LOGINSebuah kecelakaan saat bertugas membuat Dongmei, seorang wanita anggota pasukan khusus anti teror terlempar ke dimensi lain. Jiwanya kini bersemayam di dalam tubuh seorang putri kerajaan yang malang. Sikap Dongmei yang keras kepala dan kasar membuat gempar seisi istana. Bagaimana tidak? Putri Meifeng yang mereka kenal selama ini sangat penurut, pendiam, dan sering menjadi bulan-bulanan anggota kerajaan lainnya. Konflik semakin hebat setelah ingatan sang putri perlahan kembali, membuat Dongmei marah atas sikap orang-orang Kerajaan Bai Yun terhadap Meifeng selama ini. Dia menantang bertarung kakak kandungnya, menentang keinginan raja, dan puncaknya Dongmei melarikan diri dari istana membuat panik semua orang yang tanpa sadar telah tersihir oleh pesona sikapnya yang unik.
View MoreSetelah berbulan-bulan, ketenangan akhirnya kembali. Ibu kota Bai Yun terbangun tanpa suara lonceng darurat. Penjagaan di sekitar istana memang masih diperketat setelah kudeta Perdana Menteri Zhong, tetapi suasananya sudah jauh lebih tenang. Orang-orang mulai kembali pada rutinitas mereka, meski sesekali masih terdengar percakapan pelan mengenai penangkapan para pengkhianat dan nasib keluarga Zhong.Bagi Dongmei, ketenangan itu justru terasa asing. Pagi ini dia berdiri di depan cermin, merapikan rambut kemudian memeriksa pakaian yang dikenakannya sebelum menyelipkan sebilah pisau kecil ke balik ikat pinggang. Kebiasaan itu sudah menjadi sesuatu yang nyaris otomatis sejak ia tiba di Bai Yun. Setelah beberapa kali nyawanya berada dalam bahaya, Dongmei tidak lagi percaya bahwa pagi yang tenang berarti hari akan berjalan aman.Dayang Huan yang sedang menyiapkan aksesori di meja rias memperhatikan gerakannya. “Yang Mulia akan membawa pisau ke ruang makan?”Dongmei menoleh. “Hanya untuk ber
Malam telah jauh melewati pergantian jaga ketika Liwei menerima pesan untuk datang ke kamar peraduan Raja Bai. Tidak ada pengawal yang menjelaskan alasan pemanggilan tersebut. Hanya Kasim Kang yang menunggunya di luar pintu dengan wajah lebih serius daripada biasanya."Yang Mulia sedang menunggu Anda, Putra Mahkota."Liwei mengangguk dan melangkah masuk, mendapati ayahnya belum tidur. Raja Bai duduk bersandar di ranjang dengan sebuah lampu minyak menyala di atas meja kecil, sementara beberapa gulungan laporan pemerintahan dibiarkan terbuka tanpa disentuh. Kondisinya memang jauh lebih baik dibandingkan beberapa waktu lalu, tetapi ekspresi lelah masih terlihat jelas pada wajah lelaki yang telah memimpin Bai Yun selama puluhan tahun itu. "Ayah memanggilku?"Mengangkat pandangan, Raja Bai memberi isyarat agar Liwei duduk. "Aku ingin membicarakan sesuatu sebelum malam semakin larut. Tidak ada urusan pemerintahan yang mendesak, jadi kau tidak perlu datang dengan pikiran bahwa aku hendak mem
Terdiam beberapa saat, Dongmei memandangi wajah Raja Bai untuk beberapa saat sebelum akhirnya duduk lebih nyaman di kursi yang berada di sisi ranjang. Tubuh raja masih lemah, tetapi sorot matanya kembali tajam. Pengalaman puluhan tahun memerintah membuatnya terbiasa membaca kebohongan dari gerakan kecil seseorang, sehingga Dongmei tahu bahwa tidak ada satu pun bagian dari pengakuannya yang akan diterima begitu saja."Aku tidak tahu apakah semua yang akan kuceritakan bisa kau percaya, Yang Mulia" kata Dongmei perlahan. "Sebenarnya aku sendiri membutuhkan waktu cukup lama untuk menerima fakta terlempar ke tempat ini." Menjeda, ia menggendikkan bahunya, ringan. "Jika menceritakannya kepada orang lain, mungkin mereka akan menganggapku gila."Raja Bai tersenyum samar. "Setelah menghadapi Perdana Menteri Zhong, ilmu hitam, jaringan pembunuh, dan seorang putri yang ternyata menyimpan lebih banyak rahasia daripada seluruh pejabat istana, aku tidak merasa memiliki hak untuk menganggap seseoran
Dongmei terbatuk pelan, terlihat tidak heran saat mendengar kabar jika Huo Shan mengirim utusan untuk memutuskan pertunangan mereka. Dongmei malah bersyukur karenanya, setidaknya dia memiliki waktu lebih lama untuk fokus pada perubahan di Kerajaan Bai Yun. Andai Liwei naik takhta nanti. Meifeng bisa memohon untuk tidak menikah.Langkah kaki Dongmei menggema saat melewati koridor panjang menuju peraduan raja. Kesehatan ayahnya semakin menurun, sementara tabib tidak bisa menemukan obat untuk melawan racun darah yang selama ini dimasukkan Jing Fei melalui makanan raja.Raja menolak saat Dongmei mengusulkan agar dia meminum darahnya. Pria itu berpendapat jika sudah saatnya dia membayar atas dosa-dosa yang dia lakukan selama hidupnya.“Meifeng?” Raja memanggil dengan suara lemah. Tangannya yang terulur langsung disambut oleh Dongmei. “Kenapa beberapa hari ini kau tidak datang berkunjung?”Meifeng mengulum senyum dan menjawab, “Pernikahan Putri Biyu dan Zixin sudah dekat, Ayahanda. Aku ikut
Sinar rembulan terlihat sangat pucat. Di Istana Kerajaan Bai Yun, Dongmei berjalan cepat menyusuri lorong panjang dari paviliun milik Liwei menuju ke paviliunnya. Sebuah lentera menjadi satu-satunya penerangan yang dimiliki oleh wanita itu saat ini. Tadi, dengan angkuh dia menolak tawaran kakak per
“Putra Mahkota, Putri Meifeng belum kembali.” Zihao melaporkannya dengan ekspresi khawatir hingga melupakan tata krama. Zixin mengingatkan dengan menyenggol tangannya keras. “Ah, maafkan hamba!” ucapnya kemudian. Zihao menundukkan kepala dalam. “Salam, Putra Mahkota!”Zihao tidak menunggu Liwei unt
“Aku tidak mau bicara denganmu!” bentak Dongmei. Ia berdiri, urat- urat di sekitar lehernya terlihat menegang, karena marah. Dongmei sudah berusaha untuk bersabar, tapi kalimat yang diucapkan Liwei membakar amarahnya.“Seharusnya aku yang tidak mau bicara denganmu!” desis Liwei, kesal. Ia mengumpat
Dongmei mengembuskan napas keras. Pertengkaran kecil dengan Liwei membuatnya sedikit kesal. Ia mengatakan semua itu demi Meifeng. Dongmei merasa jika Meifeng tidak sepantasnya mendapat perlakukan sedingin itu dari keluarganya sendiri.Di dalam kamar, ia membuka hanfu lapisan ketiga dan keduanya sem






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore