Share

Bab 636

Penulis: Elenor
Edward harus mengejar jadwal pesawat.

Setelah pertemuan orang tua dan guru selesai, Edward dan Clara bersiap untuk pergi.

Elsa melambaikan tangan dengan gembira. "Ayah, Mama, dadah!"

Melihat Elsa bermain dengan gembira bersama teman-teman sekelasnya, Clara dan Edward mengangguk, lalu berbalik dan pergi berdampingan.

Baru berjalan sebentar, ponsel Edward berdering.

Tadi pagi, Clara datang dengan mobil Edward, namun dia sudah meminta supir untuk membawakan mobil Clara ke sekolah.

Ketika Edward selesai menelepon, Clara sudah berjalan langsung ke mobilnya dan bersiap masuk.

Saat itu, Edward berkata kepadanya, "Sampai jumpa lagi."

Clara sedikit mengerutkan kening, dia tidak menyahut, lalu masuk ke mobil dan pergi.

...

Saat tiba di kantor, Dylan bertanya, "Apa pertemuan di sekolah Elsa sudah selesai?"

"Iya."

Dylan masih ada jamuan bisnis, jadi tidak mengobrol lama dengan Clara dan langsung pergi.

Clara hendak kembali ke ruangannya ketika bertemu dengan Gery.

Gery menyapanya, "Halo, Bu Clar
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (83)
goodnovel comment avatar
Retno Barliyanti
menebus kesalahannya maksudnya
goodnovel comment avatar
qori hidinilah
makin seru
goodnovel comment avatar
takamura sachi
Dyla Ini bener bgt, plg kesel ma Gading yg sok bs interpretasi pikiran Ed, pdhl Ed cm ‘hm/iya’ eh dia bs panjangxlebar nyimpulin sndr -_- :D
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 637

    Saat itu, Dylan mencondongkan tubuh untuk berbicara dengan Clara dan tanpa sengaja melihat pesan yang dikirim Edward.Dia terkejut. "Jangan bercerai? Apa maksudnya?"Edward tidak ingin bercerai dengan Clara?"Bukan." Clara tahu apa yang dipikirkan Dylan dan berkata dengan suara datar, "Ini demi Elsa.""Apa dia sudah tahu tentang perceraian kalian?""Bukan begitu ...." Clara menjelaskan singkat situasinya.Dylan terdiam lama. "Terus, bagaimana denganmu? Apa pendapatmu?"Sejujurnya, dia cukup terkejut bahwa Edward bisa menunda perceraian mereka demi perasaan Elsa.Sepertinya Edward benar-benar peduli pada anak mereka.Jika Edward bisa menunda perceraian mereka demi Elsa, dia tentu saja bisa melakukan hal yang sama.Tetapi ....Dia sempat ragu sejenak sebelum membalas pesan Edward.[Aku akan pikirkan dulu.]Edward segera membalas pesannya.[Iya.] Sekitar tengah hari, Clara dan Dylan menerima pesan dari Prof Nian yang mengatakan bahwa Gunawan Wijaya ingin mengundang mereka makan bersama

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 636

    Edward harus mengejar jadwal pesawat.Setelah pertemuan orang tua dan guru selesai, Edward dan Clara bersiap untuk pergi.Elsa melambaikan tangan dengan gembira. "Ayah, Mama, dadah!"Melihat Elsa bermain dengan gembira bersama teman-teman sekelasnya, Clara dan Edward mengangguk, lalu berbalik dan pergi berdampingan.Baru berjalan sebentar, ponsel Edward berdering.Tadi pagi, Clara datang dengan mobil Edward, namun dia sudah meminta supir untuk membawakan mobil Clara ke sekolah.Ketika Edward selesai menelepon, Clara sudah berjalan langsung ke mobilnya dan bersiap masuk.Saat itu, Edward berkata kepadanya, "Sampai jumpa lagi." Clara sedikit mengerutkan kening, dia tidak menyahut, lalu masuk ke mobil dan pergi....Saat tiba di kantor, Dylan bertanya, "Apa pertemuan di sekolah Elsa sudah selesai?""Iya." Dylan masih ada jamuan bisnis, jadi tidak mengobrol lama dengan Clara dan langsung pergi.Clara hendak kembali ke ruangannya ketika bertemu dengan Gery.Gery menyapanya, "Halo, Bu Clar

