Share

Bab 53

Author: Keisha
Mereka pun melihat Laksmi dan Hanina duduk di ruang makan sambil menikmati makan siang, bersikap seolah-olah mereka adalah tuan rumah.

Melihat pemandangan itu, Larissa tak bisa menahan diri untuk mengerutkan kening.

Laksmi dan Hanina melirik mereka berdua dengan tatapan meremehkan. Sesekali, mereka memutar mata dan melontarkan kata-kata sinis dan menyebalkan.

Larissa memang tahu bahwa hidup Elara tidak nyaman di Keluarga Atmadja, tetapi dia tidak menyangka para pembantu pun berani menindas Elara
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Iis Myn
kepengen buru2 lihat pembalasan utk deon.. paki2 bejat ngga punya hati
goodnovel comment avatar
Buk Mes
Anaknya , memang bukan anakmu Deon , kena karma kau nanti
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat   Bab 1006

    "Yurike."Mendengar seseorang memanggil nama itu, Frida menoleh ke arah sumber suara dan melihat Yurike.Wanita itu mengenakan gaun panjang tanpa tali dari bahan satin yang pas membalut tubuhnya. Tidak ada hiasan berlebihan pada gaunnya. Hanya sebuah kalung dengan batu permata biru yang menghiasi lehernya. Rambut panjang bergelombangnya tergerai indah, dipadukan dengan riasan wajah yang tegas dan menawan. Penampilannya terlihat anggun sekaligus memesona.Frida menatapnya. Rasa benci, bahkan kecemburuan, terlihat jelas di matanya.Berani sekali dia datang ke sini.Saat itu, Yurike sedang berbincang dengan seseorang."Yurike, kamu tadi nggak lihat gimana Frida berusaha cari perhatian? Vidi sama sekali nggak gubris dia."Hubungan Yurike dan Frida memang tidak pernah baik. Karena itu, Yurike hampir tidak pernah menghadiri acara yang diselenggarakan Keluarga Pradaksana. Namun, perselisihan mereka pada dasarnya hanyalah masalah pribadi di antara generasi muda.Undangan sebenarnya dikirimkan

  • Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat   Bab 1005

    "Oke."Malam itu, Vidi menghadiri sebuah acara jamuan.Acara tersebut diselenggarakan oleh Keluarga Pradaksana, tepatnya ayah Frida. Vidi memang memiliki hubungan kerja sama bisnis dengan Keluarga Pradaksana.Begitu Vidi memasuki aula perjamuan, kehadirannya langsung menarik perhatian banyak orang.Dia mengenakan setelan abu-abu yang membalut tubuhnya yang tinggi dan tegap. Bahunya lebar, pinggangnya ramping, dengan pembawaan elegan dan berkelas. Wajahnya yang tampan memiliki garis yang tampak tegas.Terutama para wanita lajang di sana. Begitu melihatnya, mereka nyaris tidak mampu mengalihkan pandangan.Mereka sudah sering bertemu generasi kedua keluarga kaya, tetapi pria seperti Vidi yang bukan hanya kaya dan tampan, melainkan juga sangat kompeten, benar-benar langka.Terlebih lagi, belum lama ini Vidi berhadapan dengan seluruh Keluarga Adhisti seorang diri dan akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang. Hal itu membuat semakin banyak orang memandang tinggi dirinya, sekaligus membuat s

  • Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat   Bab 1004

    Telepon tersambung."Ada apa?" tanya Deon.Vidi memandang ke luar jendela mobil. "Cuma mau nanya kabarmu.""Memangnya aku perlu kamu nanyain kabarku?""Sepertinya memang nggak perlu. Kamu lebih butuh perhatian dari orang lain.""Sebenarnya kamu mau bilang apa?"Dari nada bicaranya saja, Vidi sudah tahu suasana hati Deon sedang tidak baik. Vidi berkata, "Orang yang gampang marah cepat tua. Kamu juga sudah bukan anak muda lagi."Deon langsung menutup telepon. Vidi tertawa pelan, lalu mengirim pesan padanya.[ Doreen sekarang sedang memulihkan diri di New Yark. ]Sejak kecil hingga dewasa, hampir tidak pernah ada sesuatu yang Doreen inginkan tetapi tidak bisa dia dapatkan. Jika orang yang tumbuh dalam lingkungan seperti itu mengalami pukulan sebesar ini, belum tentu dia benar-benar bisa menerima keadaan dan hidup dengan tenang.Perceraian Deon dan Elara memang belum diumumkan kepada publik. Orang-orang yang mengetahui hal itu juga hanya dari pihak Keluarga Wiratama dan Keluarga Atmadja.N

  • Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat   Bab 1003

    Sekarang Vidi hanya bisa melihat ibunya dari luar ruang perawatan."Kak."Vidi menoleh dan melihat Dorman berjalan ke arahnya. Kulit Dorman terlihat jauh lebih gelap dibanding sebelumnya.Dorman berhenti di hadapannya. "Kapan sampai?""Baru saja. Kenapa kamu datang selarut ini?"Dorman menjawab, "Aku baru selesai makan malam dengan klien. Kebetulan lewat sini, jadi sekalian jenguk Ibu. Ibu sudah nggak apa-apa. Besok sudah bisa dipindahkan ke ruang perawatan biasa."Vidi mengangguk.Mereka duduk sejenak di bangku di luar ruang perawatan."Besok kalau Ibu lihat Kakak datang, dia pasti akan sangat senang," ujar Dorman.Mendengar ucapannya, ekspresi Vidi tidak banyak berubah. Dia justru menanyakan pekerjaan Dorman belakangan ini.Salah satu syarat yang Vidi ajukan kepada Dikta adalah Dorman harus membuktikan kemampuannya terlebih dahulu.Sekarang sedang liburan musim panas. Dorman memulai dari posisi paling bawah di perusahaan sebagai staf penjualan. Rekan-rekan kerjanya juga tidak ada yan

  • Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat   Bab 1002

    Tatapan Yurike tertuju pada koran yang sedang dipegang Vidi. Dia mencondongkan tubuh dan bertanya, "Lagi baca apa?"Vidi melirik wanita yang mendekat itu. "Duduk yang benar."Yurike menatapnya lalu mendengus. "Kebiasaan aneh."Mengingat sikap Vidi barusan cukup membuatnya puas, kali ini dia tidak akan mempermasalahkannya. Yurike bersandar di sofa dan mengeluarkan ponsel dari tas, lalu mengirim pesan kepada Elara.[ Aku ketemu kakakmu di ruang tunggu. ][ Elara: Oke. Kabari aku setelah mendarat. ][ Yurike: Oke. ]Saat menurunkan ponselnya, Yurike menyadari Vidi sedang menatapnya. Dia segera mengerti sesuatu, lalu menyilangkan tangan di dada dan mengangkat alis. "Lihat apa? Takut aku menjelek-jelekkanmu?"Vidi mengalihkan pandangan tanpa menjawab.Yurike kembali berkata, "Ternyata kamu nggak sekaku itu. Sampai menginap semalam di rumah Elara segala."Elara memang tidak menceritakan apa pun padanya. Dia hanya mengatakan bahwa Vidi menginap di tempatnya semalam.Namun, jelas tidak mungkin

  • Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat   Bab 1001

    Sampai sekarang, Vitara juga belum menunjukkan sikap apa pun terhadap Elara.Ekspresi Elara tetap tenang. Dia bertanya, "Kalau begitu, Kak Yurike mau pergi ke Kota Helmar?"Yurike menurunkan tangannya. "Aku akan pulang sebentar. Kemarin ibuku juga nyuruh aku pulang untuk makan bersama."Ariana tersenyum dan tidak bisa menahan diri untuk mengacungkan jempol kepadanya. "Kak Yurike memang hebat. Dengan kemampuan eksekusi dan energimu yang tinggi begini, apa pun yang kamu lakukan pasti akan berhasil. Kalau Vidi masih nggak tahu menghargaimu, itu benar-benar kerugian besar buat dia."Yurike tersenyum, lalu mengeluarkan ponselnya dan memeriksa tiket penerbangan menuju Kota Helmar. Penerbangan terdekat berangkat pukul enam sore. Tanpa ragu, dia langsung memesan satu tiket kelas satu.Sekarang sudah pukul empat sore.Setelah menemani mereka makan hidangan penutup, Yurike langsung naik taksi menuju bandara.Pukul setengah enam, di ruang tunggu kelas satu.Begitu masuk, Yurike langsung melihat s

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status