Chapter: Chapter 160 Tamat"Sindrom Couvade atau kehamilan simpatik? Bisakah anda menjelaskan lebih detail?" Tanya Rhea dengan raut wajah khawatir. "Tidak perlu terlalu khawatir nyonya. Sindrom Couvade adalah kondisi di mana calon ayah mengalami gejala fisik dan perilaku yang mirip dengan istrinya yang sedang hamil. Termasuk mual dan muntah, atau perubahan suasana hati yang intens. Lebih tepatnya suami merasakan apa yang istrinya rasakan ketika sedang hamil." Ucap dokter tersebut dengan tawa di bibirnya. Elroy menatap Rhea dengan tenang. Ia bisa merasakan apa yang Rhea rasakan, hal itu memang sulit di percaya namun itulah yang saat ini tengah terjadi. Karena hal ini pula, ada kelegaan dalam benak Elroy. Setidaknya istrinya tidak harus menderita sendirian. "Lalu bagaimana cara mengatasinya?" Tanya Rhea dengan cemas. Ia baik baik saja mengalami semua hal itu, tapi ia tidak tega jika suaminya ikut merasakan apa yang dirasakannya. "Tidak ada cara spesifik. Tuan Elroy dan Nyonya bisa datang menghadiri kelas prena
Última atualização: 2025-11-12
Chapter: Chapter 159"Tidak apa apa bu, kemarin aku telat makan. Mungkin hanya masalah lambung." Ucap Rhea menenangkan ibu Elroy. Mendengar ini ibu Elroy tidak lagi memiliki pemikiran tersebut dan hanya menawarkan lebih banyak cemilan dan air hangat pada Rhea.Sementara Elroy terus memijat pinggang dan tengkuk Rhea. Chloe juga datang ke sisi Rhea dan bertanya khawatir. "Apa kamu baik baik saja?" Tanya Chloe khawatir."Tidak apa apa, kamu santai saja dengan Noah. Jangan khawatirkan aku. Ada ayahmu yang merawatku." Ucap Rhea ringan. Ia baru saja selesai berbicara, ketika rasa mual lainnya datang dan membuatnya harus berlarian sekali lagi ke kamar mandi.Elroy menghampirinya dengan raut wajah khawatir. "Bersabarlah sebentar, dokternya hampir tiba." Ucap Elroy menenangkan, ia begitu khawatir hingga wajahnya ikut menjadi pucat. Pada saat ini, suara di luar sedikit ramai. Elroy membawa Rhea keluar dan membiarkannya duduk, dokter pribadi yang baru saja datang segera bergegas dan mendekati Elroy."Dia sudah munt
Última atualização: 2025-11-11
Chapter: Chapter 158Dua bulan berlalu begitu saja. Di bandara kota, musim dingin perlahan datang. Rhea berjalan turun dari jet pribadinya bersama Elroy.Dua bulan sebelumnya, ia kembali ke luar negeri untuk menyelesaikan program pertukaran pelajarnya. Sementara Elroy terus menempel padanya hingga membuat Rhea merasa sakit kepala. Saat ini Elroy memeluk pinggang Rhea dan terus menerus mengecup bibir Rhea dengan rakus. "Hentikan, kita sudah sampai. Sampai kapan kamu akan menciumku?" Keluh Rhea tak berdaya."Diamlah, biarkan aku menciummu. Rasanya kurang memuaskan." Ucap Elroy dengan suara seraknya. Rhea dengan paksa mendorong Elroy menjauh. Sejak Elroy menyatakan keinginannya untuk memiliki anak, sudah berapa banyak malam Rhea terus bekerja keras sampai pagi. Sedangkan pria ini masih terlihat tampan dan bahkan jauh lebih bersemangat dari sebelumnya.Rhea memutar matanya dan berjalan keluar bandara. Rasa deja vu yang kuat menghampiri. Sudah lewat satu tahun sejak ia menikahi pria ini. Banyak hal sudah berl
Última atualização: 2025-11-10
Chapter: Chapter 157|Papa berkata bahwa Mama adalah orang yang sangat penuh kasih sayang dan cinta. Jadi Papa dan aku sudah menyiapkan hadiah ini untuk ulang tahun Mama.| Ketika mendengar hal ini, Rhea menatap dengan penasaran. Hologram tiga dimensi itu muncul secara tiba tiba melalui lampu yang ada di benda berbentuk lingkaran itu.Secara mengejutkan Rhea dan Chloe saling berpandangan dengan sorot mata luar biasa. Meski teknologi AI sudah meluas, dan teknologi hologram sudah mencapai penelitian lebih lanjut. Namun sampai saat ini belum ada yang mampu menciptakan hologram sampai ke titik ini.Orang orang di dalam itu nyata dengan seluruh tubuh dan berjalan di seluruh ruangan. Rhea menatap sekelompok orang yang tiba tiba muncul di ruangannya dengan ekspresi ragu. Tentu saja semua itu bukan orang nyata, mereka hanya sebagian hologram dari benda kecil di depan Rhea."Sepertinya Morris Group memiliki terobosan besar dalam penelitian hologram. Ayahmu akan menjadi semakin kaya." Ucap Rhea dengan senyum bahagi
Última atualização: 2025-11-09
Chapter: Chapter 156Rhea menyapu lembut foto hitam putih itu dengan telapak tangannya. Permukaan kasar dan dingin itu membuat Rhea tenggelam. Saat itu, Rhea merasa sulit untuk mempercayainya. Hal hal tersebut tampak tidak nyata. Beberapa saat sebelumnya ia masih bercanda tawa dengan kedua orang tuanya. Namun beberapa saat kemudian, ia disambut oleh tubuh dingin kedua orang tuanya.Orang bilang tuhan memberikan ujian sesuai dengan kemampuan hambanya. Namun Rhea merasa saat itu dunia benar benar hancur, ia tidak lagi memiliki keinginan untuk hidup. Ia berpikir untuk apa ia hidup jika alasannya untuk hidup pun telah pergi.Rhea tak siap dan ia tidak pernah memikirkan bagaimana ia melanjutkan hidupnya. Berat badannya berkurang drastis dan bahkan kecantikannya untuk sesaat memudar. Baru setelah pada tahun terakhir sekolah menengahnya, ia perlahan mengembalikan berat badannya. Semua itu pun berkat Chloe yang tak pernah menyerah untuk berinteraksi dengannya."Rhea...Rhea..." Panggilan Chloe segera menyadarkan R
Última atualização: 2025-11-08
Chapter: Chapter 155'Mereka benar benar kelelahan. Apa mungkin aku terlalu menekan mereka? Lebih baik aku memikirkan bagaimana cara memberi liburan pada mereka.' Lirih Rhea dalam hatinya. Namun ia belum sempat melangkah lebih jauh ketika matanya tiba tiba menjadi gelap. Rhea tertegun ketika ia melihat sepasang tangan menutup matanya. Ia mengangkat alisnya bingung memikirkan alasan dan siapa pemilik tangan tersebut.Suara langkah kaki cepat dan begitu ramai terdengar. Rhea terdiam dan menunggu dengan tenang namun sebenarnya ia sudah samar damar memikirkannya.Benar saja ketika tangan itu dialihkan dan seberkas cahaya perlahan masuk ke dalam mata Rhea. Cahaya redup dari lilin lilin di atas kue. Ucapan selamat ulang tahun yang besar di letakkan di dinding. Mata mengantuk semua orang namun masih memiliki rasa bersemangat yang kuat."Selamat ulang tahun.....""Selamat ulang tahun presiden....""Semoga presiden bahagia selalu....""Semoga presiden banyak uang, jangan lupa bagi bagi ya presiden!""Hahaha, Pres
Última atualização: 2025-11-07
Chapter: Chapter 129"Kamu bisa pergi." Ucap Zhao Tian kepada tabib tua itu. Tabib tua yang mendapatkan pengampunan seakan akan telah hidup kembali dan bergegas keluar dari tenda bersama dengan anak didiknya. Namun sebelum mereka benar benar meninggalkan tenda, suara Zhao Tian sekali lagi terdengar di telinga mereka."Urusan disini lebih baik membusuk di perut kalian. Jika ada orang lain yang tahu, maka kalian tidak perlu berharap kepala kalian masih ada di tempatnya." Zhao Tian mengatakan kalimat itu dengan sikap tenang namun dengan kata kata paling mengerikan. Sekelompok tabib itu sekali lagi jatuh berlutut di tempat."Baik Yang Mulia, kami tidak akan berani mengungkapkan hal ini pada siapapun." Zhao Tian diam dan tidak berbicara dan para tabib melarikan diri dengan kecepatan tercepat yang mereka miliki. Mereka takut Zhao Tian akan berubah pikiran detik berikutnya.Zhang Hao dan Tang Hua tidak berbicara, mereka hanya melihat dalam diam. Zhao Tian duduk di tepi tempat tidur dengan sorot mata bingung dan
Última atualização: 2026-03-12
Chapter: Chapter 128Pandangan Zhao Tian beralih, dan ia kembali memfokuskan pandangannya oa6da sosok Xiao Zhi yang masih berbaring dan di obati oleh para tabib prajurit. Di dekat tempat tidur Xiao Zhi, sebuah panah berlumuran darah yang baru saja dikeluarkan dari tubuh Xiao Zhu nampak terbelah menjadi dua.Itu adalah anak panah yang menembus jauh ke dalam tulang belikat Xiao Zhi sebelumnya. Melihatnya saja membuat Zhao Tian merasa sakit hati. Ia tidak merasakannya sebelumnya, bahwa anak panah bisa sebesar itu. Pada saat ini tabib yang baru saja mengobati Xiao Zhi akhirnya menghela nafas lega.Ia menyaksikan Zhao Tian mendekat dan bertanya dengan khawatir. "Bagaimana keadaannya?" Tanya Zhao Tian. Tabib itu tersenyum dan menganggukkan kepalanya menandakan bahwa semuanya terkendali."Nona Zhi sudah melewati masa bahaya dan akan baik baik saja dalam beberapa hari...." Kata kata tabib itu terhenti sejenak. Alisnya mengerut rapat seolah ia ragu apakah harus mengatakannya atau tidak.Zhao Tian menyadari hal ter
Última atualização: 2026-03-11
Chapter: Chapter 127Zhao Tian yang memimpin kavaleri secara pribadi memiliki ekspresi muram dan kemarahan jelas terlihat pada kerutan di antara alisnya. Aura tubuhnya mencekam, momentumnya yang sangat kuat seakan akan membawa semua prajurit yang mengikutinya kembali ke medan perang melawan ratusan ribu prajurit musuh.Semakin Zhao Tian mendekat, semakin ia melihat bahwa situasinya sangat buruk. Lebih buruk dari dugaan terburuknya. Ia melihat Xiao Zhi terkapar di tanah dengan Tang Hua yang juga memiliki kondisi tubuh yang parah bersikeras mengabaikan lukanya dan memilih membalut luka luka Xiao Zhi."Aku tidak peduli tentang bagaimana caranya, pokoknya kalian harus menangkap semua pembunuh itu. Aku ingin mereka dan orang dibalik mereka merasakan akibatnya!" Dalam beberapa kalimat, Zhao Tian menyatakan perintahnya. Zhang Hao yang mengikutinya di belakang bersama para prajurit lainnya menjawab dengan keras dan berani. "Perintah Diterima Yang Mulia!"Sementara mereka membagi pasukan dan menyerbu mencari para
Última atualização: 2026-03-10
Chapter: Chapter 126"Tang Hua Fokus! Jangan khawatirkan aku! Tangani mereka secepat mungkin!" Teriak Xiao Zhi yang tidak membiarkan Tang Hua terus mengalihkan perhatiannya padanya. Jika Tang Hua tidak bisa fokus maka situasinya tidak akan terpecahkan. Lagipula di antara begitu banyak prajurit yang Zhao Tian berikan padanya, Tang Hua adalah pengawal paling mumpuni dan eksklusif khusus untuk melindungi Xiao Zhi. Tang Hua juga mengerti, jadi setelah ia memastikan Xiao Zhi aman. Ia mulai fokus dengan musuh musuh yang mengelilinginya. Mungkin pihak lain tahu bahwa Tang Hua adalah yang terkuat diantara kelompok ini, jadi pihak pain mengirim lebih banyak orang untuk mengganggu ritme Tang Hua dan lebih jauh lagi menghalanginya untuk mendekati Xiao Zhi dan melaksanakan tugasnya.Bisa dikatakan rencana pihak lain sungguh sempurna, pihak lain sangat mengenal dan memahami Xiao Zhi namun Xiao Zhi sendiri tidak mengetahui siapa yang mengirim orang orang itu kemari.Saat ini semua orang sibuk untuk bertahan hidup send
Última atualização: 2026-03-08
Chapter: Chapter 125Kembali pada Xiao Zhi, begitu keluar dari gerbang ibukota. Xiao Zhi yang sedang membaca buku di dalam kereta juga perlahan meletakkan bukunya. Ia mendongak menatap ke arah luar jendela, untuk menikmati dunia ini dengan cara yang baru. Lagipula ini adalah kali pertama Xiao Zhi keluar dari ibukota. Ia belum melihat dunia ini dari sudut pandang ini. Hutan yang rindang membawa kedamaian dan ketenangan. Semilir angin yang jauh lebih segar dan perasaan bebas dan kelegaan yang tidak dia rasakan di ibukota.Tang Hua duduk di sampingnya sambil memakan cemilan yang disediakan. Kelompok besar orang itu melaju dan menyusuri jalanan yang sepi itu dengan kecepatan yang konstan. Xiao Zhi dapat merasakannya dengan jelas bahwa kereta kuda ini terlalu lambat. Apalagi duduk terlalu lama dan merasakan goyangan terus menerus membuatnya tidak nyaman. Sangat berbeda dengan perasaannya ketika ia menaiki mobil.Jika ada orang modern yang mendengar keluhan Xiao Zhi, mereka pasti memutar matanya malas. Bagaima
Última atualização: 2026-03-07
Chapter: Chapter 124Wanita di depannya ini berhasil membuatnya kalah, Zhao Yifan sudah mengumpat berkali kali dalam hatinya berharap bahwa wanita ini akan segera celaka sehingga Zhao Yifan bisa memanfaatkan hal itu dan menjebaknya naik ke atas ranjangnya.Ucapan Zhao Yifan jelas menyiratkan sesuatu, keberadaan Xiao Zhi hari ini telah mengganggu kepentingan banyak orang. Zhao Yifan tidak percaya, bahwa tidak ada seorangpun yang akan membuat Gerakan. Salah satu dari orang orang itu, atau bahkan Xiao Ying yang berada di istananya pasti akan bergerak untuk menyulitkan Xiao Zhi mulai hari ini.Lagi Pula banyak orang melihat variable besar ini telah berhasil membuat seluruh aula perjamuan berubah karena kedatangannya. Terutama sikap kaisar yang sepenuhnya berbeda hanya untuk Xiao Zhi. Para pangeran dan putri lainnya pasti akan mencari tahu dan menargetkan Xiao Zhi setiap saat.Zhao Yifan benar benar menantikan bagaimana Xiao Zhi akan bertahan di masa depan. Karena mulai saat ini setiap kakinya melangkah, Xiao
Última atualização: 2026-03-06

Jadi Selingkuhan Teman Ayahku
Marry dan Sania masuk ke dalam sebuah kamar dan melemparkan Salsa ke atas tempat tidur dengan senyum lega.
"Maafkan aku Salsa."
"Jika kamu ingin menyalahkan seseorang, salahkan dirimu sendiri." Ucap Marry dan Sania sambil berbalik dengan kejam mengabaikan Salsa yang terus meronta di atas tempat tidur.
...
Gadis tersebut adalah Agatha Ellina Salsabila, atau kerap dipanggil Salsa. Seorang nona muda dari orang terkaya di kota itu, Henry Leonard.
Dijebak oleh sahabat sendiri dan di lempar ke atas tempat tidur teman sekelasnya. Salsa berhasil melarikan diri namun masuk ke sarang serigala lainnya. Tidur dengan Akas adalah sebuah kecelakaan. Namun kecelakaan ini juga yang mengubah seluruh jalur hidupnya.
...
Nama pria itu adalah Akasa Dhanuraja, yang kerap dipanggil Akas. Semalam ia baru saja kembali ke negara ini yang merupakan tanah kelahirannya, setelah ia berkembang di luar negeri selama dua dekade lamanya.
'Kacau! Semuanya kacau!' Gumam Akas dalam hatinya. Bahkan saat ia dengan istrinya, ia tidak begitu gila dan lepas kendali seperti saat yang terjadi semalam.
...
Namun hal yang paling gila belum terjadi!
"Ngomong ngomong Akas, kamu pernah berkata bahwa jika aku memiliki anak, kamu akan menjadi ayah baptis anakku. Atau karena Paman Akas mu sudah berkata bahwa dia ingin kamu jadi putri baptisnya. Jadi Salsa, kamu juga bisa memanggilnya ayah baptis." Ketika ayahnya mengatakan hal tersebut, Salsa menatap tak percaya pada sosok teman ayahnya yang familiar. Pria tua yang seumuran ayahnya ini benar benar ingin menjadi ayah baptisnya setelah menidurinya semalam!
Ler
Chapter: Chapter 76Ketika lagu perlahan berakhir, Salsa merasakan pelukan datang dari arah belakang punggungnya. Akas mendekapnya dan membawanya ke dalam pelukannya, membiarkannya bersandar dalam diam dan tenang meski air mata menggenang di matanya.Salsa tersenyum dan menutup matanya perlahan dalam diam. Musik di ruang karaoke itu masih menyala, namun Salsa tetap bersandar di dada Akas dalam diam. Mencerna semua emosi yang bergejolak dan menenangkan dirinya sendiri.Namun lain hal nya dengan apa yang terjadi pada Akas, ia tidak setenang yang terlihat di luar. Baru saja ia secara spontan memeluk gadis kecil itu ke dalam pelukannya. Mencoba menenangkannya dan mencegah pihak lain menangis.Baru kemudian ketika Akas memeluk gadis itu dalam pelukannya, ia menyadari betapa besar kesalahan yang telah ia lakukan. Tubuhnya sedikit menegang dan nafasnya sedikit cepat. Ia merasakan tangan Salsa yang bergerak menggelitik di daerah perutnya, meski sebenarnya Akas sadar bahwa Salsa tidak bermaksud demikian.Rasanya
Última atualização: 2026-05-12
Chapter: Chapter 75"Ayo pergi makan? Setelah itu pergi ke tempat yang kamu inginkan." Baik itu Akas atau Salsa tidak ada satupun yang berusaha mengungkit masalah sebelumnya. Menganggap semuanya berlalu begitu saja.Ketika mereka duduk berhadapan di meja restoran, suasananya menjadi canggung. Lagipula keduanya sempat bertengkar hebat terakhir kali, baik itu Salsa maupun Akas merasa bersalah dengan kata kata kasar yang mereka lontarkan saat itu.Jujur saja, ketika Salsa melirik Akas. Ia harus mengakui bahwa Akas adalah pria yang sangat baik dalam segala hal. Ia dewasa dan mampu membimbingnya, ia tampan dan penuh perhatian. Meskipun terkadang wajahnya dingin, hatinya sangat lembut. Namun ketika Salsa mengingat dua malam panas yang dilaluinya dengan Akas, Salsa harus menambahkan satu kosa kata! Yaitu binatang buas! Bukan berarti Salsa menyebut Akas kasar atau bagaimana. Hanya saja caranya bertarung dan gayanya di atas ranjang benar benar seperti binatang buas yang terlepas dari kurungannya.Jika Salsa tida
Última atualização: 2026-05-11
Chapter: Chapter 74"Audrey aku akan bertanya padamu, bagaimana jika kamu yang menyebut dan menyebarkan kabar bahwa ibuku adalah simpanan terdengar sampai pada telinga ayah? Menurutmu, bagaimana ia akan bertindak?" Salsa berjalan mendekat sambil berbisik dengan suara yang hanya ia dan Audrey dengar.Mendengar kata jata Salsa, ekspresi wajah Audrey seketika memucat. Baik ibunya atau dirinya tahu dengan jelas bahwa mendiang istri Hendry adalah sosok yang sangat tabu di rumah. Bagi Hendry, mendiang istrinya adalah sosok yang sangat berharga dan tak tergantikan. Jika Hendry mendengar bahwa ia menjelekkan citra mendiang istrinya di luar, sudah pasti hasilnya sangat jelas. Dia dan ibunya akan di usir.Sudah lama dia dan ibunya bergaul dengan Hendry, namun mereka sama sekali tidak mampu benar benar menyatu sebagai keluarga. Hendry selalu tertahan oleh sosok mendiang istrinya. Karena mendiang istrinya itulah, baik dia atau ibunya tidak benar benar mampu memasuki dunia Hendry. "Aku peringatkan dirimu! Aku sudah
Última atualização: 2026-05-10
Chapter: Chapter 73Karena masalah sapu tangan tersebut, Salsa bahkan melupakan fakta mengapa Audrey bisa ada di kelas yang sama dengannya. Sepanjang masa orientasi, Salsa begitu pendiam dengan aura murung yang terasa di seluruh tubuhnya. Sehingga banyak teman sekelas tidak berani mendekatinya.Satu satunya adalah seorang gadis muda yang ceria, ia duduk di samping Salsa tanpa memperdulikan pandangan orang lain. Melihat Salsa yang murung, membuatnya penasaran. "Mengapa kamu sangat murung? Apa kamu baik baik saja? Kudengar di kantin makanannya sangat enak, mengapa kita tidak pergi ketika jam istirahat tiba? Aku jamin perasaan murung mu akan hilang!" Ucap gadis itu. Namanya Rosa, gadis dengan suara manis yang sangat ceria. Ia begitu berisik hingga membuat Salsa merasa kesal namun tak bisa berkata kata. Ini adalah kali pertamanya ia melihat seseorang yang sudah melihat orang lain sedang murung namun justru berceloteh panjang lebar di sampingnya. Apa apaan dengan pergi ke kantin? Apakah pihak lain juga mania
Última atualização: 2026-05-09
Chapter: Chapter 72Entah mengapa dan sejak kapan, air matanya telah menetes membasahi pipinya. Matanya yang berkaca kaca membuat pandangannya menjadi kabur. Salsa menggenggam pulpen tersebut lembut dan mendekapnya di dadanya.Mengapa baru saat ini? Mengapa? Salsa ingin bertanya namun seakan akan seluruh suaranya tersangkut dalam tenggorokannya. Salsa hanya bisa menangis dalam diam, menundukkan kepalanya dan membiarkan air mata itu membasahi jasnya yang rapi.Salsa meraih sapu tangan yang sebelumnya dijadikan alas untuk bolpoin tersebut dari dalam kotak. Menggunakan sapu tangan tersebut menyapu lembut air matanya, pandangan Salsa menjadi sedikit lebih jelas. Tiba tiba Salsa menyadari terdapat jejak jahitan di tepi sapu tangan tersebut. Kata kata di ujung sapu tangan tersebut sedikit sulit dibaca, namun ia masih bisa membacanya dengan jelas. 'To my daughter and my princess, Salsa putri kesayangan ayah.' Kalimat tersebut dijahit sedikit berantakan. Sama sekali tidak indah, namun Salsa memiliki firasat bah
Última atualização: 2026-05-08
Chapter: Chapter 71Keesokan harinya, masih bubur yang sama. Rasa familiar yang sama, samar samar Salsa mencoba mengingat berasal dari mana rasa bubur ini terasa begitu familiar. Ia ingat ingat lagi, tak ada satupun restoran yang mungkin memiliki keterampilan ini. Mungkin, ini benar benar dibuat pribadi oleh Novi. Jadi, Salsa memberikan pujian tambahan untuk Novi hari itu."Buburnya sangat enak, terima kasih atas kerja kerasmu. Aku Harap besok aku bisa memakannya lagi." Ungkap Salsa. Namun gagasan tersebut langsung dihancurkan keesokan harinya.Salsa baru saja bangun dari tidurnya dan belum sepenuhnya sadar. Ia berjalan menuju ambang jendela hanya untuk menyaksikan di persimpangan yang jauh. Mobil yang sangat familiar itu berhenti sedikit lebih jauh dari rumahnya berada. Mata Salsa melebar, bagaimana mungkin ia tidak mengenali mobil tersebut? Salsa menyaksikan dengan ekspresi terkejut, Novi berjalan dengan langkah cepat menghampiri mobil tersebut. Pemilik mobil tidak turun, namun setelah beberapa saat N
Última atualização: 2026-05-07