分享

Bab 399

作者: Elenor
Siang harinya, Clara, Edward dan rombongan tiba di restoran. Begitu mereka berjalan ke pintu ruangan makan, pintu ruangan sebelahnya didorong terbuka.

Seolah takut tidak ada seorang pun yang bisa mendengarnya, Diana berteriak kepada Edward, "Kak Edward!"

Melihat Vanessa juga ada di sana, Prof Raka tersenyum dan berkata, "Ternyata Bu Vanessa juga ada di sini untuk makan. Sungguh kebetulan."

Vanessa tersenyum, "Iya, kebetulan banget."

Dia berkata demikian, namun sesungguhnya pertemuan mereka kali
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節
評論 (41)
goodnovel comment avatar
Nina Susanti
Kebetulan lagi dan lagi hahahaha
goodnovel comment avatar
Goez Titatar Sunda
terima saja cla mau yg mana aja ok
goodnovel comment avatar
RM Shevilen New
bikin edŵard menyesallll, bikin edward ada rasa cemburu, rasa bucin sama clara, krn dri awal edward dingin sama clara, pokokny apa yg pernah clara rasakan edward jg hrs rasakan...yaa autor biar edwar tau gimana klrgany vanesa
查看全部評論

最新章節

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 806

    Rendi tidak pernah menyangka bahwa CUAP sebenarnya adalah hasil prestasinya Clara.Guncangan di hatinya bertahan cukup lama, dadanya terasa sesak, dan butuh beberapa saat baginya untuk bisa pulih dan tersadar.Dia menatap Dylan dan berbicara dengan susah payah, "Anda tiba-tiba mengatakan semua ini padaku .... Apa karena ingin memberitahuku bahwa dia bisa masuk Morti Group karena memiliki kemampuan yang cukup, dan bukan karena ... masuk melalui koneksi seperti yang kubayangkan?"Mendengar ucapannya, semua orang di sekitar terdiam."Tentu saja bukan." Dylan tersenyum sinis, dan berkata, "Bukannya kau tadi bertanya tentang kegagalan Bu Vanessa masuk ke Morti Group, lalu menjadi murid guruku, dan malam ini juga gagal menjadi murid Dokter Luwana …. Apakah itu semua adalah balas dendam Clara terhadapnya?""Aku nggak tahu detail kejadian dia menjadi murid Dokter Luwana malam ini. Lagipula, aku dan Clara sama seperti semua orang di sini, kita baru saja tahu kalau Dokter Luwana ingin menjadikan

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 805

    Dylan pertama-tama menyerahkan ponsel kepada sekretarisnya, lalu seolah-olah baru mendengar lelucon, dia menatap Rendi dan berkata, "Pak Rendi, kau terlalu banyak berpikir. Hanya karena Bu Vanessa yang kau kagumi itu adalah orang licik, bukan berarti semua orang seperti dia." Mendengar penghinaan Dylan yang tanpa ragu terhadap Vanessa, Rendi tersadar kembali ke kenyataan. "Kau …." Namun, Dylan tidak berniat mendengarkan kalimatnya.Dia langsung menyela, tiba-tiba berkata, "Kau tadi bilang kalau kau dan Bu Vanessa ini sama-sama bergabung dengan Morti Group karena bahasa pemrograman CUAP milik kami, kan? Banyak orang yang berpikir kalau akulah yang sudah mengembangkan CUAP, tapi aku ingat dulu pernah bilang padamu kalau itu bukan ciptaanku."Rendi terkejut. "Iya, Anda memang pernah bilang begitu …."Dia tidak mengerti mengapa Dylan tiba-tiba mengalihkan topik pembicaraan ke hal tersebut.Tiba-tiba, sebuah pikiran terlintas di benaknya.Dalam sekejap, dia langsung mengerti maksud Dylan.

