Compartir

538. Part 15

last update Fecha de publicación: 2024-10-09 01:02:14

Hembusan angin itu dirasakan bukan hembusan angin sembarangan. Cepat pula Pendekar Kera Sakti cabut suling mustikanya dan dikibaskan ke belakang sambil putar tubuhnya.

Wuuut...!

"Aahg...!"

Kibasan angin laksana badai topan itu membuat seseorang bertubuh kurus kering terpental jatuh ke belakang dalam jarak empat langkah. Orang itu menyeringai memegangi pinggangnya yang terasa mau patah itu. Ia bangkit dengan menggeliat sakit dan menggerutu.

"Sial! Begitukah sambutan

Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Pendekar Kera Sakti   1681. Part 11

    "Ya, aku yakin begitu. Seroja Putih terlibat bentrokan dengan Demit Lanang, hingga Demit Lanang keluarkan jurus andalannya. Sebab, Seroja Putih memang ilmunya lumayan tinggi. Hanya saja, apakah pertarungan itu dilakukan setelah Demit Lanang pergi dari Bukit Ranjang Setan tadi, atau sebelumnya, yaitu saat ia menuju ke Bukit Ranjang Setan untuk bertarung melawan adiknya sendiri."Rona duka terlihat jelas di wajah Kinanti. Baraka tak berani main-main. Bahkan sang Pendekar Kera Sakti menampakkan raut wajahnya yang ikut berduka atas kematian Seroja Putih itu.Kinanti segera mengambil pakaian tersebut bersama pedangnya. "Akan kutunjukkan kepada sang Ratu mengenai kekejaman Demit Lanang ini!" ucapnya lirih dan bergetar karena membendung tangis."Aku setuju dengan rencana itu. Nanti aku akan ikut memperkuat laporanmu kepada sang Ratu," kala Baraka dengan sikap tenang tapi dalam suasana hati ikut berkabung.Langkah mereka mulai dipercepat, karena nanti tak sabar i

  • Pendekar Kera Sakti   1680. Part 10

    "Ratu Jiwandani adalah perawan suci yang tak pernah dijamah oleh lelaki mana pun juga. Beliau mempunyai perjanjian dengan leluhurnya, bahwa apabila Lembah Birawa masih dalam ancaman bahaya orang-orang Pulau Teluh, sang Ratu tidak ingin menikah dengan pria mana pun. Hati Ratu Jiwandani akan terbuka untuk seorang pria jika Lembah Birawa tidak diganggu lagi oleh orang-orang Pulau Teluh. Sebab orang-orang Pulau Teluh selalu bermusuhan sejak Lembah Birawa dipegang oleh nenek buyutnya sang Ratu."Kinanti bicara dengan sungguh-sungguh, kedua tanganya ikut bergerak-gerak memperjelas keterangannya. Pendekar Kera Sakti tampak berminat sekali mengikuti cerita itu, hingga lebih banyak diam daripada mengajukan beberapa pertanyaan."Mulia Guru Teja Biru mempunyai syarat, apabila mereka berhasil menumbangkan Penguasa Pulau Teluh dan membebaskan Lembah Birawa dari gangguan orangorang pulau itu, maka sang Ratu harus bersedia dinikahi oleh Maha Guru Perguruan Darah Surga. Sang Ratu pun

  • Pendekar Kera Sakti   1679. Part 9

    "Hmmm... aku tahu, anak muda itu punya jurus lain dari yang lain!" gumam Hantu Sesat. "Jika dia yang kupukul, maka kau yang kesakitan, Setan Bejat. Jadi jika kau yang kupukul, maka dia yang akan kesakitan! Nih, rasakan pembalasanku, Pemuda pongah! Haaahh...! Heeeaahh...!"Plak, brrukk...! Prak, prak, plok, buk, buuhg...!"Aaauuuh...! Hentikan! Hentikan!" teriak Setan Bejat yang semakin kesakitan dihajar Hantu Sesat."Aku tahu yang berteriak kesakitan bukan kau, Setan Bejat, tapi si pongah itu! Rasakan pembalasan ini! Haaaeh...! Hiaaah...! Modar kau!"Wuuss...!Tubuh Setan Bejat akhirnya terlempar karena pukulan bertenaga dalam dari teman sendiri. Rahangnya retak dan pelipisnya memar membuat telinganya berdarah. Hantu Sesat kerutkan dahi pandangi Setan Bejat yang terkapar tak berdaya itu."Celaka! Aku hampir membunuh teman sendiri! Anak muda itu masih tetap tenang-tenang saja?"Hantu Sesat serba salah, tak tahu harus bagaimana melawan

