Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1418 - Terobosan Ke Ranah Saint King (III)

Share

Bab 1418 - Terobosan Ke Ranah Saint King (III)

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-05-24 13:10:08
Monica diam-diam pergi ke sisi Lin Qingxun dan bertanya dengan rasa ingin tahu, "Senior Lin, mungkinkah seorang kultivatir yang hebat akan segera muncul? Apakah Anda tahu siapa dia?"

Rambutnya yang panjang bergoyang saat dia melangkah dengan ringan.

Matanya berbinar penuh keingintahuan. Sejak menjadi salah satu penghuni Kuburan Pedang, Monica telah menyaksikan banyak kejadian luar biasa, namun yang satu ini tampak berbeda dari biasanya.

Lin Qingxun menyipitkan matanya dan tidak berbicara. Se
Rianoir

Siang Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) ini bab pertama siang ini. Selamat membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 74
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3082 - Kesombongan yang Dibayar Mahal (II)

    Simon Wandman tersenyum dengan cara yang tidak menyenangkan untuk dilihat. "Kakak Senior, tunggu sebentar." "Biarkan aku yang mengantarkan nyawaku sendiri kepadanya." Ia mengalihkan pandangan ke Ryan dengan tatapan penuh jijik. "Kau minta nyawaku, bukan? Aku di sini sekarang. Ambil kalau bisa." Nada suaranya mengandung kesenangan yang kejam. "Tapi nyawaku tidak murahan. Mari kita lihat dulu apakah kau benar-benar layak menerimanya." Bersamaan dengan kata-kata terakhirnya, ekspresi Simon Wandman berubah. Candaan itu luruh, digantikan oleh keseriusan seorang kultivator yang sudah memutuskan untuk tidak menahan diri. WUNGGG! Energi iblis yang pekat meledak keluar dari tubuhnya. Energi iblis yang mengendap di sekitar kolam dingin seolah mendapat panggilan, berbondong-bondong mengalir ke arah Simon Wandman bagai ngengat yang tertarik ke nyala api. SYUUTT! Untaian demi untaian energi iblis berputar dan memadat di sekelilingnya, membentuk sebuah tangan iblis raksasa yang hitam l

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3081 - Kesombongan yang Dibayar Mahal

    "Kalau kalian menyerangnya, aku mundur dari operasi ini." Suara Lehman Sun keluar dengan nada yang tidak memberi ruang untuk ditawar. Yao Links dan Simon Wandman terdiam sejenak. Yao Links menatap Lehman Sun dengan ekspresi yang turun beberapa derajat menjadi lebih dingin. "Lehman, apakah orang ini sebanding dengan ancamanmu?" "Dan apakah kau pikir kau bisa keluar dari operasi ini semudah itu?" Lehman Sun tidak menjawab. Ia berbalik dan melangkah pergi dengan langkah yang tidak ragu. "Baik." Yao Links mengangkat tangannya. "Kami tidak akan menyentuhnya." Ia melirik Ryan sekali lagi dengan tatapan yang tidak menyembunyikan penghinaannya. "Hari ini kau beruntung, bocah. Simon, kita pergi." Memburu pengkhianat jauh lebih penting dari seorang anak Primordial Chaos tingkat pertama. Harta yang dibawa pengkhianat itu adalah prioritas utama mereka. Sedangkan apa yang ada di tangan bocah ini, tidak ada yang layak dipikirkan lebih jauh. Simon Wandman menatap Ryan dengan raut seseorang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3080 - Hinaan dan Keserakahan (II)

    Saat ejekan itu mengudara, Ryan justru mengalihkan pandangannya ke Lehman Sun sejenak dengan ekspresi yang sulit dibaca. 'Orang ini berbeda dari dua lainnya.' "Hei, kau yang diam saja dari tadi." Simon Wandman menyadari bahwa Ryan tidak merespons dan menafsirkannya sebagai ketakutan. Senyumnya melebar dengan cara yang tidak menyenangkan, seperti predator yang merasa mangsanya sudah tidak punya jalan keluar. "Kami ada di pulau ini untuk urusan rahasia." "Tadi kau berani melepaskan niat membunuh ke arahku, jadi sekarang aku punya cukup alasan untuk mencurigaimu sebagai bagian dari target kami." Nada suaranya mengeras menjadi perintah. "Serahkan cincin penyimpananmu untuk diperiksa." Ia tidak berhenti di situ. "Dan kalau kau berani melawan, kami punya lebih banyak alasan lagi untuk memperlakukanmu sebagai musuh." "Setelah cincin itu di tangan kami, berlutut dan minta maaf karena sudah berani melepaskan niat membunuh ke arahku." Sudut bibirnya naik. "Bagaimanapun juga, orang ya

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3079 - Hinaan dan Keserakahan

    Enam jam kemudian, Ryan membuka matanya.WUNGGG!Kilatan cahaya tajam melintas di sepasang matanya sebelum perlahan meredup. Ia meregangkan tubuhnya dengan hati-hati, merasakan satu per satu bagian yang tadi terasa kaku dan berat.Pemulihannya berjalan lebih baik dari yang ia perkirakan. Lapisan kulit mati mengelupas dari tubuhnya saat ia bergerak, menyingkap lapisan baru di bawahnya yang bersih dan mulus. Bagian-bagian yang tadi hangus oleh api merah darah sudah pulih sempurna, bahkan tanpa meninggalkan bekas satu pun."Kemampuan pemulihan Teknik Reinkarnasi Dewa Iblis memang tidak main-main," Ryan bergumam pelan dengan kepuasan yang tidak ia sembunyikan dari dirinya sendiri.Namun ia juga jujur terhadap kondisinya. Kekuatannya belum pulih sepenuhnya. Auranya masih berada jauh di bawah kondisi puncak. Mengedarkan energi Dao dan Teknik Reinkarnasi Dewa Iblis selama berjam-jam tanpa henti menguras cadangan ene

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3078 - Bahaya yang Mengintai

    Sementara itu, Ryan sama sekali tidak menyadari apa yang terjadi jauh di Nexopolis. Ia tenggelam dalam konsentrasi penuh, membiarkan kekuatan obat menyebar dan bekerja di seluruh tubuhnya tanpa gangguan.Di luar, di tepi kolam dingin yang gelap...Yao Links dan Lehman Sun mengikuti jejak yang sama yang telah membawa Simon Wandman ke titik ini lebih dulu. Jejak darah segar yang tercetak di tanah basah, mengarah langsung ke bibir kolam sebelum berhenti.Simon Wandman berdiri di tepi kolam dengan mata yang berkilat. "Orang itu pasti terluka parah. Sekarang ia bersembunyi di dalam sana untuk memulihkan diri."Namun bahkan saat mengucapkan itu, sesuatu dari kolam ini membuat bulunya berdiri. Aura yang mengendap di dalam airnya bukan aura biasa. Ia mempersempit matanya dengan waspada.Yao Links melangkah ke samping Simon Wandman, menatap permukaan kolam yang hitam dan diam itu dengan tajam. Beberapa detik

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3077 - Kekhawatiran Adel (II)

    Butuh beberapa saat sebelum Adel benar-benar bisa menarik napas dengan tenang lagi. Ia mengenal nama itu lebih baik dari siapa pun di ruangan ini. Lucas Ravenclaw bukan sekadar nama dalam daftar musuh Ryan. Selama bertahun-tahun, orang itu adalah duri yang terus menancap di sisi Ryan, tidak pernah benar-benar tercabut. Baru setelah Ryan mengalahkannya di arena seni bela diri, ancaman itu tampak akhirnya berakhir untuk selamanya. Setelah kekalahan itu, Lucas Ravenclaw menghilang tanpa satu pun jejak yang bisa dilacak. Ryan bahkan sempat mencarinya dengan sungguh-sungguh. Namun bahkan setelah Sekte Hell Blood hancur rata, tidak ada tanda-tanda keberadaannya. Lambat laun, semua orang menerima kesimpulan yang sama. Lucas Ravenclaw sudah mati. Dan kini, rekaman di depan mata mereka membantah semua itu dengan telak. Bukan hanya masih hidup, Lucas Ravenclaw bahkan muncul di Kota Spiritum yang terpencil ini, dengan kekuatan yang sudah jauh berbeda dari yang pernah mereka kenal.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 147 - Negosiasi

    Ryan menarik tangannya. Dia menatap Patrick dan bertanya, "Kamu kenal Lindsay? Apakah dia memintamu untuk menggawasiku?" Nada suara Ryan tenang, namun ada ketajaman tersembunyi di dalamnya. Jika Lindsay benar-benar mengirim orang ini untuk memata-matainya, maka bukan saja Patrick yang akan mender

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 113 - Takdir

    Ryan menatap medali itu cukup lama sebelum akhirnya mengembalikannya kepada Lancelot. "Kamu memesan ini secara khusus, kan? Kenapa kamu menempelkan wajahku di situ?" Lancelot menggelengkan kepalanya dengan cepat, ekspresinya serius. "Ketua Guild, ini salah paham. Benda ini punya sejarah yang sudah

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 19 - Dianggap Penipu

    Suasana di depan kios Ryan semakin memanas. Kerumunan yang awalnya penasaran kini berubah menjadi massa yang marah dan curiga. Bisik-bisik sinis mulai terdengar di antara kerumunan. "Pasti dia hanya anak ingusan yang baru lulus SMA dan berpikir bisa menipu orang dengan omong kosongnya." "Aku ber

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 108 - Tidak Percaya

    Saat Ryan makan di restoran Paman Wong sebelumnya, ia sudah menyadari ada beberapa orang yang membuntutinya. Namun Ryan tidak merasakan adanya hawa membunuh. Ia menduga bahwa mereka membuntutinya untuk melindungi Ryan secara diam-diam. Instingnya mengatakan bahwa mereka mungkin adalah bawahan La

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status