Share

Hamili Aku

last update Terakhir Diperbarui: 2025-11-18 06:57:34

Keesokan harinya.

Abi pamit pergi ke rumah sakit. Sementara Meisya tidaklah kemana-mana. Hari ini dia akan berdiam diri di rumah saja dan akan menyelesaikan masalahnya secepat mungkin, sebelum semuanya bertambah parah.

"Aku berangkat dulu ya, Sayang? Kamu nggak mau pergi kemana-mana kan?" tanya Abi dan dijawab dengan gelengan kepala saja oleh Meisya.

"Ya udah. Kamu hati-hati di rumah. Aku usahakan pulang cepat kok hari ini," ucap Abiyaksa sambil mengecup dahi Meisya.

Abi keluar dari dalam
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama    The End

    "Ini buah-buahan buat kamu nyemil sama ada biskuitnya juga," ucap Abi yang cepat-cepat keluar dari dalam supermarket setelah mendapatkan beberapa macam makanan untuk Nayanika makan di mobil."Terima kasih, Mas," ucap Nayanika yang matanya kini sudah berbinar-binar saat Abi memberikan tiga jenis buah potong hingga cake maupun biskuit."Iya, sama-sama. Aku ke dalam lagi ya? Mau beli untuk stok di rumah. Kamu lapar terus, jadi aku harus stok yang banyak. Oh iya, mau titip apa? Nanti aku belikan sekalian," tanya Abi."Eum, keripik kentang, Mas," ucap Nayanika yang bibirnya sambil maju-maju. Tapi dikiranya Abi akan kasihan dan membelikan? Ya jelas tidak."Kurang jelas kata dokter Anita tadi?" omel Abi."Satu bungkus aja, Mas. Buat ganti punya Mentari. Aku makan punya dia soalnya waktu itu," ujar Nayanika."Bener buat ganti punya Mentari? Bukan untuk dimakan sendiri?" cecar Abi."Beneran. Sumpah deh. Waktu itu aku ambil cemilannya dia. Terus belum aku ganti.""Kapan?" tanya Abi."Ya belum l

  • NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama    Kembar

    "Bagaimana maksudnya, Dok?" tanya Abi."Ini coba dilihat lagi. Ada kantong janin di sini. Eh tapi ini... coba tunggu sebentar." Dokter Anita menggerakkan kursor dan menandai kantong janin yang terlihat pada layar monitor. "Wah kembar ini!"Nayanika yang masih shock ketika tahu hamil langsung terbelalak. Sementara si pembuat hamilnya malah tersenyum lebar. Feeling-nya memang benar-benar kuat. Sudah hamil, kembar pula. "Ini satu, ini dua, terus ini... totalnya ada tiga ini," ucap dokter Anita dan Nayanika semakin menjadi-jadi shock-nya. Abi juga sempat sedikit terkejut tapi setelah itu tersenyum lebar lagi sambil menatap sang istri."Kan? Apa aku bilang. Kembar tiga, Sayang," ucap Abiyaksa dengan bangganya.Nayanika diam saja. Tidak terbayangkan, bila ada tiga bayi di dalam perutnya sekarang ini."Jadi pantas saja ya, Dok. Hamilnya baru beberapa bulan tapi perutnya sudah kelihatan. Soalnya ada tiga bayinya ya? Terus juga, istri saya ini makan banyak sekali akhir-akhir ini. Mungkin kare

  • NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama    Sensitif

    Keesokan harinya. Keanehan Nayanika semalam rupanya masih berlanjut. Setelah makan dan dilanjutkan dengan memakan makanan yang lainnya juga. Ia sampai begah melihatnya tapi Nayanika malah santai-santai saja. Hingga pada siang harinya Abi yang sudah sangat gemas sekalipun menghampiri Nayanika dulu sebelum siap-siap pergi bekerja."Sayang?" panggil Abi."Hm? Kenapa, Mas?" sahut Nayanika yang matanya sudah kelihatan sayu."Ngantuk ya?" sambung Abi."Iya nih. Niat mau nemenin Nasya malah ikut-ikutan ngantuk juga." Nayanika menaruh telapak tangan kanannya di mulut dan lantas menguap."Eum, mau nggak besok atau pas libur nanti kita pergi ke rumah sakit," bujuk Abi."Hm? Rumah sakit? Mau ngapain emangnya, Mas? Ikut Mas praktek?" tanya Nayanika."Bukan. Bukan ikut praktek. Ya tapi... kita pergi periksa ke dokter," ujar Abi pelan-pelan."Buat apa?" tanya Nayanika."Ya buat periksa. Periksa keadaan kamu.""Aku?" ucap Nayanika dan Abi pun mengangguk cepat."Yang sakit terus muntah-muntah kan, Ma

  • NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama    Keanehan pada Sepasang Suami-istri

    Setelah muntah-muntah, Abi tidak lagi menghubungi Nayanika. Tetapi, dia selesaikan dulu pekerjaannya dan lantas pulang dengan terburu-buru. Sebelum bertolak dari rumah sakit tadi, Abi mengabarkan bila sudah akan melakukan perjalanan ke rumah dansetibanya di sana, ia pun langsung disambut oleh Nayanika yang kini berdiri di teras rumah."Sayang..." Abi merengek dan segera memeluk Nayanika. Ia sandarkan juga kepalanya di pundak istrinya itu dan mengadu seperti seorang anak kecil."Kenapa, Mas?" tanya Nayanika sambil menyentuh punggung Abi dengan kedua tangannya."Aku muntah-muntah terus. Tapi pas diperiksa katanya nggak apa-apa. Kira-kira aku kenapa ya? Apa aku kurang healing? Atau kurang dimanjain istri?" keluh Abi dan punggungnya itu langsung kena cubit sang istri."Aduh! Kok malah dicubit sih, Sayang?" keluh Abi."Ya lagian mual-mual masa iya hubungannya sama healing terus gara-gara ngga dimanjain istri juga. Teori dari mana itu?""Ya kan siapa tahu, Sayang. Abisnya mendadak banget a

  • NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama    Telat Datang Bulan

    Satu pekan berikutnya.Nayanika yang sedang menjaga Nasya yang tengah bermain di halaman rumah itupun bangun dari ayunan. Tetapi, saat baru saja kedua kakinya itu menopang tubuhnya, kepalanya ini malah terasa berputar tak keruan. Nayanika berdiam diri dulu beberapa saat sambil mencoba untuk tetap menjaga Nasya dalam pengawasannya. Tapi sepertinya Nayanika malah akan tumbang dan terpaksa ia kembali duduk di ayunan lagi."Mama, ayo main Mama," ajak Nasya yang berlari menghampiri sang ibu dan memegangi lengan ibunya itu."Tunggu sebentar, Nasya. Kepala Mama sakit," ucap Nayanika sambil memegangi kepalanya sendiri. Sementara anaknya menatap wajah ibunya dengan raut kebingungan."Mama atit?" Nasya bersuara lagi. Dia kelihatan diam saja dan malah lebih kelihatan takut bila ibunya kenapa-kenapa.Tangan mungilnya itupun malah ikut-ikutan memijat pelipis Nayanika, yang tengah Nayanika pijat juga sendiri. Nayanika tersenyum tipis ketika sadar bila sang anak sedang melakukan hal manis ini. Makin

  • NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama    Quality Time

    Di akhir pekan.Abi yang bangun agak siang dan hampir berbarengan dengan sang anak itupun menguap, lantas meregangkan kedua tangannya ke atas dan menoleh ke sisi paling ujung dari tempatnya tidur. Ia tarik ke atas juga, selimut yang hanya menutupi hingga pinggangnya saja itu. Bagian atasnya itu sendiri terlihat polos, karena semalam Abi sudah terlalu lelah untuk berpakaian kembali setelah bertempur dengan sang istri."Selamat pagi anaknya Papa. Gimana boboknya semalam hm? Ada mimpi buruk nggak kamu?" tanya Abi sambil membelai kepala Nasya yang masih berada di atas bantal."Papa..." panggil Nasya lemas."Iya, Sayang. Kenapa hm?" tanya Abi."Mama mana? Mama Naca," tanya gadis kecil itu sambil melirik ke sana kemari untuk mencari keberadaan ibunya."Mama lagi mandi kayaknya. Itu, ada kan suara air di kamar mandi," ucap Abi.Nasya terdiam sambil mendengarkan dengan seksama, lantas bibir mungilnya itu kembali mengeluarkan suara."Naca mau mamam," celotehnya lagi dan ayahnya pun langsung te

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status