok orang yang tiba tiba muncul di ruangannya dengan ekspresi ragu. Tentu saja semua itu bukan orang nyata, mereka hanya sebagian hologram dari benda kecil di depan Rhea."Sepertinya Morris Group memiliki terobosan besar dalam penelitian hologram. Ayahmu akan menjadi semakin kaya." Ucap Rhea dengan senyum bahagi
Last Updated: 2025-11-09
Chapter: Chapter 156
Rhea menyapu lembut foto hitam putih itu dengan telapak tangannya. Permukaan kasar dan dingin itu membuat Rhea tenggelam. Saat itu, Rhea merasa sulit untuk mempercayainya. Hal hal tersebut tampak tidak nyata. Beberapa saat sebelumnya ia masih bercanda tawa dengan kedua orang tuanya. Namun beberapa saat kemudian, ia disambut oleh tubuh dingin kedua orang tuanya.Orang bilang tuhan memberikan ujian sesuai dengan kemampuan hambanya. Namun Rhea merasa saat itu dunia benar benar hancur, ia tidak lagi memiliki keinginan untuk hidup. Ia berpikir untuk apa ia hidup jika alasannya untuk hidup pun telah pergi.Rhea tak siap dan ia tidak pernah memikirkan bagaimana ia melanjutkan hidupnya. Berat badannya berkurang drastis dan bahkan kecantikannya untuk sesaat memudar. Baru setelah pada tahun terakhir sekolah menengahnya, ia perlahan mengembalikan berat badannya. Semua itu pun berkat Chloe yang tak pernah menyerah untuk berinteraksi dengannya."Rhea...Rhea..." Panggilan Chloe segera menyadarkan R
Last Updated: 2025-11-08
Chapter: Chapter 155
'Mereka benar benar kelelahan. Apa mungkin aku terlalu menekan mereka? Lebih baik aku memikirkan bagaimana cara memberi liburan pada mereka.' Lirih Rhea dalam hatinya. Namun ia belum sempat melangkah lebih jauh ketika matanya tiba tiba menjadi gelap. Rhea tertegun ketika ia melihat sepasang tangan menutup matanya. Ia mengangkat alisnya bingung memikirkan alasan dan siapa pemilik tangan tersebut.Suara langkah kaki cepat dan begitu ramai terdengar. Rhea terdiam dan menunggu dengan tenang namun sebenarnya ia sudah samar damar memikirkannya.Benar saja ketika tangan itu dialihkan dan seberkas cahaya perlahan masuk ke dalam mata Rhea. Cahaya redup dari lilin lilin di atas kue. Ucapan selamat ulang tahun yang besar di letakkan di dinding. Mata mengantuk semua orang namun masih memiliki rasa bersemangat yang kuat."Selamat ulang tahun.....""Selamat ulang tahun presiden....""Semoga presiden bahagia selalu....""Semoga presiden banyak uang, jangan lupa bagi bagi ya presiden!""Hahaha, Pres
Last Updated: 2025-11-07
Merayu Kaisar Tua

Merayu Kaisar Tua

Xiao Zhi menyadari ketika ia membuka mata bahwa ia berada di tempat asing yang kuno. Ketika ingatan perlahan mengalir dan ketika ia mengetahui identitas dan latar belakang tempat dimana ia berada sekarang. Ia yakin bahwa ia benar benar telah berpindah ke dalam sebuah buku novel yang dibacanya terakhir kali. ... Merencanakan masa depan untuk tetap bertahan hidup. Mari kita mengecualikan pemeran utama pria dan wanita (Zhao Yifan dan Xiao Ying). Siapa yang memiliki identitas luar biasa dan mampu melindunginya dari Zhao Yifan dan Xiao Ying bahkan melindunginya dari keseluruhan plot novel? Lalu mari kita cari bos besarnya! Kaisar Dinasti Zhao saat ini! Zhao Tian! Lalu kenapa jika dia lebih tua? Di depan cinta umur hanyalah angka! ... Istana penuh dengan intrik dan perselisihan, sebagai seorang kaisar ia sudah melihat begitu banyak intrik, sikap dan kebaikan palsu, pemujaan yang berlebihan, ketulusan yang dimanfaatkan dan kebohongan tanpa akhir. Jika kamu ingin mengambil hatinya maka kamu hanya bisa menjadi seorang gadis yang polos dan murni layaknya mentari kecil yang cahayanya tak pernah padam meski dunia memperlakukannya secara tidak adil.
