Teilen

Bab 219

last update Veröffentlichungsdatum: 10.07.2025 16:24:40
Jeffan menatapnya. “Karena Tania?”

Nada mengangguk.

“Dia bilang gadis bernama Tania itu cuma butuh bantuan. Tapi aku lihat fotonya. Mereka… terlalu dekat.”

Jeffan tidak langsung merespon. Ia menatap langit, membiarkan keheningan menyelimuti mereka sejenak.

“Kadang, cowok itu… bego,” katanya akhi
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel
Kommentare (1)
goodnovel comment avatar
Ananda Putri
sakit banget jd nada dikhianati daffa gpp deh sama jefan klo nada menerima cinta ny dy juga baik
ALLE KOMMENTARE ANZEIGEN

Aktuellstes Kapitel

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 103

    "Ah,, Daffa. Hisap lagi, ayo terus. Berikan gigitan kecil di sana, Daffa. Aku mohon," rintih Nada penuh hiba, berharap supaya Daffa mau mengabulkan permintaannya. "Tentu saja, Sayang." Daffa pun segera melakukan apa yang Nada minta. Ia langsung menyesap dan memainkan lidahnya dengan kuat di dua

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-25
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 109

    Langit sudah meredup, mendung berat menggantung. Daffa dan Hendra melajukan mobil mereka menuju rumah duka. Suasana di dalam mobil hening. Tak ada musik. Hanya deru pelan mesin dan napas berat Daffa yang memenuhi ruang. Sesampainya di rumah duka, aroma dupa tipis dan suara isak tangis menyambut me

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-25
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 110

    "Ahhh, Sayang." Suara desahan Nada terdengar manja, sembari tubuhnya menggeliat merasakan sensasi geli dan nikmat bersamaan. Mendengar suara desahan yang terlontar dari bibir Nada, tentu semakin membuat hasrat Daffa bergejolak. Ia merasakan miliknya di bawah sana semakin menegang dengan kerasnya,

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-25
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 112

    "Rasanya enak sekali, Nada. Harum dan manis. Kamu benar-benar pintar menjaga aset berhargamu. Ya sudah, sekarang kita keluar dulu ya. Ayo, aku bantu pakai bajumu." Nada hanya bisa mengangguk lemah, karena tubuhnya masih sangat lemas sekarang. Ia terpaksa harus bangkit, meskipun liang kewanitaannya

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-25
Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status