Share

Bab 637

Penulis: Elenor
Saat itu, Dylan mencondongkan tubuh untuk berbicara dengan Clara dan tanpa sengaja melihat pesan yang dikirim Edward.

Dia terkejut. "Jangan bercerai? Apa maksudnya?"

Edward tidak ingin bercerai dengan Clara?

"Bukan." Clara tahu apa yang dipikirkan Dylan dan berkata dengan suara datar, "Ini demi Elsa."

"Apa dia sudah tahu tentang perceraian kalian?"

"Bukan begitu ...."

Clara menjelaskan singkat situasinya.

Dylan terdiam lama. "Terus, bagaimana denganmu? Apa pendapatmu?"

Sejujurnya, dia cukup ter
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (115)
goodnovel comment avatar
Lilian Sawori
mantap lanjut
goodnovel comment avatar
Isti Mam nuah'
melihat ed sama venisa lgi mending clra gak usah setuju menunda perceraiannya maless bnget sama Edward ini masihh ajh bawa tuh palkor ke dpn clra
goodnovel comment avatar
Yani Suryani
Doni makanya jangan bego karena cinta sama Vanessa,maka mata dan hati jadi kotor selalu memandang rendah orang lain tapi tak tahu kenyataanya
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 862

    Di tengah bisik-bisik para tamu, Edward berjalan menuju Dr. Luwana. "Halo, Om Luwana." Dani dan Gading juga menyapa Dr. Luwana.Dr. Luwana merespon dengan mendengus ringan. Dia lalu melirik Edward dan kemudian beralih menatap Clara, kemudian mencibir, "Mengira batu sebagai mutiara, apa kau nggak menyesal?"Edward tidak ikut menatap ke arah Clara, dan segera mengganti topik pembicaraan, "Kupikir Om akan lebih tertarik pada proyek yang kuceritakan waktu itu."Dr. Luwana langsung tertegun. Dia memang tertarik.Karena Edward enggan membahas hubungannya dengan Clara, maka dia pun tidak ingin bertanya lebih lanjut.Lagipula, urusan asmara antara anak muda seperti mereka tidak ada hubungan dengan dirinya.Dia hanya merasa kesal dan kecewa karena sosok Clara yang begitu luar biasa tidak mampu menarik perhatian Edward.Dia berhenti membahas hubungan antara Clara dan Edward, kemudian beralih membahas proyek tersebut dengan Edward.Pembahasan proyek tersebut tidak ada kaitannya dengan Dani dan

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 861

    Pada malam setelah perayaan Festival Musim Gugur, Clara dan Dylan diundang ke sebuah pesta jamuan makan malam.Di dalam mobil, Dylan berkata, "Edward seharusnya juga akan datang malam ini."Clara berkata, "Iya, aku tahu.""Ini adalah pertama kalinya kalian berdua akan berada di acara seperti ini sejak insiden di pesta Dr. Luwana. Suasana malam ini mungkin akan sedikit ramai."Clara berkata, "Iya."Paling hanya ada beberapa orang yang masih penasaran dengan apa yang terjadi antara dirinya dan Edward. Dia tidak akan peduli jika orang-orang itu melihat ke arahnya satu atau dua kali.Sesampainya di aula perjamuan, mereka mengobrol sebentar dengan tuan rumah. Saat itu, Dr. Luwana tampak tiba.Baik Clara maupun Dylan tidak menyangka Dr. Luwana juga akan datang.Setelah apa yang terjadi malam itu, mereka belum menemukan kesempatan untuk meminta maaf dengan sepantasnya kepada Dr. Luwana. Ketika melihat kedatangannya, mereka berpamitan dengan orang-orang di sekitar dan kemudian berjalan menuju

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 860

    Teringat pada alasan mengapa Edward tidak bisa membantu mereka, bayangan wajah Clara pun terlintas di benaknya.Andrew masih mengingat sosok Clara.Namun, dia tidak pernah membayangkan bahwa Clara dan Edward adalah sepasang suami istri, dan bahwa Clara memiliki hubungan masa lalu yang begitu dekat dengan Keluarga Gori .…Keluarga Gori dan Sanjaya masing-masing sibuk dengan pemikiran mereka sendiri, dan Vanessa tidak ingin peduli dengan itu.Melihat Edward masih belum membalasnya, dia terdiam sejenak, lalu mengambil ponselnya dan mengirim ucapan Selamat Merayakan Festival Musim Gugur kepada Gading dan Dani.Dani langsung melihat pesannya setelah terkirim.Itu adalah pertama kalinya Vanessa menghubungi setelah sekian lama.Mengingat perselisihan antara Clara dan Vanessa, mereka tidak akan pernah bisa berdamai seumur hidup ini. Oleh karena itu, walaupun Edward dan Vanessa benar-benar menikah di masa depan, dia dan Vanessa tidak akan pernah bisa berteman ....Memikirkan hal tersebut, meski

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 859

    Hari ini adalah Festival Musim Gugur, dan Keluarga Hermosa telah membuat rencana untuk mengunjungi Indri di rumah sakit sore ini.Setelah melakukan beberapa panggilan telepon, Clara pergi ke rumah sakit bersama keluarganya.Kondisi Indri masih sama seperti sebelumnya, dan Keluarga Hermosa hanya bisa berdiri di pintu untuk melihatnya dari kejauhan.Setelah melihat Indri dan menyerahkan hadiah yang mereka bawa kepada para staf, mereka pun pulang.Begitu sampai di rumah, pelayan memberi tahu Clara bahwa ada yang mengirimkannya hadiah lagi.Clara melihat ada sekitar lima kotak hadiah di atas meja. Dilihat dari kemasannya saja, itu sudah terlihat bukan kue bulan atau buah-buahan biasa.Dia bertanya, "Siapa yang kirimkan?"Pelayan menjawab, "Katanya, ini semua kiriman dari Ayahnya Elsa."Clara langsung tertegun.Nenek Hermosa dan yang lainnya pun ikut terkejut, lalu mengerutkan kening.Clara tidak berbicara apa pun, tetapi langsung berjalan menghampiri dan membuka kotak-kotak hadiah itu.Had

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 858

    Saat itu, Nenek Anggasta sebenarnya sudah mengerti bahwa hubungan antara Clara dan Edward tidak mungkin lagi diselamatkan.Mendengar hal tersebut, wajahnya pun memerah, dan berkata dingin, "Clara belum mengajukan perceraian, itu karena hubungan baik antara keluarga kita di masa lalu. Ingat kebaikan itu! Kalau kalian berdua sudah resmi bercerai nanti, kau harus tetap memperlakukan Clara dengan rasa hormat. Kau juga harus memberikannya kompensasi yang pantas!"Edward menjawab, "Iya, aku tahu."Nenek Anggasta hanya mendengus, tak berkata apa pun.Melihat nenek dan cucunya sedang berselisih, Ronald pun langsung mengubah topik pembicaraan dan tidak lagi membahas urusan Edward dan Clara.Siang harinya, Gading menelepon Edward. "Ada rencana apa malam ini?"Edward menjawab, "Menghabiskan waktu di rumah nenek.""Kau seharian hanya di rumah nenek? Apa nggak ada rencana pergi keluar?""Iya."Gading tertegun diam. Apa dia serius? Apakah dia sama sekali tidak punya rencana dengan Vanessa?Tentu sa

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 857

    "Memesan kue bulan itu mudah," kata Kepala pelayan. "Elsa mau pesan untuk siapa? Mau rasa apa?"Elsa langsung menjawab, "Untuk Mama! Tapi rasanya ...."Dia tidak mengetahui rasa apa yang disukai ibunya."Oh, jadi untuk Bu Clara, ya?" Kepala pelayan merasa senang saat mendengar bahwa kue itu untuk Clara. "Kakek tahu seleranya Bu Clara. Kakek akan minta mereka mengirimkan katalognya. Nanti Elsa bisa pilih sendiri."Elsa mengangguk. "Oke. Terima kasih ya, Kek."Kepala pelayan langsung pergi untuk mengurusnya.Ada terlalu banyak pilihan, jadi kepala pelayan menyarankan agar memesan beberapa rasa sekaligus untuk memenuhi selera seluruh anggota Keluarga Hermosa lainnya.Elsa berpikir saran itu masuk akal, dia juga menyukai setiap model dan rasa. Jadi, dia ingin memesan satu kotak untuk setiap rasa, tetapi kepala pelayan segera mencegahnya. "Itu terlalu banyak untuk mereka. Pesan lima atau enam kotak saja sudah cukup."Elsa menjawab, "... Baiklah."Setelah selesai memilih, dia mengembalikan g

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status