Accueil / Pendekar / PENDEKAR PENGUASA BUMI / 28. Kedalaman Reruntuhan dan Perpustakaan Bintang

Share

28. Kedalaman Reruntuhan dan Perpustakaan Bintang

Auteur: Suryadharma
last update Date de publication: 2026-04-06 21:27:43

Monster spiritual raksasa, Penjaga Reruntuhan, meraung, suaranya menggema di lorong-lorong kuno. Tubuhnya yang terbuat dari batu dan energi purba bergerak dengan kecepatan yang mengejutkan, melancarkan pukulan telapak tangan yang mampu menghancurkan gunung. Aksara, dalam wujud Transformasi Naga Ketiga, melesat menghindar, pedang spiritualnya memancarkan cahaya keemasan. Ia tahu bahwa ini bukan pertarungan biasa. Penjaga ini adalah entitas yang diciptakan untuk melindungi rahasia Klan Bintang, d
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • PENDEKAR PENGUASA BUMI   139. Pengadilan dan Keadilan

    Pengadilan terhadap Dewa Angin berlangsung di ruang pengadilan khusus yang telah dibangun di Kota Multiverse. Ruangan ini dirancang untuk memastikan bahwa pengadilan ini adil dan transparan, dengan perwakilan dari semua alam yang hadir untuk menyaksikan prosiding ini.Dewa Angin berdiri di depan panel hakim yang terdiri dari tiga orang—seorang dari Alam Spiritual, seorang dari Alam Dewa, dan seorang dari Alam Primordial. Panel hakim ini dipilih karena kebijaksanaan dan integritas mereka, dan mereka memiliki tanggung jawab untuk menentukan hukuman yang sesuai untuk pengkhianatan Dewa Angin.Aksara duduk di ruang penonton, menatap pada Dewa Angin dengan pandangan yang penuh dengan kesedihan. Ia mendengarkan saat para hakim mengajukan pertanyaan kepada Dewa Angin tentang motif dan tindakan-tindakannya."Mengapa kau memilih untuk bekerja sama dengan entitas-entitas yang masih terkorupsi oleh Kekosongan Abadi?" tanya hakim dari Alam Spiritual."Karena aku percaya bahwa sistem pemerintahan

  • PENDEKAR PENGUASA BUMI   138. Pencarian di Kegelapan

    Dua minggu telah berlalu sejak pengungkapan pengkhianatan Dewa Angin. Selama waktu ini, Komando Pertahanan Multiverse telah meluncurkan operasi pencarian yang komprehensif untuk menemukan Dewa Angin dan entitas-entitas yang masih terkorupsi oleh Kekosongan Abadi yang telah bekerja sama dengannya. Namun, hingga saat ini, mereka belum menemukan jejak yang berarti.Aksara duduk di ruang kerja pribadinya, meninjau laporan-laporan dari berbagai tim pencarian. Laporan-laporan ini menunjukkan bahwa Dewa Angin telah menghilang tanpa jejak, seolah-olah ia telah meninggalkan multiverse sepenuhnya. Namun, Aksara percaya bahwa Dewa Angin masih ada di suatu tempat, mungkin di dimensi yang tersembunyi atau di perbatasan multiverse yang belum dijelajahi.Luna datang ke ruang kerja Aksara dengan membawa teh hangat dan makanan ringan. "Kau harus istirahat," katanya dengan lembut. "Kau telah bekerja tanpa henti selama dua minggu terakhir.""Aku tidak bisa istirahat," jawab Aksara dengan suara yang lela

  • PENDEKAR PENGUASA BUMI   137. Pengkhianatan dari Dalam

    Tiga bulan telah berlalu sejak Tim Investigasi Khusus mulai menyelidiki serangan-serangan yang mencurigakan. Selama waktu ini, mereka telah mengumpulkan bukti-bukti yang menunjukkan pola yang jelas dari koordinasi antara pihak dalam multiverse dengan entitas yang masih terkorupsi oleh Kekosongan Abadi. Namun, identitas dari pihak dalam ini masih tetap misterius.Aksara duduk di ruang kerja pribadinya, meninjau laporan-laporan dari Tim Investigasi Khusus. Laporan-laporan ini menunjukkan bahwa ada beberapa anggota dari Dewan Multiverse yang mungkin terlibat dalam pengkhianatan ini. Namun, bukti-bukti itu masih tidak cukup kuat untuk membuat kesimpulan yang pasti.Jenderal Orion datang ke ruang kerja Aksara dengan wajah yang serius. "Penguasa," katanya, "kami telah menemukan bukti yang sangat penting. Kami telah melacak sumber dari beberapa serangan ke sebuah lokasi yang tersembunyi di perbatasan Alam Kosmik. Kami telah menemukan fasilitas rahasia di mana para pihak dalam ini telah berko

  • PENDEKAR PENGUASA BUMI   136. Ancaman dari Bayangan

    Satu tahun setelah Dewan Multiverse didirikan, Aksara menerima laporan yang mengkhawatirkan dari Jenderal Orion. Laporan ini menunjukkan bahwa ada aktivitas yang mencurigakan di perbatasan multiverse, aktivitas yang menunjukkan tanda-tanda dari entitas yang masih terkorupsi oleh sisa-sisa Kekosongan Abadi."Penguasa," kata Jenderal Orion dengan suara yang serius, "kami telah mendeteksi beberapa serangan kecil di berbagai alam. Serangan-serangan ini tidak terkoordinasi, namun pola mereka menunjukkan bahwa ada sesuatu yang lebih besar yang sedang terjadi di balik layar."Aksara mendengarkan dengan seksama, merasakan kekhawatiran yang mulai timbul. Ia telah berharap bahwa dengan pengalaman yang telah ia lalui dalam perang melawan Kekosongan Abadi, ia akan bisa mengenali tanda-tanda dari ancaman yang akan datang. Namun, laporan Jenderal Orion menunjukkan bahwa ancaman itu lebih halus dan lebih kompleks daripada yang ia bayangkan."Tunjukkan kepada aku peta dari serangan-serangan ini," kat

  • PENDEKAR PENGUASA BUMI   135. Krisis Perdagangan Multiverse

    Sembilan bulan setelah Dewan Multiverse didirikan, Aksara menghadapi krisis yang tidak terduga. Departemen Ekonomi dan Perdagangan, yang dipimpin oleh Alam Teknologi Peradaban Cygnus, telah menghadapi hambatan besar dalam menciptakan sistem perdagangan yang adil antar alam. Masalahnya adalah bahwa setiap alam memiliki sumber daya yang berbeda, dan nilai dari sumber daya-sumber daya itu sangat berbeda tergantung pada perspektif dan kebutuhan dari alam-alam yang berbeda.Teknikus Vex datang ke Menara Keseimbangan dengan wajah yang cemas. "Penguasa," katanya, "kami menghadapi krisis yang serius. Alam Primordial menolak untuk menjual Kristal Primordial kepada alam-alam lain dengan harga yang telah disepakati. Mereka mengatakan bahwa harga itu terlalu rendah dan tidak mencerminkan nilai sejati dari Kristal Primordial."Aksara mendengarkan dengan seksama. Kristal Primordial adalah material yang sangat berharga karena kemampuannya untuk menyimpan energi spiritual dalam jumlah yang sangat bes

  • PENDEKAR PENGUASA BUMI   134. Tantangan Administrasi

    Enam bulan telah berlalu sejak Dewan Multiverse resmi didirikan. Aksara duduk di ruang kerja pribadinya di Menara Keseimbangan, dikelilingi oleh tumpukan dokumen yang berisi laporan dari berbagai departemen yang telah dibentuk untuk mengelola multiverse. Kepala Departemen Perdamaian dan Rekonstruksi, seorang makhluk cerdas dari Alam Teknologi Peradaban Cygnus bernama Teknikus Vex, telah menyampaikan laporan yang mengkhawatirkan."Penguasa," kata Teknikus Vex dengan nada yang serius, "kami menghadapi masalah yang signifikan dalam implementasi sistem pemerintahan baru. Beberapa alam menolak untuk mematuhi keputusan Dewan Multiverse yang telah disepakati bersama."Aksara menutup matanya sejenak, merasakan ketegangan yang mulai timbul. Ia telah mengantisipasi bahwa transisi menuju sistem pemerintahan baru tidak akan lancar, namun ia tidak mengharapkan bahwa perlawanan akan datang begitu cepat dan begitu kuat."Alam mana yang menolak?" tanya Aksara."Terutama Alam Teknologi Peradaban Cygnu

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status