MasukXiao Zhi menyadari ketika ia membuka mata bahwa ia berada di tempat asing yang kuno. Ketika ingatan perlahan mengalir dan ketika ia mengetahui identitas dan latar belakang tempat dimana ia berada sekarang. Ia yakin bahwa ia benar benar telah berpindah ke dalam sebuah buku novel yang dibacanya terakhir kali. ... Merencanakan masa depan untuk tetap bertahan hidup. Mari kita mengecualikan pemeran utama pria dan wanita (Zhao Yifan dan Xiao Ying). Siapa yang memiliki identitas luar biasa dan mampu melindunginya dari Zhao Yifan dan Xiao Ying bahkan melindunginya dari keseluruhan plot novel? Lalu mari kita cari bos besarnya! Kaisar Dinasti Zhao saat ini! Zhao Tian! Lalu kenapa jika dia lebih tua? Di depan cinta umur hanyalah angka! ... Istana penuh dengan intrik dan perselisihan, sebagai seorang kaisar ia sudah melihat begitu banyak intrik, sikap dan kebaikan palsu, pemujaan yang berlebihan, ketulusan yang dimanfaatkan dan kebohongan tanpa akhir. Jika kamu ingin mengambil hatinya maka kamu hanya bisa menjadi seorang gadis yang polos dan murni layaknya mentari kecil yang cahayanya tak pernah padam meski dunia memperlakukannya secara tidak adil.
Lihat lebih banyakNervousness invades me as I return to my hometown. After having studied administration, I return to my precious home, to take a nice bath and meet my fiancé.
Although it is not exciting for me to return home, because of my vicious stepmother, my half-sister just as vicious as her mother and my submissive father. I smile, thinking that I am returning to my old home where my mother and a warm meal greet me.“We have arrived at your destination” the cab driver tells me and I pay him by getting out of the car with my two suitcases.I had told my family that I was returning today, but no one came to pick me up at the airport. So, I came by cab wishing they hadn't picked me up, because my father or my fiancé had a welcome surprise for me.Smiling, I enter my family's property and carefully open the door. The first thing that appears in front of me is a dark and cold house. So, I turn on the lights, wishing for a shout of 'surprise', but, not even the hay that appears in the movies on a lonely street, shows up.“Never mind, it's not like spending seven years away from home, is too big a thing to celebrate” I whisper trying to cheer myself up, but, it makes me sadder.I sigh deeply and climb the stairs, touching everything in my path, while the memories of my parents at home, chase away the cold and warm my heart. When I reach the second floor, I see a mini me, running as her parents follow her.That memory makes my heart ache and reluctant to cry, I quickly push my thoughts away, denying, and then head to my room, when a faint noise begins to make itself heard.Worried that it's a burglar, because everything is alone, I look around and quickly grab my purse as my only weapon, as I approach the source of the noise. As I walk further, I realize that the noise is heard in my room.So, bringing my hands to the doorknob, I open the door ready to strike whoever dares to enter my room to steal. However, what I see leaves me in no mood to fight.“Please be gentler, I can't keep up with you.” whispers my half-sister under the body of who is supposed to be my boyfriend and fiancé.“What's going on here?!” I shout angrily.“Adhara, what are you doing here!” Emma asks and I take a deep breath.“Wow we are connected, because I wanted to ask you the same thing, what are you doing in my room and having sex with my fiancé?” I ask angrily.“Sis, I...”“How can you two do this to me? You were supposed to love me Blake, that's supposed to mean the engagement ring you gave me on our first anniversary. So why are you having sex with my sister?”