Share

Bab 80

Penulis: Dandelion
last update Tanggal publikasi: 2026-02-02 11:12:46
Jagat keluar dari kamar mandinya dengan rambut yang masih basah. Di tangannya ada handuk kecil yang sedang ia gunakan untuk mengeringkan rambutnya itu. Melirik ke arah jam di dinding, ia baru menyadari ternyata sudah hampir tengah malam, bertepatan dengan malam tahun baru.

Tadi sehabis mengantar Sekar ke bandara, ia langsung pulang ke rumah dan menyelesaikan pekerjaan yang tertunda. Jika saja sepulang kerja ia tak melihat Sekar masuk mobil bersama Dhika, ia pasti sudah pulang ke rumah saat itu
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 139

    Dua Bulan Kemudian..."Jagat, sampai kapan kamu mau menghindari Mama? Mama kirim pesan nggak dibalas, Mama telepon nggak bisa, bahkna Mama masuk rumah sakit kamu nggak menjenguk sama sekali."Jagat hanya diam dan terus menatap serta membolak-balikkan tiap lembar laporan yang ada di mejanya. Mamanya tidak tahu saja saat ia dikabari kalau sang Mama masuk rumah sakit, ia langsung datang ke sana. Namun ketika akan memasuki ruangan Mamanya, ia justru mendengar pembicaraan antara Mamanya dengan Airin - adiknya. "Ma, Mama ngapain sih pura-pura sakit begini? Di luar sana banyak orang yang berjuang keras buat sembuh dan keluar dari rumah sakit, Mama yang sehat justru minta opname di sini.""Udah lah, Rin. Mama cuma pengen kakak kamu datang menemui Mama."Jagat yang masih berdiri di depan pintu ruang rawat yang sedikit terbuka itu kemudian mendengar Airin berdecak sebal. Adiknya itu seperti sudah kepalang kesal dengan tingkah Mama."Terus kalau Mas Jagat datang ke sini, Mama mau bujuk dia lagi

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 138

    "Thank you for coming to this company. I hope we can work together well." Ucap Jagat saat menyalami Alexander di ruang rapat."You're welcome, Mr. Jagat." Jawab Alexander dengan tersenyum ramah, khas seorang pengusaha yang berwibawa.Akhirnya usai sudah rapat antara kedua belah pihak. Kesepakatan investasi di JB Company telah dicapai. Jagat bersyukur karena Alexander begitu profesional dan yang paling penting adalah pria itu melihat perusahaanya dengan kaca mata yang jeli, tak lupa ia juga berterima kasih pada team dari perusahaannya sendiri yang sudah bekerja keras dan saling bahu membahu membantu sehingga bisa menyuguhkan presentasi yang luar biasa di hadapan Alexander."Dim, makan siangnya sudah siap kan?" Jagat beralih bertanya pada sekretarisnya. Sebagai bentuk penyambutan, ia memesan makanan spesial yang dimasak oleh salah satu chef terkenal secara langsung. Ia bahkan mengubah ruang serba guna di perusahaan ini untuk dijadikan dapur sementara."Sudah, Pak."Setelah itu ia mengaj

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 137

    "Aku nggak tahu sedetail itu tentang pertemanan Pak Devan. Kamu tuh aneh banget sih, sering tanya tentang bosku. Sebenarnya kamu mau tahu kabarku apa bosku?"Langkah Devan yang akan memasuki pantry akhirnya terhenti kala mendengar suara asisten pribadinya - Adelia. Ia bukanlah tipe manusia yang kepo tentang urusan pribadi manusia lain, tapi apa yang diucapkan oleh Adelia sungguh janggal.Siapa yang sedang berbicara dengan asisten pribadinya itu sampai membahas tentang pertemanannya?"Aku baru sadar, dari beberapa bulan ini kamu selalu ingin tahu tentang bosku termasuk pertemanannya."Lagi. Devan mendengar suara Adelia dan kali ini terdengar penuh selidik. Ia jadi semakin penasaran. Selama ini Adelia selalu terlihat profesional ketika bekerja, ia tak sedikitpun menaruh curiga pada wanita itu. Namun kini ia merasakan sebaliknya."Jujur saja, David! Aku merasa ada sesuatu yang kamu sembunyikan. Apa kamu punya niat lain selain mendekati aku?"Devan mengernyitkan dahinya. Nama David terden

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 136

    Sekar keluar dari ruangan interview dengan perasaan yang mengganjal hanya karena mendengar nama Jagat yang diucapkan oleh salah satu pewawancaranya. Padahal di dunia ini, khususnya di Indonesia nama Jagat mungkin tidak hanya ada satu yang memilikinya, namun bagi Sekar yang belum move on itu adalah Jagat yang sama dengan Jagat mantan kekasihnya."Aku udah pergi ke Singapura padahal, tapi nama kamu tetap masih aku dengar." Gumamnya sambil memandangi jalanan dari dalam taxi yang akan mengantarnya untuk pulang ke apartemen.Kenapa begitu sulit baginya untuk bisa melupakan Jagat? Apa karena ia masih belum sepenuhnya menerima kenyataan bahwa hubungan mereka sudah berakhir?Tapi wanita mana yang bisa menerima kenyataan begitu saja untuk berpisah dengan pria yang dicintainya saat di antara mereka berdua tidak ada masalah yang berarti?Jika saja Bu Dian hanya mengancam dirinya, ia akan tetap mempertahankan hubungannya dengan Jagat. Tapi sayangnya wanita itu membuatnya tak bisa berkutik ketika

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 135

    Ya, Rachel selama ini bekerja sama dengan David - mantan kekasih Sekar. Dulu saat pertama kali Jagat mengunggah foto yang memperlihatkan pria itu tengah melamar seorang wanita, ia langsung mencari tahu siapa wanita itu yang tak lain adalah Sekar.Ia terus mencari siapa sosok itu hingga akhirnya ia mendapati fakta bahwa beberapa hari sebelumnya Sekar ternyata sempat viral karena tuduhan perselingkuhan dan yang menyebarkannya adalah mantan kekasihnya sendiri.Dari sanalah ia mencari informasi tentang David dan saat mereka akhirnya bertemu, ia bekerja sama dengan pria itu untuk berusaha membuat jarak atau membuat Jagat dan Sekar berpisah.Dan seolah takdir berpihak pada mereka, ternyata asisten pribadi Devan merupakan teman dari David. Entah bagaimana akhirnya David dapat mengorek informasi tentang perjalan Jagat dan Devan ke Labuan Bajo saat itu."Gue dapat info kalau Jagat dan Devan akan ke Labuan Bajo minggu depan. Lo bisa tuh ke sana terus terus ketemu mereka dan buat seolah-olah itu

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 134

    Tak ingin terus meratapi kegalauannya, Sekar dengan cepat menyelesaikan kegiatannya mengeringkan rambut. Lebih baik sekarang ia bersiap-siap untuk pergi dengan Mamanya, tak. Untungnya saat ia membuka pintu kamar, ia masih mendapati Mamanya yang menonton televisi."Ma, kita berangkat sekarang aja gimana? Ajak aku jalan-jalan dong, Ma. Nanti kalau udah lapar kita baru makan." Ucapnya sambil menaikturunkan kedua alisnyaDan bukan Mamanya kalau langsung mengiyakan. Wanita yang telah melahirkannya itu justru memutar kedua bola matanya terlebih dahulu sebelum akhirnya mengangguk setuju. "Ya sudah, Mama siap-siap dulu."Setelah Mamanya beranjak dari ruang televisi, Sekar pun masuk ke dalam kamarnya kembali untuk mengambil tas dan ponselnya. Hingga setengah jam kemudian ia dan sang Mama sudah ada di Suntec City Mall - salah satu pusat perbelanjaan yang ada di dekat Marina Bay Sand. Di sana banyak sekali pilihan ritel dan makanan.Sekar langsung menuju gerai pakaian, sudah lama ia tidak berbel

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 9

    Pagi ini Sekar berangkat kerja seperti beberapa hari terakhir. Ia belum berani membawa mobil dan harus ke area parkir yang akan membuatnya bertemu dengan banyak orang. Namun ada yang berbeda, lobby perusahaan pagi ini terlihat sedikit ramai, Sekar bahkan beberapa kali berpapasan dengan karyawan di

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 11

    Sekar memandang dirinya di depan cermin. Tak dipungkiri penampilannya begitu anggun dengan gaun kemeja selutut bermotif kupu-kupu dan iris serta ikat pinggang yang melingkar membuat lekukan tubuhnya terlihat lebih jelas.Wanita itu tentu nyaman menggunakannya. Selain karena pas di tubuhnya, harga g

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 6

    Sekar terdiam cukup lama. Perasaan terkejut itu belum hilang, tapi sekarang sudah ada banyak pertanyaan yang memenuhi kepalanya.Apa tadi ia tidak salah dengar, menjadi tunangan pura-pura pria itu?Tapi tunggu, bagaimana mungkin Jagat yang seorang pimpinan itu tahu tentang gosip staff biasa seperti

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 7

    Seketika langkah Sekar terhenti. Ia tahu suara siapa yang ada di belakangnya."Kamu tidak lupa, kan tentang pembicaraan kita kemarin?"Sekar bukannya lupa dengan dengan tawaran dari Jagat, tapi Sekar belum memiliki jawaban apa pun. Semua masih abu-abu di pikirannya.Seharusnya ia tak perlu banyak b

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status