Mag-log inValerie tidak pernah membayangkan, akan menjadi alat untuk melunasi hutang ayah tirinya–Lukas. James, adalah pria yang ingin memilikinya, pria yang disegani, seorang casanova yang kejam. Valerie mencoba lari, mencoba bebas dari cengkraman James. Namun itu sulit, James tidak akan membiarkan Valerie lepas dari kungkungannya. Meskipun kini ia memiliki kekuasaan. Kekayaan, kekuasaan, nyatanya tidak cukup untuk melawan James. Obsesi pria kejam dan rasa benci Valerie, tanpa disadari berubah menjadi cinta. Cinta yang kejam dan kasar, apa mereka bisa bersatu, layaknya sepasang kekasih?
view moreValerie dan James kini sudah kembali ke rumah. James meninggalkan Valerie menuju ruang kerjanya, tanpa sepatah kata, sedangkan Valerie berjalan memasuki kamar. Di dalam kamar, Valerie duduk di depan meja rias, berniat untuk membersihkan riasannya.Terdengar langkah kaki yang mendekati Valerie, Anna, wanita disisi James sebagai asisten, yang memberikan obat perangsang pada dirinya, kini datang dan menemui Valerie kembali. 'Aku kira kau sudah tidak bekerja bersama James lagi, Anna?" tanya Valerie dingin."Hampir, Tuan James hampir membunuhku, karena kehilanganmu." Anna menjawab dengan sinis pada Valerie."Apakah kau akan bersikap sinis padaku, Anna? bukankah kau tahu, aku akan menjadi istri James, dan itukan yang kau inginkan?" tanya Valerie menatap Anna dengan senyum liciknya.Valerie ingat betul jika Anna ingin Valerie tunduk pada James, sehingga bisa menikmati kekayaannya. Namun nyatanya bukannya tunduk sebagai jalang, melainkan sebagai istri dan itu membuat Anna berada di bawahnya.
Langkah Valerie beriringan memasuki rumah besar itu, di dalam Henry sudah menunggu kedatangan mereka, tatapan Henry datar, seolah tidak peduli dengan apapun yang akan James lakukan, bahkan dalam hati kecilnya ia merasa takut. Maeva yang juga baru sampai setelah bertemu dengan Eleanor, terlihat menatap sinis dan tajam pada Valerie. Meskipun Valerie berasal dari keluarga kaya, tapi itu tetap tidak menguntungkan darinya. Karena hanya kekayaan dari Addison yang bisa membuatnya bertahan di posisi atas. "Seharusnya Eleanor yang ada di posisimu, gadis murahan!" bisik Maeva dalam hatinya, terlihat kebencian itu pada Valerie. "Kita langsung makan malam saja," ujar Henry tanpa mau berbasa-basi.Valerie mengernyit heran, melihat sikap ayah James, tapi dengan begitu ia tahu jika ayahnya benar-benar tidak bisa membantah James, anak laki-lakinya sendiri. James bahkan tatapannya lebih dingin dari yang ia kira, entah apa yang sebetulnya terjadi di keluarga Addison. Meski begitu, ia tidak begitu te
"Bukankah itu mereka? mereka bertengkar?" tanya Eleanor pada Maeva. Maeva melihat ke arah yang ditunjukan oleh Eleanor, benar saja disana ada James bersama wanita pilihannya. "Mereka akan menemui Henry malam ini," decak kesal Maeva setelah mendapat info dari Henry jika James akan memperkenalkan calon istrinya. "Lihatlah, wanita itu berlagak seperti seorang cinderella. James terlalu royal padanya, Ele, kau harus segera cari cara agar James hanya akan menjadi milikmu!""Aku tahu, tapi aku bingung bagaimana caranya, James, sangat sulit untuk aku perdaya!" kesal Eleanor. "Mengapa tidak kau berpura-pura hamil?" tanya Maeva. Eleanor berdecak kesal, " ada wanita yang melakukan cara itu, meskipun itu benar anaknya, tapi jika James tidak mau, maka tetap wanita itu akan disingkirkan olehnya. Menghadapi James sangatlah sulit, berada tetap di dekatnya saja itu sudah cukup bagus, tapi ketika wanita itu datang James malah langsung menyingkirkanku. Padahal sedikit lagi, aku mungkin aku bisa mem
Valerie dan James kini berada di pusat perbelanjaan, James yang memilih banyak pakaian, tas, sepatu, dan apapun yang dibutuhkan Valerie, menurutnya. Valerie hanya tersenyum pada James ketika melihatnya bersemangat dalam memilih barang-barang untuknya.Sempat terlintas dalam benar Valerie, jika saja, James adalah pria yang baik, mungkin Valerie akan tertarik padanya, tapi sayang James bukanlah pria yang baik, meskipun pria itu sangat tampan dan kaya. "Ada yang kau butuhkan lagi?" tanya James pad Valerie, pria itu bersikap lembut pada Valerie, seolah tidak ada sisi arogan dalam diri James. "Sepertinya sudah semua, kau sudah banyak membelanjakan, James." Valerie melirik banyak paper bag kecil dan besar yang dibawa oleh pengawal James. James terdiam sejenak melihat banyak barang yang sudah ia bei untuk Valerie. "Itu belum semua, kau belum memilih gaun untuk pesta dan acara penting, serta pakaian tidur yang sexy, aku sudah menunggu itu, Sayang," ucap James tanpa merasa malu mengatakan h






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Rebyu