เข้าสู่ระบบNayanika mengalami kesulitan pasca sang ayah yang harus mendekam di dalam jeruji besi. Dia meminta pertolongan kepada sahabatnya, namun tidak disangka-sangka, sahabatnya tersebut malah memanfaatkan keadaan Nayanika yang sedang membutuhkan uang untuk ibunya yang sedang sakit. Nayanika, diminta untuk menggantikannya di malam pertama, karena sahabatnya itu yang telah kehilangan kesuciannya sejak lama. Demi agar tidak tersandung masalah dengan pria yang dijodohkan dengannya. Tetapi, penyelesaian masalah sekaligus petaka lah yang Nayanika terima. Di satu sisi masalah keuangannya teratasi. Tetapi, di sisi lainnya masalah baru malah menghantui Nayanika. Berkat malam itu, malah tumbuh sosok lain di dalam diri Nayanika. Harus bagaimana sekarang? Tidak mungkin juga meminta pertanggungjawaban kepada laki-laki yang telah beristri dan lagi, laki-laki itupun tidak pernah tahu, bila dia lah wanita yang ada di atas ranjangnya ketika malam pertamanya kala itu.
ดูเพิ่มเติม"Ini buah-buahan buat kamu nyemil sama ada biskuitnya juga," ucap Abi yang cepat-cepat keluar dari dalam supermarket setelah mendapatkan beberapa macam makanan untuk Nayanika makan di mobil."Terima kasih, Mas," ucap Nayanika yang matanya kini sudah berbinar-binar saat Abi memberikan tiga jenis buah potong hingga cake maupun biskuit."Iya, sama-sama. Aku ke dalam lagi ya? Mau beli untuk stok di rumah. Kamu lapar terus, jadi aku harus stok yang banyak. Oh iya, mau titip apa? Nanti aku belikan sekalian," tanya Abi."Eum, keripik kentang, Mas," ucap Nayanika yang bibirnya sambil maju-maju. Tapi dikiranya Abi akan kasihan dan membelikan? Ya jelas tidak."Kurang jelas kata dokter Anita tadi?" omel Abi."Satu bungkus aja, Mas. Buat ganti punya Mentari. Aku makan punya dia soalnya waktu itu," ujar Nayanika."Bener buat ganti punya Mentari? Bukan untuk dimakan sendiri?" cecar Abi."Beneran. Sumpah deh. Waktu itu aku ambil cemilannya dia. Terus belum aku ganti.""Kapan?" tanya Abi."Ya belum l
"Bagaimana maksudnya, Dok?" tanya Abi."Ini coba dilihat lagi. Ada kantong janin di sini. Eh tapi ini... coba tunggu sebentar." Dokter Anita menggerakkan kursor dan menandai kantong janin yang terlihat pada layar monitor. "Wah kembar ini!"Nayanika yang masih shock ketika tahu hamil langsung terbelalak. Sementara si pembuat hamilnya malah tersenyum lebar. Feeling-nya memang benar-benar kuat. Sudah hamil, kembar pula. "Ini satu, ini dua, terus ini... totalnya ada tiga ini," ucap dokter Anita dan Nayanika semakin menjadi-jadi shock-nya. Abi juga sempat sedikit terkejut tapi setelah itu tersenyum lebar lagi sambil menatap sang istri."Kan? Apa aku bilang. Kembar tiga, Sayang," ucap Abiyaksa dengan bangganya.Nayanika diam saja. Tidak terbayangkan, bila ada tiga bayi di dalam perutnya sekarang ini."Jadi pantas saja ya, Dok. Hamilnya baru beberapa bulan tapi perutnya sudah kelihatan. Soalnya ada tiga bayinya ya? Terus juga, istri saya ini makan banyak sekali akhir-akhir ini. Mungkin kare
