LOGINSebuah kecelakaan saat bertugas membuat Dongmei, seorang wanita anggota pasukan khusus anti teror terlempar ke dimensi lain. Jiwanya kini bersemayam di dalam tubuh seorang putri kerajaan yang malang. Sikap Dongmei yang keras kepala dan kasar membuat gempar seisi istana. Bagaimana tidak? Putri Meifeng yang mereka kenal selama ini sangat penurut, pendiam, dan sering menjadi bulan-bulanan anggota kerajaan lainnya. Konflik semakin hebat setelah ingatan sang putri perlahan kembali, membuat Dongmei marah atas sikap orang-orang Kerajaan Bai Yun terhadap Meifeng selama ini. Dia menantang bertarung kakak kandungnya, menentang keinginan raja, dan puncaknya Dongmei melarikan diri dari istana membuat panik semua orang yang tanpa sadar telah tersihir oleh pesona sikapnya yang unik.
View MoreDi luar kediaman Raja, Dongmei baru saja tiba.Ia telah mendengar bahwa Pejabat Tse menyampaikan laporan penting kepada Raja. Karena penyelidikan tersebut berkaitan dengan kematian Permaisuri, Dongmei ingin mendengar sendiri perkembangan yang terjadi.Namun, sebelum memasuki halaman dalam, seorang pengawal menghadangnya.“Yang Mulia Putri, mohon maaf. Hamba tidak dapat membiarkan Anda masuk.”Dongmei mengangkat alis.“Aku ingin menemui Ayahanda.”“Mohon maaf, Yang Mulia. Kondisi Raja tidak memungkinkan untuk menerima tamu.”“Berapa lama?”Pengawal tersebut menundukkan kepala.“Hamba tidak mengetahuinya.”Dongmei memandang pintu utama kediaman Raja.“Apakah Raja baru saja menerima Pejabat Tse?”“Benar.”“Perdana Menteri juga?”“Benar.”Dongmei tersenyum tipis.“
Pagi belum sepenuhnya terang ketika kediaman Raja kembali dipenuhi langkah kaki para pejabat.Sejak kesehatan Raja memburuk, suasana di sekitar kediamanSang Naga berubah drastis. Para tabib keluar masuk tanpa henti. Pelayan berjalan dengan kepala tertunduk. Bahkan para pengawal berbicara dengan suara lebih rendah dari biasanya, seperti takut kegaduhan dapat mengganggu istirahat sang penguasa.Namun, pagi ini ada yang berbeda karena bukan kesehatan Raja yang menjadi pembicaraan utama, melainkan hasil penyelidikan mengenai kematian Permaisuri.Dengan ekspresi sangat serius, Pejabat Tse berdiri di tengah ruang pertemuan dengan beberapa dokumen berada di tangannya. Ia dan anggotanya sudah menghabiskan lebih dari dua minggu melakukan penyelidikan. Anggotanya memeriksa catatan kediaman Permaisuri, memanggil para pelayan juga mencocokkan keterangan para pengawal yang bertugas pada malam sebelum kematian.Anehnya, semakin dalam mereka menyelidi
Di tengah hiruk pikuk ibu kota, entah siapa yang memulai, cerita mengenai kematian mengenaskan Permaisuri mulai diceritakan oleh beberapa pendongeng di restoran-restoran kecil yang ada. Awalnya hanya beberapa orang tamu yang mendengarkan, hingga akhirnya menjadi sesi cerita yang paling ditunggu-tunggu. Cerita itu bukan hanya membawa fantasi menyenangkan, tapi juga rasa takut akan kekejian yang ada di balik tembok merah istana. Demi kekuasaan, semua cara bisa dilakukan, bahkan jika harus melenyapkan nyawa sekalipun. Saat cerita menuju klimaks, beberpa tamu sudah diliputi rasa takut. Tubuh mereka seolah menyusut. Tidak ada yang berani bicara bahkan bernapas terlalu keras. Mata dan indra pedengaran mereka terfokus pada pendongeng di atas mimbar. Rumor itu memang muncul tanpa suara. Hingga saat ini tidak ada yang tahu siapa yang pertama kali mengucapkannya. Tidak ada juga yang berani mengaku pernah mendengar sumbernya secara langsung. Namun, dalam waktu kurang dari dua minggu, cerita m
Malam masih belum berakhirsaat jamuan kerajaan dibubarkan. Semua orang bertanya-tanya, rasa takut menyelinap karena takut dijadikan tersangka. Ornag bodoh mana yang berusaha membunuh seorang anggota keluarga kerajaan saat jamuan besar istana?Suasana begitu hening. Tidak ada lagi alunan musik yang terdengar. Bahkan suara tawa bahagia pun sudah menguap hilang. Para bangsawan yang menjadi tamu undangan secara bersamaan meninggalkan balairung dengan wajah pucat, sebagian bahkan tidak berani berbicara terlalu keras. Raja memerintahkan seluruh pintu istana ditutup. Tidak seorang pun diperbolehkan keluar tanpa pemeriksaan. Para pengawal menyisir setiap sudut balairung, sementara tabib memeriksa seluruh makanan dan minuman yang tersisa. Liwei sendiri tidak beranjak dari sisi Dongmei yang bersikeras memeriksa lokasi kejadian. “Kau kembali ke kediamanmu bersamaku.”Dongmei menggeleng. “Aku perlu mengumpulkan bukti yang tersisa di tempat ini," ucapnya. Matanya tertuju ke tubuh pelayan yang kin
Angin berembus, menggoyangkan anak-anak rambut Dongmei. Wanita itu menatap keenam penjahat yang tersisa tanpa emosi. Sikap tenang yang diperlihatkan Dongmei membuat keenam penjahat di hadapannya gelisah. “Kenapa kalian diam?” tanyanya, masih dengan nada dingin yang sama. “Bukankah kalian ingin me
Suara teriakan meminta tolong masih terus terdengar, disusul oleh suara tawa keras yang mengganggu. Kalimat-kalimat cabul diucapkan oleh para bandit. Dongmei menyipitkan mata. Sedapat mungkin tidak menoleh ke belakang. Dia tahu saat ini dirinya diikuti. Mungkin prajurit suruhan raja, karena rasany
Dongmei mengembuskan napas keras. Pertengkaran kecil dengan Liwei membuatnya sedikit kesal. Ia mengatakan semua itu demi Meifeng. Dongmei merasa jika Meifeng tidak sepantasnya mendapat perlakukan sedingin itu dari keluarganya sendiri.Di dalam kamar, ia membuka hanfu lapisan ketiga dan keduanya sem
Liwei berjalan cepat menyusul langkah Dongmei. Ada beberapa alasan hingga membuatnya nekad menyusul adik kandungnya. Liwei harus memberi peringatan kepada Meifeng untuk tidak bersikap seenaknya. Istana memiliki aturan dan Meifeng harus bisa belajar beradaptasi. Sudah satu bulan berlalu, tapi k






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore