Inicio / Fantasi / PENGANTIN RAJA SAETAN / BAB 41 CANGGUNG!!

Compartir

BAB 41 CANGGUNG!!

Autor: Ummi
last update Fecha de publicación: 2024-07-13 22:39:43

Pagi ini Raja Saetan dibawa oleh Siblies menuju pusat perusahaan mereka, sementara Raja Saetan berada di alam manusia. Maka Siblies harus bisa menjalankan perusahaan tubuh manusia yang ia rasuki. Demi kemakmuran Raja Saetan di alam manusia, maka mereka tetap harus bekerja seperti manusia.

"Gya gya da da gya gya da!!" (Siblies, mengapa aku juga harus ikut ke kantor?) tanya Raja Saetan dengan wajah yang datar.

"Selama kita di alam manusia, Yang Mulia harus hidup seperti manusia untuk bertaha
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   Bab 68 Aku mencintaimu, pengantinku...

    Keesokan harinya, langit alam Jien tampak kelabu. Awan hitam bergelayut seolah hendak mengguyur istana dengan hujan. Sejak pagi, denting alat musik dan suara pelayan yang sibuk mempersiapkan pesta terdengar di segala penjuru. Istana besar yang biasanya tampak gagah kini penuh dengan kain sutra dan hiasan bunga. Semua itu untuk sebuah pernikahan yang tidak pernah benar-benar diinginkan Raja Saetan.Pernikahan Raja dengan Ratu Nadita.Di jalan-jalan, rakyat berbisik penuh cemas. Mereka tidak berani mengutarakan ketidaksetujuan dengan lantang, namun tatapan mata mereka menyimpan kritik yang pedas.“Bagaimana bisa seorang manusia diangkat menjadi Ratu Jien?” bisik seorang pria tua.“Bukan hanya manusia, tapi wanita dari alam asing. Ini pertanda buruk,” sahut yang lain.Namun tidak ada yang berani berbicara lebih keras, semua takut dihukum.Sementara itu, di dalam ruang tahanan, Fang Jianheeng duduk dengan wajah pucat. Sejak semalam, hatinya seperti hancur berkeping. Ia mendengar kabar per

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   Bab 67 Di antara dua pilihan

    Fang Jianheeng duduk terdiam di dalam tahanan yang kini sedikit lebih hangat berkat sihir Siblis. Meski demikian, hatinya tetap terasa dingin seperti es. Ia menatap api kecil yang menyala di sudut ruangan, seolah mencari kehangatan yang tak akan pernah ia dapatkan. "Ceklek!" Suara pintu terbuka membuat Fang Jianheeng mendongak. Namun yang datang bukanlah Siblis, melainkan Ratu Nadita dalam tubuhnya sendiri. Wajahnya... wajah Fang Jianheeng, tersenyum dengan kejam. "Hai, pemilik tubuh yang cantik ini..." sapa Ratu Nadita dengan nada mengejek. "Bagaimana rasanya melihat kekasihmu bermesraan denganku?" Fang Jianheeng mengepalkan tangannya, matanya berkilat marah. Ia mengambil kertas dan pensil yang selalu ia bawa. (Kembalikan tubuhku!) "Oh, tidak bisa sayang. Tubuh ini terlalu berharga untukku. Lagipula, Raja Saetan terlihat sangat menikmati kebersamaan kita..." Ratu Nadita tertawa pelan. "Tadi malam dia menciumku dengan begitu lembut, memanggil namamu sambil memelukku erat..

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   BAB 66 RAJA SAETAN AKHIRNYA TAU

    Sudah beberapa hari ini secara diam-diam Siblis mengurus Fang Jianheeng yang berada di ruang tahanan yang gelap dan kotor. Meski ingin menyelamatkan Fang Jianheeng, Siblis juga tak berani melawan perintah Rajanya. Tak ada yang tau seperti apa perasaan Raja Saetan saat ini, yang pasti semenjak ia menempatkan pelayan bisu itu di dalam tahanan, semenjak itu pula hatinya dilanda kegelisahan. Raja Saetan tidak mengerti, apa perasaannya kepada Fang Jianheeng luntur begitu sampai di alam Jien, mengapa ia tidak merasakan perasaan saat bersama di alam Manusia? Bahkan ia kini lebih memperhatikan pelayan bisu ketimbang Fang Jianheeng yang sedang bersamanya. "Yang Mulia, ada apa? Mengapa kamu memasang wajah muram?" tanya Ratu Nadita, ia tersenyum dengan manis memakai wajah Fang Jianheeng. Raja Saetan terhanyut dalam senyum itu, namun hatinya tetap merasa gelisah. Tak ingin membuat Fang Jianheeng yang kini berada di hadapannya merasa sedih Raja Saetan hanya bisa beralasan. "Aku hanya

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   BAB 65 JIAN DIHUKUM

    Fang Jianheeng duduk di pembaringannya, masih teringat dengan kata-kata Siblis saat menemuinya tadi, bukan hanya memikirkan Raja Saetan, Fang Jianheeng juga memikirkan bagaimana nasibnya kini. Kini ia berada di alam Jien, bagaimana dengan sekolahnya. Tapi Fang Jianheeng yakin Siblis sudah mengatur hal baik untuknya di sana. Ia jadi merindukan banyak hal, ia merindukan rumahnya, merindukan Sisu maupun Bibo, juga teman-teman barunya. Namun yang paling Fang Jianheeng rindukan adalah tatapan lembut Raja Saetan kepadanya. Kini Fang Jianheeng hanya mendapati tatapan tajam dan menyeramkan dari Raja Saetan, membuat Fang Jianheeng teringat seperti apa pertemuan pertama mereka. "Haaah..." Fang Jianheeng hanya bisa menghembuskan napas yang berat, ia ingin keluar dari alam Jien, namun ia juga tidak tau bagaimana caranya. Berada di sini dan melihat Ratu Nadita bermesraan bersama Raja Saetan menggunakan tubuhnya membuat Fang Jianheeng merasa sedih. Terkadang bahkan ia harus menangis secara

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   BAB 64 KEGELISAHAN RAJA SAE

    Saat ini Fang Jianheeng menjalani hidupnya sebagai pelayan tubuhnya sendiri yang saat ini dikuasai oleh Ratu Nadita.Terkadang ia berjumpa dengan Raja Saetan yang mengunjungi tubuhnya, membuat Fang Jianheeng bersedih. (Mengapa Raja Sae tidak mengenali ku?) "Hei, mengapa kamu berani menatapku seperti itu? Apa kamu tidak diajari aturan istana, pelayan sepertimu dilarang mengangkat wajahmu itu!" kata Raja Saetan ketika Fang Jianheeng kepergok menatapnya. Fang Jianheeng hanya bisa menunduk sedih, ia belum bisa menemukan cara berkomunikasi dengan Raja Saetan saat ini, hanya saja Siblis yang saat ini berada di sekitar Raja Saetan tak bisa membantu Fang Jianheeng. Ratu Nadita mengancam, jika Siblis membongkar rencananya. Maka ia akan langsung membunuh tubuh Fang Jianheeng. "Aku merasa aneh dengan pelayan itu!" kata Raja Saetan sesampainya di ruangannya sendiri. Siblis hanya menjadi pendengar saat ini sebelum Raja Saetan kembali melanjutkan kata-katanya. "Dia menatapku, membuatku serba

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   BAB 63 BERADA DI ALAM JIEN

    Fang Jianheeng terbangun di sebuah kamar, ia menatap sekitarnya, ada pelayan wanita yang melayaninya dengan baik. Namun hal aneh terjadi kepadanya. Fang Jianheeng tidak bisa mengeluarkan suaranya. (Dimana aku?) Fang Jianheeng bertanya-tanya, terakhir kali ia ingat kalau seorang Ratu yang merasuki Nukud Larasati membuatnya tidak sadarkan diri. Entah apa yang telah ia lakukan kepada Fang Jianheeng, bahkan Fang Jianheeng tidak bisa bicara kali ini. Ia menggerakkan bibirnya namun suara tetap tidak keluar. Melihat Fang Jianheeng bangun, pelayan itu mendekat. Pelayan wanita itu memberikan Fang Jianheeng baju seragam yang sama dengan yang ia kenakan dan tersenyum. "Yang Mulia Ratu Nadita memintaku untuk memakai kanmu baju ini, ia ingin kamu melihat sendiri ketulusan yang kamu maksud," kata pelayan wanita itu, namanya Arin, salah satu Jien yang kini menyerupai manusia. Fang Jianheeng menurut dan mengangguk, ia tak bisa menyahut namun ia tau kalau kini ia berada di alam Jien. Fang

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   BAB 37 RAJA SAETAN HEBAT?

    Fang Jinaheeng, Bibo dan Sisu menatap ke arah pintu. Meski Raja Saetan terlihat tenang, mereka tetap penasaran dengan siapa yang akan datang? "Wush!!" "Sssshhhh!!" Seorang manusia, tapi jelas pendar kehitaman yang memancar dari tubuhnya memancarkan ia bukanlah manusia, sosok itu memakai tubuh ma

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   BAB 36 SIAPA YANG DATANG?

    "Kamu apakan ayahku?!" Mei Lan sudah akan maju, tapi Larasati mengangkat tangannya dari kepala Mei Guon. Mei Guon terdiam, tatapannya kosong sesaat, kemudian kembali sadar. Nyatanya Larasati telah membuat otak Mei Guon mendengarkan kata-katanya. "Nona Larasati, aku akan memenuhi permintaanmu!!" ka

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   BAB 35 PERTEMUAN DENGAN LARASATI

    Lagi-lagi mendengar perkataan bibi Fang Yuri membuat Fang Jianheeng tercengang, bagaimana bisa ia memfitnah Fang Jianheeng seperti itu? "Bibi, jangan-jangan kau yang membuat warga datang untuk mengusirku serta menyebarkan fitnah itu?" tanya Fang Jianheeng dengan tepat. Fang Yuri terlihat gugup, namu

  • PENGANTIN RAJA SAETAN   BAB 34 BIBI TERNYATA SI PENGHASUD

    "Benar!! Kami saksinya, kalian tidak punya masalah? Kami berada di tempat yang sama, kami juga ada di rumah Jian dan mereka tidak pernah berbuat mesum!!" sahut Sisu maju ke depan para warga. "Kalian ini senang sekali menuduh orang!! Bubar-bubar semuanya!! Bukankah kalian sudah tau siapa pria ini."

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status