Keesokan harinya. Keanehan Nayanika semalam rupanya masih berlanjut. Setelah makan dan dilanjutkan dengan memakan makanan yang lainnya juga. Ia sampai begah melihatnya tapi Nayanika malah santai-santai saja. Hingga pada siang harinya Abi yang sudah sangat gemas sekalipun menghampiri Nayanika dulu sebelum siap-siap pergi bekerja."Sayang?" panggil Abi."Hm? Kenapa, Mas?" sahut Nayanika yang matanya sudah kelihatan sayu."Ngantuk ya?" sambung Abi."Iya nih. Niat mau nemenin Nasya malah ikut-ikutan ngantuk juga." Nayanika menaruh telapak tangan kanannya di mulut dan lantas menguap."Eum, mau nggak besok atau pas libur nanti kita pergi ke rumah sakit," bujuk Abi."Hm? Rumah sakit? Mau ngapain emangnya, Mas? Ikut Mas praktek?" tanya Nayanika."Bukan. Bukan ikut praktek. Ya tapi... kita pergi periksa ke dokter," ujar Abi pelan-pelan."Buat apa?" tanya Nayanika."Ya buat periksa. Periksa keadaan kamu.""Aku?" ucap Nayanika dan Abi pun mengangguk cepat."Yang sakit terus muntah-muntah kan, Ma
Setelah muntah-muntah, Abi tidak lagi menghubungi Nayanika. Tetapi, dia selesaikan dulu pekerjaannya dan lantas pulang dengan terburu-buru. Sebelum bertolak dari rumah sakit tadi, Abi mengabarkan bila sudah akan melakukan perjalanan ke rumah dansetibanya di sana, ia pun langsung disambut oleh Nayanika yang kini berdiri di teras rumah."Sayang..." Abi merengek dan segera memeluk Nayanika. Ia sandarkan juga kepalanya di pundak istrinya itu dan mengadu seperti seorang anak kecil."Kenapa, Mas?" tanya Nayanika sambil menyentuh punggung Abi dengan kedua tangannya."Aku muntah-muntah terus. Tapi pas diperiksa katanya nggak apa-apa. Kira-kira aku kenapa ya? Apa aku kurang healing? Atau kurang dimanjain istri?" keluh Abi dan punggungnya itu langsung kena cubit sang istri."Aduh! Kok malah dicubit sih, Sayang?" keluh Abi."Ya lagian mual-mual masa iya hubungannya sama healing terus gara-gara ngga dimanjain istri juga. Teori dari mana itu?""Ya kan siapa tahu, Sayang. Abisnya mendadak banget a
"Papa mamam?" ucap Nasya sambil menjulurkan sendok berisi makanannya kepada Abi.Abi tersenyum tipis. "Nggak sayang. Kamu aja yang mam ya? Papa masih kenyang," ucap Abiyaksa."Papa nda mau?" tanya Nasya."Iya. Buat kamu ya? Perut Papa masih kenyang nih," ucap Abi sambil mengusap-usap perutnya sendi
"Udah kamu pilih, Nay?" tanya Bumi di keesokan harinya ketika datang saat makan siang tiba. Hari ini, Abi tidak datang. Hanya Bumi saja yang mendatangi Nayanika ke sini."Belum.""Oh, belum. Ya udah. Aku yang pilih aja ya?" ucap Bumi yang kemudian mengambil katalog berisi contoh-contoh surat undang
"Apa kamu tidak bisa berhenti? Sebaiknya, kamu mundur saja. Jangan lagi ada di kehidupan Nasya dan juga Nayanika," ucap Abi ketika keduanya sudah berada di teras rumah."Apa, Mas? Apa nggak salah? Harusnya, saya yang ngomong begitu, Mas. Mas harusnya nggak usah ganggu-ganggu tunangan orang begitu.
"Tante, Naya dan Nasya pulang dulu ya?" ucap Nayanika di depan pintu rumah."Oh iya iya. Ya sudah. Kalian hati-hati di jalan ya? Kamu juga jangan kebut-kebutan Abi," ucap sang ibu menasehati anaknya itu dulu."Nggak, Ma. Abi nggak akan kebut-kebutan kok. Keselamatan yang utama k












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
ความคิดเห็นเพิ่มเติม