Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1669 - Melindungi Shirly

Share

Bab 1669 - Melindungi Shirly

Author: Rianoir
last update Petsa ng paglalathala: 2025-07-04 20:43:04
Tanpa sadar dia membuka mulutnya lebar-lebar dengan keterkejutan.

Arthur Pendragon memang sangat kuat, tetapi dalam hal kekuatan dan kultivasi, dia masih jauh lebih lemah dari Yulaw Hodge yang telah hidup berabad-abad.

Apakah dia sudah gila?

Keduanya akan mati bersama seperti ini!

"Arthur Pendragon, apa yang kau lakukan? Pergilah sekarang juga!" teriak Shirly dengan putus asa.

Akan tetapi, sosok di depannya tetap tidak bergerak sedikitpun, berdiri tegak dengan tenang.

Ryan berbalik dan me
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) maaf terlambat rilis karena tadi masih lembur. Terima Kasih Kak Chen Thomson, Kak Lola Ayu, Kak Pengunjung5804, Kak Eny Rahayu, Kak Sendy Zen, Kak Patricia Inge, Kak Herman Muhammadamin, Kak Alberth Abraham Parinussa, Kak Elly Mawar, Kak Hari, Kak Recky Roger, Kak PuAn, Kak Muh Dahlan, dan Kak Pengunjung9607 atas Hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih juga kepada para pembaca yang telah mendukung novel ini dengan Gem(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) karena jumlah koin masih belum terpenuhi, maka ini adalah bab terakhir hari ini. Selamat beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 95
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (12)
goodnovel comment avatar
Yoga Wicaksono
semakin Lo jual mahal semakin banyak doa jelek buat loe
goodnovel comment avatar
Yoga Wicaksono
mati saja sana lho daripada jadi penulis
goodnovel comment avatar
Yoga Wicaksono
goodnivel bangsat penulis kayak gini ditampung
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4116: Jejak Spirit Hall di Wilayah Selatan

    Ryan kembali memeriksa peta yang diberikan Quinton Greaves. Tidak jauh dari jalur yang sedang ditempuhnya terdapat Gunung Freezing Sky, sebuah gunung raksasa di pedalaman Wilayah Selatan.Menurut informasi yang diketahuinya, suhu di gunung itu sangat rendah, sementara puncaknya begitu luas sehingga sering dijadikan tempat menyelesaikan perselisihan. Tidak sedikit Kultivator Ranah Star Sealed memilih bertarung di sana untuk menuntaskan dendam pribadi.Akibat pertarungan yang berlangsung selama bertahun-tahun, kawasan Gunung Freezing Sky dipenuhi esensi pedang yang pekat. Bahkan dari penjelasan pada peta, Ryan bisa membayangkan betapa banyak ahli yang pernah saling berhadapan di tempat tersebut.Gunung itu juga tidak terlalu jauh dari Kota Heavenly Capital, tujuan Ryan yang sebenarnya.Quinton Greaves pernah memberitahunya bahwa pewaris misterius yang sedang dicarinya sempat muncul di kota tersebut. Ryan berha

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4115: Pertemuan di Tengah Gurun

    Jauh di pedalaman Wilayah Selatan, enam pria tua duduk bersila di atas sebuah tebing. Mata mereka terpejam, sementara aliran energi yang dahsyat membentuk formasi besar di sekeliling mereka. Keenamnya merupakan Kultivator Ranah Great Void tahap awal yang dikirim Keluarga Miles dari Kerajaan Ilahi. Mereka datang dengan satu tujuan, yakni menemukan gadis bercadar misterius yang sebelumnya muncul di Keluarga Celestedragon. Barisan enam ahli Great Void itu cukup kuat untuk membunuh hampir semua kultivator Benua Valorisia. Keluarga Miles tidak mengerahkan kekuatan sebesar itu tanpa alasan. Peristiwa yang mereka selidiki berkaitan dengan kematian Elias Miles, dan gadis bercadar tersebut diduga sebagai orang yang membunuhnya. Keluarga Miles belum pernah menerima penghinaan sebesar itu. Mereka bertekad melenyapkan pelakunya sampai tuntas. Di tengah formasi, setetes darah melayang tanpa jatuh. Darah itu tertinggal ketika gadis bercadar terluka di kediaman Keluarga Celestedragon. For

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4114: Segel yang Lenyap

    "Demon Emperor, bisakah kau menghapus segel yang ditinggalkan orang tua itu?" tanya Ryan. Wajahnya menegang. Demon Emperor justru tertawa kecil. "Hal seremeh itu mana mungkin menyulitkanku? Aku sudah menghapusnya untukmu." Ryan mengembuskan napas lega. Ia tidak ingin perjalanan pentingnya di Wilayah Selatan terus diawasi. Setelah memastikan urusan segel selesai, perhatian Ryan kembali tertuju pada tunggangannya. "Ngomong-ngomong, sebenarnya binatang apa Dark Ray ini? Kenapa kau sampai menyuruhku membawanya?" Nada Demon Emperor berubah serius. "Kalian semua salah menilainya. Asal-usul binatang ini jauh lebih luar biasa daripada yang kalian bayangkan." "Entah keberuntungan macam apa yang selalu mengikutimu, Nak. Bahkan aku harus mengakui bahwa dalam urusan seperti ini, aku kalah darimu." "Jangan membuatku semakin penasaran. Apa sebenarnya keistimewaannya?" desak Ryan. "Dark Ray itu memang memiliki garis darah kuno, tetapi tidak sama dengan Sphinx," jelas Demon Emperor. "Garis d

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4113: Tanda Pengawas

    "Senior tentu mengetahui alasan aku membunuh mereka," kata Ryan tanpa menundukkan kepala. Ia menatap pria tua yang menghalangi jalannya itu dengan tenang. "Mereka lebih dulu berniat membunuhku." "Kalau Wilayah Selatan masih memilih membela orang-orang seperti itu, bukankah seluruh Benua Valorisia akan menertawakannya?" Begitu kalimat terakhir terucap, wajah pria tua itu mengeras. Tekanan mengerikan meledak dari tubuhnya dan menghantam Ryan. Bagi pria tua tersebut, siapa pun yang berani menghina Wilayah Selatan harus bersiap menghadapi kematian. Ryan tersentak. Wajahnya langsung memucat, seolah sebuah gunung dijatuhkan tepat ke atas bahunya. Tulang-tulangnya berderak, sementara lututnya nyaris tertekuk meski ia sedang berada di punggung Dark Ray. 'Kekuatan orang tua ini...' Ryan berusaha bertahan, tetapi tekanan itu jauh melampaui perkiraannya. Bahkan dengan kekuatannya sekarang, ia kesulitan menjaga tubuhnya tetap tegak. Tiba-tiba petir hitam menjalar di sepanjang tubuh Da

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4112: Kontrak Spiritual

    Sosok Ryan kembali terlihat dalam pandangan Barlow Steen yang mulai mengabur. Jenderal penjaga perbatasan itu sudah tidak memiliki keberanian untuk melawan. Dengan sisa tenaga yang masih bisa dikumpulkannya, ia mengangkat kepala dan memohon. "Tolong, jangan bunuh aku!" "Aku yang buta dan tidak mengenali orang hebat. Aku sudah menyinggungmu." "Asalkan kau mau mengampuni nyawaku, aku bersumpah atas Hati Dao bahwa aku tidak akan mengatakan apa pun tentang dirimu!"Suara Barlow bergetar. Darah masih menetes dari sudut bibirnya, sedangkan jemarinya mencengkeram tanah untuk menopang tubuh. Semua kesombongan yang tadi ditunjukkannya telah lenyap.Barlow kini yakin Ryan bukan Kultivator Ranah Creation tingkat enam biasa. Pemuda itu pasti seorang ahli yang sengaja menyembunyikan tingkat kultivasinya. Hanya penjelasan itulah yang menurutnya masuk akal setelah menyaksikan serangan jiwa gagal dan tiga bawahannya tewas

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4111: Kecepatan Kilatan Guntur

    Dua penjaga yang masih hidup segera menyusul serangan Barlow Steen. Setelah saling bertukar pandang, mereka melesat ke sisi kiri dan kanan Ryan, menutup jalur yang mungkin digunakannya untuk menghindar.Pedang panjang di tangan mereka terayun hampir bersamaan. Dua sinar pedang menyambar dari arah berlawanan, sementara kapak raksasa Barlow menghantam dari depan.Ketiganya telah bertarung bersama selama bertahun-tahun. Mereka tahu kapan harus bergerak dan bagaimana memaksa lawan masuk ke jangkauan serangan berikutnya.Kali ini, kapak Barlow menjadi serangan utama, sedangkan kedua pedang bertugas menghabisi siapa pun yang mencoba menghindar ke samping.Dalam sekejap, tiga serangan itu mengepung Ryan tanpa menyisakan jalan keluar yang terlihat. Jika ia mundur, kapak Barlow akan menyusul. Jika bergeser ke kiri atau kanan, sinar pedang kedua penjaga sudah menunggunya.Namun Ryan tidak panik. Tatapannya tetap tenang

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status