Read
Chapter: Chapter 129
"Kamu bisa pergi." Ucap Zhao Tian kepada tabib tua itu. Tabib tua yang mendapatkan pengampunan seakan akan telah hidup kembali dan bergegas keluar dari tenda bersama dengan anak didiknya. Namun sebelum mereka benar benar meninggalkan tenda, suara Zhao Tian sekali lagi terdengar di telinga mereka."Urusan disini lebih baik membusuk di perut kalian. Jika ada orang lain yang tahu, maka kalian tidak perlu berharap kepala kalian masih ada di tempatnya." Zhao Tian mengatakan kalimat itu dengan sikap tenang namun dengan kata kata paling mengerikan. Sekelompok tabib itu sekali lagi jatuh berlutut di tempat."Baik Yang Mulia, kami tidak akan berani mengungkapkan hal ini pada siapapun." Zhao Tian diam dan tidak berbicara dan para tabib melarikan diri dengan kecepatan tercepat yang mereka miliki. Mereka takut Zhao Tian akan berubah pikiran detik berikutnya.Zhang Hao dan Tang Hua tidak berbicara, mereka hanya melihat dalam diam. Zhao Tian duduk di tepi tempat tidur dengan sorot mata bingung dan
Last Updated: 2026-03-12
Chapter: Chapter 128
Pandangan Zhao Tian beralih, dan ia kembali memfokuskan pandangannya oa6da sosok Xiao Zhi yang masih berbaring dan di obati oleh para tabib prajurit. Di dekat tempat tidur Xiao Zhi, sebuah panah berlumuran darah yang baru saja dikeluarkan dari tubuh Xiao Zhu nampak terbelah menjadi dua.Itu adalah anak panah yang menembus jauh ke dalam tulang belikat Xiao Zhi sebelumnya. Melihatnya saja membuat Zhao Tian merasa sakit hati. Ia tidak merasakannya sebelumnya, bahwa anak panah bisa sebesar itu. Pada saat ini tabib yang baru saja mengobati Xiao Zhi akhirnya menghela nafas lega.Ia menyaksikan Zhao Tian mendekat dan bertanya dengan khawatir. "Bagaimana keadaannya?" Tanya Zhao Tian. Tabib itu tersenyum dan menganggukkan kepalanya menandakan bahwa semuanya terkendali."Nona Zhi sudah melewati masa bahaya dan akan baik baik saja dalam beberapa hari...." Kata kata tabib itu terhenti sejenak. Alisnya mengerut rapat seolah ia ragu apakah harus mengatakannya atau tidak.Zhao Tian menyadari hal ter
Last Updated: 2026-03-11
Chapter: Chapter 127
Zhao Tian yang memimpin kavaleri secara pribadi memiliki ekspresi muram dan kemarahan jelas terlihat pada kerutan di antara alisnya. Aura tubuhnya mencekam, momentumnya yang sangat kuat seakan akan membawa semua prajurit yang mengikutinya kembali ke medan perang melawan ratusan ribu prajurit musuh.Semakin Zhao Tian mendekat, semakin ia melihat bahwa situasinya sangat buruk. Lebih buruk dari dugaan terburuknya. Ia melihat Xiao Zhi terkapar di tanah dengan Tang Hua yang juga memiliki kondisi tubuh yang parah bersikeras mengabaikan lukanya dan memilih membalut luka luka Xiao Zhi."Aku tidak peduli tentang bagaimana caranya, pokoknya kalian harus menangkap semua pembunuh itu. Aku ingin mereka dan orang dibalik mereka merasakan akibatnya!" Dalam beberapa kalimat, Zhao Tian menyatakan perintahnya. Zhang Hao yang mengikutinya di belakang bersama para prajurit lainnya menjawab dengan keras dan berani. "Perintah Diterima Yang Mulia!"Sementara mereka membagi pasukan dan menyerbu mencari para
Last Updated: 2026-03-10
Chapter: Chapter 126
"Tang Hua Fokus! Jangan khawatirkan aku! Tangani mereka secepat mungkin!" Teriak Xiao Zhi yang tidak membiarkan Tang Hua terus mengalihkan perhatiannya padanya. Jika Tang Hua tidak bisa fokus maka situasinya tidak akan terpecahkan. Lagipula di antara begitu banyak prajurit yang Zhao Tian berikan padanya, Tang Hua adalah pengawal paling mumpuni dan eksklusif khusus untuk melindungi Xiao Zhi. Tang Hua juga mengerti, jadi setelah ia memastikan Xiao Zhi aman. Ia mulai fokus dengan musuh musuh yang mengelilinginya. Mungkin pihak lain tahu bahwa Tang Hua adalah yang terkuat diantara kelompok ini, jadi pihak pain mengirim lebih banyak orang untuk mengganggu ritme Tang Hua dan lebih jauh lagi menghalanginya untuk mendekati Xiao Zhi dan melaksanakan tugasnya.Bisa dikatakan rencana pihak lain sungguh sempurna, pihak lain sangat mengenal dan memahami Xiao Zhi namun Xiao Zhi sendiri tidak mengetahui siapa yang mengirim orang orang itu kemari.Saat ini semua orang sibuk untuk bertahan hidup send
Last Updated: 2026-03-08
Chapter: Chapter 125
Kembali pada Xiao Zhi, begitu keluar dari gerbang ibukota. Xiao Zhi yang sedang membaca buku di dalam kereta juga perlahan meletakkan bukunya. Ia mendongak menatap ke arah luar jendela, untuk menikmati dunia ini dengan cara yang baru. Lagipula ini adalah kali pertama Xiao Zhi keluar dari ibukota. Ia belum melihat dunia ini dari sudut pandang ini. Hutan yang rindang membawa kedamaian dan ketenangan. Semilir angin yang jauh lebih segar dan perasaan bebas dan kelegaan yang tidak dia rasakan di ibukota.Tang Hua duduk di sampingnya sambil memakan cemilan yang disediakan. Kelompok besar orang itu melaju dan menyusuri jalanan yang sepi itu dengan kecepatan yang konstan. Xiao Zhi dapat merasakannya dengan jelas bahwa kereta kuda ini terlalu lambat. Apalagi duduk terlalu lama dan merasakan goyangan terus menerus membuatnya tidak nyaman. Sangat berbeda dengan perasaannya ketika ia menaiki mobil.Jika ada orang modern yang mendengar keluhan Xiao Zhi, mereka pasti memutar matanya malas. Bagaima
Last Updated: 2026-03-07
Chapter: Chapter 124
Wanita di depannya ini berhasil membuatnya kalah, Zhao Yifan sudah mengumpat berkali kali dalam hatinya berharap bahwa wanita ini akan segera celaka sehingga Zhao Yifan bisa memanfaatkan hal itu dan menjebaknya naik ke atas ranjangnya.Ucapan Zhao Yifan jelas menyiratkan sesuatu, keberadaan Xiao Zhi hari ini telah mengganggu kepentingan banyak orang. Zhao Yifan tidak percaya, bahwa tidak ada seorangpun yang akan membuat Gerakan. Salah satu dari orang orang itu, atau bahkan Xiao Ying yang berada di istananya pasti akan bergerak untuk menyulitkan Xiao Zhi mulai hari ini.Lagi Pula banyak orang melihat variable besar ini telah berhasil membuat seluruh aula perjamuan berubah karena kedatangannya. Terutama sikap kaisar yang sepenuhnya berbeda hanya untuk Xiao Zhi. Para pangeran dan putri lainnya pasti akan mencari tahu dan menargetkan Xiao Zhi setiap saat.Zhao Yifan benar benar menantikan bagaimana Xiao Zhi akan bertahan di masa depan. Karena mulai saat ini setiap kakinya melangkah, Xiao
Last Updated: 2026-03-06
Jadi Selingkuhan Teman Ayahku

Jadi Selingkuhan Teman Ayahku

Marry dan Sania masuk ke dalam sebuah kamar dan melemparkan Salsa ke atas tempat tidur dengan senyum lega. "Maafkan aku Salsa." "Jika kamu ingin menyalahkan seseorang, salahkan dirimu sendiri." Ucap Marry dan Sania sambil berbalik dengan kejam mengabaikan Salsa yang terus meronta di atas tempat tidur. ... Gadis tersebut adalah Agatha Ellina Salsabila, atau kerap dipanggil Salsa. Seorang nona muda dari orang terkaya di kota itu, Henry Leonard. Dijebak oleh sahabat sendiri dan di lempar ke atas tempat tidur teman sekelasnya. Salsa berhasil melarikan diri namun masuk ke sarang serigala lainnya. Tidur dengan Akas adalah sebuah kecelakaan. Namun kecelakaan ini juga yang mengubah seluruh jalur hidupnya. ... Nama pria itu adalah Akasa Dhanuraja, yang kerap dipanggil Akas. Semalam ia baru saja kembali ke negara ini yang merupakan tanah kelahirannya, setelah ia berkembang di luar negeri selama dua dekade lamanya. 'Kacau! Semuanya kacau!' Gumam Akas dalam hatinya. Bahkan saat ia dengan istrinya, ia tidak begitu gila dan lepas kendali seperti saat yang terjadi semalam. ... Namun hal yang paling gila belum terjadi! "Ngomong ngomong Akas, kamu pernah berkata bahwa jika aku memiliki anak, kamu akan menjadi ayah baptis anakku. Atau karena Paman Akas mu sudah berkata bahwa dia ingin kamu jadi putri baptisnya. Jadi Salsa, kamu juga bisa memanggilnya ayah baptis." Ketika ayahnya mengatakan hal tersebut, Salsa menatap tak percaya pada sosok teman ayahnya yang familiar. Pria tua yang seumuran ayahnya ini benar benar ingin menjadi ayah baptisnya setelah menidurinya semalam!