“Sis, I'm sorry you knew it this way, but, Blake and I love each other very much. I hope you understand” Emma says, wrapping herself in the sheets and moving closer to me to the point of taking my hand.Anger comes over me as I see how, with her pleading look, she thinks I'm going to forgive such a great offense. So, with annoyance, I pull her hand away from mine and look at her angrily. “I have been the one betrayed by both of you, and you ask me to understand them?! I don't understand how you can have your face in its place, with how shameless you have been, you should have it on the ground, where everyone will trample on it as you have trampled on my trust.” “Adhara, stop being so mean to your little sister, weren't you taught to be nice to your little sister?” Blake asks hugging my sister gently, while looking at me angrily. “No, they didn't know how to teach me that, just like they didn't teach my sister not to be a bitch who messes with her sister's fiancé.” “Honey...” “I won't let you treat Emma like that if you want to take your anger out on me! But, don't forget this, it's Emma and I will always choose her.” “Then why did you propose to me?” “Because I didn't know how much I loved Emma, but when I came here and met her, I knew I was wrong and that she was the owner of my heart, not you.” “How stupid I have been to love you both.” “Adhara, please don't make this big.”“I'm not going to do it, neither of them deserves me. So” I say controlling my anger and smiling at them “I give them my blessing, they are the perfect couple, a disloyal dog with a bitch who only knows how to crawl to each other's toys.” “Adhara!” “I bless them and may they be very happy, long live the trashy couple!” I scream out of the room and run towards the exit holding back the tears in my eyes. Quickly, I run and take a cab ordering to go to the most expensive bar in town and getting out of the car, I enter ready to leave my family to ruin. “Give me the most expensive bottle now.” I say placing my family's card on the bar.A few minutes later the bottle arrives and without any intention of being delicate, I drink directly from the bottle, feeling my throat burn, but, it's not enough pain compared to my heart.Tears well up without being able to help it and I roughly wipe my cheeks and then with the bottle in my hand, walk to the dance floor where I dance, wishing to drown my sorrows with alcohol and forget the memory with the music.Time passes and three bottles of the best rum are already mixed with my stomach acids and I could play that with my blood. However, I still cannot forget what I have lived. “I was ready to give myself to him. Thank goodness I didn't lose something so precious to something worth so little.” I whisper indignantly. “Ah, whatever, no man is worth so much!”'No, I mustn't think of him in pain. What I must do is to revenge myself. Stop being the docile Adhara and be all rebellious girl who won't be trampled by anyone and for that, I must get rid of silly Adhara, including her virginity' I say determined and with that in mind, I step out of the crowd, looking for my target.But, my blurred vision complicates everything and because of that, I end up staggering and bumping into someone, who looks like a wall of how hard and tall he is. “Excuse me, are you all right?” asks a firm and very manly voice. “I'm not well, I need help. “How can I help you?” “Let's have sex, now.” I say firmly as the green eyes double, like the rest of his features.‘I don't see well, but, what I see looks good. So, let it be with this one that the old Adhara dies.’ I say to myself mentally"Suami, salju pertama tahun ini sudah turun." Ucap Xiao Zhi dengan nada bahagia. Zhao Tian juga menoleh menatap langit di luar paviliun dan ikut tertawa bersamanya. Zhao Tian merasa bahwa ia melewati akhir tahun dan musim dingin kali ini dengan penuh kebahagiaan. Entah itu karena ia menikmati salju pertama yang turun tahun ini bersama Xiao Zhi, atau karena Xiao Zhi yang memanggilnya dengan sebutan 'Suami'."Kenapa kamu tidak datang lagi ke istana?" Tanya Zhao Tian dengan sedikit cemberut, mencubit hidung Xiao Zhi dengan jahil."Tidak lagi, aku takut ketahuan. Terakhir kali, aku datang dan membuat keributan yang sangat besar kan? Apa kamu ingin membuat keributan besar lainnya?" Ucap Xiao Zhi dengan nada kesalnya. Zhao Tian tidak bisa berkata apapun untuk membela diri. Begitu Zhao Tian tiba di paviliun, ia memfokuskan seluruh mata, perhatian dan energinya pada Xiao Zhi. Sementara Tang Hao, Zhao Tian dan Kasim Cao makan di ruangan lainnya agar dapat memberi ruang bagi Zhao Tian dan Xiao
Desain pakaian ini terbagi menjadi dua jenis untuk pria dan wanita. Terutama pesona elegan dan kemewahan yang diberikan, para bamgsawan itu akan sangat menyukainya. Namun Xiao Zhi tidak berhenti menggambar disitu, ia menggambar sepasang jenis pakaian lagi, dan dengan bahan yang lebih murah dan desain berbeda namun masih sangat elegan. "Sepasang pertama adalah pakaian yang disiapkan untuk para bangsawan, sedangkan sepasang terakhir adalah untuk rakyat jelata. Kamu bisa pilih kainnya, dan atur keuangannya sendiri." Ucap Xiao Zhi dengan tenang. Namun Nyonya Wen sudah memandang Xiao Zhi dengan penuh persembahan. Ahhh, mengikuti orang seperti ini sangat luar biasa!Bahkan Tang Hua yang sudah melihat begitu banyak pakaian mewah masih sangat terkesan dengan pakaian yang Xiao Zhi buat. Ia sudah tidak sabar ingin membelinya satu. Xiao Zhi juga memperjelas bahwa di sudut pakaiannya harus ada lambang namanya, yaitu 'Zhi' yang artinya bahwa semua pakaian ini berasal dari dirinya dan tidak bisa
Mengingat apa yang sebenarnya terjadi beberapa jam yang lalu membuat Zhao Tian menghela nafas tak berdaya. "Tidak apa apa, biarkan mereka mencari tahu. Tapi jangan sampai mereka menemukan apapun. Aku akan berhati hati selanjutnya, lebih baik tidak melakukannya di istana." Ucap Zhao Tian dengan ekspresi muram.Kasim Cao dan Zhang Hao terbatuk dan tidak berani berbicara.Namun dalam hatinya, mereka sudah mengumpat gila gilaan. 'Yang Mulia! Anda baru sadar bahwa anda telah membuat keributan? Keributan ini terlalu besar!' Bisik Zhang Hao dalam hatinya.'Yang Mulia oh Yang Mulia apa yang kamu lakukan kali ini seperti melemparkan batu besar ke danau yang tenang. Nona Xiao Zhi memang tidak terkalahkan!' Gumam Kasim Cao yang hampir tidak bisa menahan diri untuk memutar matanya malas.Disisi pain, Tang Hua menatap tubuh Xiao Zhi yang penuh dengan bekas kemerahan. Merasa sedikit bingung, ekspresinya berubah dan ia mengumpati Zhao Tian dalam hatinya. 'Bukankah Yang Mulia sedikit berlebihan? Meng
Tentu saja Zhao Tian memiliki pemikiran demikian. Namun ia tidak memiliki pemikiran untuk menyembunyikan identitas Xiao Zhi sejak awal Ia mengetahui dengan jelas, akibat dari ia mengumumkan identitas dan kasih sayangnya yang condong pada Xiao Zhi akan membuat beberapa orang bergerak berani dan menyakiti Xiao Zhi.Namun jangan remehkan Zhao Tian, ia adalah tiran yang sesungguhnya! Bukan hanya nama. Ia telah hidup dalam intrik istana sejak kecil dan mengenal istana lebih dari siapapun.Ia memiliki tingkat kesiapan penuh jika memang ia mengumumkan identitas Xiao Zhi. Zhao Tian memiliki keyakinan penuh bahwa ia mampu melindungi Xiao Zhi dibawah perlindungannya. Bahkan jika Zhao Tian harus bergerak membunuh beberapa orang lagi dan melumuri tangannya dengan darah, ia akan melakukannya!Ia hanya ingin memberi Xiao Zhi identitas yang jelas, membiarkannya berada disisinya secara terang terangan tanpa harus kesulitan menanggung dsn bersembunyi dari semua orang.Namun karena Xiao Zhi tidak mau,












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak