Compartir

Bab 711

Autor: Elenor
Rendi mengambil ponselnya, dan berniat untuk menelepon Vanessa.

Namun setelah berpikir ulang, dia tidak jadi menelepon.

Rendi meletakkan ponselnya, pandangannya kembali ke layar komputer. Melihat pujian netizen untuk Clara, sorot matanya kembali dingin.

…

Clara tidak punya waktu untuk memahami apa yang dipikirkan orang lain.

Sore itu, dia melakukan wawancara dengan sebuah media arus utama.

Setelah wawancara, ketika memeriksa ponselnya, dia menemukan pesan dari Elsa yang mengatakan kakek-neneknya
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (69)
goodnovel comment avatar
Yani Suryani
Clara abaikan yg gak penting maju terus menuju kesuksesan dan batu keluarga Hermosa menuju kesuksesan juga,perkaya diri dan keluarga, angkat keluarga mu menjadi keluarga kelas atas, itu yg penting, cintai yg mencintai mu abaikan yg mengabaikan mu, waktunya menggantikan 7thn yg sia"
goodnovel comment avatar
Tatitanicum
apa sihh tolong lah tor alurnya di percepat,, perasaan muter muter ini aja.. gakada yang berubah ,,
goodnovel comment avatar
Santy Lim
naomi, disana yang ucapin itu adik Ed, dari dulu akrab sama Cl n Elsa, kl maya cuek ke Elsa trus ke Cl rada2 ga suka
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 864

    Malam itu, hingga pesta jamuan berakhir, Clara dan Edward sama sekali tidak berinteraksi.Semua orang yang hadir menyaksikan hal tersebut.Di akhir jamuan, Clara dan Dylan pergi terlebih dahulu, diikuti oleh Edward, Gading dan Dani.Malam itu, melihat sosok Clara dan Dylan yang melangkah pergi, Dani menoleh ke arah Edward. "Edward, soal kau dan Vanessa ...."Edward menjawab, "Itu urusanku, aku sendiri yang akan mengurusnya."Gading mengerti bahwa Edward telah mengetahui apa yang ingin dia dan Dani sampaikan.Namun, sikap Edward tersebut jelas menunjukkan bahwa dia tidak ingin mendengarkan nasihat mereka.Gading mengerutkan kening. "Edward, bagaimana kalau kau ...."Edward berkata, "Ini sudah malam, ayo kita pulang saja dan beristirahat."Karena Edward tidak mau mendengarkan, maka Gading mengerti bahwa bicara lebih banyak pun tidak akan berguna, jadi dia hanya bisa berkata, "... Baiklah."Melihat hal tersebut, Dani pun tidak mencoba membujuknya lebih lanjut.…Sementara di saat yang sam

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 863

    Doni dan Agra baru saja tiba.Mereka kebetulan juga menyaksikan sikap saling tidak peduli antara Edward dan Clara.Agra tak tahan berbisik pelan, "Clara itu sangat luar biasa. Tapi Edward, bahkan setelah mengalami insiden itu, dia masih tak berpaling. Dulu, kita hanya tahu kalau dia bersikap royal dan baik kepada Vanessa, tapi sekarang aku baru sadar kalau dia sebenarnya orang yang sangat setia. Itu sangat mengejutkan." Doni tetap diam, tak berkomentar apa-apa.Kehebatan Clara, termasuk Edward yang tidak memiliki perasaan apa pun terhadap wanita itu sebenarnya hal yang biasa saja, tetapi … saat masalah moral dan etika yang serius dari Vanessa dan keluarganya terekspos, kasih sayang Edward tetap tak tergoyahkan kepada Vanessa ....Menurutnya, prinsip dan moralitas adalah batas dasar.Mungkin dia belum pernah benar-benar mencintai seseorang, sehingga dia belum bisa memahami perasaan Edward terhadap Vanessa.Agra melanjutkan, "Mereka seharusnya belum resmi bercerai, kan? Richard bilang k

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 862

    Di tengah bisik-bisik para tamu, Edward berjalan menuju Dr. Luwana. "Halo, Om Luwana." Dani dan Gading juga menyapa Dr. Luwana.Dr. Luwana merespon dengan mendengus ringan. Dia lalu melirik Edward dan kemudian beralih menatap Clara, kemudian mencibir, "Mengira batu sebagai mutiara, apa kau nggak menyesal?"Edward tidak ikut menatap ke arah Clara, dan segera mengganti topik pembicaraan, "Kupikir Om akan lebih tertarik pada proyek yang kuceritakan waktu itu."Dr. Luwana langsung tertegun. Dia memang tertarik.Karena Edward enggan membahas hubungannya dengan Clara, maka dia pun tidak ingin bertanya lebih lanjut.Lagipula, urusan asmara antara anak muda seperti mereka tidak ada hubungan dengan dirinya.Dia hanya merasa kesal dan kecewa karena sosok Clara yang begitu luar biasa tidak mampu menarik perhatian Edward.Dia berhenti membahas hubungan antara Clara dan Edward, kemudian beralih membahas proyek tersebut dengan Edward.Pembahasan proyek tersebut tidak ada kaitannya dengan Dani dan

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 861

    Pada malam setelah perayaan Festival Musim Gugur, Clara dan Dylan diundang ke sebuah pesta jamuan makan malam.Di dalam mobil, Dylan berkata, "Edward seharusnya juga akan datang malam ini."Clara berkata, "Iya, aku tahu.""Ini adalah pertama kalinya kalian berdua akan berada di acara seperti ini sejak insiden di pesta Dr. Luwana. Suasana malam ini mungkin akan sedikit ramai."Clara berkata, "Iya."Paling hanya ada beberapa orang yang masih penasaran dengan apa yang terjadi antara dirinya dan Edward. Dia tidak akan peduli jika orang-orang itu melihat ke arahnya satu atau dua kali.Sesampainya di aula perjamuan, mereka mengobrol sebentar dengan tuan rumah. Saat itu, Dr. Luwana tampak tiba.Baik Clara maupun Dylan tidak menyangka Dr. Luwana juga akan datang.Setelah apa yang terjadi malam itu, mereka belum menemukan kesempatan untuk meminta maaf dengan sepantasnya kepada Dr. Luwana. Ketika melihat kedatangannya, mereka berpamitan dengan orang-orang di sekitar dan kemudian berjalan menuju

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 860

    Teringat pada alasan mengapa Edward tidak bisa membantu mereka, bayangan wajah Clara pun terlintas di benaknya.Andrew masih mengingat sosok Clara.Namun, dia tidak pernah membayangkan bahwa Clara dan Edward adalah sepasang suami istri, dan bahwa Clara memiliki hubungan masa lalu yang begitu dekat dengan Keluarga Gori .…Keluarga Gori dan Sanjaya masing-masing sibuk dengan pemikiran mereka sendiri, dan Vanessa tidak ingin peduli dengan itu.Melihat Edward masih belum membalasnya, dia terdiam sejenak, lalu mengambil ponselnya dan mengirim ucapan Selamat Merayakan Festival Musim Gugur kepada Gading dan Dani.Dani langsung melihat pesannya setelah terkirim.Itu adalah pertama kalinya Vanessa menghubungi setelah sekian lama.Mengingat perselisihan antara Clara dan Vanessa, mereka tidak akan pernah bisa berdamai seumur hidup ini. Oleh karena itu, walaupun Edward dan Vanessa benar-benar menikah di masa depan, dia dan Vanessa tidak akan pernah bisa berteman ....Memikirkan hal tersebut, meski

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 859

    Hari ini adalah Festival Musim Gugur, dan Keluarga Hermosa telah membuat rencana untuk mengunjungi Indri di rumah sakit sore ini.Setelah melakukan beberapa panggilan telepon, Clara pergi ke rumah sakit bersama keluarganya.Kondisi Indri masih sama seperti sebelumnya, dan Keluarga Hermosa hanya bisa berdiri di pintu untuk melihatnya dari kejauhan.Setelah melihat Indri dan menyerahkan hadiah yang mereka bawa kepada para staf, mereka pun pulang.Begitu sampai di rumah, pelayan memberi tahu Clara bahwa ada yang mengirimkannya hadiah lagi.Clara melihat ada sekitar lima kotak hadiah di atas meja. Dilihat dari kemasannya saja, itu sudah terlihat bukan kue bulan atau buah-buahan biasa.Dia bertanya, "Siapa yang kirimkan?"Pelayan menjawab, "Katanya, ini semua kiriman dari Ayahnya Elsa."Clara langsung tertegun.Nenek Hermosa dan yang lainnya pun ikut terkejut, lalu mengerutkan kening.Clara tidak berbicara apa pun, tetapi langsung berjalan menghampiri dan membuka kotak-kotak hadiah itu.Had

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status