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 804

    Kerumunan di aula pun berseru takjub."Kalau apa yang dikatakan Pak Dylan benar, maka itu sama saja seperti air susu dibalas dengan air tuba!""Tepat sekali! Sudah baik hati membantu dan mendukung teman, tapi malah dibalas dengan khianat, sampai menyebabkan keluarga orang itu hancur. Dan, setelah bertahun-tahun kemudian, masih merusak pernikahan cucu perempuan keluarga itu … Keluarga ini benar-benar seperti sarang ular berbisa yang bisa menelan manusia tanpa sisa!""Mereka mungkin merasa berhasil saat aksi pertama kali. Jadi saat melihat Bu Clara menikah dengan kalangan elit, mereka menjadi iri dan kembali menggunakan trik lama. Lagipula, kalau bukan karena menempel pada Pak Edward, keluarga mereka bahkan nggak memenuhi syarat untuk berada di sini malam ini. Mereka benar-benar tega melakukan segala macam cara hanya demi panjat kelas sosial dan popularitas.""Aku pernah makan malam dengan Pak Edward, Bu Vanessa, dan Bu Clara sebelumnya. Waktu itu, Bu Vanessa duduk di sebelah Pak Edward

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 803

    Anggi sangat terkejut hingga pikirannya menjadi kosong. "A … apa yang kau katakan?" Rendi, Doni, dan Gery pun bereaksi serupa, wajah mereka juga dipenuhi rasa tidak percaya.Gading dan Dani bahkan lebih terkejut daripada Anggi dan Rendi.Setelah Dylan selesai berbicara, mereka butuh waktu lama untuk pulih dari keterkejutan, lalu menatap Edward dengan ekspresi tak percaya.Vanessa dan Clara … ternyata saudara tiri?Terlebih lagi, ibunya Vanessa sebenarnya adalah seorang wanita simpanan yang demi naik posisi tega membuat ibunya Clara hingga menjadi gila?Sebenarnya, mereka tahu mengenai kondisi ibunya Clara, tetapi mereka tidak pernah membayangkan bahwa orang yang sudah membuat ibunya Clara gila adalah ibunya Vanessa .…Edward tidak pernah menceritakan hal ini pada mereka.Jika kata-kata Dylan benar, maka …. Melihat reaksi Anggi dan Rendi, Dylan tersenyum, tetapi sorot matanya sangat dingin. "Dilihat dari ekspresi kalian berdua yang sangat terkejut, sepertinya Bu Vanessa belum mencerit

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 802

    Sebelum Clara dan Dylan sempat berbicara, Anggi sudah kembali mencibir Clara dan berkata, "Tapi Bu Clara, keadilan pasti akan menang. Nggak akan ada lagi yang percaya pada tipu dayamu, jadi sebaiknya hemat saja tenagamu itu. Bukannya lebih baik mempertahankan sisa harga dirimu itu?"Mendengar hal tersebut, Clara tidak bereaksi. Tetapi Dylan tertawa, menatap Anggi dan berkata, "Benar sekali, 'keadilan memang pasti akan menang'!" Kemudian, dia melirik ke arah Rendi di atas panggung. "Tindakan mulia kalian berdua dalam membela teman sungguh patut dikagumi. Tapi, yang paling aku kagumi sebenarnya adalah Bu Vanessa."Saat berkata itu, pandangannya tertuju pada Vanessa. "Bu Vanessa, aku lihat Pak Rendi dan Bu Anggi, yang satu sangat mengagumimu, dan yang satu lagi benar-benar menganggapmu sebagai teman. Tapi, kau malah menipu mereka seperti ini. Apa hatimu nggak merasa bersalah?"Sebelum Vanessa sempat berkomentar, Dylan terkekeh lagi. "Oh iya, aku lupa, kau itu kan sama sekali nggak punya h

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 801

    Saat Edward kembali bersaksi membela Clara, Gading, Vanessa, dan Rita menjadi semakin terkejut.Vanessa memandang Edward dengan tatapan kosong.Anggi memandang Edward dengan ekspresi kaget. Dia tidak pernah menyangka Edward akan berdiri di pihak Clara pada saat kritis seperti ini.Namun ....Entah apa yang dia pikirkan, Anggi lalu memandang ke arah Clara dan tiba-tiba tersenyum. Dia bertepuk tangan dengan ekspresi kagum dan berkata dengan nada sinis, "Aku sempat bingung kenapa kau tiba-tiba memanggil anak itu datang ke sini. Ternyata kau sedang memanfaatkan anak itu untuk mengendalikan situasi, ya? Kau bahkan tega menggunakan putrimu sendiri sebagai alat. Bu Clara memang sangat pandai dalam hal bersiasat dan tak punya perasaan. Aku benar-benar salut, hahaha!"Begitu Anggi mengucapkan kalimat itu, semua orang segera mengerti apa yang dia maksudkan.“Jadi, alasan Pak Edward tiba-tiba membela Clara karena putri mereka ada di sini?”"Sepertinya begitu. Kudengar Pak Edward sangat menyayangi

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status