Share

1236. Part 3

last update publish date: 2025-04-18 01:01:18

Pendekar Kera Sakti hanya meraba kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi dan bisa dilakukan oleh para tokoh tua. Diam-diam dia mempunyai kecemasan walau kecil sekali. Kecemasan itu berupa bayangan kesaktian Raja Tumbal jika pedang maha sakti itu tak jadi diberikan kepada orangtua Delima Gusti. Menurut Baraka, kesaktian Raja Tumbal akan semakin berlipat ganda; punya pedang maha sakti dan Seruling Malaikat.

Siapa orangnya yang bisa mengalahkan dua pusaka dalam satu tangan itu"

B

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pendekar Kera Sakti   1631. Part 9

    "Begitukah menurutmu, Kek?" Darah Prabu tersenyum, segera memandang Baraka dan bertanya, "Apakah kau datang bersama kakekmu ini, Kang?""Aku bukan kakeknya Baraka!" potong Tua Bangka."Aku... aku adalah penasihatnya Pendekar Kera Sakti. Ya, penasihat pribadi!"Baraka melirik dengan sedikit bersungut-sungut. Tua Bangka tak enak hati, sehingga berkata kepada Darah Prabu, "Maksudnya, penasihat yang jarang sehat. He, he, he...!"Tiba-tiba gadis cantik itu berkerut dahi dan berkata pelan, “Tua Bangka, aku sepertinya pernah melihatmu sebelum ini.""O, ya! Di mana kau melihatku, Anak manis?""Entah. Aku lupa. Tapi aku merasa pernah melihatmu. Mungkin... mungkin dalam mimpi.""Memang dari muda aku sering menjadi impian para gadis," kata Tua Bangka dengan nada sombong, membuat Baraka mencibir geli."Apakah kau kenal dengan Papan Rayap tadi, Darah Prabu!" tanya Baraka mengalihkan pembicaraan.“Tidak. Aku tidak kenal de

  • Pendekar Kera Sakti   1630. Part 8

    Di lain kejap, Suling Naga Krishna yang berwarna kuning keemasan menjadi hijau matang. Suling Naga Krishna yang telah berwarna hijau matang dijulurkan lurus ke depan. Saat Baraka mengalirkan tenaga dalam, lubang-lubang yang ada di Suling Naga Krishna menyemburkan asap berwarna hijau."Wusss...!"Asap yang mengandung racun itu segera lenyap diterbangkan angin. Baraka menarik nafas lega, selanjutnya tinggal menyembuhkan luka Pinang Sari. Dengan satu sentakan tangan kanannya, jari tengah Baraka mengeras lurus dan dari ujung jari itu melesat sinar putih bening seperti kaca. Sinar itu menghantam pertengahan dada Pinang Sari. Aji Kristal Bening digunakan oleh Baraka.Clapp...!Dess...!Lebih dari lima helaan napas sinar bening mirip kaca itu dibiarkan menghantam tubuh Pinang Sari. Beberapa saat kemudian, tampak kulit tubuh yang terluka itu bergerak-gerak. Dari berubah warnanya sampai gerakannya membentuk kesatuan seperti semula.Trang, trang, tran

  • Pendekar Kera Sakti   1629. Part 7

    Wuuttt...! Brreett...!"Aaauh...!" Pinang Sari terpekik. Ulu hatinya bagaikan sedang dibedah oleh pedang lengkung itu. Ia segera tersentak mundur dan tergagap-gagap. Darah menyembur dari luka panjang tersebut.Brrukk...!Pinang Sari jatuh terjengkang, kini ia terkapar dengan tubuh menggigil. Rupanya pedang si Papan Rayap beracun ganas. Dalam waktu cukup singkat tubuh Pinang Sari mulai dikerumuni rayap yang muncul dari dalam tanah akibat mencium bau racun pedang yang bercampur dengan darah. Binatang putih kecil-kecil itu semakin banyak jumlahnya dan membuat Pinang Sari menjerit karena jijik."Katakan di mana kau simpan kapak itu! Lekas! Kalau tidak kau katakan, akan kubiarkan rayap-rayap itu menggerogoti tubuhnya hingga menjadi tulang belulang!"Namun sekelebat bayangan segera bergerak menerjang Papan Rayap.Bruuss...!Papan Rayap terpelanting dan jatuh dengan menyedihkan karena kepalanya bagaikan disambar kaki petir. Hampir saja ujung

