ホーム / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1842 - Kompetisi Baru

共有

Bab 1842 - Kompetisi Baru

作者: Rianoir
last update 公開日: 2025-08-01 20:01:53
Di Kingshill Plaza, puluhan arena tersusun rapi dalam satu formasi besar yang mengesankan. Sama seperti kompetisi sebelumnya, semua sekte besar berkumpul di sini.

Para tetua Sekte Dao, para tetua Sekte Red Phoenix, dan seterusnya membentuk panel juri yang baru.

Ratusan sekte berkumpul dengan semangat tinggi.

Selain Keluarga Hellheim yang belum tiba, semua kekuatan besar lainnya sudah hadir.

"Huh, kompetisi jenius lainnya," komentar seorang penonton di tribun.

"Jika Ryan datang lagi, itu p
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Chen Thomson, Kak Lola Ayu, Kak Eny Rahayu, Kak Pengunjung5804, dan Kak Pengembara Senja Bayu atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima Kasih Kak Sendy Zen atas hadiah Kopi dan Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima Kasih juga Kakak-Kakak Pembaca yang mendukung novel ini dengan Gem (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Karena jumlah koin masih jauh dari target, jadi ini adalah bab terakhir hari ini. Selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 88
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4112: Kontrak Spiritual

    Sosok Ryan kembali terlihat dalam pandangan Barlow Steen yang mulai mengabur. Jenderal penjaga perbatasan itu sudah tidak memiliki keberanian untuk melawan. Dengan sisa tenaga yang masih bisa dikumpulkannya, ia mengangkat kepala dan memohon. "Tolong, jangan bunuh aku!" "Aku yang buta dan tidak mengenali orang hebat. Aku sudah menyinggungmu." "Asalkan kau mau mengampuni nyawaku, aku bersumpah atas Hati Dao bahwa aku tidak akan mengatakan apa pun tentang dirimu!"Suara Barlow bergetar. Darah masih menetes dari sudut bibirnya, sedangkan jemarinya mencengkeram tanah untuk menopang tubuh. Semua kesombongan yang tadi ditunjukkannya telah lenyap.Barlow kini yakin Ryan bukan Kultivator Ranah Creation tingkat enam biasa. Pemuda itu pasti seorang ahli yang sengaja menyembunyikan tingkat kultivasinya. Hanya penjelasan itulah yang menurutnya masuk akal setelah menyaksikan serangan jiwa gagal dan tiga bawahannya tewas

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4111: Kecepatan Kilatan Guntur

    Dua penjaga yang masih hidup segera menyusul serangan Barlow Steen. Setelah saling bertukar pandang, mereka melesat ke sisi kiri dan kanan Ryan, menutup jalur yang mungkin digunakannya untuk menghindar.Pedang panjang di tangan mereka terayun hampir bersamaan. Dua sinar pedang menyambar dari arah berlawanan, sementara kapak raksasa Barlow menghantam dari depan.Ketiganya telah bertarung bersama selama bertahun-tahun. Mereka tahu kapan harus bergerak dan bagaimana memaksa lawan masuk ke jangkauan serangan berikutnya.Kali ini, kapak Barlow menjadi serangan utama, sedangkan kedua pedang bertugas menghabisi siapa pun yang mencoba menghindar ke samping.Dalam sekejap, tiga serangan itu mengepung Ryan tanpa menyisakan jalan keluar yang terlihat. Jika ia mundur, kapak Barlow akan menyusul. Jika bergeser ke kiri atau kanan, sinar pedang kedua penjaga sudah menunggunya.Namun Ryan tidak panik. Tatapannya tetap tenang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4110: Amukan Jenderal Barlow

    Formasi jiwa Barlow Steen dan anak buahnya kembali bergerak. Gelombang tak kasatmata berkumpul di udara, lalu menekan lurus ke arah kepala Ryan.Ryan memandang mereka dengan dingin. Ia sebenarnya bisa menghancurkan serangan itu menggunakan Pedang Jiwa, seperti yang dilakukannya saat melindungi Dark Ray. Namun kali ini, ia memilih tidak bergerak.Gelombang tersebut menghantam Jiwa Primordialnya. Ryan hanya merasakan tekanan ringan, tidak jauh berbeda dengan embusan angin yang menerpa batu karang. Kekuatan yang membuat para penjaga begitu percaya diri itu bahkan tidak cukup untuk menggoyahkan kesadarannya.'Hanya segini? Mereka bahkan belum pantas disebut kultivator jiwa.'Barlow dan keempat bawahannya justru tersenyum lebar. Mereka merasakan serangan itu mengenai sasaran dan yakin Ryan sedang menahan penderitaan luar biasa.Barlow akhirnya mengendurkan bahunya. Sejak Ryan membongkar formasi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4109: Kedok yang Terbongkar

    Serangan daya jiwa dari formasi Barlow Steen dan keempat bawahannya melesat menuju Dark Ray. Tidak ada cahaya ataupun suara yang menyertai serangan itu. Namun kekuatannya cukup untuk mengguncang jiwa Binatang Spiritual yang sedang berlari di lintasan.Dark Ray memang mutan kuno dengan garis darah luar biasa, tetapi usianya masih muda dan pengalaman bertarungnya terbatas. Jika serangan tersebut benar-benar mengenai jiwanya, gerakannya pasti terganggu. Bahkan bukan mustahil binatang itu langsung roboh sebelum mencapai garis akhir.Barlow dan para penjaga menatap Ryan dengan senyum mengejek. Mereka sudah membayangkan Dark Ray tersungkur, disusul perubahan wajah pemuda yang tadi begitu yakin akan menang.Namun sebelum serangan itu mencapai sasarannya, mata Ryan berkilat.Daya Jiwa Primordialnya bergerak dan membentuk Pedang Jiwa. Tanpa mengubah posisi duduknya, Ryan mengayunkan senjata tak kasatmata itu ke arah kekuatan yang dilepaskan formasi.Serangan para penjaga langsung terbela

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4108: Formasi Jiwa Tersembunyi

    "Baiklah, kita lakukan seperti katamu," jawab Ryan setelah mempertimbangkannya sejenak.Ia sudah memahami maksud Barlow Steen. Jenderal itu tidak rela kehilangan taruhan pertama dan kini mencari kesempatan untuk merebut kembali Batu Saint miliknya. Namun selama Ryan ingin memasuki Wilayah Selatan tanpa menarik perhatian, ia masih harus mengikuti permainan mereka.Ryan memutar cawan arak di tangannya, lalu melirik Dark Ray yang berdiri di ujung lintasan. Binatang hitam itu mengibaskan ekornya sekali dan kembali diam, sama sekali tidak peduli pada orang-orang yang terus memperhatikannya.Barlow dan keempat bawahannya saling berpandangan. Senyum puas kembali muncul di wajah mereka.Kekalahan sebelumnya memang mengejutkan, tetapi mereka menganggapnya sebagai akibat kelengahan sendiri. Mereka tidak menyangka Dark Ray merupakan mutan kuno, sehingga membiarkannya berlomba tanpa mengambil tindakan pencegahan.Sekarang mereka sudah tahu seberapa cepat binatang itu bisa berlari. Mereka tida

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4107: Kehormatan Palsu

    Barlow Steen dan para penjaganya masih sulit menerima hasil perlombaan. Dark Ray yang mereka anggap tidak berguna ternyata memiliki garis darah kuno, sesuatu yang sama sekali luput dari pengamatan mereka. Sebenarnya, ketidaktahuan itu tidak terlalu memalukan. Mutan kuno hampir tidak memiliki perbedaan fisik dari Binatang Spiritual lain dalam ras yang sama. Bahkan penjinak binatang berpengalaman belum tentu mampu mengenalinya. Biasanya, hanya penjinak terbaik yang dapat menemukan garis darah tersembunyi seperti itu. Lalu bagaimana dengan Ryan? Apakah pemuda itu memiliki kemampuan setara penjinak binatang tingkat atas? Atau ia sekadar beruntung memilih satu dari ribuan Binatang Spiritual? Barlow segera menolak kemungkinan kedua. Keberuntungan seperti itu terlalu sulit dipercaya. Apalagi Ryan memilih Dark Ray tanpa menunjukkan keraguan sedikit pun, bahkan setelah semua orang memperingatkan bahwa binatang itu hanya tunggangan pacu kelas tiga. Di lintasan, Dark Ray sudah kembal

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status