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 635

    Hari Senin.Clara dan Elsa baru saja selesai sarapan dan sedang mengemasi barang-barang mereka ketika mendengar suara mobil di luar.Edward telah tiba.Elsa berlari keluar dengan gembira. "Ayah, Ayah sudah datang!""Iya." Edward mengangguk kepada Clara. "Selamat pagi, ayo kita berangkat sekarang."Clara tidak mengatakan apa-apa, dia masuk ke mobil bersama Elsa.Di dalam mobil, karena insiden yang agak tidak menyenangkan ketika Clara meninggalkan rumah lama hari itu, Clara dan Edward tidak banyak berbicara.Ketika tiba di sekolah, setelah keluar dari mobil, Elsa langsung menarik Clara menuju ruang kelas, sementara Edward berjalan diam-diam di sebelah kiri Clara.Matahari bersinar terang hari itu, tetapi angin bertiup agak kencang. Clara membungkukkan bahu, dan Edward menoleh. "Dingin? Di mobil ada ...."Clara malah berkata dengan tenang, "Nggak dingin."Dia tidak sedang berpura-pura, dia memang benar-benar tidak merasa kedinginan.Edward menatapnya diam-diam selama beberapa detik. Setel

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 634

    Clara dan Edward berjalan berdampingan. Saat mengantar Clara sampai ke mobilnya, Edward bertanya, "Apa kau punya waktu Senin pagi?"Clara hendak menjawab ada ketika Edward melanjutkan, "Sekolah Elsa mengadakan pertemuan orang tua dan guru, sekolah mewajibkan kedua orang tua untuk hadir."Clara berpikir sejenak, lalu berkata, "Oke, aku bisa." Dia menambahkan, "Sorenya aku juga bisa sekalian izin.""Tapi, aku harus pergi ke Kota Hambulos jam satu siang."Clara mengerutkan kening. "Apa nggak bisa diubah waktunya?"Edward menjawab, "Maaf."Clara mengatupkan bibir tanpa berkata apa-apa, dia berbalik dan masuk ke mobil.Edward menatapnya. "Hati-hati di jal ...."Sebelum selesai bicara, Clara sudah membanting pintu mobil, lalu menginjak pedal gas dan melaju pergi.Edward memperhatikan mobilnya yang menjauh, dia tersenyum tipis, lalu berbalik dan masuk ke rumah.Waktu sudah larut malam. Nenek Anggasta sudah pergi ke kamarnya untuk beristirahat, tetapi Sinta dan Maya masih berada di ruang tamu.

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 633

    Selama dua tahun terakhir, Elsa semakin menjauh dari Clara, bahkan cenderung membencinya, dan itu adalah sesuatu yang telah mereka saksikan sendiri.Mereka mengira ketidaksukaan Elsa terhadap Clara akan berlanjut hingga ibu dan anak itu benar-benar menjadi terasing.Tetapi mereka tidak menyangka .…Awalnya mereka tidak tahu kalau Clara bekerja di Morti Group, tetapi sekarang reputasi Morti Group sedang melambung tinggi baik di dalam maupun luar negeri, sulit bagi mereka untuk mengabaikannya.Mereka tidak menduga bahwa Clara bukan hanya menepati janjinya dengan meninggalkan Anggasta Group, namun sekarang dia juga sangat berkembang dan sukses di Morti Group.Adapun hubungannya dan Dylan .…Melihat Clara duduk satu meja dengan Edward tanpa sekalipun meliriknya, sikapnya yang acuh tak acuh menunjukkan bahwa dia benar-benar telah melupakan Edward sepenuhnya.Ketika mereka pertama kali mendengar tentang hubungannya dan Dylan, mereka sebenarnya tidak terlalu percaya.Gimanapun, mereka tahu be

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 632

    Orang yang berbicara tadi agak rabun dan tidak dapat melihat wajah Edward dengan jelas, tetapi melihat sosoknya yang tinggi dan tegap, dia tampak memiliki aura yang sangat berkelas.Melihatnya langsung mengambil koper dari tangan Clara dan membantu memasukkannya ke dalam bagasi, mereka refleks berasumsi bahwa dia pasti adalah suami Clara.Mendengar ucapan temannya, yang lain langsung menoleh, tetapi hanya dapat melihat punggung Edward.Beberapa saat kemudian, Edward dan Clara masuk ke mobil dan pergi.Pada saat yang sama, Rita dan Nenek Gori juga memperhatikan kepergian mereka.Nenek Gori dan Lily kebetulan baru saja terbang kembali dari Kota Sonora hari itu, jadi Rita datang ke bandara untuk menjemput mereka.Tidak seorang pun dari mereka menyangka akan melihat mobil Edward di sana.Kemudian, apa yang terjadi selanjutnya adalah adegan yang disaksikan oleh para karyawan Morti Group.Nenek Gori dan yang lainnya sudah mendengar bahwa Edward telah lama tidak menghubungi Vanessa, yang seol

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status