Read
Chapter: Chapter 156
Keesokan harinya, Akas sudah bisa pergi ke kantor. Dimas sudah menjemputnya di lantai bawah, meskipun Akas ingin libur beberapa hari lagi, pekerjaannya tidak memungkinkan. Saya sudah meninggalkan semua pekerjaannya karena sakit, sekarang ia menyesal karena sembuh terlalu cepat. Sebelum benar-benar pergi ke kantor, Akas memeluk Salsa dalam waktu yang cukup lama. Ia menenggelamkan wajahnya pada bahu Salsa, sama sekali enggan untuk pergi. "Sudahlah, berapa umurmu? Bukankah semua orang berkata bahwa kamu gila kerja? Pergilah bekerja, kita bisa bertemu lagi nanti setelah pulang." Salsa menghibur dengan nada tak berdaya. "Aku tidak ingin lagi bekerja, terserah siapa yang ingin bekerja pokoknya aku hanya ingin bersamamu. Dulu aku pergi bekerja karena tidak ada yang menahanku, sekarang tanpamu rasanya hari-hari itu menyesakkan." Akas berkata dengan nada yang tak tertahankan, Dimas yang baru saja masuk dari pintu langsung berpaling, dengan ekspresi muak."Hari-hari apanya? Bukankah kamu pula
Last Updated: 2026-08-10
Chapter: Chapter 155
Ketika Salsa melakukan hal itu, memandang ke arah leher Akas membayangkan kalung pasangan tersebut terpatri disana. Siapa yang sangka Akas akan salah paham? Ini salah Salsa yang memiliki sepasang mata tak bisa diam. Pada akhirnya Akas yang menyadari kemana pandangan Salsa mengarah, langsung meraih tengkuk Salsa dan mencium juga melumat bibir gadis itu dengan intens.Salsa memberontak, berusaha mendorong Akas menjauh. Ketika Akas melepaskan cengkeramannya, Salsa mulai menggerutu dengan kesal. "Kenapa kamu asal cium saja?" Celetuk Salsa, ia mengusap bibirnya dan memalingkan wajahnya. Namun Akas menahannya sambil berkata, "Siapa yang suruh kamu memandangku seperti itu? Apa yang kamu lihat baru saja?" Tanya Akas penasaran.Salsa tersipu malu, ia buru buru bangkit dan berlari menuju kamar mandi sementara Akas menyelesaikan perintahnya pada Dimas tentang kalung tersebut. Selesai menyelesaikan urusannya, Akas duduk bersandar pada sofa. Salsa berjalan mendekat sambil membawa makanan. Hanya se
Last Updated: 2026-08-09
Chapter: Chapter 154
Selesai kelas selanjutnya, bel baru saja berdering dan Salsa sudah melarikan diri lebih dulu. Dia tidak tahan untuk duduk di samping Rossa lebih lama lagi, atau orang itu akan terus mengusiknya dan menanyainya tentang siapa pria itu. Jadi sebelum Rosa sempat bereaksi, begitu bel berdering Salsa melarikan diri lebih dulu. Keluar dari gedung Universitas, Salsa berjalan cepat menuju gerbang. Dalam perjalanan, suruh mata selalu mengarah padanya. Tidak jarang Salsa mendengar bisik-bisik yang membahas tentang dirinya. Entah itu baik atau buruk, pada akhirnya seperti inilah konsekuensinya. Ilham berhasil menariknya ke sorotan publik Universitas. Apakah bisa dikatakan sejak Salsa menginjakkan kaki di Universitas ini, dia sudah ditakdirkan menjadi orang yang populer. Sebelumnya itu hanya masalah antara dirinya dan Audrey, yang tidak terlalu menarik. Namun sekarang ada Ilham yang seperti bahan bakarnya, membakar seluruh hutan tanpa terkecuali. Salsa baru saja melangkah keluar dari gerbang un
Last Updated: 2026-08-07
Chapter: Chapter 153
Salsa berlari turun ke lantai bawah, iya langsung menuju pintu keluar bertemu dengan kerumunan besar orang. Di tengah kerumunan, Ilham masih berdiri membawa buket bunga besar. Salsa menghentikan langkahnya, namun ia sama sekali tidak mengubah ekspresinya. "Salsa, Aku mencintaimu, maukah kamu jadi kekasihku." Ulang Ilham sekali lagi untuk pernyataan cintanya pada Salsa. Sejujurnya, ini bukan kali pertama Salsa mendapatkan pengakuan cinta. Sudah ada banyak surat cinta di mejanya terakhir kali, Salsa mengumpulkannya namun sama sekali tidak memperdulikannya. Ia hanya meletakkannya di sebuah kotak, lalu mengabaikannya. Namun Ilham berbeda, pernyataan cintanya terlalu tulus, keramaiannya terlalu menyebar luas. Karena status Ilham ada di sana, Dia adalah seorang ketua badan Eksekutif Mahasiswa, gerak-geriknya dipantau oleh seluruh kampus. Bahkan termasuk dosen-dosen mereka.Salsa membuka mulutnya, hampir semua orang jelas sudah menantikan jawabannya. Mereka berpikir, menduga, dan mengira h
Last Updated: 2026-08-06
Chapter: Chapter 152
Di universitas, Salsa tidak bisa fokus pada mata kuliahnya hari ini. Sepanjang jam kuliah, ia memandang ke arah handphone. Takut sewaktu waktu Akas menghubunginya karena sesuatu terjadi di rumah, namun karena ia terlambat mengangkatnya akan menjadi bencana.Hingga mata kuliah berakhir, Salsa menghela nafas lega. Sepertinya Akas baik baik saja, ia mengambil handphone nya dan menanyakan tentang kondisi pihak lain. Namun lama tidak mendapat jawaban dari Akas membuatnya merasa kecewa."Kenapa nona muda? Kenapa rasanya hari ini kamu sangat murung dan tidak fokus?" Tanya Rosa yang baru saja tiba membawa berbagai bingkisan makanan di tangannya. Salsa mendongak dengan kesal karena pesannya masih belum juga dibalas. Melihat makanan di pelukan Rosa, ia mengambil satu satu di antaranya begitu saja.Rosa terkejut mendapati bahwa suasana hati Salsa memang sangat buruk belakangan ini. Tiga hari ia diam dan terus merenung di kelas, ia tidak fokus dan menatap handphone nya lama sekali. Ia mengira har
Last Updated: 2026-08-05
Chapter: Chapter 151
Dimas baru saja pergi, Akas bersandar di sofa dengan lelah. Pusing yang awalnya mereda kembali terasa sakit sekarang. Akas memejamkan matanya, mulai mengistirahatkan dirinya sendiri. Jika tidak, ketika Salsa kembali, ia akan melihatnya kembali jatuh sakit. Akas mungkin akan di omeli selama tiga hari tiga malam. Tidak apa apa jika hanya berteriak dan membentak, namun jika harus perang dingin lagi, Akas tidak mampu.Pada saat ini, telephone nya berdering. Akas mengangkat ponselnya dan melihat bahwa yang menghubunginya adalah ibunya. Firasat buruk merasuk dalam benak Akas. Apa yang terjadi di mall beberapa waktu yang laku pasti sudah sampai di telinga ibunya. Meski Akas tidak ingin mengangkat telepon, bagaimanapun pihak lain adalah ibunya. Akas tidak bisa mengabaikan nya.Begitu telephone terhubung, anehnya Diana tidak langsung berbicara. Kesunyian itu berlangsung cukup lama meski telephone sudah terhubung. Jantung Akas berdegup dengan kencang, ia tahu bahwa diam dari ibunya adalah masal
Last Updated: 2026-08-04
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status