  • Pendekar Kera Sakti   1678. Part 8

    Blluukkk...!"Aaaoou...!" ia memekik keras dalam keadaan jungkir balik. Anehnya dalam satu kejap ia sudah mampu bangkit dan berdiri tegak di depan Kinanti. Kedua tangannya merentang membentuk cakar. Matanya mendelik dengan amat gusar."Heaahh...!" Lalu, tiba-tiba tubuhnya memutar dan kakinya berkelebat menyampar wajah cantik itu.Plaakk...! Kinanti terpental ke samping dan jatuh berguling-guling. Gerakan tubuhnya yang berguling itu berhenti tepat di depan Hantu Sesat. Kesadaran yang belum sepenuhnya dikuasai oleh Kinanti membuatnya tak bisa hindari tendangan kaki Hantu Sesat yang menggeram penuh dendam itu."Heeaah...! Modar kau, Bangsat!"Plook...! Wajah cantik itu menjadi sasaran kaki kasar kembali. Tubuh yang sekal itu terbuang ke belakang dan terguling-guling membentur batu besar."Habisi dia!" teriak Hantu Sesat kepada Setan Bejat, karena keadaan Kinanti lebih dekat dengan si Setan Bejat. Orang berkumis tebal itu segera mencabut cambukn

  • Pendekar Kera Sakti   1677. Part 7

    Claaapp...!Tiba-tiba tubuh kurus itu lenyap dari atas gundukan batu. Kinanti yang ingin ucapkan kata menjadi batal dan mulutnya hanya bisa ternganga tanpa suara. Matanya memandang mencari Demit Lanang. Ternyata yang dicari sudah ada di kaki bukit. Kinanti ingin menyusulnya, namun Demit Lanang sudah lenyap lagi dan pindah tempat semakin jauh."Aku harus mengabarkan peristiwa ini kepada Gusti Ratu Jiwandani!" pikir Kinanti, kemudian ia segera melesat pergi dengan satu lompatan yang tergolong cepat. Pendekar Kera Sakti tidak mau tinggal di persembunyian terus, ia pun segera melesat pergi mengikuti Kinanti. Karena gadis itu diharapkan bisa memberikan penjelasan tentang persoalan yang sebenarnya. Pendekar Kera Sakti sempat kehilangan jejak lagi karena Kinanti melesat dengan berbelok-belok arah. Tak aneh lagi jika Pendekar Kera Sakti keluarkan gerutuan karena merasa gagal mengikuti gadis cantik tadi.Namun ketika tiba di atas tanggul sebuah sungai lebar berair deras,

  • Pendekar Kera Sakti   1676. Part 6

    Traang...!Batu itu menghantam mata kapak yang lebar dan masih membekas merah karena darah. Hening segera tercipta setelah kejadian itu.Kejap berikutnya Ladang Bangkai mulai bicara. "Wasiat lisan dari Maha Guru Teja Biru sebelum beliau wafat mengatakan, bahwa akulah orang yang pantas menyandang gelar Maha Guru dalam perguruan kita. Dengan begitu maka aku berhak mengawini Ratu Jiwandani.""Wasiat palsu!" ucap Demit Lanang bernada tajam. "Maha Guru Teja Biru tidak pernah keluarkan wasiat lisan seperti itu kepada siapa pun. Tapi dalam peraturan yang tertulis pada Kitab Serat Merah, yang berisi peraturan bagi anggota Perguruan Darah Surga, bahwa orang yang berhak menyandang gelar Maha Guru adalah orang pertama yang menjadi murid Perguruan Darah Surga. Sedangkan orang pertama yang masuk dalam Perguruan Darah Surga adalah aku! Mengapa kau berani merencanakan penobatan gelar Maha Guru untuk dirimu sendiri, Ladang Bangkai! Itu sama saja kau ingin mati di tanganku!"

  • Pendekar Kera Sakti   1389. Part 22

    Dalam hati Pendekar Kera Sakti berkata, "Ternyata kenakalan para pendekar semasa mudanya sama saja. Tak jauh dari soal cinta. Dan karma itu telah hadir menimpa Paman Batuk Maragam, yaitu dengan menyaksikan keponakannya hamil tanpa suami. Ah... itu cerita usang yang memang abadi. Tak perlu terlalu

    last updateÚltima actualización : 2026-04-03
  • Pendekar Kera Sakti   1334. Part 9

    "Kalau begitu semua tokoh tingkat tinggi tentunya mengetahui tentang penggunaan ilmu 'Bias Dewa' itu?""Kurasa begitu. Tapi setahuku ilmu tersebut tak bisa dipergunakan oleh Sunti Rahim, sebab dia sudah tidak perawan lagi.""Muridnya yang menggunakannya, Ki. Perawan Tanpa Tanding ju

    last updateÚltima actualización : 2026-04-03
  • Pendekar Kera Sakti   1338. Part 13

    "Sumbaruni-kah yang melakukannya?""Ya," jawab Angin Betina pelan sekali.Baraka buru-buru mengerahkan hawa ‘Kristal Bening’-nya. Setelah itu, ia berkata, "Sudah kuingatkan, jangan hadapi Sumbaruni. Dia tak mudah ditumbangkan!"Sesaat kemudian Baraka berkata, "Aku

    last updateÚltima actualización : 2026-04-03
  • Pendekar Kera Sakti   1355. Part 10

    Tentu saja Baraka terkejut dituduh membawa lari istri Adipati. Dewi Angora sendiri sampai terbelaiak dan terperangah mulutnya mendengar kata-kata Yosodigdaya. Batuk Maragam pandangi Baraka dengan dahi sedikit berkerut karena bimbang hatinya."Kau memfitnahku, Yosodigdaya!" kata Baraka Sint

    last updateÚltima actualización : 2026-04-03
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status