  • Pendekar Kera Sakti   1628. Part 6

    Orang kerempeng yang menjadi lawan Pinang Sari itu memakai jubah coklat tua yang lusuh dengan celana merah tanpa baju dalam. Tulang iganya kelihatan bertonjolan. Wajahnya tampak angker, karena matanya biar kecil tapi memancarkan kebengisan. Rambutnya kucal, tipis, panjang sebatas punggung. Lelaki itu menyelipkan senjata di pinggangnya berupa pedang lengkung panjangnya satu lengan, tapi ukurannya cukup kecil. Pedang itu belum dicabutnya, ia masih menggunakan tangan kosong dalam melawan Pinang Sari. Tangannya itu bagaikan besi yang mampu membuat pohon yang terhantam menjadi somplak besar. Pinang Sari masih tampakkan kelincahannya dengan melenting ke atas dan bersalto hindari serangan orang kurus itu.Wuukkk...!Pinang Sari mendarat ke belakang orang kurus itu dalam jarak lima langkah. Orang kurus itu segera balikkan badan dan sentakkan satu tangannya ke depan.Wuuttt...!Slaapp...! Sinar merah lurus tanpa putus keluar dari tangan telapak tangannya. Sinar se

  • Pendekar Kera Sakti   1627. Part 5

    "Dulu aku pernah mengabdi kepada sang Adipati sebagai juru taman. Tapi baru tiga purnama sudah dipecat, karena aku dianggap malas kerjaku hanya nonton Branjang Kawat melatih ilmu kanuragan kepada para prajurit kadipaten. Setelah beberapa waktu berlalu, tiba-tiba aku dicari mereka kembali dan ditangkap atas tuduhan mencuri sebuah pusaka. Padahal waktu aku pergi dari istana kadipaten, aku tidak mencuri apa-apa kecuali sebungkus nasi untuk bekal di perjalanan.""Pusaka apa maksudnya?" Baraka makin tertarik."Nama pusaka itu adalah Kapak Kubur."Baraka terkejut mendengar nama pusaka tersebut. "Kapak Kubur pernah kudengar dari mulut Ayunda?" pikirnya, "Kalau tak salah ingat, seseorang yang mempunyai ilmu 'Mahkota Neraka' hanya bisa dibunuh oleh Kapak Kubur. Dan ilmu 'Mahkota Neraka' dimiliki oleh Gandapura, manusia titisan raksasa yang doyan makan daging manusia dan sekarang kabarnya sedang mengamuk di Pulau Jelaga. Tapi, apa benar Kapak Kubur pernah dimiliki oleh Ad

  • Pendekar Kera Sakti   1626. Part 4

    Kini tali penjerat leher sudah dikalungkan. Baraka tetap tenang tanpa lakukan pemberontakan apa pun, tanpa perasaan sedih sedikit pun. Mereka memandang dengan penuh rasa kagum, namun ada juga yang punya rasa tak suka menganggap Baraka bocah bodoh yang menjengkelkan hati."Hukuman gantung sebagai wakil si Tua Bangka segera dilaksanakan!" teriak ketua prajurit."Sattuuu... duaaa... tigaaa...!"Singa Parna tidak menarik bangku yang diinjak Baraka, melainkan menendangnya sebagai luapan kejengkelan hatinya tadi.Braakk...!Kaki bangku patah seketika setelah ditendang Singa Parna. Maka tubuh Baraka pun tergantung, lehernya terjerat tali gantungan.Seettt...!"Huuu...!" orang-orang menggumam puas."Mampuslah kau!" teriak yang jengkel."Selamat jalan, Bocah gila!" seru yang lain.Tua Bangka tertegun bengong melihat tubuh Baraka tergantung dengan kepala terkulai mata terpejam, tapi mulutnya tidak menganga. Baraka bahkan se

  • Pendekar Kera Sakti   1038. Part 13

    Crakk...!Ujung-ujung tombak itu mengenai lantai marmer, dan sebagian lantai ada yang gompal. Tetapi tubuh Gandarwo selamat dari hujaman tombak-tombak itu. Kalau ia tak cepat bergerak dan berguling ke depan, matilah ia saat itu juga."Jebakan!" ucap Gandarwo sambil matanya membelala

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • Pendekar Kera Sakti   1096. Part 15

    PADA saat itu, Ki Bwana Sekarat sudah berhasil dilumpuhkan oleh Ratu Tanpa Tapak. Ketika di kamar tidur sang Ratu, Ki Bwana Sekarat berhasil diserang dengan dua jurus jebakan. Empat jari tangan Nila Cendani disentakkan, maka melesatlah empat larik sinar hijau dari masing-masing ujung jari berkuku

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • Pendekar Kera Sakti   1083. Part 2

    Balung Kere sudah berhasil mencabut kapaknya, ia maju setindak dan berkata bagaikan tanpa perasaan apa-apa."Sekarang sudah waktunya un... un... un... un..."Balung Kere sulit bicara, karena Juru Bungkam menyambar sesuatu di depan dadanya dan tangan menggenggam bagaikan menangkap lalat. Itulah juru

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • Pendekar Kera Sakti   1056. Part 14

    Pendekar Kera Sakti lemparkan pandangan ke sekeliling tempat pertemuan Angon Luwak dengan Ki Bwana Sekarat. Tak ada jejak yang bisa digunakan untuk melacak perginya Ki Bwana Sekarat. Angon Luwak menceritakan pertarungan Ki Bwana Sekarat dengan seekor harimau hitam jelmaan seorang perempuan yang d

    last updateLast Updated : 2026-03-30
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status