MasukFang Jianheeng tak menyangka sang ayah akan pergi membawa uang tabungannya dan meninggalkan setumpuk hutang untuk dirinya. Rumah tempatnya berlindung disita, bahkan ia terus dikejar para penagih hutang. Tak punya pilihan, Fang Jianheeng pun melarikan diri masuk ke dalam hutan gunung keabadian, tempat dimana banyak siluman dan monster berada. Hanya saja, Fang Jianheeng justru menemukan sebuah kristal hitam yang di dalamnya ada sesosok bayi!! "Bayi Raja Saetan, kau aku segel ke dalam kristal hitam ini. Hanya ketulusan yang mampu melepaskanmu dari segel kristal hitam dan hanya hati yang murni mencintaimu yang akan melepaskanmu dari belenggu tubuh bayi itu." Itulah kata-kata yang Fang Jianheeng dengar ketika menyentuh kristal hitam. Sebenarnya ada apa ini?
Lihat lebih banyakKeesokan harinya, langit alam Jien tampak kelabu. Awan hitam bergelayut seolah hendak mengguyur istana dengan hujan. Sejak pagi, denting alat musik dan suara pelayan yang sibuk mempersiapkan pesta terdengar di segala penjuru. Istana besar yang biasanya tampak gagah kini penuh dengan kain sutra dan hiasan bunga. Semua itu untuk sebuah pernikahan yang tidak pernah benar-benar diinginkan Raja Saetan.Pernikahan Raja dengan Ratu Nadita.Di jalan-jalan, rakyat berbisik penuh cemas. Mereka tidak berani mengutarakan ketidaksetujuan dengan lantang, namun tatapan mata mereka menyimpan kritik yang pedas.“Bagaimana bisa seorang manusia diangkat menjadi Ratu Jien?” bisik seorang pria tua.“Bukan hanya manusia, tapi wanita dari alam asing. Ini pertanda buruk,” sahut yang lain.Namun tidak ada yang berani berbicara lebih keras, semua takut dihukum.Sementara itu, di dalam ruang tahanan, Fang Jianheeng duduk dengan wajah pucat. Sejak semalam, hatinya seperti hancur berkeping. Ia mendengar kabar per
Fang Jianheeng duduk terdiam di dalam tahanan yang kini sedikit lebih hangat berkat sihir Siblis. Meski demikian, hatinya tetap terasa dingin seperti es. Ia menatap api kecil yang menyala di sudut ruangan, seolah mencari kehangatan yang tak akan pernah ia dapatkan. "Ceklek!" Suara pintu terbuka membuat Fang Jianheeng mendongak. Namun yang datang bukanlah Siblis, melainkan Ratu Nadita dalam tubuhnya sendiri. Wajahnya... wajah Fang Jianheeng, tersenyum dengan kejam. "Hai, pemilik tubuh yang cantik ini..." sapa Ratu Nadita dengan nada mengejek. "Bagaimana rasanya melihat kekasihmu bermesraan denganku?" Fang Jianheeng mengepalkan tangannya, matanya berkilat marah. Ia mengambil kertas dan pensil yang selalu ia bawa. (Kembalikan tubuhku!) "Oh, tidak bisa sayang. Tubuh ini terlalu berharga untukku. Lagipula, Raja Saetan terlihat sangat menikmati kebersamaan kita..." Ratu Nadita tertawa pelan. "Tadi malam dia menciumku dengan begitu lembut, memanggil namamu sambil memelukku erat..
Sudah beberapa hari ini secara diam-diam Siblis mengurus Fang Jianheeng yang berada di ruang tahanan yang gelap dan kotor. Meski ingin menyelamatkan Fang Jianheeng, Siblis juga tak berani melawan perintah Rajanya. Tak ada yang tau seperti apa perasaan Raja Saetan saat ini, yang pasti semenjak ia menempatkan pelayan bisu itu di dalam tahanan, semenjak itu pula hatinya dilanda kegelisahan. Raja Saetan tidak mengerti, apa perasaannya kepada Fang Jianheeng luntur begitu sampai di alam Jien, mengapa ia tidak merasakan perasaan saat bersama di alam Manusia? Bahkan ia kini lebih memperhatikan pelayan bisu ketimbang Fang Jianheeng yang sedang bersamanya. "Yang Mulia, ada apa? Mengapa kamu memasang wajah muram?" tanya Ratu Nadita, ia tersenyum dengan manis memakai wajah Fang Jianheeng. Raja Saetan terhanyut dalam senyum itu, namun hatinya tetap merasa gelisah. Tak ingin membuat Fang Jianheeng yang kini berada di hadapannya merasa sedih Raja Saetan hanya bisa beralasan. "Aku hanya
Fang Jianheeng duduk di pembaringannya, masih teringat dengan kata-kata Siblis saat menemuinya tadi, bukan hanya memikirkan Raja Saetan, Fang Jianheeng juga memikirkan bagaimana nasibnya kini. Kini ia berada di alam Jien, bagaimana dengan sekolahnya. Tapi Fang Jianheeng yakin Siblis sudah mengatur hal baik untuknya di sana. Ia jadi merindukan banyak hal, ia merindukan rumahnya, merindukan Sisu maupun Bibo, juga teman-teman barunya. Namun yang paling Fang Jianheeng rindukan adalah tatapan lembut Raja Saetan kepadanya. Kini Fang Jianheeng hanya mendapati tatapan tajam dan menyeramkan dari Raja Saetan, membuat Fang Jianheeng teringat seperti apa pertemuan pertama mereka. "Haaah..." Fang Jianheeng hanya bisa menghembuskan napas yang berat, ia ingin keluar dari alam Jien, namun ia juga tidak tau bagaimana caranya. Berada di sini dan melihat Ratu Nadita bermesraan bersama Raja Saetan menggunakan tubuhnya membuat Fang Jianheeng merasa sedih. Terkadang bahkan ia harus menangis secara






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak