/ Pendekar / PENDEKAR 7 WARNA / CANG SIN PUTUS ASA?

공유

CANG SIN PUTUS ASA?

last update 게시일: 2025-09-18 11:19:58

"Bukankah aku sudah bilang padamu, masalah itu tidak perlu dipikirkan? Waktumu tidak banyak, jika kau memang ingin mencari penangkal, kenapa membuang waktu melakukan sesuatu yang tidak penting?" ucap Dewi Lembah Seribu Obat pada Cang Sin.

"Ini tidak akan menghabiskan banyak waktu, Dewi. Hanya sebentar untuk meminta saran yang baik."

"Saran baik apa yang ingin kau dapatkan dari orang lain? Bukankah aku selalu memberikan saran baik padamu?" selidik Dewi Lembah Seribu Obat masih dengan tatapan mat
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • PENDEKAR 7 WARNA    KEMARAHAN LUCIFER!

    Akan tetapi sebelum Raja Iblis Bo berhasil membawa Im Kwan keluar dari wilayah khusus yang sekarang berubah laksana seperti neraka tersebut, sinar merah itu membentang seperti sebuah jala dan mencegah pergerakan Raja Iblis Bo dengan niatnya."Siapa yang mengizinkanmu untuk membawa tumbal utuhku?" tanya sinar merah yang sekarang sudah berubah wujud menjadi wujud Lucifer.Wajahnya terlihat menyeramkan karena masih berupa tengkorak tapi berwarna merah membara. Jika semua orang yang ada di tempat itu harus mengerahkan kekuatan melindungi diri agar tidak terbakar saat ada di dalam wilayah khusus tersebut, Lucifer tidak perlu melakukan hal itu. Ia bersatu dengan wilayah itu dan ketika Lucifer ada di dalamnya, suhu panas di wilayah tersebut semakin bertambah dua kali lipat panasnya.Awalnya, Raja Iblis Bo merasa gugup karena sudah dipergoki akan melakukan tindakan di luar perintah Lucifer. Namun, perlahan pria itu berusaha untuk menguasai rasa gugup itu karena tidak ingin mati konyol jika L

  • PENDEKAR 7 WARNA    CANG SIN DIMINTA BERKORBAN

    "Percaya tidak percaya, sekarang itu tidak penting, kan? Kita tidak bisa bersama itu faktanya. Sudahlah, tidak perlu membahas hal yang tidak penting, sekarang yang harus kita pikirkan adalah membuat kelompok aliran hitam itu tidak bisa menguasai tempat ini."Im Kwan bicara dengan nada yang serius meskipun jauh di lubuk hatinya ia sangat terluka saat mengatakan kalimat, bahwa mereka tidak bisa bersama.Cang Sin mengepalkan telapak tangannya mendengar apa yang dikatakan oleh Im Kwan, tapi ia berusaha untuk menahan diri untuk tidak terpancing kemarahan.Sekarang ini, tanggungjawab sebagai anak dari pemilik perguruan besar sedang diembannya. Banyak nyawa yang bisa melayang sia-sia jika ia tidak berhati-hati dalam bersikap."Im Kwan, percayalah padaku. Hubungan kita tidak akan berhenti begitu saja hanya karena kutukan ini. Biarkan aku mencari jalan keluar. Aku berjanji akan memusnahkan kutukan ini secepatnya, dan kau tunggu aku sampai saat tiba."Dengan nada suara menurun, Cang Sin mengata

  • PENDEKAR 7 WARNA    DIBERIKAN ILMU INTI SECARA PAKSA

    Telapak tangan Cang Sin mengepal mendengar apa yang dikatakan oleh Pendekar Lentera Kuning. Namun, ia masih bisa berpikir secara jernih meskipun sekarang keadaannya sangat kacau, bahwa pemberian ilmu inti tidak boleh dilakukan jika kesepakatan belum dilakukan. "Jika kau memaksakan kehendak, dan salah satu penerima kesepakatan tidak setuju, itu juga akan sia-sia. Lupakan saja, aku akan berusaha untuk menghimpun kekuatanku sendiri."Mendengar apa yang dikatakan oleh Cang Sin, Ai Ling geleng-geleng kepala. Lalu, tanpa kata-kata, ia segera menempelkan telapak tangannya di dada Cang Sin dan itu membuat Cang Sin terkejut. Pria itu ingin melakukan perlawanan, tapi kekuatan Pendekar Lentera Kuning yang terhimpun maksimal tidak bisa dilawannya dengan mudah. Apalagi, ia juga sedang kehabisan energi karena bertahan cukup lama di tempat yang sedikit demi sedikit akan menghancurkan dirinya."Apa yang kau lakukan? Kau tidak bisa memaksakan kehendakmu tanpa ada kesepakatan, Nona Ai Ling!" cegah Ca

  • PENDEKAR 7 WARNA    DIDESAK SITUASI

    Melihat apa yang dilakukan oleh Lucifer, Raja Iblis Bo terkejut. Tanpa berpikir panjang, ia segera ingin melompat pula ke dalam wilayah khusus yang dikobari api tersebut.Akan tetapi, sebelum ia berhasil melakukan hal itu Lien Er berteriak ke arahnya. Entah sejak kapan perempuan itu sudah berada di dekat Raja Iblis Bo."Apa yang ingin kau lakukan? Ingin masuk ke sana juga?" tanyanya bertubi-tubi. "Aku harus melindungi Tuan Lucifer!""Apakah dia memintamu untuk melakukan hal itu?" "Apakah aku harus diperintah dulu baru melakukan sesuatu?""Baiklah. Kita lakukan bersama!""Tunggu! Aku tidak bilang kau juga harus ikut, Lien Er. Tetap di sini dan berjaga di sini. Ritual akan dilanjutkan di wilayah khusus."Mendengar apa yang dikatakan oleh Raja Iblis Bo, Lien Er menyeringai."Kau memintaku untuk tetap di sini, karena kau ingin menguasai segalanya? Kau ingin mendapatkan kristal itu sendirian, begitu, bukan?""Jaga bicaramu! Aku yang berwenang untuk memutuskan. Kau hanya istriku, Lien Er.

  • PENDEKAR 7 WARNA    CANG SIN DAN IM KWAN JADI TUMBAL?

    "Kalau begitu, apakah sekarang kau bisa mengerahkan kekuatanmu sekali lagi?" tanya Pangeran Yuan pada Cang Sin. "Aku akan mencobanya."Cang Sin akhirnya berusaha untuk mengerahkan kekuatannya sekali lagi agar ia bisa melakukan lompatan setinggi mungkin seperti yang tadi dilakukannya. Akan tetapi, saat ia melakukan hal itu, bagian bawah perutnya terasa sakit. Awalnya, Cang Sin tidak peduli dan tetap mengulang apa yang dilakukannya sampai berhasil seperti di awal. Namun, semakin diulang, rasa sakit itu semakin kentara dan Cang Sin merasa kesulitan untuk kembali mengulang akibat rasa sakit tersebut."Kau tidak bisa?" tanya Pangeran Yuan pada Cang Sin. "Aku kesulitan, Pangeran.""Mungkin karena kau sekarang sedang dikutuk, kau dibatasi untuk mengerahkan seluruh kekuatan intimu sendiri untuk melindungi dirimu.""Dengan kata lain, aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain terbakar di sini?""Kau akan ditumbalkan, Cang Sin. Raja Iblis Bo dan Lucifer memang ingin kau terbakar di tempat

  • PENDEKAR 7 WARNA    CANG SIN DALAM BAHAYA!

    "Tapi, kenapa kau menolongku?" tanya Cang Sin tidak tahan untuk tidak melontarkan pertanyaan tersebut.Mendengar pertanyaan yang diberikan oleh Cang Sin, pegangan tangan Lien Er pada tangan Cang Sin semakin erat. Membuat Cang Sin semakin heran dengan apa yang ada di dalam pikiran ratu iblis tersebut. "Kau istri Raja Iblis Bo. Ketua aliran hitam. Kau menolongku padahal aku adalah musuh suamimu. Apa yang sedang kau pikirkan?" Cang Sin mengulang pertanyaannya. Kali ini lebih jelas, hingga Lien Er menarik tangannya yang menggenggam tangan Cang Sin dan apa yang dilakukannya membuat pergerakan mereka yang meluncur entah ke mana terhenti seketika. "Kau ingin tahu apa yang sedang aku pikirkan?" tanya Lien Er sembari mendekatkan wajahnya pada wajah Cang Sin. Apa yang dilakukan oleh Lien Er membuat Cang Sin memalingkan wajahnya, tidak ingin perempuan tersebut mungkin saja melakukan sesuatu yang tidak bisa ia terima jika posisi mereka sedekat itu."Jangan terlalu dekat denganku. Kau lupa aku

  • PENDEKAR 7 WARNA    MELAKUKAN RAPAT DARURAT

    Pertanyaan yang diberikan oleh salah satu petinggi perguruan membuat Cang Sin tidak bisa langsung menjawab. Akan tetapi, Cang Sin langsung mengarahkan pandangannya pada sang ayah dan memberikan hormat kembali pada ayahnya tersebut sebelum ia bicara."Dengan rasa hormat yang tidak kurang satupun, ak

    last update최신 업데이트 : 2026-04-01
  • PENDEKAR 7 WARNA    SIAP UNTUK BERKORBAN

    "Aku akan memimpin pasukan ke perbatasan, dan kau ikut aku!" Semua orang yang ada di ruangan itu terkejut mendengar keputusan yang diucapkan oleh sang guru besar."Tapi, keadaan Ayah tidak memungkinkan untuk melakukan itu, aku tahu, sejak awal, Ayah memang mengatakan alternatif seperti ini, tapi b

    last update최신 업데이트 : 2026-04-01
  • PENDEKAR 7 WARNA    BERUSAHA MEMPENGARUHI IM KWAN

    "Kau berani membandingkan aku dengan Cang Sin?!" katanya dalam emosinya yang benar-benar ingin meledak."Maaf, Kak. Bukan ingin membandingkan, aku hanya ingin mengingatkan, ruang ini adalah ruang perenungan, jadi harap Kak Cung Sin melakukan fungsi ruangan ini untuk apa.""Diam! Aku akan menghajarm

    last update최신 업데이트 : 2026-04-01
  • PENDEKAR 7 WARNA    MASIH CINTA ATAU TIDAK?

    "Selain dia harus dihukum, dia juga harus diselidiki, apakah hal yang dia buat itu akibat dari jebakan orang, atau karena keinginannya sendiri."Cang San mengucapkan kalimat itu menanggapi apa yang dikatakan oleh Tabib Wu. Membuat Tabib Wu menarik napas. "Baiklah. Kau orang tuanya, kau yang berhak

    last update최신 업데이트 : 2026-04-01
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status