INICIAR SESIÓNSebuah kecelakaan saat bertugas membuat Dongmei, seorang wanita anggota pasukan khusus anti teror terlempar ke dimensi lain. Jiwanya kini bersemayam di dalam tubuh seorang putri kerajaan yang malang. Sikap Dongmei yang keras kepala dan kasar membuat gempar seisi istana. Bagaimana tidak? Putri Meifeng yang mereka kenal selama ini sangat penurut, pendiam, dan sering menjadi bulan-bulanan anggota kerajaan lainnya. Konflik semakin hebat setelah ingatan sang putri perlahan kembali, membuat Dongmei marah atas sikap orang-orang Kerajaan Bai Yun terhadap Meifeng selama ini. Dia menantang bertarung kakak kandungnya, menentang keinginan raja, dan puncaknya Dongmei melarikan diri dari istana membuat panik semua orang yang tanpa sadar telah tersihir oleh pesona sikapnya yang unik.
Ver másRaja Bai Feng memiliki banyak putra dan putri dari Permaisuri dan Selirnya. Namun, beliau memperlakukan Putra Mahkota Liwei secara khusus, begitu pun dengan Meifeng. Sejak sang Putri nyaris tewas karena bunuh diri, Raja memperlakukannya lebih baih bahkan terkesan istimewa.Para pejabat untuk mengambil hati keluarga istana seringkali bertindak sebagai pion anggota keluarga kerajaan. Undangan pesta yang dikirim ke istana diantar dengan hati-hati. Menyinggung anggota keluarga kerajaan, sama dengan mencari mati. Karena itu Dongmei yakin ada undangan untuk Putri Meifeng. Jika undangan itu tidak diterimanya, pasti ada seseorang yang tidak mau dia datang ke pesta para pejabat.Siang ini, Dongmei hadir bersama beberapa dayang dan pengawal. Zixin dan Zihai yang sudah datang terlebih dahulu bergegas ke halaman depan untuk menyambut kedatangan tuannya. Hari ini Dongmei mengenakan hanfu berwarna merah tua dengan bordir bunga anggrek dan burung hong berwarna keemasan di bagian leng
Sebelum pulang ke kediaman masing-masing, Zixin dan Zihai bicara terlebih dahulu dengan Dongmei di ruang kerja sang putri. Keduanya berdiri di depan meja kerja, sementara Dongmei terlihat sibuk menulis sesuatu di atas lembaran kertas kosong yang terbuka di atas meja.Tulisan wanita itu terlihat sangat rapi dan tegas, sedikit ada kemiripan dengan gaya menulis Putra Mahkota. Menyelesaikan tulisannya di atas kertas, masih belum mengatakan apa pun Dongmei menggulung kertas tersebut, memasukkannya ke dalam sebuah tabung kayu kecil, lalu mengikatnya dengan hati-hati sebelum diberikan kepada Zixin.Untuk sekarang, mereka tidak bisa bicara bebas karena tahu ada banyak mata yang tengah mengawasinya. Melepas napas panjang, Dongmei lalu berkata, “Apa ada kabar kapan kakakku akan kembali ke ibu kota?”Zixin menyembunyikan perkamen yang diberikan oleh Dongmei ke balik hanfu-nya. “Lapor Yang Mulia, jika tidak meleset, Putra Mahkota akan kembali ke i
Sore harinya setelah sidang di balairung istana berakhir, Raja masih belum kembali ke ruang pribadinya. Pikirannya dipenuhi oleh banyak hal. Para abdi menunggu dalam diam, berdiri tegak dengan kepala menunduk.Raja duduk di sebuah paviliun kecil yang menghadap kolam teratai. Musim panas telah lama berlalu. Daun-daun mulai menguning, angin membawa hawa dingin yang pelan-pelan masuk melalui sela tirai. Menerawang jauh, bibirnya membisu.Dalam keheningan yang menggantung, Jing Fei datang tanpa banyak pengiring. Di tangannya dia membawa teko tehnya sendiri lengkap dengan nampan dan cangkir keramik terbaik untuk disajikan kepada Raja. “Yang Mulia?”Mendengar suara manis itu, Raja mengangkat pandangan. “Duduklah.” Seperti biasa, suara Raja terdengar sangat lembut. Di hadapannya, sang Selir tersenyum malu-malu, kemudian menuangkan teh ke dalam cangkir di hadapan Raja.Beberapa saat mereka hanya diam. Jing Fei tahu, dalam situasi seperti i
Keheningan yang menggantung terasa sangat mengganggu. Namun, Dongmei masih berdiri tenang, menatap lawan tanpa gentar.Dari singgasananya yang megah, Raja menatap putrinya cukup lama. Namun, sebelum beliau sempat menjawab, terdengar suara isakan Selir Jing Fei. Wanita itu menundukkan kepala sambil mengusap sudut matanya.“Yang Mulia?” Suara Selir Jing Fei terdengar merana saat memanggil pria nomor satu di Kerajaan Bai Yun itu.Raja langsung menoleh. Matanya bersorot lembut saat pandnagannya bersirobok dengan Jing Fei. “Ada apa?”Menelan dengan susah payah. Jing Fei berdiri dengan tubuh sedikit gemetar. “Hamba tidak bermaksud ikut campur dalam urusan penyelidikan.” Perlahan ia mengusap lelehan air mata dengan saputangannya. Isakan wanita itu membuat dua orang dayang yang menyertainya berekspresi cemas.Menjeda, Jing Fei mengangkat wajah. Matanya telah memerah. “Hamba merasa takut.”Raja mengerny
“Aku tidak mau bicara denganmu!” bentak Dongmei. Ia berdiri, urat- urat di sekitar lehernya terlihat menegang, karena marah. Dongmei sudah berusaha untuk bersabar, tapi kalimat yang diucapkan Liwei membakar amarahnya.“Seharusnya aku yang tidak mau bicara denganmu!” desis Liwei, kesal. Ia mengumpat
Cuifen mendengkus, satu alisnya diangkat naik cukup tinggi. “Menjadi urusanku karena kau melakukannya di dalam Istana Kerajaan Shan Huo,” balasnya tenang. Senyumnya terkembang saat menatap lekat Lijuan yang menggertakkan gigi. “Jadi?” Ia kembali mendesak.“Dia menginjak gaunku,” bentak Lij
“Senang bisa bertemu denganmu lagi.”Dongmei tersentak, langkahnya terhenti, dia mengumpat kasar dalam bahasa yang tidak dimengerti oleh Huo Shan. Pria itu segera bergegas keluar dari aula setelah melihat Dongmei berjalan pergi. Huo Shan berjalan cepat, mengambil jalan lain untuk memotong hingga bis
Di Kerajaan Bai Yun, Pangeran Liang tidak bisa menyembunyikan kemarahannya setelah tahu jika Liwei membawa Meifeng serta ke Kerajaan Shan Huo. “Kenapa Pangeran Liwei lebih memilih membawa adik perempuannya?” bentaknya sembari menggebrak meja belajar, keras.Pangeran Da tidak bisa menjawab. Dia meny






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reseñasMás